Breaking News
Trending Tags

Ayo Vaksinasi Covid-19, Lindungi Diri Dan Lindungi Negeri !!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: H. Dadan Tri Yudianto (Pengusaha Millenial)

Setahun lebih pademi  virus covid-19 meneror seluruh warga dunia, berbagai merek vaksin berhasil ditemukan. Merek-merek dunia seperti Astra Zenica, Moderna, Pfizer, Sinovac, dan tak ketinggalan Jhonson&Jhonson juga melansir vaksin hasil temuannya.

Dari seluruh keberhasilan temuan tersebut, ada yang sangat menggembirakan bagi kita semua yaitu, produk anak bangsa yang kini secara intensif tengah diirumuskan formulanya atas vaksin yang disebut dengan vaksin Nusantara. Semua temuan ini merupakan angin segar yang mencetuskan harapan di tengah kenyataan bahwa virus corona diduga masih berada di sekitar lingkungan kita.

Dari banyaknya produk vaksin itu, maka ketersediaannya diperkirakan sangat cukup untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran, pemerintah Republik Indonesia selain berusaha menegakkan aturan disiplin ketat dengan menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKD), juga menggelar program prioritas; vaksinasi nasional.

Program yang sekarang sedang dijalankan secara marathon ini tentu saja harus mendapat dukungan penuh dari selutuh lapisan masyarakat. Sebab dapat dipastikan bahwa program ini merupakan upaya strategis dari negara dalam menanggulangi penyebaran dan sekaligus untuk meningkatkan kekebalan dan antibody seluruh rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir apalagi bersikap reaktif dengan menolak ketika namanya terdaftar dalam urutan penerima vaksin. Yang sangat diperlukan sekarang adalah bagaimana hidup sehat dan berusaha untuk selalu bersikap sehat. Salah satunya tentu saja dengan tidak mengonsumsi isu-isu menyesatkan berkenaan dengan temuan dan penyebaran vaksin ini. Sehingga  tidak ada kecuali masyarakat dari berbagai usia harus bersedia untuk dilibatkan dan secara sukarela meiibatkan diri dalam program vaksinasi ini.

Meskipun memang sempat muncul kasus bersamaan dengan pelaksanaannya, tapi itu sifatnya kasuistik. Maksudnya, tidak bisa digeneralisir bahwa program ini berbahaya,, kasus yang terjadi hanya kejadian kecil dari seluruh kegiatan vaksinasi yang terselenggara.

Sejauh pengetahuan kita, sebelum vaksin tersebut diterapkan dan secara resmi dijadikan vaksin yang akan digunakan dalam program vasinasi nasional. Terlebih dahulu diselenggarakan serangkaian tes yang melibatan para relawan vaksin. Hal ini tentu saja bertujuan untuk mengetahui apakah ada efek samping yang menyertainya atau tidak. Apabila tidak ditemukan gejala sampingan yang membahayakan, tentu saja vaksin tersebut dinyatakan aman dan dapat digunakan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Begitupun pada saat pelaksanaan vaksinasi, tidak begitu saja dilakukan. Namun melalui berbagai tahap yang intinya adalah untuk mengetahui catatan medis dari calon penerima vaksin tersebut. Hal ini dapat diketahui misalnya dari catatan penyakit yang pernah dideritanya, kemudian mengukur tensi darah, mendeteksi kemungkinan komorbid atau adanya penyakit penyerta, dan syarat-syarat lain yang ditetapkan sebanyak 14 syarat untuk dapat vaksin.

Bahkan berdasarkan uji medis atas vaksin tersebut, pasien komorbid dapat disertakan dengan catatan memiliki surat pengantar dari dokter. Selain itu, para orang tua lanjut usia atau lansia dan ibu hamil juga dimungkinkan untuk mengikuti program vaksinasi ini. Oleh sebab itu dapat dipasikan bahwa vaksinasi ini aman.

