Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

72 Artefak Museum Prabu Siliwangi Dikurasi BRIN Jadi Katalog Ilmiah Nasional

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,mbinews.id – Sebanyak 72 artefak keramik koleksi Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi tengah melalui proses kurasi ketat untuk penyusunan katalog ilmiah. Proyek ini melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), dengan target penyelesaian pada Juli 2026.

Ahli Sejarah Masa Hindu-Buddha dan Keramologi BRIN, Yusmaini Eriawati, menjelaskan bahwa dari ratusan koleksi yang telah didokumentasikan, hanya sebagian yang akan masuk dalam katalog final.

“Dari hasil pemotretan awal, ada sekitar 72 objek yang sudah terekam. Nanti akan dipilih kembali sekitar 40 hingga 50 benda yang benar-benar menarik perhatian untuk masuk katalog final,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Yusmaini menuturkan, koleksi keramik yang dikaji berasal dari berbagai wilayah dan periode sejarah, mulai dari Tiongkok, Jepang, Asia Tenggara, hingga Eropa. Salah satu koleksi yang dinilai langka adalah keramik Jepang jenis Satsuma.

Ia juga menyebutkan bahwa koleksi keramik Tiongkok di museum tersebut tergolong lengkap karena merepresentasikan berbagai dinasti besar.

“Keramik Cina di sini lengkap, ada dari masa Tang, Song Utara, Song Selatan, Yuan, Ming, Qing, hingga periode Republik. Itu yang membuat koleksi ini sangat representatif secara sejarah,” jelasnya.

Sementara itu, keramik Eropa yang terdapat dalam koleksi umumnya berasal dari abad ke-17 hingga ke-19, sejalan dengan periode perdagangan yang masuk ke Nusantara. Selain itu, terdapat pula satu artefak lokal berupa tembikar terakota masa Majapahit yang diperkirakan berasal dari abad ke-13 hingga 15.

Ahli Sejarah Masa Hindu-Buddha dan Keramologi BRIN, Yusmaini Eriawati

“Kami memasukkan satu koleksi lokal sebagai tambahan penting, yaitu terakota Majapahit. Ini penting untuk menunjukkan bahwa Nusantara juga memiliki tradisi keramik yang kuat,” tambahnya.

Proses penyusunan katalog ini tidak hanya bertujuan sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan bagi publik dan dunia akademik. Katalog tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan penelitian, termasuk bagi mahasiswa dan peneliti sejarah.

Saat ini, tim masih berada pada tahap seleksi visual dan dokumentasi fotografi sebelum berlanjut ke penyusunan narasi, sejarah, dan tata letak katalog di Jakarta. Setelah rampung, naskah akan dikonsultasikan kembali kepada pihak museum sebelum diterbitkan secara resmi dengan ISBN.

“Jika tidak ada kendala, katalog ini ditargetkan rampung pada Juli 2026,”kata Yusmaini.

Pemilik Museum Prabu Siliwangi, KH Fajar Laksana, menambahkan bahwa katalog ilmiah ini merupakan hasil penelitian keenam yang dilakukan terhadap koleksi museum.

“Ini bukan dibuat oleh pihak museum, tetapi oleh tenaga ahli yang ditunjuk BRIN. Ini menjadi alat edukasi dan akan diserahkan ke pemerintah untuk ditindaklanjuti apakah ditetapkan sebagai artefak dan cagar budaya atau tidak,” ujarnya.

Fajar menyebutkan, dari sekitar 1.000 koleksi keramik yang dimiliki museum, baru sekitar 200 yang telah diteliti. Meski demikian, hasil kajian tersebut sudah cukup menggambarkan perjalanan sejarah keramik di Indonesia.

“Dari jumlah itu saja sudah tergambar sejarah yang sangat luas,” ungkapnya.

Pemilik Museum Prabu Siliwangi, KH Fajar Laksana

Ia menambahkan, setelah katalog selesai, museum juga akan mengembangkan konsep storyline atau narasi sejarah berbasis koleksi keramik, yang mengaitkan periode sejarah Indonesia dari abad ke-10 hingga era modern.

