Breaking News
Trending Tags

Inflasi Kota Sukabumi Turun ke 2,57 Persen, Emas dan Rokok Masih Jadi Penyumbang Utama

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Laju inflasi di Kota Sukabumi pada April 2026 tercatat sebesar 2,57 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut dinilai masih berada dalam rentang aman target inflasi nasional, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Neng Rahmi, mengungkapkan, kondisi inflasi Kota Sukabumi kini mulai membaik dibanding beberapa bulan sebelumnya, yang sempat menyentuh level tinggi hingga 4,88 persen.

“Kalau inflasi dikatakan aman ketika nilainya masih berada di rentang 1,5 sampai 3,5 persen. Sekarang posisi Kota Sukabumi ada di angka 2,57 persen, jadi hampir ideal,” ujarnya. Rabu, (13/5/2026).

Penurunan inflasi tersebut, kata Rahmi, dipengaruhi oleh mulai stabilnya sejumlah komoditas dan tarif administrasi yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan signifikan. Beberapa faktor seperti tarif listrik, pajak rokok, hingga promo pembelian kendaraan disebut turut memengaruhi pergerakan inflasi.

Meski demikian, inflasi di Kota Sukabumi masih didominasi kelompok inflasi inti (core inflation). Komoditas penyumbang inflasi tertinggi antara lain emas perhiasan, kontrakan rumah, rokok sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), serta minyak goreng.

“Yang tertinggi tetap emas perhiasan. Kota Sukabumi ini unik karena inflasinya bukan didominasi volatile food seperti daerah lain, tetapi lebih banyak dipengaruhi emas, rokok, kontrakan rumah, sampai skincare,”katanya.

Selain itu, beberapa bahan pangan seperti daging ayam, telur ayam, dan beras juga mengalami kenaikan harga pada April 2026. Kenaikan konsumsi makanan jadi seperti martabak disebut turut memberikan andil terhadap inflasi, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata.

“Secara nasional dan provinsi, inflasi Kota Sukabumi masih berada di atas rata-rata. Namun secara metodologi penghitungan, angka tersebut dinilai tetap terkendali,”akunya.

Data inflasi April 2026 juga menunjukkan, posisi Kota Sukabumi masih sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Barat dan nasional. Namun secara peringkat, Kota Sukabumi berada di posisi keenam tertinggi di Jawa Barat, di bawah Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Bogor dan Kota Bandung.

Pihaknya mengaku, akan terus melakukan langkah antisipatif, terutama untuk komoditas pangan yang masih mengalami kenaikan harga. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang melibatkan dinas terkait.

“Kami terus memantau harga daging, telur, dan beras. Kalau memang ada kenaikan signifikan, maka GPM akan lebih sering dilakukan bersama dinas terkait,”kata Rahmi.

Ia menambahkan, daya beli masyarakat Kota Sukabumi sejauh ini masih relatif terjaga. Hal itu terlihat dari tingginya konsumsi masyarakat terhadap barang-barang, seperti emas dan kendaraan yang tetap menjadi penyumbang inflasi utama di daerah tersebut.

“Kondisi daya beli masyarakat Kota Sukabumi masih stabil, ditandai tingginya konsumsi emas dan kendaraan sebagai penyumbang inflasi utama,”pungkasnya.ardan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded: Potensi Milenial Kota Bandung Luar Biasa

    Oded: Potensi Milenial Kota Bandung Luar Biasa

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyebutkan, potensi kaum milenial di Kota Bandung sangat luar biasa. Hal itu terlihat dari beragamnya aktivitas kawula muda di Kota Bandung. “Di Bandung mah sagala aya (semua ada),” ujar Oded saat menerima audiensi dari IDN News di Pendopo Kota Bandung, Selasa (23/4/2019). Oded menilai, potensi yang […]

  • Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Bandung Pastikan Tiap Wilayah Tersedia Tempat Isoman

    Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Bandung Pastikan Tiap Wilayah Tersedia Tempat Isoman

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan setiap wilayah di Kota Bandung tersedia isolasi mandiri (isoman) yang layak. Meskipun berharap tidak digunakan, tetapi tempat tersebut sudah tersedia untuk masyarakat apabila membutuhkan tempat isoman. Untuk memastikannya, Ema telah meninjau isoman di Kecamatan Antapani, Arcamanik, Rancasari dan Kecamatan Buahbatu. “Ini untuk mengantisipasi saja. […]

  • Wali Kota Sukabumi: Ini Alasan Kota Sukabumi Masih Istiqomah Pada PPKM Level 2

    Wali Kota Sukabumi: Ini Alasan Kota Sukabumi Masih Istiqomah Pada PPKM Level 2

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi terus mengingatkan, kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi, untuk bersama mensukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19. Karena menurutnya, capaian hasil vaksinasi Covid-19, merupakan salah satu indikator utama bagi penetapan status level pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Minggu (7/11/2021). “Status level Kota Sukabumi pada PPKM, saat ini masih istiqomah […]

  • Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBUnews.id- Kinerja Pemerintahan Kota Bandung selama dua tahun terakhir dievaluasi oleh Jaringan Survei Pemuda & Pelajar (JSPP) bekerja sama dengan Bandung Kolaborasi. Terdapat sejumlah catatan baik torehan positif maupun kritik atas program yang belum optimal seperti pemulihan sektor ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19. Survei JSPP ini dilakukan pada 5-12 Januari 2021 dengan dengan melibatkan […]

  • Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi  Tinjau Lokasi Bencana Banjir Dan Tanah Longsor

    Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana Banjir Dan Tanah Longsor

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah, meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada beberapa titik di Kota Sukabumi pada Kamis (17/02/2022) kemarin. Berdasarkan hasil pantauannya, politikus Partai Golkar tersebut, mendorong Pemerintah Kota Sukabumi untuk segera mengambil langkah khusus, dalam menangani permasalahan tersebut. “Saya mendorong Pemerintah Kota […]

  • Hari Raya Iedul Adha, Kota Bandung Kondusif

    Hari Raya Iedul Adha, Kota Bandung Kondusif

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews – Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan Kota Bandung sangat kondusif saat Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah ini. Meski terjadi perbedaan soal waktu salat Iduladha, tetapi penyembelihan dilaksanakan serentak hari ini. “Di Kota Bandung ini kondusif. Kemarin (Rabu, 28 Juni) ada 30 lokasi yang melaksanakan salat Iduladha, tapi untuk penyembelihannya digabungkan […]

expand_less