Breaking News
Trending Tags

Anggota DPRD Kota Sukabumi Beri Tanggapan Terkait Penghapusan Tenaga Honorer

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Angota DPRD Kota Sukabumi Fraksi Partai Golongan Karya Yunus Suhandi angkat bicara terkait isu penghapusan tenaga honorer di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi, Selasa (25/01/2022).

Menurutnya, yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi saat ini, sudah sesuai dengan apa yang harus dilakukan. Mengingat saat ini, jumlah tenaga honorer yang tercatat di lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi, berjumlah ribuan. Oleh karena itu, dengan yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi saat ini, untuk mengalihkan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), contohnya seperti 650 guru honorer yang dialihkan menjadi PPPK pada tahun 2021.

Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Golongan Karya Yunus Suhandi

“Menurut saya, yang dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi itu sudah benar pada koridornya. Sayan sangat setuju terhadap keputusan tersebut, sebagai implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2018 tersebut,” ucap Yunus kepada awak media.

Lanjutnya, jika tidak demikian, justru nantinya akan timbul permasalahan baru di Kota Sukabumi, memngingat jumlah honorer di Kota Sukabumi yang berjumlah ribuan. Terkecuali, jika Pemerintah Kota Sukabumi sudah memiliki solusi lain, untuk nasib ribuan tenaga honorer yang berada di Kota Sukabumi,” bebernya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, terkait informasi penghapusan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan PP Nomor 49 tahun 2018, saat ini Pemerintah Kota Sukabumi masih menunggu keputusan Pemerintah Pusat.

“Nanti kita tunggu arahan Pemerintah Pusat, karena hingga saat ini Pemerintah Kota Sukabumi masih belum sanggup memenuhi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN), yang saat ini diisi oleh tenaga honorer,” tandasnya. Ardan/Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 35 Persen Anak Di Kota Sukabumi Miliki KIA

    35 Persen Anak Di Kota Sukabumi Miliki KIA

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi mencatat sudah pembuatan Kartu Indonesia Anak (KIA) di Kota Sukabumi sudah mencapai 35 persen. “Sebanyak 31.461 anak di Kota Sukabumi saat ini sudah memiliki Kartu Indonesia Anak (KIA) dari total 101.805 anak yang ada di Kota Sukabumi,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi. […]

  • Takbir ke-2 , Tradisi Warga RT 01 Dan 05  Meriahkan Dengan Pukul Bedug

    Takbir ke-2 , Tradisi Warga RT 01 Dan 05 Meriahkan Dengan Pukul Bedug

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Idul Fitri atau Lebaran merupakan hari kemenangan bagi umat Muslim. Ada beberapa kegiatan yang sudah menjadi tradisi setelah lebaran  bagi masyarakat Hal tersebut Tradisi selalu dilakukan di Malam takbiran kedua oleh warga  01 dan 05 RW 01 kelurahan Bogor utara Acara tradisi yang setiap tahun dilakukan. Oleh warga 01 dan 05 ini dilakukan […]

  • Riana: Ducting Sebuah Kebutuhan, Bukan Hanya Keindahan

    Riana: Ducting Sebuah Kebutuhan, Bukan Hanya Keindahan

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Drs. Riana menjadi narasumber talk show terkait “Optimalisasi Ducting” di Kota Bandung, di Radio Mara FM 106.7FM, Kamis (17/3/2022). Seperti diketahui, dalam rencana terkait Infrastruktur, Kota Bandung akan melaksanakan program pelaksanaan ducting secara luas. Ducting merupakan proses infrastruktur untuk menampung kabel-kabel yang ada di udara, […]

  • Peduli PKB Kota Bandung  Kepada Warganya,  H.Erwin : Tahta, Harta Dan Anak Adalah Titipan Alllah

    Peduli PKB Kota Bandung Kepada Warganya, H.Erwin : Tahta, Harta Dan Anak Adalah Titipan Alllah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Setelah usai pembagian paket sembako PKB Peduli dari pusat atas instruksi Ketua DPP PKB Pusat, Abdul Muhaimin Iskandar, kini giliran inisiatif H Erwin SE yang merasakan peduli pada warganya, terutama yang terdampak covid-19. H Erwin tak pernah lelah untuk berbagi sebab yang ia rasakan sendiri beramal sodakoh dengan harta yang kita […]

  • STIE STEMBI Bandung Bakal Gelar Seminar Nasional Perpajakan

    STIE STEMBI Bandung Bakal Gelar Seminar Nasional Perpajakan

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Mahasiswa STIE STEMBI Bandung, dalam waktu dekat bakal menggelar Seminar Nasional tentang Perpajakan dengan mengambil thema “Kupas Tuntas Harmonisasi Peraturan Perpajakan”. Ketua pelaksana seminar, Budi Luhung, menyebutkan kegiatan seminar yang salah satu tujuannya untuk mensosialisasikan peraturan perpajakan baru ini akan digelar Minggu, 30 Januari 2022, bertempat di Graha Pos Indonesia, Jalan Banda […]

  • Ingin KPK Lebih Kuat, Presiden Jokowi Tidak Setuju Sejumlah Substansi Revisi UU KPK

    Ingin KPK Lebih Kuat, Presiden Jokowi Tidak Setuju Sejumlah Substansi Revisi UU KPK

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers terkait revisi UU KPK, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/9/2019) pagi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bahwa Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) telah berusia 17 tahun. Karena itu, perlu adanya penyempurnaan secara terbatas sehingga pemberantasan korupsi bisa makin efektif. “Sekali […]

expand_less