Breaking News
Trending Tags

BPJS Jamsostek di Kota Sukabumi, Dorong Universal Coverage Jamsotek

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUM,Mbinews.id– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus berupaya memperluas cakupan perlindungan sosial tenaga kerja melalui Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kota Sukabumi. Hal ini, untuk memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan guna melindungi dari berbagai risiko ekonomi dan sosial.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Ryan gustaviana mengatakan, perlindungan sosial memiliki kontribusi besar terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, serta menciptakan masyarakat yang adil dan inklusif.

“Program jaminan sosial ketenagakerjaan yang ditawarkan mencakup, Jaminan Kematian (JKM) memberikan santunan kepada ahli waris pekerja yang meninggal bukan akibat kecelakaan kerja, dengan manfaat berupa santunan kematian, santunan berkala, dan biaya pemakaman,”kata Ryan diacara Pres Gatehring. Selasa sore (25/3/2025).

Adapun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yakni, menyediakan kompensasi dan rehabilitasi bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, termasuk perawatan medis tanpa batas biaya, santunan upah selama tidak bekerja, hingga beasiswa untuk anak pekerja yang meninggal atau mengalami cacat tetap.

“Selain itu, Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan program tabungan yang dapat dicairkan saat pekerja memasuki masa pensiun, mengalami cacat tetap, atau meninggal dunia dan Jaminan Pensiun (JP) memberikan uang tunai bulanan atau sekaligus bagi pekerja yang memasuki usia pensiun atau mengalami cacat total tetap,” ujarnya.

Menurutnya, perlindungan sosial di Indonesia terbagi dalam dua kategori, yaitu Bantuan Sosial, yang diberikan kepada kelompok miskin tanpa kontribusi iuran, serta Jaminan Sosial, yang berbasis iuran guna memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan jangka panjang.

“Melalui program UCJ, diharapkan seluruh pekerja di Kota Sukabumi dapat terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka memiliki perlindungan finansial yang lebih baik dan dapat bekerja dengan lebih aman serta produktif,” paparnya.

Ryan menerangkan, BPJS Ketenagakerjaan sepanjang 2024 telah menyalurkan manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Sukabumi dengan total pembayaran mencapai Rp 16,79 miliar. Manfaat ini, diterima sebanyak 2.688 peserta dan ahli waris sebagai bentuk perlindungan sosial ketenagakerjaan.

“Dari total pembayaran tersebut, manfaat terbesar berasal dari Jaminan Hari Tua dengan 1.380 klaim senilai Rp 10,21 miliar. Disusul, Jaminan Pensiun dengan 802 klaim sebesar Rp 707 juta serta Jaminan Kematian yang telah diberikan kepada 138 penerima dengan total Rp 5,08 miliar,” terangnya.

Selain itu, Jaminan Kecelakaan Kerja mencatat 310 klaim dengan nilai Rp 1,89 miliar, sementara Jaminan Kehilangan Pekerjaan diberikan kepada 48 penerima dengan total Rp 54 juta.

“Kami juga memberikan Beasiswa Anak sebanyak 171 klaim dengan nilai Rp 751 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak pekerja yang terdaftar,” bebernya.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis kepada salah satu ahli waris dalam sebuah acara resmi di Kota Sukabumi. Dengan adanya program ini, BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.

“Diharapkan dengan manfaat ini, para peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat merasakan perlindungan yang optimal dalam menghadapi berbagai risiko ketenagakerjaan,” pungkasnya. ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program PIPPK Belum Tepat Sasaran, Mang Oded  Minta LPM Bantu Sempurnakan

    Program PIPPK Belum Tepat Sasaran, Mang Oded Minta LPM Bantu Sempurnakan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengakui jika Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayah (PIPPK) masih harus terus disempurnakan. Hal itu agar PIPPK lebih tepat sasaran dan masyarakat bisa lebih merasakan manfaatnya. Oleh karenanya, Oded meminta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) turut mengkaji kegiatan-kegiatan pada PIPPK. “LPM sebagai tokoh masyarakat, harus bisa mengoptimakan […]

  • Sebelum Pulang, Ayo Mampir Ke 9 Tempat Oleh-Oleh Di Bandung

    Sebelum Pulang, Ayo Mampir Ke 9 Tempat Oleh-Oleh Di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sehabis berpergian, rasanya kurang kalau tidak bawa buah tangan atau oleh-oleh untuk orang terdekat. Untuk Anda yang akan kembali dari Bandung, bisa coba melipir ke 9 tempat oleh-oleh berikut ya. 1. Kampoeng Radjoet Binong JatiBerdiri sejak 1970-an, hasil rajutan di rajutan di Kampoeng Radjoet Binong Jati ini tak kalah berkualitas dari rajutan […]

  • Usai DIlakukan Penandatanganan, RPJPD Kota Sukabumi 2025-2045, Langsung di Konsultasikan ke Pemprov Jabar

    Usai DIlakukan Penandatanganan, RPJPD Kota Sukabumi 2025-2045, Langsung di Konsultasikan ke Pemprov Jabar

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbines.id– DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melakukan penandatanganan nota kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Sukabumi 2025-2045. Penandatanganan tersebut, dilakukan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji dengan dua Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Jona Arizona, dan Wawan Juanda, di Paripurna RPJPD 2025-2045 Kota Sukabumi, di Gedung DPRD […]

  • Usai Melantik, Ini Pesan Pj Wali Kota Sukabumi ke Pj Sekda

    Usai Melantik, Ini Pesan Pj Wali Kota Sukabumi ke Pj Sekda

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, secara resmi melantik M. Hasan Asari sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi. Jumat, (6/9/2024). Sebelum menjabat, Penjabat sekretarsi, Hasan dipercaya untuk mejabat sebagai PLH Sekda. Pelantikan yang dihadiri diantaranya oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kemudian Kepala Dinas Tenaga […]

  • Pemkot Bandung Larang Tempat Hiburan Beroperasi Saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad

    Pemkot Bandung Larang Tempat Hiburan Beroperasi Saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengimbau kepada seluruh pelaku usaha pariwisata untuk menutup sementara kegiatan usahanya dalam rangka memperingati Hari Besar Keagamaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Hal itu menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor: 123-Disbudpar/2025. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, larangan ini berlaku […]

  • PWI Kota Sukabumi Pastikan 95% Anggotanya Kompeten, Begini Penjelasannya

    PWI Kota Sukabumi Pastikan 95% Anggotanya Kompeten, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani Saptari, menegaskan 95 persen anggotanya kompeten sebagai wartawan. Hal itu dapat dibuktikan dengan kompetensi yang dikeluarkan Dewan Pers. “95 persen anggota kami kompeten. Jadi bukan sekadar wartawan-wartawanan, ada lembaga uji dari Dewan Pers yang telah menguji. Tinggal sisanya akan kami dorong agar semuanya […]

expand_less