Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tak Mau Ada Proyek Bermasalah, Wali Kota Sukabumi Siap Blacklist Kontraktor lalai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 1.600
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melontarkan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun pekerjaan yang berujung menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baik akibat kekurangan volume maupun penyimpangan pelaksanaan proyek. Ultimatum tersebut disampaikan Ayep saat meninjau proyek betonisasi Jalan Prana, Rabu (22/7/2026).

Dalam kesempatan itu, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), konsultan perencana, kontraktor pelaksana hingga konsultan pengawas menjalankan tugas sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku.

“BPK akan melakukan pemeriksaan pada 2027. Saya tegaskan, jangan sampai ada temuan. Kalau sampai terjadi, pemborong harus mengembalikan kerugian ke kas daerah. Itu menunjukkan adanya kesalahan dalam pelaksanaan maupun pengawasan, dan saya tidak menginginkan hal tersebut terjadi,”tegas Ayep.

Menurutnya, kualitas pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari selesainya proyek, tetapi juga dari kepatuhan terhadap spesifikasi pekerjaan serta bebas dari persoalan hukum maupun administrasi saat diaudit.

Ayep bahkan memastikan, Pemkot Sukabumi tidak akan ragu memberikan sanksi kepada kontraktor yang terbukti melakukan pelanggaran. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memasukkan perusahaan pelaksana ke dalam daftar hitam (blacklist) agar tidak lagi mengerjakan proyek pemerintah.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Semua pihak harus bertanggung jawab, mulai dari perencana, pelaksana hingga pengawas. Saya ingin setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan kualitas pekerjaan yang maksimal,”tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ayep juga, menjelaskan proyek peningkatan Jalan Prana menggunakan konstruksi beton dengan mutu K-250. Pembangunan tersebut menelan anggaran sekitar Rp2,1 miliar yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026.

Ia mengatakan penggunaan beton merupakan bagian dari arah baru pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Menurutnya, konstruksi beton atau rigid pavement memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan jalan beraspal sehingga lebih efisien dari sisi biaya pemeliharaan dalam jangka panjang.

“Saya sudah meminta Dinas PUTR agar pembangunan jalan ke depan lebih banyak menggunakan beton. Memang tidak semua ruas bisa dibeton karena kondisi tertentu masih memerlukan aspal. Namun, saya tidak ingin ada praktik jalan yang sudah dibeton kemudian ditutup lagi dengan lapisan aspal (overlay),”katanya.

Selain jalan, Ayep juga mengarahkan agar pembangunan trotoar menggunakan sistem pengecoran sebagaimana diterapkan di DKI Jakarta. Menurutnya, metode tersebut dinilai lebih kuat, tahan lama, dan mampu meningkatkan kualitas fasilitas bagi pejalan kaki.

Ia menambahkan, setiap pembangunan jalan harus memperhatikan kualitas konstruksi, mulai dari ketebalan hingga mutu beton yang disesuaikan dengan karakteristik dan beban lalu lintas pada masing-masing ruas.

“Pembangunan infrastruktur harus menjadi investasi jangka panjang, bukan sekadar menghabiskan anggaran. Karena itu, saya berharap seluruh proyek dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,”ucapnya.

Pembangunan infrastruktur sendiri, lanjut Ayep, menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Sukabumi pada 2026, selain percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta upaya menekan angka pengangguran.
“Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap seluruh proyek dapat selesai tepat mutu, tepat waktu, dan bebas dari temuan auditor negara,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemudik Diprediksi Naik Tiga Kali Lipat, Polrestabes Bandung Siapkan 33 Pos

    Pemudik Diprediksi Naik Tiga Kali Lipat, Polrestabes Bandung Siapkan 33 Pos

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jelang mudik Idulfitri 1443 mendatang, Polrestabes Bandung menyiapkan rekayasa lalu lintas dan 33 pos pengamanan (pos pam) serta pos pelayanan (pos yan). Sebab, menurut Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung, AKBP Asep Pujiono, mudik Lebaran tahun ini diprediksi mencapai tiga kali lipat dari tahun 2019. “Dua tahun masyarakat tidak mudik, dan sekarang diperbolehkan. […]

  • CafeHotelsalonfora & LongHill Cafe, Sajikan Ikan Bakar & Seafood Yang Bikin Ketagihan

    CafeHotelsalonfora & LongHill Cafe, Sajikan Ikan Bakar & Seafood Yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pengemar kuliner yang mau jalan jalan sebelum ke atau pulang dari Lembang sekarang sudah ada di CafeHotelsalonfora & LongHill Cafe yaitu  Ikan Bakar & Seafood Jl.Gegerkalong Hilir No.8 ( Lampu Merah Setiabudi- Gegerkalong) Di kawasan ini, pengunjung bisa menikmati keindahan malam Kota kembang  sembari berwisata kuliner.Dengan Hiburan ” LIVE MUSIC ” yang […]

  • Penjelasan BBMKG : Gempa  Berkekuatan 3,0 Skala Richer Terjadi Di Wilayah Sukabumi

    Penjelasan BBMKG : Gempa Berkekuatan 3,0 Skala Richer Terjadi Di Wilayah Sukabumi

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi  – Gempa berkekuatan  3,0 skala richer terjadi di wilayah  Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. BMKG mencatat kejadiannya Senin pagi, 19 Agustus 2019 pukul 08.13 WIB. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan, Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya  diguncang gempa bumi tektonik. Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan M=3.0. Pusat gempa bumi terletak pada […]

  • Di Apel Peringatan HAB Ke – 78, Pj Wali Kota Sukabumi, Ajak Kemenag Tingkatkan Spirit Pelayanan

    Di Apel Peringatan HAB Ke – 78, Pj Wali Kota Sukabumi, Ajak Kemenag Tingkatkan Spirit Pelayanan

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji mengatakan, tugas dan peran Kementerian Agama (Kemenag) tidaklah ringan. Salah satunya, adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan bangsa. Tugas ini dilaksanakan diantaranya dengan memberikan layanan yang adil, transparan, dan akuntabel untuk seluruh umat beragama. Hal tersebut dikatakan oleh Kusmana, saat menyampaikan sambutan Menteri […]

  • Melalui PAW, Dede Furqon Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Sukabumi Periode 2019-2024

    Melalui PAW, Dede Furqon Resmi Menjadi Anggota DPRD Kota Sukabumi Periode 2019-2024

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Dede Furqon resmi menjadi anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan menggantikan Alm. Tatan Kustandi. Dede dilantik melalu Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2019-2024. Sahnya Dede menjadi anggota wakil rakyat tersebut, setelah dirinya dilantik oleh Ketua DPRD kota Sukabumi Kamal Suherman, dalam sidang paripurna, dengan acara pengambilan sumpah dan peresmian anggota DPRD Pengganti Antar […]

  • Pemkot Bandung Segera Normalisasi Sungai Cipedes

    Pemkot Bandung Segera Normalisasi Sungai Cipedes

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan sudah memetakan beberapa strategi untuk mengurangi persoalan luapan air di anak Sungai Cipedes. Langkah penanganan akan langsung dilakukan Sebelum memasuki musim penghujan. Yana mengungkapkan, salah satu langkah yang dilakukan yaitu membersihkan aliran sungai dari beragam hambatan, seperti pohon, beton, dan juga terdapat utilitas atau kabel […]

expand_less