Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Agus Hermawan, Pentingnya Penataan dan Optimalisasi JPO Harus Berorientasi Pada Lima Prinsip Utama

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, S.A.P., Wakil Ketua Komisi III, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., Sekretaris Komisi III, H. Sutaya, S.H., M.H., serta Anggota Komisi III, Aan Andi Purnama, S.E., M.M. Inov., dan Dr. Aa Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag., menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) penataan jembatan penyebrangan orang (JPO) di Kota Bandung, yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Bandung, di Hotel Grand Preanger Bandung, Senin, 2 Februari 2026.

Kegiatan tersebut, turut dirangkaikan dengan penyerahan surat permohonan serah terima JPO dari PT. Surya Putra Adi Perdana dan PT. Nata Sarana Internusa kepada Pemerintah Kota Bandung.

Dalam paparannya, Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan mengungkapkan pentingnya penataan dan optimalisasi JPO harus berorientasi pada lima prinsip utama yakni keselamatan, kenyamanan, inklusivitas, estetika, dan keberlanjutan.

JPO tidak lagi dipandang sekadar sebagai sarana penyeberangan, melainkan juga sebagai ruang publik vertikal yang dapat berfungsi sebagai ruang interaksi, ikon kota, serta media edukasi dan seni.

Melalui konsep ini diharapkan mendorong budaya berjalan kaki serta mewujudkan citra Kota Bandung sebagai kota ramah pejalan kaki.

“JPO itu bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi harus menjadi bagian dari estetika kota. Maka perlu ada grand design JPO yang mencerminkan Kota Bandung sebagai kota yang bermartabat, ramah pejalan kaki, dan indah. Dengan desain yang baik, JPO juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujarnya

FGD ini menjadi momentum yang baik untuk melakukan pendataan terhadap beberapa JPO yang hingga saat ini belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Bandung, terutama berkaitan masa perjanjian kerja sama yang telah berakhir.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, JPO yang jangka waktu sewa, pinjam pakai, atau kerja sama pemanfaatannya sudah habis seharusnya segera diserahkan kepada Pemerintah Daerah dan dikelola sesuai regulasi.

Penyerahan dan pemanfaatan aset JPO sebagai Barang Milik Daerah (BMD) memberi peluang optimalisasi pemanfaatan aset sekaligus potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Apabila setelah itu ingin dimanfaatkan kembali oleh pihak lain, bisa dilakukan melalui mekanisme sewa sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Agus Hermawan menekankan bahwa penyusunan kajian prioritas penentuan lokasi JPO harus mengedepankan skala prioritas, terutama di kawasan pendidikan dan pusat-pusat keramaian, dan koridor transportasi umum

Telebih sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata, Kota Bandung memiliki tingkat mobilitas yang tinggi sehingga fasilitas penyeberangan yang aman menjadi kebutuhan mendesak.

“Di kawasan pendidikan dan tempat keramaian, keberadaan JPO sangat penting. Jika tidak tersedia atau tidak layak, hal tersebut berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan,” tuturnya.

Agus Hermawan menambahkan, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Bandung, saat ini terdapat sekitar 25 JPO di Kota Bandung, dengan sebagian di antaranya tidak dapat difungsikan karena berbagai kondisi, termasuk yang berada di kawasan khusus.

Oleh karena itu, ia mendorong agar JPO yang ada segera ditata dan dioptimalkan pemanfaatannya sebelum dilakukan kajian pembangunan JPO baru. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dan koordinasi antar organisasi perangkat daerah dan kerja sama dengan pemerintah pusat, dan khususnya terkait JPO yang melintasi jalan nasional.

Penataan ulang JPO di ruas jalan nasional dinilai perlu, agar masyarakat dapat menyeberang dengan aman dan nyaman. Yang tak kalah penting, ia menegaskan bahwa setiap JPO ke depan harus dirancang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses fasilitas publik secara adil dan aman.

Berdasarkan kajian awal, sejumlah masalah pada JPO eksisting yang perlu diatasi meliputi akses yang belum ramah bagi difabel dan lansia, minimnya pencahayaan dan pengawasan, tingkat vandalisme, keberadaan PKL liar, serta desain yang tidak kontekstual dengan lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, solusi yang diusulkan antara lain, pemasangan ramp/lift, atap pelindung, sistem pencahayaan yang memadai, termasuk pemanfaatan panel surya, keberadaan CCTV untuk pengawasan, serta desain ikonik yang kontekstual dengan karakter Bandung.