“Bukan hanya memamerkan benda, tetapi menceritakan sejarahnya, siapa yang datang, dan bagaimana kehidupan saat itu,” jelasnya.

Selain itu, pengaruh keramik Eropa pada masa kolonial juga akan dimasukkan untuk menggambarkan dinamika perdagangan dan penjajahan di Indonesia. Namun, keterbatasan ruang pamer masih menjadi tantangan dalam pengembangan koleksi museum.

Fajar berharap, pengembangan museum berbasis riset ini dapat berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Ini bisa menjadi keunggulan Sukabumi. Kota ini bisa menjadi tujuan wisata budaya karena memiliki koleksi yang sudah diteliti secara resmi dan ilmiah,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Menggelar Kegiatan Silaturahmi Bersama Para Tokoh Agama Hindu

    Pemkot Bandung Menggelar Kegiatan Silaturahmi Bersama Para Tokoh Agama Hindu

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar kegiatan silaturahmi bersama para tokoh agama Hindu dalam rangka peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kota Bandung ini menjadi momentum penguatan toleransi dan harmoni antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam sambutannya mengatakan, Kota Bandung merupakan […]

  • DPP Bareta Indonesia Lantik Puluhan  Satgas LSM Bareta

    DPP Bareta Indonesia Lantik Puluhan Satgas LSM Bareta

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi  – Puluhan Satgas Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) Barisan Relawan Tanggap Bencana (Bareta) Indonesia dilantik oleh ketua DPP Bareta Indonesia di Pontren Al-Fath Jl. Merbabu, Kel. Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, Sabtu (24/08/19). Ketua DPP Bareta Indonesia Junaidi Tanjung mengatakan, bahwa dirinya sudah lama membentuk satgas sosial tersebut, khususnya di Sukabumi dan terlibat di […]

  • Pasca Pabrik Terbakar,  Buruh memprihatinkan

    Pasca Pabrik Terbakar, Buruh memprihatinkan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pasca Kebakaran pabrik PT. RGW (Rudi Graha Wijaya) manufaktur di Kp. Babakan Baros, Kota Sukabumi, kini kondisinya sungguh prihatinkan. Eriyudin Koordinator Forum Pemuda Baros (Foros) Ada yang lebih prihatin saat mengkroscek terkait hak-hak buruh sebagaimana diatur dalam UU. No 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, ” Selama ini pihak perusahaan abaikan hak-hak karyawan […]

  • Jelang Disahkan, GMNI Bogor Kaji RUU Pertanahan Bersama Mahasiswa

    Jelang Disahkan, GMNI Bogor Kaji RUU Pertanahan Bersama Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id — Rabu malam (04/09/2019) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang Bogor melakukan kajian serius terkait RUU Pertanahan bersama koalisi Mahasiswa Bogor. Sebagaimana diketahui bahwa RUUP direncanakan akan disahkan pada tanggal 24 September 2019 yang bertepatan dengan hari tani. 24 September dipilih menjadi hari tani karena bertepatan dengan lahirnya UUPA 1960. “Hari […]

  • Safe Deposit Box BRI Bandung Laris Manis, Tingkat Keterisian 80% dan Tersisa Terbatas

    Safe Deposit Box BRI Bandung Laris Manis, Tingkat Keterisian 80% dan Tersisa Terbatas

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Bandung Asia Afrika terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan perlindungan aset terbaik bagi nasabah. Salah satu layanan unggulan yang kini semakin diminati adalah Safe Deposit Box (SDB), fasilitas penyimpanan khusus yang dirancang untuk menjaga keamanan dokumen penting dan barang berharga secara […]

  • PMI Kota Bandung Miliki Peran Krusial dalam Situasi Darurat, mulai Bencana Alam dan Kecelakaan

    PMI Kota Bandung Miliki Peran Krusial dalam Situasi Darurat, mulai Bencana Alam dan Kecelakaan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendukung penuh program kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat membuka Musyawarah Kerja PMI Kota Bandung Tahun 2025 di Kantor PMI Kota Bandung, Selasa 25 Februari 2025. Wakil Walikota Bandung lebih jauh mengatakan, PMI merupakan organisasi yang […]

expand_less