Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

BRINita di Griya Hijau HidroponikTaman Tongkeng: Program Unggulan CSR BRI dalam Mendukung Agenda Pembangunan Berkelanjutan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat perkotaan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli melaksanakan kegiatan BRINita di Griya Hijau Hidroponik, Taman Tongkeng, Kota Bandung.

BRINita (BRI Bertani di Kota) merupakan program TJSL BRI Peduli yang berfokus pada pengembangan urban farming di wilayah perkotaan. Program ini bertujuan untuk menciptakan ruang hijau produktif, memperkuat kemandirian pangan rumah tangga, serta mendukung ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.

Hingga tahun 2025, BRINita telah diimplementasikan di berbagai kota di Indonesia dan menjadi salah satu program unggulan CSR BRI dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Kali ini, kegiatan serah terima bantuan program BRINita dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025, dan dihadiri oleh perwakilan BRI, mitra pelaksana Filantra, pengelola Griya Hijau Hidroponik, serta perwakilan dari Kelurahan Merdeka dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Bandung.

Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan dukungan dan sinergi multipihak dalam mengembangkan konsep urban farming yang berkelanjutan di wilayah perkotaan.

Bentuk Bantuan Pengembangan

Melalui program BRINita, BRI memberikan dukungan pengembangan sarana dan prasarana pertanian perkotaan kepada Griya Hijau Hidroponik, meliputi;

  • Renovasi Green House, mencakup penggantian plastik pelindung, screen, dan sistem sprinkler untuk menjaga kondisi tumbuh optimal bagi tanaman.
  • Penambahan Green House baru guna memperluas kapasitas produksi sayuran hidroponik.
  • Perbaikan ruang packing dan ruang pertemuan untuk menunjang kegiatan pascapanen dan pelatihan kelompok tani.
  • Penambahan instalasi hidroponik dan peralatan pendukung seperti TDS meter dan pH meter untuk pengendalian kualitas nutrisi.
  • Penyediaan perlengkapan packing berupa meja, rak, timbangan, dan keranjang untuk efisiensi kegiatan pascapanen.
  • Pelatihan teknis dan pendampingan masyarakat yang difasilitasi oleh Filantra, meliputi pengelolaan hidroponik, manajemen usaha, serta strategi keberlanjutan pertanian kota.

Dampak dan Harapan

Program BRINita di Griya Hijau Hidroponik diharapkan dapat memperkuat kapasitas produksi, memperluas manfaat sosial, serta menjadi percontohan urban farming berkelanjutan di Kota Bandung.

“Melalui program BRINita, BRI berkomitmen mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat perkotaan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk mengembangkan pertanian kota yang ramah lingkungan dan produktif,” ujar perwakilan BRI Peduli dalam sambutannya.

Sementara itu, perwakilan Filantra menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini yang dinilai mampu menghadirkan dampak sosial nyata.

“Pendampingan program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat dapat menghasilkan solusi berkelanjutan bagi ketahanan pangan di wilayah perkotaan,” ujar perwakilan Filantra.

Dari sisi penerima manfaat, pengelola Griya Hijau Hidroponik menyampaikan rasa syukur dan semangat baru atas dukungan yang diberikan.

“Bantuan dan pendampingan dari BRI melalui program BRINita ini memberikan dorongan besar bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian hidroponik yang lebih modern dan efisien. Kami berharap Griya Hijau dapat menjadi tempat belajar dan inspirasi bagi masyarakat sekitar dalam menciptakan ruang hijau produktif di tengah kota,” ujar perwakilan Griya Hijau Hidroponik.

Sementara itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Bandung mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini sebagai wujud nyata dari pembangunan berkelanjutan di perkotaan.

“Program seperti BRINita selaras dengan visi Kota Bandung dalam memperkuat ketahanan pangan dan memperluas ruang hijau produktif. Kami berterima kasih atas inisiatif BRI dan Filantra yang turut mendukung upaya pemerintah dalam membangun kota yang sehat, mandiri, dan berdaya,” ungkap perwakilan Disperkim Kota Bandung. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisata Sejarah Dan Literasi Bung Karno Di Gedung Indonesia Menggugat

    Wisata Sejarah Dan Literasi Bung Karno Di Gedung Indonesia Menggugat

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ada pameran buku menarik nih di Gedung Indonesia Menggugat. Dibuka sejak 6 Juni 2022, kita bisa menelusur perjalanan sang Bapak Bangsa, Soekarno. Humas Bandung punya kesempatan mampir ke pameran ini, Selasa 9 Juni 2022. Di sini, terdapat 81 buku dan beberapa foto sejarah perjalanan Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Buku-buku tersebut antara […]

  • Walikota Bandung : Satpol PP Harus bersikap Humanis, Hadirkan Kepercayaan Publik

    Walikota Bandung : Satpol PP Harus bersikap Humanis, Hadirkan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) semakin bersikap humanis dan memberikan teladan. Sehingga Satpol PP bisa memperoleh  kepercayaan masyarakat saat menegakan Peraturan Daerah. Oded melontarkan itu saat acara serah terima jabatan Pelaksana Tugas Harian (plt) Kepala Satpol PP Kota Bandung, Tantan Syurya kepada Kepala […]

  • Dinkes Kota Sukabumi Tindak Lanjuti SE Kementrian Kesehatan Terkait Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipika

    Dinkes Kota Sukabumi Tindak Lanjuti SE Kementrian Kesehatan Terkait Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipika

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi menidaklanjuti Surat Edaran (SE) Kementrian Kesehetan Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak. Artinya, terbitanya SE itu, untuk sementara waktu diberhentikan (larangan) pemberian obat sirup kepada anak. Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes […]

  • Pemkot  Bogor Nobatkan Endang Sutisna  keluarga  Berprestasi.

    Pemkot Bogor Nobatkan Endang Sutisna keluarga Berprestasi.

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BOGOR, MBI.news.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya  usai memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXVI tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota,  melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi keluarga berprestasi, Senin (01/07/2019). Didampingi Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Fahrudin, Camat Bogor Barat Pupung W. Purnama dan Lurah Curug […]

  • Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat dengan Muatan Lokal

    Raperda Ketahanan Pangan Diperkuat dengan Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Panitia Khusus (Pansus) 3 DPRD Kota Bandung memulai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Bandung, di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (12/07/2023). Rapat tersebut dilaksanakan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Bag. Hukum dan Tim Naskah Akademik Setda Kota Bandung. Dalam Rapat tersebut, hadir Ketua Pansus […]

  • DPRD Ungkap 3 Strategi Atasi Masalah Kekurangan Lahan Makam di Kota Bandung

    DPRD Ungkap 3 Strategi Atasi Masalah Kekurangan Lahan Makam di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Ketersediaan lahan pemakaman di Kota Bandung sudah dianggap krisis, dikarenakan banyak warga mengeluhkan kesulitan mencari lahan yang masih kosong untuk pemakaman. Padahal, sebenarnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih punya banyak lahan kosong untuk pemakaman warga dari 13 Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik pemerintah daerah. Hal tersebut diungkap oleh Ketua Pansus 3 Dewan […]

expand_less