Agus Hermawan pun menegaskan, DPRD Kota Bandung melalui Komisi III akan terus memantau perkembangan dan mendorong agar proses penataan dapat berjalan cepat, terukur, dan partisipatif.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Fasilitas JPO harus inklusif dan bisa digunakan oleh semua, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan para lansia,” katanya.* (Cipta)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achmad Nugraha Minta Ketua RT/RW Sosialisasikan Lagi UHC

    Achmad Nugraha Minta Ketua RT/RW Sosialisasikan Lagi UHC

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KET: Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha DH, SH berfoto bersama seusai pelantikan Ketua RT/RW se-Kelurahan Burangrang, Sabtu 7 Januari 2023. Ariel/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, DH, S.H. menghadiri pelantikan Ketua RT dan Ketua RW se-Kelurahan Burangrang kec. Lengkong periode 2023 – 2026. […]

  • Pasar Kopi Banceuy Bandung, Pecahkan Rekor Sebagai Pasar Kopi Nomor 1 Di Indonesia

    Pasar Kopi Banceuy Bandung, Pecahkan Rekor Sebagai Pasar Kopi Nomor 1 Di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Wakil Ketua umum  Kadin Jabar  bidang lingkungan hidup dan Csr kadin jabar, dan juga bakal Calon Bupati Kabupaten Bandung  2020, Ir Dony Mulyana kurnia telah mencatatkan prestasi pada tanggal (1 April 2019) bersama Dinas pertanian pemrov jabar  dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) jabar dan ketua Dkm masjid Imtijaz banceuy Ustad Shandy […]

  • Pekan Depan Bandung Raya  Lakukan PSBB, Oded : Inyaallah Kita Sangat Siap

    Pekan Depan Bandung Raya Lakukan PSBB, Oded : Inyaallah Kita Sangat Siap

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Bandung bersama dengan kota/kabupaten tetangga bakal melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu, 22 April mendatang. Wilayah di Bandung Raya juga sepakat untuk mengajukan permohonan PSBB ke Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat, pada Rabu (15/4/2020) besok. Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menggelar telekonferensi dengan […]

  • Usulan kuwu Pamijahan Cirebon Ke Anggota DPRD Jabar,  Bagaimana Nasib Banprov Dana Desa?

    Usulan kuwu Pamijahan Cirebon Ke Anggota DPRD Jabar, Bagaimana Nasib Banprov Dana Desa?

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    CIREBON, MBINews.id- Hingga kini bantuan dana desa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum juga cair. Padahal, pemerintah desa sangat membutuhkan dana tersebut. Telebih, sebagian dana desa sudah digunakan untuk menanggulangi pandemi covid-19. “Desa sangat membutuhkan pencairan bantuan dana tersebut secepatnya,” ujar anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Ia menyatakan agar Pemprov Jabar membantu desa yang […]

  • Bio Farma Dukung Program Pembangunan Berkelanjutan, Laksanakan Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di Pesisir Karawang

    Bio Farma Dukung Program Pembangunan Berkelanjutan, Laksanakan Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat di Pesisir Karawang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Karawang || MBInews.id — PT Bio Farma (Persero) kembali menunjukkan komitmennya sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Bio Farma melaksanakan Program Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Pesisir Utara di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, pada Selasa-Rabu, 11–12 […]

  • Musda KNPI Kota Sukabumi Komitmen Jaga Kondusifitas

    Musda KNPI Kota Sukabumi Komitmen Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInesw.id – Dua hari menjelang Musda KNPI Kota Sukabumi, Panitia pelaksana dan bakal calon ketua KNPI Kota Sukabumi penandatanganan fakta integritas bersama kepolisian Resort Sukabumi Kota untuk menjaga kondusifitas berlangsungnya proses Musda yang akan di gelar Rabu, 21 April 2021. Ketua SC Musda KNPI Kota Sukabumi Ruslan mengatakan, bahwa perhelatan Musda KNPI kali ini […]

expand_less