Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Usai Rakornas Dengan Wapres RI, Ini Kata PJ Wali Kota Sukabumi Terkait Percepatan Penurunan Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023. Rakornas yang dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, K.H. Ma’ruf Amin dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Yakni, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Menko PMK Republik Indonesia Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan, Menteri LHK, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Kepala Kantor Staf Presiden.

Acara Rakor yang bertujuan memberikan apresiasi kepada para Kepala Daerah Bupati/Wali Kota yang telah menunjukkan komitmen nyata terhadap penurunan angka prevalensi tengkes di wilayahnya, diselenggarakan di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat. Jumat, (6/10/2023). Kemarin.

Dalam arahannya, Wapres RI mengapresiasi kerja keras dan kerja sama yang telah dilakukan untuk menurunkan angka tengkes menuju target 14% pada tahun 2024.”Perubahan kepemimpinan di pusat dan daerah diharapkan tetap mendukung upaya penurunan stunting,”ungkap Wapres.

Wapres juga mendorong para Kepala Daerah untuk mengawal program penurunan tengkes dengan sungguh-sungguh, sambil memperkuat upaya pemberian tablet penambah darah, pemeriksaan ibu hamil, dan langkah-langkah lainnya guna mendukung kesehatan ibu dan anak di seluruh Indonesia.

Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menyambut baik arahan dan komitmen yang telah disampaikan oleh Wakil Presiden RI. Pihaknya akan melanjutkan upaya-upaya dalam penurunan tengkes di Kota Sukabumi, dengan memperkuat program-program kesehatan ibu dan anak, termasuk calon pengantin. Dimana, target pemerintah menekan prevalensi tengkes ke angka 14 persen tahun 2024 membutuhkan pendekatan melalui kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai unsur di Kota Sukabumi.

“Sesuai arahan wakil presiden, kita masih terus melakukan intervensi berbagai cakupan –bahkan sampai ke tingkat keluarga sebagai bentuk upaya penurunan tengkses. Misalnya, dukungan untuk mengonsumsi tablet penambah darah kepada para remaja putri,”ujar Kusmana seperti dikutip dari kdp.sukabumikota.go.id.

Foto: dokpim

Selain itu, sambung Kusmana Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi juga melakukan pemeriksaan secara spesifik terhadap ibu hamil, pemantauan pertumbuhan balita, dan pendekatan kepada calon pengantin agar mau memeriksakan kesehatan mereka.”Kami juga, akan memaksimalkan dana dukungan yang telah dianggarkan untuk penurunan tengkes ini. Misalnya, dengan Dana Alokasi Khusus (DAK), juga dengan optimalisasi penggunaan dana kelurahan,”ucapnya.

Untuk itu, Kusmana mengajak semua harus berperan agar dapat memebantu mencapai target tersebut, dengan melakukan koordinasi dengan pihak berperan di lapangan menjadi satu keharusan. Termasuk dengan melibatkan lembaga-lembaga yang ada di pemerintah. Kusmana juga beraharap, melalui kerjasama yang erat antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta, Kota Sukabumi dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya nasional untuk mengatasi tengkes.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, kita akan terus membangun kolaborasi dengan lembaga-lembaga yang memiliki satu visi dalam percepatan penurunan tengkes ini. Akurasi data penurunan angka prevalensi stunting akan kami optimalkan melalui pembuatan aplikasi berbasis web dan android,”akunya.

Meskipun, di 2024 merupakan tahun politik, namun Kusmana menekankan penurunan prevalensi angka tengkes ke 14 persen harus diprioritaskan.

“Kendati pada tahun 2024 merupakan tahun politik, namun target penurunan angka tengkes harus menjadi program priorita,”ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi V DPRD Jawa Barat Terima Audiensi Pengurus Karang Taruna Bahas Permasalahan Sosial di Kalangan Pemuda

    Komisi V DPRD Jawa Barat Terima Audiensi Pengurus Karang Taruna Bahas Permasalahan Sosial di Kalangan Pemuda

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Bandung – Komisi V DPRD Jawa Barat menerima audiensi pengurus Karang Taruna Provinsi Jabar, Bandung, Senin (8/5/2023). Audiensi diterima Sekretaris Komisi V DPRD Jawa Barat H. Memo Hermawan di ruang Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jabar. Dalam audiensi tersebut, dibahas sejumlah permasalahan sosial khususnya yang kerap dihadapi generasi muda. Termasuk dibahas rumusan kebijakan program […]

  • Pembangunan Tempat Pasar Sementara Tagog Padalarang KBB Menuai Protes Warga

    Pembangunan Tempat Pasar Sementara Tagog Padalarang KBB Menuai Protes Warga

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 238
    • 0Komentar

    KBB, MBInews.id – Kali ini datang dari salah seorang tokoh di Kecamatan Padalarang, Toro Gumilar. Menurutnya, rencana TPS Tagog Padalarang sama dengan merampas hak masyarakat pejalan kaki. “Semua warga negara di republik ini mempunyai hak yang sama jadi sama dengan merampas hak pejalan kaki karena pasar sementara itu menggunakan bahu jalan nasional,” kata Toro, yang […]

  • Ema Berharap Angka Partisipasi Pada Pemilu 2024 Semakin Tinggi

    Ema Berharap Angka Partisipasi Pada Pemilu 2024 Semakin Tinggi

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna berharap angka partisipasi pada Pemilu 2024 di Kota Bandung semakin tinggi. Untuk mencapainya, perlu dukungan dari berbagai pihak. “Kita akan terus bersinergi bersama stakeholder untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Kita mendapatkan fakta bagus bahwa pemilu di Kota Bandung itu (partisipasi) sudah lebih dari 87 Persen,” katanya. […]

  • Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    Damas: Pernyataan Arteria Dahlan, Bisa Memicu Perpecahan

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Menyusul adanya komentar salah satu Politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan, tentang permintaannya kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk mencopot seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara menggunaakan Basa Sunda dalam rapat, ternyata mendapat sorotan tajam dari Ketua Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Indra Lesmana Sidik. Menurutnya, Bahasa Sunda itu merupakan bahasa daerah yang diakui negara, […]

  • Penertiban Reklame di Kota Bandung, Sudah Saatnya Mengeluarkan Perda Baru

    Penertiban Reklame di Kota Bandung, Sudah Saatnya Mengeluarkan Perda Baru

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dalam lingkup dunia bisnis, kegiatan publikasi (iklan) sebuah produk merupakan bagian yang tidak dapat dikesampingkan. Publikasi tersebut dapat dikatakan sebagai bentuk penyebarluasan informasi, yang diharapkan dapat memberikan dampak ketertarikan masyarakat terhadap sebuah produk. Salah satu wujud publikasi produk yang lazim dilakukan dewasa ini dikenal sebagai media reklame. Demikian dikatakan Ketua Panitia Khusus […]

  • Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemprov Jabar mendukung penerapan PPKM Level 3 untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan Covid-19 dan untuk memperketat penerapan protokol kesehatan Jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) Namun, DPRD Jabar lebih setuju apabila Pemprov menguatkan tracing masyarakat dibandingkan menerapkan PPKM Level 3. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira. Ia mengatakan jika Pemprov harus […]

expand_less