Breaking News
Trending Tags

Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Majalengka  – Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat, Alan Barok Ulumudin, menegaskan bahwa munculnya tindakan radikalisme adalah berawal dari persoalan ekonomi sosial dan ketidakadilan.

Menurutnya, puncaknya sejak reformasi bergulir dengan bermunculan kelompok atau gerakan bebas baik semisal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan lain sebagainya. Dengan muculnya gerakan itu membuka ruang organisasi ekonomi sosial agama maupun politik sebagai manifestasi kebebasan berpekspresi.

“Faktor faktor tersebut saya simpulkan dari literasi bahwa pemantiknya adalah ekonomi dan sosial,” kata Alan dalam dialog khusus dengan tema ‘Metamorfosis Gerakan Radikalisme Sebagai Ancaman Bangsa di Majalengka, Rabu (21/8/2019).

Alan juga membeberkan yang paling kental faktor atau penyebab dari gerakan radikalisme itu adalah soal ekonomi kemudian yang kedua sosial serta penegakan supremasi hukum yang timpang. Terlebih gerakan itu di Kabupaten Majalengka meski masih landai bukan tidak mungkin bisa menyulut ke arah radikalisme seperti dari informasi yang ada warga Majalengka yang tertangkap di Jakarta terkait aksi 21-22 Mei lalu.

“Ini artinya meski pun organisasi dibubarkan akan tetapi ideologi tetap berkembang, sehingga ketika organisasi tanpa rumah saya kira harus diwaspadai,” tambah Alan.

Masih dijelaskan Alan bahwa satu Ideologi yang harus ditanamkan adalah Pancasila dimana negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa Syahadah. Darul Ahdi artinya negara tempat kita melakukan konsensus nasional.

“Negara kita berdiri karena para pendiri sepakat bahwa. seluruh kemajemukan bangsa, golongan, daerah, kekuatan politik, sepakat untuk mendirikan Indonesia,” tukasnya.

Ditempat yang sama Ketua PWI Perwakilan Majalengka, Jejep Falahulalam menyatakan, metamorfosis gerakan radikalisme sebagai ancaman bangsa penyebab utama berkembang subur adalah soal ekonomi.

Solusi yang harus dilakukan, kata Jejep, baik dilakukan oleh Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, Kecamatan hingga Desa atau Kelurahan yakni dengan kembali menumbuhkan kecintaan kepada ideologi Pancasila.

Bahwa founding father sepakat dasar dan Ideologi adalah Pancasila yang tidak bisa diganggu gugat kemudian Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 serta bahwa kesepakatan negara ini adalah kesatuan atau NKRI.

“Ini semua harus kita tanamkan kepada generasi muda sebagai penerus bangsa. Kemudian solusi lainnya adalah hati-hati dengan informasi yang diterima tidak asal sebar, dan membaca berita dari media yang terpercaya atau mainstream,” pungkasnya. (Koes**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Merupakan Anugerah Berharga, Ini Pesan Ummi Oded Di Hari Anak Nasional

    Anak Merupakan Anugerah Berharga, Ini Pesan Ummi Oded Di Hari Anak Nasional

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Peringatan Hari Anak Nasional pada 23 Juli merupakan momentum untuk mengingat betapa penting anak mendapatkan hak-haknya secara baik. Oleh karena itu, orang dewasa di sekelilingnya harus mampu memberikan hak tersebut secara penuh dan proporsional. Di tingkat Kota Bandung, Hari Anak Nasional juga diperingati oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota […]

  • PKK Sukabumi Dorong Ketahanan Pangan Keluarga untuk Kendalikan Inflasi

    PKK Sukabumi Dorong Ketahanan Pangan Keluarga untuk Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi mendorong masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk terlibat aktif dalam pengendalian inflasi melalui penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga. Hal tersebut disampaikan Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, saat memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Inflasi melalui Penguatan Ketahanan Pangan, Rabu (17/9/2025). Kegiatan ini […]

  • PWI Larang 20.000 Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

    PWI Larang 20.000 Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melarang sekitar 20.000 anggotanya mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang pelaksanaannya bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. PWI secara tegas menyatakan bahwa satu-satunya lembaga yang memiliki legitimasi untuk melakukan pengaturan dan penyelenggaraan UKW adalah Dewan Pers. Lembaga Uji (LU) yang bisa menguji kompetensi wartawan sesuai […]

  • DPRD Jabar Buka Masa Sidang II Tahun 2021-2022

    DPRD Jabar Buka Masa Sidang II Tahun 2021-2022

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Mengawali tahun 2022 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat gelar Rapat Paripurna dengan agenda pembukaan Masa Sidang II Tahun 2021-2022, Selasa (4/1/2022). Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat dipimpin langsung, oleh Ketua DPRD Jabar Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat. Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat, membuka secara […]

  • Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    Hari Batik Nasional: Kota Bandung Pamerkan Batik Khas Raksasa Berukuran 450 meter

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kain batik berukuran 450 meter dipamerkan di Kota Bandung, tepatnya di Hotel Pullman dan Ibis Styles Bandung Grand Central, Jalan Diponegoro No. 27 Kota Bandung. Dua batik dengan panjang 40 meter dan lebar 6 meter yang dibentangkan di Kota Bandung ini merupakan simbol peringatan Hari Batik Nasional dengan mengangkat tema Pesona Batik […]

  • UIN Gunung Djati Bandung Membangun Dan Membumikan Gerakan Moderasi Islam

    UIN Gunung Djati Bandung Membangun Dan Membumikan Gerakan Moderasi Islam

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Prof Mahmud menegaskan komitmen lembaganya untuk lebih implementatif dalam membangun dan membumikan gerakan moderasi Islam. Secara fisik, fasilitas pendukungnya sudah dibangun di Kampus 3 Cileunyi dan terus akan dikembangkan sehinga nantinya akan ada miniatur Rumah Moderasi Islam di Jawa Barat yang berasal dari berbagai […]

expand_less