Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Usai Rakornas Dengan Wapres RI, Ini Kata PJ Wali Kota Sukabumi Terkait Percepatan Penurunan Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023. Rakornas yang dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, K.H. Ma’ruf Amin dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Yakni, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Menko PMK Republik Indonesia Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan, Menteri LHK, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Kepala Kantor Staf Presiden.

Acara Rakor yang bertujuan memberikan apresiasi kepada para Kepala Daerah Bupati/Wali Kota yang telah menunjukkan komitmen nyata terhadap penurunan angka prevalensi tengkes di wilayahnya, diselenggarakan di Istana Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat. Jumat, (6/10/2023). Kemarin.

Dalam arahannya, Wapres RI mengapresiasi kerja keras dan kerja sama yang telah dilakukan untuk menurunkan angka tengkes menuju target 14% pada tahun 2024.”Perubahan kepemimpinan di pusat dan daerah diharapkan tetap mendukung upaya penurunan stunting,”ungkap Wapres.

Wapres juga mendorong para Kepala Daerah untuk mengawal program penurunan tengkes dengan sungguh-sungguh, sambil memperkuat upaya pemberian tablet penambah darah, pemeriksaan ibu hamil, dan langkah-langkah lainnya guna mendukung kesehatan ibu dan anak di seluruh Indonesia.

Pj Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menyambut baik arahan dan komitmen yang telah disampaikan oleh Wakil Presiden RI. Pihaknya akan melanjutkan upaya-upaya dalam penurunan tengkes di Kota Sukabumi, dengan memperkuat program-program kesehatan ibu dan anak, termasuk calon pengantin. Dimana, target pemerintah menekan prevalensi tengkes ke angka 14 persen tahun 2024 membutuhkan pendekatan melalui kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai unsur di Kota Sukabumi.

“Sesuai arahan wakil presiden, kita masih terus melakukan intervensi berbagai cakupan –bahkan sampai ke tingkat keluarga sebagai bentuk upaya penurunan tengkses. Misalnya, dukungan untuk mengonsumsi tablet penambah darah kepada para remaja putri,”ujar Kusmana seperti dikutip dari kdp.sukabumikota.go.id.

Foto: dokpim

Selain itu, sambung Kusmana Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi juga melakukan pemeriksaan secara spesifik terhadap ibu hamil, pemantauan pertumbuhan balita, dan pendekatan kepada calon pengantin agar mau memeriksakan kesehatan mereka.”Kami juga, akan memaksimalkan dana dukungan yang telah dianggarkan untuk penurunan tengkes ini. Misalnya, dengan Dana Alokasi Khusus (DAK), juga dengan optimalisasi penggunaan dana kelurahan,”ucapnya.

Untuk itu, Kusmana mengajak semua harus berperan agar dapat memebantu mencapai target tersebut, dengan melakukan koordinasi dengan pihak berperan di lapangan menjadi satu keharusan. Termasuk dengan melibatkan lembaga-lembaga yang ada di pemerintah. Kusmana juga beraharap, melalui kerjasama yang erat antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta, Kota Sukabumi dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya nasional untuk mengatasi tengkes.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, kita akan terus membangun kolaborasi dengan lembaga-lembaga yang memiliki satu visi dalam percepatan penurunan tengkes ini. Akurasi data penurunan angka prevalensi stunting akan kami optimalkan melalui pembuatan aplikasi berbasis web dan android,”akunya.

Meskipun, di 2024 merupakan tahun politik, namun Kusmana menekankan penurunan prevalensi angka tengkes ke 14 persen harus diprioritaskan.

“Kendati pada tahun 2024 merupakan tahun politik, namun target penurunan angka tengkes harus menjadi program priorita,”ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker Ke BPKPD, Komisi II DPRD Kota Sukabumi Minta Peningkatan PAD

    Kunker Ke BPKPD, Komisi II DPRD Kota Sukabumi Minta Peningkatan PAD

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Jajaran Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi meminta, Pemerintah daerah melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD)setempat, untuk menigkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2021. Sebab, PAD Kota Sukabumi tergolong masih kecil, terutama dari sektor pajak. “Kami meminta agar Pemkot USkabumi bisa meningkatkan lagi nilai PAD nya ditahun 2021,”ujar […]

  • Kasus  Covid Meningkat, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Himbau Tetap Waspada Covid-19

    Kasus Covid Meningkat, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Himbau Tetap Waspada Covid-19

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Sargas Covid-19 Kota Bandung, Asep Gufron mengimbau warga harus tetap waspada di masa pandemi Covid-19 ini. Apalagi saat ini telah terjadi peningkatan kasus. “Update kasus sekarang itu ada 864 dari konfirmasi keseluruhan. Atas hal itu kita lakukan pelacakan kepada warga,” katanya pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Rabu […]

  • Ketua Komisi A Sikapi Penghapusan Tenaga Honorer di Kota Bandung

    Ketua Komisi A Sikapi Penghapusan Tenaga Honorer di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul, S.IP, M.Si., meminta Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung menjelaskan terkait proses pendataan hingga P3K kepada para tenaga honorer di Kota Bandung. Hal ini disampaikan Rizal saat menjadi narasumber dalam program talkshow “OPSI,” di […]

  • Cegah  Cluster Baru Covid-19, Kompi 3 Batalyon A Pelopor Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Lingkungan Sekolah

    Cegah Cluster Baru Covid-19, Kompi 3 Batalyon A Pelopor Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Lingkungan Sekolah

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MBInews.id –  Kompi 3 Batalyon A Pelopor terus lakukan upaya pencegahan dalam rangka menekan penyebaran Virus Corona yang mana penularannya masih saja terjadi sampai saat ini, penyemprotan cairan disinfektan ini diharapkan dapat menekan dan meminimalisir paparan Virus Corona dilingkungan masyarakat. Sabtu, 23 Oktober 2021 “Mengingat sangat mudah menularannya Virus tersebut, mudah – mudahan dengan rutinnya […]

  • Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Digitalisasi Arsip Lewat Srikandi

    Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Digitalisasi Arsip Lewat Srikandi

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, menghadiri langsung acara bimbingan teknis dan implementasi E-Arsip terintegrasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (Srikandi), yang diadakan di Hotel Taman Sari, Kamis (17/03/2022). Dalam sambutannya, Fahmi mengatakan, sudah saatnya sistem kearsipan yang ada saat ini sudah berbasis teknologi. Mengingat saat ini, kita telah memasuki era reformasi digital. “Saya […]

  • Bank Bjb Dukung The Bachelor Rabittery Ekspor Kelinci Hias Ke Filipina

    Bank Bjb Dukung The Bachelor Rabittery Ekspor Kelinci Hias Ke Filipina

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka mengembangkan kewirausahaan muda pertanian di Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program Petani Milenial Jawa Barat. Tujuan Program Petani Milenial ini untuk mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian yang memiliki inovasi, gagasan, dan kreativitas. Melalui pemanfaatan teknologi digital, petani milenial dapat menggerakkan kewirausahaan bidang agrikultur menjadi lebih segar dan […]

expand_less