Terbukti, sampai bulan April 2021 ini, masyarakat yang sudah menerima vaksin hampir sebanyak 10 juta. Mungkin dalam bulan-bulan berikut jumlahnya akan bertambah banyak hingga pada akhirnya seluruh penduduk mendapatkan manfaat vaksi bagi perlinfungan dan pencegahan tertular corona. Semoga. *

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Sukabumi Akui Sudah Terima Surat Usulan Tujuh Fraksi

    Walikota Sukabumi Akui Sudah Terima Surat Usulan Tujuh Fraksi

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengaku, sudah menerima surat usulan dari 7 Fraksi yang ada di DPRD setempat, tentang pergantian jabatan Sekretaris DPRD.”Pimpinan DPRD sudah berkirim surat tentang permasalahan tersebut, dan saya sudah terima surat yang dimaksud,”ujar Fahmi kepada wartawan. Selasa, (23/2/2021).Surat yang diterima itu lanjut Fahmi, sudah dibubuhi tanda tangan oleh 7 Fraksi, dan […]

  • Program “Cau Asak” Berangkatkan Petugas Satlinmas, Kang Asmul: Wujud Nyata Gotong Royong Warga

    Program “Cau Asak” Berangkatkan Petugas Satlinmas, Kang Asmul: Wujud Nyata Gotong Royong Warga

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis paket umrah kepada Petugas Satlinmas Kelurahan Caringin, Kecamatan Bandung Kulon, di Kantor Kelurahan Caringin, Senin (11/5/2026). Paket umrah tersebut merupakan hasil urunan warga melalui program “Cau Asak” (Caringin Angkat Umrah Angkat Sadaya Karena Allah), sebuah inisiatif gotong royong masyarakat yang telah berjalan […]

  • PWI Kota Bandung Turut Berduka, Mang Oded Sosok Santun dan Bersahaja

    PWI Kota Bandung Turut Berduka, Mang Oded Sosok Santun dan Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Bandung berduka, kepergian Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial meninggalkan duka mendalam bagi warga Kota Bandung khususnya. Mang Oded sapaan akrab walikota dikabarkan meninggal dunia saat hendak menjadi penceramah shalat Jumat di Masjid Mujahidin Muhammadiyah Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/12/2021). Sebelumnya Mang Oded dilaporkan sempat pingsan, saat shalat sunnah di masjid tersebut […]

  • Regulasi Jadi Permasalahan Pelaksanaan Sekolah Terbuka

    Regulasi Jadi Permasalahan Pelaksanaan Sekolah Terbuka

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    KOTA DEPOK, Mbinews.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menemukan banyak permasalahan dari pelaksanaan proses belajar mengajar lewat SMA terbuka di Kota Depok Jawa Barat. Dalam hal ini SMAN 5 Kota Depok merupakan induk dari sekolah terbuka tersebut. Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya mengatakan, banyak kendala yang ditemukan […]

  • Kantor Pos Bertransformasi: Kini Jadi Tempat Ujian Online Mahasiswa Universitas Terbuka

    Kantor Pos Bertransformasi: Kini Jadi Tempat Ujian Online Mahasiswa Universitas Terbuka

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Untuk mempermudah akses ujian bagi mahasiswa, PT Pos Indonesia (Persero) menggandeng Universitas Terbuka (UT) dengan menyediakan ruang ujian online di kantor-kantor Pos di seluruh Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan jarak jauh hingga ke berbagai daerah. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua institusi pada […]

  • Humaira Bahas Mekanisme BPJS Subsidi Pemerintah, Lewat Penyebarluasan Perda

    Humaira Bahas Mekanisme BPJS Subsidi Pemerintah, Lewat Penyebarluasan Perda

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MbiNews.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor, melaksanakan kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat (Sosperda) No 14 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesehatan kepada masyarakat Desa Lengensari, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Kamis (05/12/2024). Humaira menyebut kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah kali ini sebagai upaya memberikan pengetahuan kepada masyarakat, bahwa Provinsi Jawa […]

expand_less