Breaking News
Trending Tags

Agus Hermawan, Pentingnya Penataan dan Optimalisasi JPO Harus Berorientasi Pada Lima Prinsip Utama

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, S.A.P., Wakil Ketua Komisi III, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., Sekretaris Komisi III, H. Sutaya, S.H., M.H., serta Anggota Komisi III, Aan Andi Purnama, S.E., M.M. Inov., dan Dr. Aa Abdul Rozak, S.Pd.I., M.Ag., menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) penataan jembatan penyebrangan orang (JPO) di Kota Bandung, yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kota Bandung, di Hotel Grand Preanger Bandung, Senin, 2 Februari 2026.

Kegiatan tersebut, turut dirangkaikan dengan penyerahan surat permohonan serah terima JPO dari PT. Surya Putra Adi Perdana dan PT. Nata Sarana Internusa kepada Pemerintah Kota Bandung.

Dalam paparannya, Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan mengungkapkan pentingnya penataan dan optimalisasi JPO harus berorientasi pada lima prinsip utama yakni keselamatan, kenyamanan, inklusivitas, estetika, dan keberlanjutan.

JPO tidak lagi dipandang sekadar sebagai sarana penyeberangan, melainkan juga sebagai ruang publik vertikal yang dapat berfungsi sebagai ruang interaksi, ikon kota, serta media edukasi dan seni.

Melalui konsep ini diharapkan mendorong budaya berjalan kaki serta mewujudkan citra Kota Bandung sebagai kota ramah pejalan kaki.

“JPO itu bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi harus menjadi bagian dari estetika kota. Maka perlu ada grand design JPO yang mencerminkan Kota Bandung sebagai kota yang bermartabat, ramah pejalan kaki, dan indah. Dengan desain yang baik, JPO juga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ujarnya

FGD ini menjadi momentum yang baik untuk melakukan pendataan terhadap beberapa JPO yang hingga saat ini belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Bandung, terutama berkaitan masa perjanjian kerja sama yang telah berakhir.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, JPO yang jangka waktu sewa, pinjam pakai, atau kerja sama pemanfaatannya sudah habis seharusnya segera diserahkan kepada Pemerintah Daerah dan dikelola sesuai regulasi.

Penyerahan dan pemanfaatan aset JPO sebagai Barang Milik Daerah (BMD) memberi peluang optimalisasi pemanfaatan aset sekaligus potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Apabila setelah itu ingin dimanfaatkan kembali oleh pihak lain, bisa dilakukan melalui mekanisme sewa sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Agus Hermawan menekankan bahwa penyusunan kajian prioritas penentuan lokasi JPO harus mengedepankan skala prioritas, terutama di kawasan pendidikan dan pusat-pusat keramaian, dan koridor transportasi umum

Telebih sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata, Kota Bandung memiliki tingkat mobilitas yang tinggi sehingga fasilitas penyeberangan yang aman menjadi kebutuhan mendesak.

“Di kawasan pendidikan dan tempat keramaian, keberadaan JPO sangat penting. Jika tidak tersedia atau tidak layak, hal tersebut berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan,” tuturnya.

Agus Hermawan menambahkan, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Bandung, saat ini terdapat sekitar 25 JPO di Kota Bandung, dengan sebagian di antaranya tidak dapat difungsikan karena berbagai kondisi, termasuk yang berada di kawasan khusus.

Oleh karena itu, ia mendorong agar JPO yang ada segera ditata dan dioptimalkan pemanfaatannya sebelum dilakukan kajian pembangunan JPO baru. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi dan koordinasi antar organisasi perangkat daerah dan kerja sama dengan pemerintah pusat, dan khususnya terkait JPO yang melintasi jalan nasional.

Penataan ulang JPO di ruas jalan nasional dinilai perlu, agar masyarakat dapat menyeberang dengan aman dan nyaman. Yang tak kalah penting, ia menegaskan bahwa setiap JPO ke depan harus dirancang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses fasilitas publik secara adil dan aman.

