Bulog Pastikan Tak Ada Kekurangan Timbangan pada Bantuan Pangan Beras di Sukabumi
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbi.co.id – Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan pemerintah tanpa adanya kekurangan timbangan. Hasil pengecekan acak menunjukkan seluruh beras yang diterima Penerima Bantuan Pangan (PBP) memenuhi standar minimal 10 kilogram, bahkan sebagian melebihi berat ketentuan.
Kepastian tersebut diperoleh melalui kegiatan monitoring penyaluran bantuan pangan yang dilakukan di Desa Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/5/2026), oleh Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani bersama jajaran Bulog Cabang Cianjur.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah karung beras yang telah didistribusikan kepada masyarakat secara acak. Hasilnya, tidak ditemukan beras dengan berat di bawah standar.
“Dari hasil pengecekan secara random, tidak ada beras yang timbangannya kurang dari ketentuan. Bahkan ada yang mencapai 10,04 kilogram hingga 10,05 kilogram. Jadi masyarakat bisa dipastikan menerima beras minimal 10 kilogram,” ujar Pimpinan Cabang Bulog Cianjur, Sri Wahyuni.
Ia menjelaskan, selisih berat yang sedikit lebih tinggi kemungkinan berasal dari berat kemasan atau kantong beras, sehingga tidak mengurangi hak masyarakat penerima bantuan.
“Kami menganggap kelebihan sedikit itu kemungkinan dari berat kantong atau kemasan. Yang jelas, masyarakat menerima sesuai haknya, bahkan lebih,” tambahnya.

Sri Wahyuni juga menegaskan bahwa akurasi alat timbangan yang digunakan Bulog terus dijaga melalui proses tera secara berkala oleh instansi berwenang.
“Untuk timbangan kami sendiri dilakukan tera setiap tahun oleh instansi terkait, sehingga akurasi timbangan tetap terjamin,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, turut melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kualitas dan kuantitas bantuan pangan sesuai standar pemerintah serta tepat sasaran bagi masyarakat penerima.
Berdasarkan data Bulog, penyaluran bantuan pangan di wilayah Kota Sukabumi telah mencapai 100 persen. Adapun di Kabupaten Sukabumi, realisasi distribusi baru mencapai sekitar 35 persen dan ditargetkan rampung pada pekan pertama Juni 2026.
Di Desa Cisaat sendiri, tercatat sebanyak 547 keluarga penerima manfaat yang menerima bantuan pangan beras. Program yang tengah berjalan merupakan alokasi bantuan periode Februari–Maret 2026, sementara penyaluran tahap berikutnya masih menunggu kebijakan dan penugasan dari pemerintah pusat.
Dengan capaian tersebut, Bulog menegaskan komitmennya untuk menjaga ketepatan distribusi, akurasi timbangan, serta memastikan bantuan pangan benar-benar diterima sesuai hak masyarakat tanpa penyimpangan. Ardan/wan/mbi
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar