Breaking News
Trending Tags

Agus Hermawan, Pentingnya Penataan dan Optimalisasi JPO Harus Berorientasi Pada Lima Prinsip Utama

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, S.A.P., Wakil Ketua Komisi III, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., Sekretaris Komisi III, H. Sutaya, S.H., M.H., serta Anggota Komisi III, Aan Andi Purnama, S.E., M.M. Inov., dan Dr. Aa Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag., menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) penataan jembatan penyebrangan orang (JPO) di Kota Bandung, yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Bandung, di Hotel Grand Preanger Bandung, Senin, 2 Februari 2026.

Kegiatan tersebut, turut dirangkaikan dengan penyerahan surat permohonan serah terima JPO dari PT. Surya Putra Adi Perdana dan PT. Nata Sarana Internusa kepada Pemerintah Kota Bandung.

Dalam paparannya, Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan mengungkapkan pentingnya penataan dan optimalisasi JPO harus berorientasi pada lima prinsip utama yakni keselamatan, kenyamanan, inklusivitas, estetika, dan keberlanjutan.

JPO tidak lagi dipandang sekadar sebagai sarana penyeberangan, melainkan juga sebagai ruang publik vertikal yang dapat berfungsi sebagai ruang interaksi, ikon kota, serta media edukasi dan seni.

Melalui konsep ini diharapkan mendorong budaya berjalan kaki serta mewujudkan citra Kota Bandung sebagai kota ramah pejalan kaki.

“JPO itu bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi harus menjadi bagian dari estetika kota. Maka perlu ada grand design JPO yang mencerminkan Kota Bandung sebagai kota yang bermartabat, ramah pejalan kaki, dan indah. Dengan desain yang baik, JPO juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujarnya

FGD ini menjadi momentum yang baik untuk melakukan pendataan terhadap beberapa JPO yang hingga saat ini belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Bandung, terutama berkaitan masa perjanjian kerja sama yang telah berakhir.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, JPO yang jangka waktu sewa, pinjam pakai, atau kerja sama pemanfaatannya sudah habis seharusnya segera diserahkan kepada Pemerintah Daerah dan dikelola sesuai regulasi.

Penyerahan dan pemanfaatan aset JPO sebagai Barang Milik Daerah (BMD) memberi peluang optimalisasi pemanfaatan aset sekaligus potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Apabila setelah itu ingin dimanfaatkan kembali oleh pihak lain, bisa dilakukan melalui mekanisme sewa sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Agus Hermawan menekankan bahwa penyusunan kajian prioritas penentuan lokasi JPO harus mengedepankan skala prioritas, terutama di kawasan pendidikan dan pusat-pusat keramaian, dan koridor transportasi umum

Telebih sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata, Kota Bandung memiliki tingkat mobilitas yang tinggi sehingga fasilitas penyeberangan yang aman menjadi kebutuhan mendesak.

“Di kawasan pendidikan dan tempat keramaian, keberadaan JPO sangat penting. Jika tidak tersedia atau tidak layak, hal tersebut berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan,” tuturnya.

Agus Hermawan menambahkan, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Bandung, saat ini terdapat sekitar 25 JPO di Kota Bandung, dengan sebagian di antaranya tidak dapat difungsikan karena berbagai kondisi, termasuk yang berada di kawasan khusus.

Oleh karena itu, ia mendorong agar JPO yang ada segera ditata dan dioptimalkan pemanfaatannya sebelum dilakukan kajian pembangunan JPO baru. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dan koordinasi antar organisasi perangkat daerah dan kerja sama dengan pemerintah pusat, dan khususnya terkait JPO yang melintasi jalan nasional.

Penataan ulang JPO di ruas jalan nasional dinilai perlu, agar masyarakat dapat menyeberang dengan aman dan nyaman. Yang tak kalah penting, ia menegaskan bahwa setiap JPO ke depan harus dirancang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses fasilitas publik secara adil dan aman.

Berdasarkan kajian awal, sejumlah masalah pada JPO eksisting yang perlu diatasi meliputi akses yang belum ramah bagi difabel dan lansia, minimnya pencahayaan dan pengawasan, tingkat vandalisme, keberadaan PKL liar, serta desain yang tidak kontekstual dengan lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, solusi yang diusulkan antara lain, pemasangan ramp/lift, atap pelindung, sistem pencahayaan yang memadai, termasuk pemanfaatan panel surya, keberadaan CCTV untuk pengawasan, serta desain ikonik yang kontekstual dengan karakter Bandung.

Agus Hermawan pun menegaskan, DPRD Kota Bandung melalui Komisi III akan terus memantau perkembangan dan mendorong agar proses penataan dapat berjalan cepat, terukur, dan partisipatif.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Fasilitas JPO harus inklusif dan bisa digunakan oleh semua, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan para lansia,” katanya.* (Cipta)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama Baru Flyover Pasupati, Kenangan Baik Untuk Jasa Mochtar Kusumaatmadja

    Nama Baru Flyover Pasupati, Kenangan Baik Untuk Jasa Mochtar Kusumaatmadja

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jalan Layang Pasupati yang menjadi salah satu ikon Kota Bandung resmi berubah nama menjadi Jalan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja. Peresmian dilakukan di Gedung Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Selasa 1 Maret 2022 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Perubahan nama ini disambut positif oleh semua pihak, salah satunya Pemerintah Kota Bandung. Dalam sambutannya, […]

  • Komandan Kodim 0624 Hadiri Rakor KPU Kab Bandung

    Komandan Kodim 0624 Hadiri Rakor KPU Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id– Rapat Koordinasi KPU Kab Bandung di Hotel Grand shunshine Soreang Kab Bandung, (23/11/2023) yang dihadiri Ketua KPU Kab Bandung ,Asisten I, Kepala Satpol PP Kab Bandung, mendapat tanggapan dari Komandan Kodim 0624 , Letkol Inf Hamzah Budi Susanto SE. MIp . Letkol Inf Hamzah mengatakan, ” Kegiatan ini diinisiasi pihak KPU Kab […]

  • Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat : Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Provinsi Jawa Barat

    Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Barat : Momentum Penghormatan Kepada Para Pendahulu Pejuang Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Usia Provinsi Jawa Barat yang usianya seusia dengan Republik Indonesia ini hanya dua hari setelah tanggal 17 Agustus 1945 saat Republik Indonesia lahir, dua hari kemudian atau tanggal 19 Agustus 1945 dibentuk pula Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi di Indonesia. Tanggal 19 Agustus 1945 ditetapkan sebagai Hari Jadi (lahir) Provinsi […]

  • 35 Pelari Trail Kota Bandung Optimis Sapu Bersih Selekda Dan Kejurnas

    35 Pelari Trail Kota Bandung Optimis Sapu Bersih Selekda Dan Kejurnas

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Lari trail merupakan salah satu olahraga ekstrem yang sudah ramai digandrungi sejak 2017. Namun, para pegiatnya baru terhimpun sebatas komunitas atau perseorangan saja. Meski begitu, tak sedikit dari mereka berhasil menorehkan prestasi, bahkan di kancah internasional. Seperti Arif yang menyabet juara 1 para perlombaan lari trail di Prancis. Dalam waktu 36 jam, […]

  • Kota Bandung PPKM Level 1, Pemkot Bandung Kaji Relaksasi Penonton Piala Presiden

    Kota Bandung PPKM Level 1, Pemkot Bandung Kaji Relaksasi Penonton Piala Presiden

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Setelah dua bulan berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, kini status pandemi Covid-19 di Kota Bandung turun menjadi PPKM level 1. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana selepas rapat di Pendopo Kota Bandung, Selasa 7 Juni 2022. Meski begitu, ia menegaskan agar masyarakat jangan terlalu larut dalam […]

  • Solusi Permasalahan Sampah Bandung Raya, Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat M. Faizin: Perlu Direncanakan Secara Serius

    Solusi Permasalahan Sampah Bandung Raya, Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat M. Faizin: Perlu Direncanakan Secara Serius

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat M. Faizin menekankan, bahwa persoalan sampah di Bandung Raya harus segera terselesaikan. Untuk itu pihaknya meminta, Pemprov Jabar dan Pemda di Wilayah Bandung Raya duduk bersama untuk mempersiapkan dan merencanakan dengan teliti tentang persoalan sampah di Bandung Raya khususnya di Kota Bandung. “Pihak Pemprov […]

expand_less