Berdasarkan kajian awal, sejumlah masalah pada JPO eksisting yang perlu diatasi meliputi akses yang belum ramah bagi difabel dan lansia, minimnya pencahayaan dan pengawasan, tingkat vandalisme, keberadaan PKL liar, serta desain yang tidak kontekstual dengan lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, solusi yang diusulkan antara lain, pemasangan ramp/lift, atap pelindung, sistem pencahayaan yang memadai, termasuk pemanfaatan panel surya, keberadaan CCTV untuk pengawasan, serta desain ikonik yang kontekstual dengan karakter Bandung.

Agus Hermawan pun menegaskan, DPRD Kota Bandung melalui Komisi III akan terus memantau perkembangan dan mendorong agar proses penataan dapat berjalan cepat, terukur, dan partisipatif.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Fasilitas JPO harus inklusif dan bisa digunakan oleh semua, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan para lansia,” katanya.* (Cipta)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Kontribusi YGSI Dalam Upaya Membangun BUMDes

    Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Kontribusi YGSI Dalam Upaya Membangun BUMDes

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KAB.SUBANG, MBINews.id – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi, Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI) yang telah turut berkontribusi dalam bidang sosial masyarakat melalui pembinaan masyarakat.  Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi menyebutkan YGSI telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Subang untuk mengembangkan manajemen Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) hingga membawa kemanfaatan […]

  • Banggar DPRD Kota Bandung Bahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah

    Banggar DPRD Kota Bandung Bahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInewa.id – Badan Anggaran DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja bersama Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) membahas RKPD, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, pada Rabu, (25/5/2022). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hadir dalam rapat tersebut Anggota Banggar DPRD Kota Bandung, […]

  • Jelang PSBB, PWI Kota Bandung Dan SMSI Jabar Bagikan Ratusan Sembako  & Masker

    Jelang PSBB, PWI Kota Bandung Dan SMSI Jabar Bagikan Ratusan Sembako & Masker

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Sehari menjelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung dalam rangka pencegahan pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 yang akan mulai berlaku Rabu 22 April Pukul 00.00 WIB, PWI Kota Bandung  dan SMSI Jabar bagikan ratusan paket sembako dan masker untuk masyarakat terdampak Covid-19. Ratusan paket sembako yang terdiri […]

  • Covid-19 Terus Melandai, Geliat Ekonomi Kecamatan Cibiru Bangkit

    Covid-19 Terus Melandai, Geliat Ekonomi Kecamatan Cibiru Bangkit

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Setelah sempat terseok-seok semasa pandemi Covid-19, geliat ekonomi di Kota Bandung kini telah menunjukan kebangkitan. Tak terkecuali di Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Camat Cibiru, Didin Dikayuana mengatakan, salah satu sektor yang mulai bangkit adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Banyak usaha yang ‘colaps’, sekarang mulai menggeliat. Kampus sudah mulai buka kembali, […]

  • Pemerintah kota Sukabumi berkomitmen menekan timbulnya kasus stunting baru.

    Targetkan Zero New Stunting, Pemerintah Kota Sukabumi Terus Melakukan Intervensi di Berbagai Lini

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus melakukan intervensi dalam penanganan kasus stunting. Hal tersebut sejalan dengan program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terkait penanganan kasus stunting saat ini. Kali ini melalui kegiatan rembuk stunting yang diadakan, selain diikuti oleh unsur Forkopimda Kota Sukabumi, turut pula diikuti oleh organisasi dan lembaga terkait lainnya […]

  • KI Jabar:  Rekomendasi Ombudsman RI Untuk TWK KPK Harus Disikapi Bijak

    KI Jabar: Rekomendasi Ombudsman RI Untuk TWK KPK Harus Disikapi Bijak

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Siaran pers Obdusman Republik Indonesia (ORI) terkait Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam alih status anggota Aparatur Sipil Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (ASN KPK) per 21 Juli lalu perlu disikapi secara bijak. Demikian disampaikan Ijang Faisal, Ketua Komisi Informasi Jawa Barat dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan KI Jabar secara virtual, kamis 29 […]

expand_less