38 Peserta Ramaikan Lomba Bertutur Dispusipda Kota Sukabumi, Dorong Literasi Sejak Dini
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Dispusipda Kota Sukabumi, Olga Pragosta.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Dispusipda Kota Sukabumi menggelar Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Sukabumi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 38 peserta dari berbagai sekolah.
Lomba ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi sejak usia dini sekaligus menjaring bakat-bakat siswa di bidang bercerita.
Kepala Dispusipda Kota Sukabumi, Olga Pragosta, mengatakan setiap sekolah mengirimkan satu peserta terbaik dalam ajang tersebut. Ia menyebut kompetisi berlangsung cukup ketat sejak hari pertama.
“Lomba ini diikuti oleh 38 orang peserta, di mana setiap sekolah mengirimkan satu orang perwakilan terbaiknya. Kegiatan sudah berjalan sejak kemarin dan hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan. Sore nanti kami tinggal menunggu hasil keputusan dari tim juri,” ujar Olga, Kamis (11/6/2026).
Olga menjelaskan, pelaksanaan tahun ini sempat menghadapi tantangan terkait kepastian anggaran. Namun, kegiatan tetap dapat terlaksana berkat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik dari Perpustakaan Nasional.
“Jika biasanya mengandalkan APBD, tahun ini pelaksanaan lomba bertutur mendapatkan sokongan dari DAK Non-Fisik Perpusnas,”katanya.
Kondisi tersebut membuat persiapan menjadi lebih singkat sehingga pihak sekolah lebih selektif dalam memilih peserta. Meski demikian, kualitas penampilan peserta dinilai tetap baik dan kompetitif.
Lebih lanjut, Olga menyampaikan bahwa pemenang tingkat kota akan mendapatkan pembinaan khusus untuk dipersiapkan menuju Lomba Bertutur tingkat Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan Kota Sukabumi memiliki rekam jejak prestasi yang cukup baik dalam ajang tersebut.
“Juara pertama akan kami bina dan matangkan untuk didelegasikan ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Kota Sukabumi juga pernah meraih prestasi Harapan 3 di tingkat provinsi pada tahun sebelumnya,”jelasnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga memberikan dampak bagi dunia pendidikan. Sertifikat kejuaraan disebut dapat menjadi salah satu nilai tambah bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Di sisi lain, Dispusipda Kota Sukabumi berharap partisipasi sekolah dapat terus meningkat. Saat ini, terdapat sekitar 120 SD/MI di Kota Sukabumi yang menjadi sasaran pengembangan program literasi.
“Ke depan, kami berharap partisipasi sekolah bisa terus meningkat dari sekitar 120 SD/MI yang ada di Kota Sukabumi, sehingga proses penjaringan bakat-bakat literasi baru dapat berjalan lebih maksimal dan semakin kompetitif,”pungkas Olga.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar