Breaking News
Trending Tags

Ada Dugaan Kecurangan Praktik Dalam PPDB di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Masih ditemukannya dugaan praktik-praktik kecurangan selama pelaksanaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tahun 2024, membuktikan bahwa Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 memiliki celah yang ditimbulkan akibat diskrepansi atau ketidaksesuaian kategori.

PPDB memiliki 4 jalur penerimaan, mulai dari Zonasi, Afirmasi KETM dan PDBK, perpindahan tugas orang tua/anak guru serta jalur prestasi berdasarkan raport maupun kejuaraan.

Bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat undang-undang, justru sistem ini malah mendorong pihak-pihak untuk melakukan segala cara demi mencapai tujuan.
Hal itu disampaikan akademisi yang juga praktisi dan pemerhati pendidikan di Jawa Barat, Tolani Warangga, S.IP saat ditemui di Bandung, Senin (8/7/2024).

“Sistem itu ibaratnya gate keeper. Penjaga pintu gerbang supaya PPDB seperti yang diharapkan sesuai tujuan amanat undang-undang bahwa itu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kenapa sistem ini malah men-trigger orang-orang untuk melakukan hal yang anything goes, apapun jadi,” tutur Tolani Warangga.

Sistem yang berkembang di PPDB itu masih bersifat statika dan belum mampu mengikuti perkembangan jaman. Malah menciptakan masalah baru, sistem ini memicu orang berbuat curang.

“Ini malah men-trigger orang orang berbuat misalnya, pindah KK (Kartu Keluarga)-lah, manipulasi nilai raport dan lainnya. Jadi orang itu akhirnya dididik untuk bersifat manipulatif sistem,” ungkapnya.

Belum bicara output jangka pendek, outcome jangka menengah dan belum bicara jangka panjang impact-nya.

Yolani juga mempertanyakan, bila terus menerus mempertahankan pola-pola dalam sistem yang akhirnya menyebabkan terjadinya dan mengalami pembusukan sistem, untuk apa tetap dipertahankan.

“Artinya bila memang harus mempertahankan sistem ini, bisa saja ada kajian yang lebih komprehensif dibikin kategori baru (jalur penerimaan) atau sistem ini dirubah,” ungkapnya.

Dengan adanya kategori baru melalui kajian yang komprehensif bisa menampung hal-hal yang berkembang dan dinamika di tengah-tengah masyarakat saat ini dan diharap dapat pula mengeliminir praktik-praktik manipulatif.

Bukan dengan cara-cara education non-etic, misalnya melalui pembukaan sekolah terbuka di tingkat SMA. Alih-alih ingin menampung peserta didik baru yang tidak lolos jalur PPDB, cara ini malah menciptakan masalah baru.

“Ambil contoh misalnya pemerintah daerah menerbitkan SMA terbuka bagi yang tidak lolos PPDB. Tapi saya melihat di beberapa SMA tidak ada continuty (keberlanjutan). Seakan-akan menjadi solusi tapi malah jadi memanfaatkan penyakit baru lagi,” paparnya.

Untuk itu, dirinya memandang sistem PPDB berdasarkan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 selalu menimbulkan preseden buruk bagi dunia pendidikan, karenanya ia menilai sistem yang dibangun sudah sepatutnya mengembangkan metode atau jalur penerimaan yang lebih bisa menghadirkan nilai-nilai keadilan tanpa memaksa dan memicu pihak-pihak untuk mencurangi sistem.

“Dalam ilustrasi hukum itu ada yurisprudensi. Bila (sistem) ini menimbulkan preseden buruk terus, bikin yurisprudensi bikin kategori baru,” ucapnya.

Penerimaan siswa baru menggunakan metode NEM (Nilai Ebtanas Murni) masih mampu memenuhi aspek yang menjadi esensi pendidikan.

“Jadi ada satu matrix, zonasi plus prestasi, atau prestasi duluan dan serempak. Dilihat dulu prestasinya agar orang tidak seperti gambling. Dengan pola dalam sistem saat ini seperti sudah di-locking (terkunci,” pungkasnya.

PPDB merupakan sebuah rangkaian kegiatan sistematik yang dirancang untuk mengatur penyelenggaraan penerimaan siswa atau peserta didik baru di sekolah. Pelaksanaan PPDB telah mengatur mulai dari persiapan (pra pendaftaran), pengumuman pendaftaran, pendaftaran dan penyerahan dokumen persyaratan, seleksi hingga batas kuota daya tampung, pengumuman hasil seleksi secara terbuka, hingga daftar ulang. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Daftar Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2019 – HPN 2020 Banjarmasin

    Inilah Daftar Pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2019 – HPN 2020 Banjarmasin

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Setelah menilai dengan seksama melihat konten dan penyajian tulisan dari sedikitnya 679 peserta, para juri sesuai masing-masing kategori yang dilombakan sebagai Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2019, pemenangnya disampaikan Rita Sri Hastuti, Ketua Panitia Tetap Karya Jurnalistik Adinegoro dalam Talk Show di TVRI bertajuk Indonesia Bicara tentang Hari Pers Nasional 9 Feb 2020. Dalam […]

  • Usai Dibentuk, PosRem Melati 8a  Kelurahan Nyomplong, Kota Sukabumi,  Langsung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Usai Dibentuk, PosRem Melati 8a Kelurahan Nyomplong, Kota Sukabumi, Langsung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kader Posyandu Melati 8a RT 04 RW 08, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, bersama petugas Puskesmas Pabuaran, dan dihadiri langsung oleh Lurah Nyomplong, Asep Nurohmat, membentuk Psoyandu Remaja (PosRem) Melati 8a. Bahkan, PosRem yang beranggotakan 15 orang itu, langsung melakukan pemeriksaan kesehatan bagi remaja. “Alhamdulillah, hari ini Posrem sudah dibentuk. Bahkan, kita langsung […]

  • Komisi II DPRD Kota Sukabumi injau Pembangunan Pedestrian Dago

    Komisi II DPRD Kota Sukabumi injau Pembangunan Pedestrian Dago

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi mendorong agar pembangunan pedestrian Jalan Ir. H Djuanda (Dago) yang saat ini tengah dikerjakan bisa berjalan sesuai rencana. Sehingga nantinya, waktu pekerjaa pembangunannya bisa tuntas sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. “Kita mendorong agar pembabangunannya bisa selesai sesuai dengan agenda yang sudah ditentukan, termasuk hasilnya juga cukup bagus,”ujar […]

  • Pasca Ditertibkan, Masih Terdapatnya Pedagang Emperan di Sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi

    Pasca Ditertibkan, Masih Terdapatnya Pedagang Emperan di Sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pengembang Pasar Modern Pelita Sukabumi menyayangkan masih terdapatnya pedagang yang melakukan kegiatan berdagang secara emperan, disekitaran lokasi Pasar Modern Pelita Sukabumi. Pasalnya, dilokasi tersebut, sebelumnya telah dilakukan penertiban oleh Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, Sabtu (19/03/2022). Chandra Aditama, selaku perwakilan PT Fortunindo Artha Perkasa yang merupakan pengembang Pasar Modern Pelita Sukabumi mengatakan, seharusnya […]

  • Penurunan BOPD Hingga Program Sekolah Gratis Jadi Sorotan, Komisi V Minta Pemprov Jabar lebih Komparatif

    Penurunan BOPD Hingga Program Sekolah Gratis Jadi Sorotan, Komisi V Minta Pemprov Jabar lebih Komparatif

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Majalengka – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke SMK Negeri 1 Majalengka bersama Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah IX dalam rangka evaluasi anggaran triwulan I Tahun 2023. Selasa, (2/5/23). Dalam kesempatan evaluasi anggaran tersebut, Komisi V menggali secara langsung apa yang menjadi kendala dalam menjaga stabilitas perkembangan pendidikan di […]

  • Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak dua pertiga kekuatan personil Polsek Cikole, diturunkan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (07/08) dini hari. Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, memimpin langsung kegiatan yang dimulai sejak Sabtu malam tersebut. Tiap sudut lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat terjadinya tindak kejahatan, tak luput dari jangkauan petugas. “Tadi sekitar pukul 22.00 […]

expand_less