Sedekah Kembalian Belanja Wujudkan Jembatan Permanen di Kabupaten Sukabumi
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI || MBInews.id – Sedekah dari uang kembalian belanja yang nilainya hanya puluhan hingga ratusan rupiah ternyata mampu menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat. Melalui Program Sedekah Konsumen Alfamart yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, donasi dari para pelanggan berhasil diwujudkan menjadi sebuah jembatan permanen yang kini menghubungkan dua desa di Kabupaten Sukabumi.
Jembatan permanen senilai Rp300 juta tersebut diresmikan pada Rabu (29/7/2026) oleh BAZNAS RI bersama Alfamart, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, dan Yayasan Sehati Gerak Bersama di Desa Sukajadi, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi.
Infrastruktur tersebut kini menghubungkan Desa Sukajadi dengan Desa Karang Mekar, sehingga memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi lebih dari 500 kepala keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengakses layanan kesehatan.
Pembangunan jembatan menjadi bukti nyata bahwa sedekah dari uang kembalian belanja yang sering dianggap sepele mampu memberikan dampak besar apabila dihimpun secara kolektif dan dikelola secara profesional.
Program Sedekah Konsumen Alfamart memungkinkan pelanggan menyumbangkan sisa uang kembalian maupun memberikan sedekah secara sukarela saat bertransaksi di kasir. Dana yang terkumpul kemudian dikelola oleh BAZNAS RI untuk disalurkan dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi simbol nyata kekuatan gotong royong masyarakat Indonesia.
“Banyak orang mungkin menganggap uang kembalian hanya bernilai kecil. Namun ketika jutaan konsumen berbagi melalui Program Sedekah Konsumen Alfamart, sedekah tersebut berubah menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial yang lebih baik. Inilah kekuatan gotong royong dalam bersedekah,” ujarnya.
Sebelumnya, masyarakat di Desa Sukajadi dan Desa Karang Mekar menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi jembatan yang tidak lagi memadai.
Dengan hadirnya jembatan permanen tersebut, mobilitas masyarakat kini menjadi lebih lancar sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan sosial dapat berlangsung lebih aman.
Keberadaan jembatan juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, menegaskan bahwa seluruh dana sedekah masyarakat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, pembangunan jembatan di Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu bukti bahwa amanah yang diberikan masyarakat benar-benar dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang telah mempercayakan sedekahnya melalui BAZNAS. Amanah yang diberikan, meskipun berasal dari nominal yang kecil, kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga dapat menghadirkan manfaat yang besar seperti pembangunan jembatan ini,” katanya.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan sehari-hari karena setiap rupiah yang disumbangkan dapat menjadi solusi bagi berbagai persoalan sosial.
Peresmian jembatan turut dihadiri Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi Dr. H. Unang Sudarma, jajaran Alfamart, serta Yayasan Sehati Gerak Bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Japar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi membangun infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada BAZNAS, Alfamart, dan Yayasan Sehati Gerak Bersama yang telah membantu membangun jembatan penghubung. Mari kita manfaatkan dan rawat bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga zakat, dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Regional Manager Corporate Communication Alfamart, Firly Firlandi, mengatakan jembatan tersebut merupakan salah satu hasil nyata dari kepedulian jutaan konsumen Alfamart di seluruh Indonesia.
Menurutnya, setiap rupiah yang disedekahkan pelanggan memiliki arti besar ketika dihimpun dan dikelola bersama.
“Jembatan ini adalah hasil dari kepedulian konsumen yang menyisihkan uang kembaliannya untuk bersedekah. Kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa setiap sedekah, sekecil apa pun, mampu menghadirkan perubahan yang besar ketika dilakukan bersama-sama. Terima kasih atas kepercayaan seluruh konsumen Alfamart yang telah menjadi bagian dari gerakan kebaikan ini,” katanya.
Firly menambahkan, Program Sedekah Konsumen akan terus didorong sebagai bentuk kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan BAZNAS RI untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas di berbagai daerah.
Kolaborasi antara BAZNAS RI, Alfamart, pemerintah daerah, dan Yayasan Sehati Gerak Bersama menunjukkan bahwa budaya gotong royong tetap relevan di era modern.
Melalui mekanisme sedekah yang sederhana saat berbelanja, masyarakat dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas umum yang memberikan manfaat jangka panjang.
Keberhasilan pembangunan jembatan di Kecamatan Cimanggu menjadi contoh bagaimana donasi kecil dari jutaan konsumen mampu berubah menjadi infrastruktur yang memperkuat konektivitas, meningkatkan keselamatan warga, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Program ini diharapkan menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Sebab, dari nominal yang sederhana dapat lahir manfaat yang besar, memperkuat solidaritas sosial, serta menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (**)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar