Breaking News
Trending Tags

Tak Mau Ada Proyek Bermasalah, Wali Kota Sukabumi Siap Blacklist Kontraktor lalai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melontarkan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun pekerjaan yang berujung menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baik akibat kekurangan volume maupun penyimpangan pelaksanaan proyek. Ultimatum tersebut disampaikan Ayep saat meninjau proyek betonisasi Jalan Prana, Rabu (22/7/2026).

Dalam kesempatan itu, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), konsultan perencana, kontraktor pelaksana hingga konsultan pengawas menjalankan tugas sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku.

“BPK akan melakukan pemeriksaan pada 2027. Saya tegaskan, jangan sampai ada temuan. Kalau sampai terjadi, pemborong harus mengembalikan kerugian ke kas daerah. Itu menunjukkan adanya kesalahan dalam pelaksanaan maupun pengawasan, dan saya tidak menginginkan hal tersebut terjadi,”tegas Ayep.

Menurutnya, kualitas pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari selesainya proyek, tetapi juga dari kepatuhan terhadap spesifikasi pekerjaan serta bebas dari persoalan hukum maupun administrasi saat diaudit.

Ayep bahkan memastikan, Pemkot Sukabumi tidak akan ragu memberikan sanksi kepada kontraktor yang terbukti melakukan pelanggaran. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memasukkan perusahaan pelaksana ke dalam daftar hitam (blacklist) agar tidak lagi mengerjakan proyek pemerintah.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Semua pihak harus bertanggung jawab, mulai dari perencana, pelaksana hingga pengawas. Saya ingin setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan kualitas pekerjaan yang maksimal,”tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ayep juga, menjelaskan proyek peningkatan Jalan Prana menggunakan konstruksi beton dengan mutu K-250. Pembangunan tersebut menelan anggaran sekitar Rp2,1 miliar yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026.

Ia mengatakan penggunaan beton merupakan bagian dari arah baru pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Menurutnya, konstruksi beton atau rigid pavement memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan jalan beraspal sehingga lebih efisien dari sisi biaya pemeliharaan dalam jangka panjang.

“Saya sudah meminta Dinas PUTR agar pembangunan jalan ke depan lebih banyak menggunakan beton. Memang tidak semua ruas bisa dibeton karena kondisi tertentu masih memerlukan aspal. Namun, saya tidak ingin ada praktik jalan yang sudah dibeton kemudian ditutup lagi dengan lapisan aspal (overlay),”katanya.

Selain jalan, Ayep juga mengarahkan agar pembangunan trotoar menggunakan sistem pengecoran sebagaimana diterapkan di DKI Jakarta. Menurutnya, metode tersebut dinilai lebih kuat, tahan lama, dan mampu meningkatkan kualitas fasilitas bagi pejalan kaki.

Ia menambahkan, setiap pembangunan jalan harus memperhatikan kualitas konstruksi, mulai dari ketebalan hingga mutu beton yang disesuaikan dengan karakteristik dan beban lalu lintas pada masing-masing ruas.

“Pembangunan infrastruktur harus menjadi investasi jangka panjang, bukan sekadar menghabiskan anggaran. Karena itu, saya berharap seluruh proyek dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,”ucapnya.

Pembangunan infrastruktur sendiri, lanjut Ayep, menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Sukabumi pada 2026, selain percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta upaya menekan angka pengangguran.
“Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap seluruh proyek dapat selesai tepat mutu, tepat waktu, dan bebas dari temuan auditor negara,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnaker Kota Bandung Melakukan Langkah dan Berinovasi untuk Mengurangi Pengangguran

    Disnaker Kota Bandung Melakukan Langkah dan Berinovasi untuk Mengurangi Pengangguran

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Disnaker Kota Bandung Memiliki fungsi dalam pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang ketenagakerjaan. Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung terus melakukan langkah dan inovasi guna melayani masyarakat dalam menciptakan perluasan kesempatan kerja. Memberikan layanan perluasan kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung, Disnaker Kota Bandung telah menjalankan […]

  • Wagub Jabar Buka Konferensi Kerja PWI Jabar,  Atal Depari: PWI Jabar Selalu Terdepan

    Wagub Jabar Buka Konferensi Kerja PWI Jabar, Atal Depari: PWI Jabar Selalu Terdepan

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id – Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Barat menggelar Konferensi Kerja di Hotel Horison Bandung, Rabu (4/12/2019). Rakerda dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Konferensi dihadiri pengurus Cabang dan Pengurus Perwakilan kabupaten/Kota se Jawa Barat. Diluncurkan pula website PWI Jabar dengan nama domain pwijabar.com. Dalam sambutannya Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul […]

  • Longsor Di Cibeureum Sukabumi 3 Rumah Terancam

    Longsor Di Cibeureum Sukabumi 3 Rumah Terancam

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Akibat hujan deras mengguyur Kota Sukabumi mengakibatkan longsor di pemukiman padat penduduk Rt 05 / RW 05, Kelurahan Sindang Palay Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi. Senin (08/02/21). “Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari yang luasnya 1,5, tinggi 3 meter luas panjang 15 meter. Diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi sehingga menyebabkan […]

  • Setukpa Lemdiklat Rencanakan Bangun Tugu Polisi Di Kota Sukabumi

    Setukpa Lemdiklat Rencanakan Bangun Tugu Polisi Di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Setukpa Lemdiklat Polri berencana akan membangun tugu polisi di Kota Sukabumi. Bahkan bentuk keseriusan rencana itu sudah dilontarkan oleh pimpinan daerah setempat.” Benar kita akan membangun sebuah tugu polisi di Kota Sukabumi ini, dan kita sudah berbicang-bincang dengan Pak Walikota,” terang Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIk, MHum […]

  • Raperda Perubahan APBD Kota Bandung 2023 Disetujui DPRD Kota Bandung

    Raperda Perubahan APBD Kota Bandung 2023 Disetujui DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang perubahan APBD TA 2023 telah disetujui oleh DPRD Kota Bandung. Hal itu tertuang dalam Rapat Paripurna, Jumat 29 September 2023. Struktur Rencana APBD Perubahan tahun 2023 yaitu Pendapatan daerah Kota Bandung, semula Rp7,42 triliun, setelah perubahan menjadi Rp7,11 triliun. Belanja Daerah, semula Rp7,57 triliun, […]

  • Gugus Tugas Covid-19 Dua Pilihan Untuk Terapkan PSBM

    Gugus Tugas Covid-19 Dua Pilihan Untuk Terapkan PSBM

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung tengah mematangkan skema pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Cidadap. Hal ini sebagai langkah penanganan adanya temuan klaster Covid-19 di Sekolah Calon Perwira TNI AD (Secapa AD). Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menuturkan, ada dua pilihan pada penerapan PSBM Kecamatan Cidadap. […]

expand_less