Breaking News
Trending Tags

Dadan Tri Yudianto: Ada yang Janggal Dalam Perkara Saya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mbinews — Dadan Tri Yudianto, terdakwa dalam perkara dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa usai pembacaan tuntutan oleh penuntut umum KPK minggu lalu, yang mengakibatkan rusaknya pintu pembatas ruang pengadilan.

“Saya mohon maaf atas peristiwa tersebut. Rusaknya pintu pembatas Itu betul-betul murni tidak ada unsur kesengajaan,” ungkap Dadan Tri Yudianto saat menunggu sidang pembacaan pledoi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (20/02/2024).

“Usai majelis menutup sidang, tiba-tiba istri saya menjerit-jerit histeris sambil menunjuk-nunjuk penuntut umum “jaksa jahat… jaksa jahat…,” katanya saat itu.

“Melihat istri histeris, saya panik dan spontan bergegas mendatangi istri untuk menenangkannya, namun saat bergegas itulah dengan tak sengaja pembatas ruang itu tertendang,” jelas Dadan.

Selanjutnya atas kerusakan tersebut, Dadan mengaku pihaknya telah bertanggungjawab untuk memperbaikinya.

Disampaikan Dadan Tri Yudianto, sudah sedari awal merasa ada sesuatu yang janggal atas perlakuan KPK terhadap dirinya, hingga merasa telah terdzolimi dengan ditetapkannya sebagai tersangka dan terdakwa dalam dugaan suap pengurusan perkara di MA.

“Saya ini seorang pengusaha swasta yang di dzolimi. Disaat mendapatkan  investasi untuk pengembangan usaha/bisnis, saya dituduh dan didakwa sebagai pegawai negeri atau pejabat negara yang menerima hadiah atau janji. Ini janggal, ini aneh,” katanya dengan nada yang kesal.

Padahal lanjutnya, investasi senilai Rp.11,2 Milyar dari Heryanto Tanaka adalah murni bisnis, yang ada kesepakan atau perjanjiannya, dan investor juga telah mendapatkan deviden.

“Investasi senilai Rp.11,2 Milyar dari Heryanto Tanaka adalah murni bisnis. Ada kesepakannya, ada perjanjiannya, ada wujud bisnisnya dan untuk tahun pertama pun pak Tanaka juga telah mendapatkan keuntungan atau deviden,” jelasnya.

Kejanggalan berikutnya menurut Dadan Tri, adalah saat dirinya masih berstatus sebagai saksi, sempat ada oknum yang mengatasnamakan KPK  meminta uang dengan angka fantastis yaitu sebesar 6 juta dolar, dan jika tidak dipenuhi statusnya akan dijadikan tersangka.

“Ada oknum yang mengatasnamakan KPK minta 6 juta dolar agar tidak menjadi tersangka. Namun itu hal yang tidak mungkin untuk dipenuhi, karena memang saya merasa tak bersalah. Dan akhirnya memang saya dijadikan tersangka,” ungkapnya geram.

Kejanggalan selanjutnya adalah saat Dadan Tri Yudianto akan hadir menjadi saksi Heryanto Tanaka di PN Bandung, dimana ada lagi pihak yang mengaku dari KPK meminta untuk mengabaikan panggilan saksi persidangan tersebut.

“Saat itu saya akan berangkat menjadi saksi Heryanto Tanaka di Pengadilan Negeri Bandung, tiba-tiba ada oknum yang mengaku dari KPK melalui pesan WhatsApp kepada istri saya, meminta saya untuk mengabaikan panggilan sebagai saksi di persidangan,” ungkapnya.

Perkara pun terus berlanjut ke persidangan. Namun selama proses persidangan itupun, penuntut umum tidak dapat menunjukkan bukti-bukti seperti yang dituduhkan dan didakwakan, tambahnya.

Untuk itu, dirinya bersama tim Penasihat Hukum akan melakukan pembelaan, serta akan menempuh upaya-upaya hukum demi keadilan.

“Dengan didampingi tim Penasihat Hukum, saya akan senantisa akan menempuh upaya-upaya hukum demi hak keadilan saya,” tutup Dadan.

Untuk diketahui, Dadan Tri Yudianto didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Monev Pemerintah Kec Katapang Libatkan DPMD Kab. Bandung

    Monev Pemerintah Kec Katapang Libatkan DPMD Kab. Bandung

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kab.Bandung, Mbinwws.id – Camat Katapang Kabupaten Bandung Rahmat Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah, Agus Setia Rohmana meminta Pemerintah Kabupaten Bandung, kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kecamatan Katapang. “Pelaksanakan Monitoring Evaluasi (Monev) tingkat kabupaten DPMD Kab Bandung yang sebelumnya di tingkat Kecamatan ,” Ujar Agus Setia Rohmana SH. […]

  • Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung Haru Suandharu dan R. Dhani Witianata menegaskan bahwa semua anak-anak di Kota Bandung harus mendapatkan kualitas pendidikan terbaik. Akan menyiapkan beasiswa bagi anak berprestasi dan menyiapkan subsidi bagi anak tak mampu. Anak-anakdi Kota Bandung, harus dimudahkan untuk bisa sekolah dimanapun yang mereka mau. Bagi anak-anak […]

  • Komisi A Apresiasi Kinerja Diskominfo, Harapkan Peningkatan Gaya Komunikasi

    Komisi A Apresiasi Kinerja Diskominfo, Harapkan Peningkatan Gaya Komunikasi

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Komisi A DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja evaluasi Kinerja Triwulan II Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi A DPRD Kota Bandung, pada Senin, (8/8/2022). Rapat dipimpin langsung oleh ketua Komisi A, Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hadir dalam rapat tersebut, […]

  • Pengcab Taekwondo Kab Bandung Gelar Ujian Kenaikan Tingkat di Gedung Indoor Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    Pengcab Taekwondo Kab Bandung Gelar Ujian Kenaikan Tingkat di Gedung Indoor Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Ini adalah kegiatan ujian kenaikan tingkat periode Ke-4 ditahun 2024 dari PBTI yang digelar di gedung Indoor Jalak Harupat Kab Bandung,” ujar Shofa Latiep Al Farisi SIp Bendahara Pengurus Pengcab Kab Bandung (8/12/2024). Karena menurut Shofa, bahwa dari PBTI memiliki kesempatan 4 kali 4 periode dalam satu tahun dan ini ujian […]

  • Jelang Akhir Tahun, Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Dari Ombudsman RI.

    Jelang Akhir Tahun, Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Dari Ombudsman RI.

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Menjelang akhir tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menorehkan prestasi yang cukup bergengsi. Dimana, Pemkot Sukabumi menerima penghargaan Anugerah Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman Republik Indonesia (RI). Penghargaan tersebut, diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, di Grand Sunshine Resort and Convention, Bandung, Rabu (4/12/2024). Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah […]

  • Kondisi Arus Mudik Hari Pertama, Satlantas Polres Sukabumi Kota Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Perkotaan

    Kondisi Arus Mudik Hari Pertama, Satlantas Polres Sukabumi Kota Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Perkotaan

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tertibkan pengunjung pusat perbelanjaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota berlakukan penyebrangan sautu pintu bagi pengunjung perbelanjaan yang berada di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di sekitar kawasan Citimal Sukabumi, Kamis (28/04/2022). Kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama Operasi Ketupat Lodaya tahun 2022 tersebut, diharapkan bisa melancarkan arus lalu lintas agar berjalan […]

expand_less