Breaking News
Trending Tags

Berdiri Tahun 1869, Masjid Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Jika membahas tentang perkembangan Islam di kota Bandung, kebanyakan orang akan menyebut Masjid Agung Alun-alun atau Masjid Besar Cipaganti sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Bandung.

Namun, sebenarnya Masjid Mungsolkanas yang terletak di Gang Mama Winata, Jalan Cihampelas RT 02 RW 05, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Masjid ini didirikan sejak tahun 1869 dan menjadi masjid tertua di Kota Bandung. Didirikan oleh seorang ulama bernama Kiai Haji Abdulrohim atau kerap dipanggil Mama Aden.

Tidak seperti kebanyakan masjid di Indonesia, yang dinamai menggunakan bahasa arab, nama-nama tokoh Islam, sahabat Rasulullah atau Asmaul Husna. Nama masjid ini justru menggunakan akronim dari kalimat berbahasa Sunda.

Menurut Didin, Marbot Masjid Mungsolkanas.
Mungsolkanas sebenarnya singkatan dari kalimat bahasa Sunda ‘Mangga Urang Ngaos Sholawat Ka Kanjeng Nabi SAW’. Diambil dari filosofi doa yang terdapat dalam kitab Tankibulkaul. Artinya bahwa setiap orang yang membaca dan mengamalkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, Insya Allah doanya pasti akan diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT,” jelas Didin.

Masjid yang terletak di daerah pemukiman padat penduduk di kawasan Cihampelas ini awalnya hanyalah bangunan panggung yang terbuat dari bilik.

Saat ini masjid tersebut telah mengalami perubahan yang signifikan menjadi bangunan dua lantai yang utamanya terbuat dari tembok, tidak ada sisa-sisa bangunan lamanya sehingga masjid ini terlihat sangat kokoh dan modern.

Bangunan masjid berdir di atas tanah yang diwakafkan oleh Lantenas, nenek dari Pak Zakaria, yang juga menjabat sebagai pengurus pertama masjid ini. Sekarang sudah direnovasi berkali-kali sampai yang paling besar itu tahun 2009,” kata Didin.

“Saat awal dibangun, bangunan masjid itu tidak seperti sekarang. Bentuknya masih panggung dari billik dengan satu lantai. Dahulu ada kolam di bawah yang sekarang sudah diubah menjadi kantor untuk keperluan masjid. Saat ini, kapasitas masjid telah meningkat dan dapat menampung sekitar 100 orang jemaah,” imbuhnya.

Meski bentuk bangunan telah berubah, Masjid Mungsolkanas memiliki beberapa peninggalan yang masih ada hingga saat ini. Salah satunya yaitu sebuah Al-qur’an yang ditulis tangan yang masih tersimpan dalam sebuah etalase kaca di lantai dua masjid.

Peninggalan lainnya yaitu sebuah batu hitam besar yang diukir dengan nama dan tahun pembangunan masjid, yang diletakkan di depan pintu masuk. Tulisannya, “Masjid Mungsolkanas ,Berdiri Tahun 1869, Mangga Urang Ngaos Sholawat ka Kanjeng Nabi SAW.”

Didin mengungkapkan, selama bulan suci Ramadan, program-program di Masjid Mungsolkanas berlangsung seperti biasa, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya.

Program. Termasuk untuk Taman kanak-kanak (TK), pengajian anak-anak setiap sore, pengajian ibu-ibu setiap Senin, Rabu, dan Sabtu. Pesantren kilat, tadarusan, menyediakan takjil bersama dan juga pelaksanaan shalat tarawih. Baru-baru ini, ada Pejabat Gubernur juga ikut salat tarawih berjamaah di Masjid Mungsolkanas,” ujarnya. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Raperda dan Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2025 Di Setujui DPRD Kota Bandung

    Dua Raperda dan Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2025 Di Setujui DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG Mbinews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 pada Rapat di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Rabu, 24 Juli 2024. Pj. Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan , […]

  • Agus Andi: Potensi UMKM Butuh Dibantu Pentahelix

    Agus Andi: Potensi UMKM Butuh Dibantu Pentahelix

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., mendorong agar peran pentahelix semakin maksimal dalam memajukan UMKM di Kota Bandung. “Jadi kolaborasi pentahelix berperan penting dalam hal ini,” ujarnya, dalam Gelar Program UMKM dan Launching Katalog UMKM di Kantor Kecamatan Kiaracondong, Rabu (10/8/2022). Dalam kesempatan tersebut, ia berkeliling bazar UMKM di […]

  • DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Kepatuhan Tunjangan

    DPRD Kabupaten Bandung Tegaskan Kepatuhan Tunjangan

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan komitmennya untuk selalu mematuhi peraturan terkait tunjangan. Dalam konteks efisiensi anggaran, Renie mengungkapkan bahwa DPRD telah menerapkan moratorium perjalanan dinas, sejalan dengan instruksi presiden yang meminta pemangkasan anggaran hingga 50 persen pada tahun 2025. […]

  • PKM Universitas Sangga Buana Sukses Latih Warga Jembarwangi Bikin Kripik Mangga Gedong Gincu

    PKM Universitas Sangga Buana Sukses Latih Warga Jembarwangi Bikin Kripik Mangga Gedong Gincu

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUMEDANG, Mbinews – Universitas Sangga Buana (USB) Bandung kembali melakukan kunjungan ke Desa Jembarwangi dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Pada tanggal 21 September lalu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sangga Buana sukses melaksanakan praktik pembuatan kripik mangga gedong gincu di Desa Jembarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang. Agenda kunjungan kali ini adalah penyerahan bantuan inovasi alat […]

  • Pos Indonesia Hadirkan Pameran Filateli di Bandung Peringati 70 Tahun KAA

    Pos Indonesia Hadirkan Pameran Filateli di Bandung Peringati 70 Tahun KAA

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Memperingati 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA), Pos Indonesia (PosIND) bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menghadirkan Pameran Filateli 70 Tahun KAA di Kantor Pos Asia Afrika, Kota Bandung. Pameran resmi dibuka pada Senin, 28 April 2025 hingga 3 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan, PosIND, Perkumpulan Filatelis Indonesia, […]

  • Kunjungi Kota Bandung Untuk Studi Tiru, Wakil Walkot Salatiga: Kami Ingin Belajar Tentang Teknologi Informasi Dan Penanganan Pandemi Covid-19

    Kunjungi Kota Bandung Untuk Studi Tiru, Wakil Walkot Salatiga: Kami Ingin Belajar Tentang Teknologi Informasi Dan Penanganan Pandemi Covid-19

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperoleh lirikan daerah lain. Salah satunya Pemkot Salatiga yang tertarik soal pemanfaatan teknologi informasi. Di antaranya, pemanfaatan Bandung Command Center (BCC), konsep Bandung smart city, dan kebijakan Pemkot Bandung dalam membangun hubungan dengan media. Kunjungan Pemkot Salatiga diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, […]

expand_less