Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded: Seperti Apa Kebutuhan Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,  MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung.

Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal.

Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal seperti di sungai, daerah rawa, dan operasi-operasi lainnya yang tidak dapat dilakukan oleh ekskavator normal.

“Saya minta ke pak kadis (Dinas Pekerjaan Umum) dan jajaran untuk mengkaji dulu. Seperti apa kebutuhan kita dalam hal alat pengeruk ini?” tutur Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat melihat pengoperasian ekskavator di Kolam Retensi Cipamulihan Gedebage, Rabu 17 Maret 2021.

“Kalau memang hasilnya baik, layak dan juga secara kualitas dan harga bisa bersaing, kenapa tidak? Karena inii merupakan bagian produk Bandung,” ujarnya.

Melihat sistem kerjanya, Oded yakin alat tersebut baik untuk digunakan di perkotaan seperti Kota Bandung.

“Kalau dilihat dari sistem kerjanya dan perspektif konstruksinya, alat ini di Kota Bandung bagus,” nilai Oded.

“Pertama kolam retensi harus dipelihara dengan pengerukan dan juga banyak sungai. (Lebar) 3 meter itu masuk, jadi sungai yang lebarnya lebih dari 3 meter ini masuk (bisa digunakan),” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengaku tertarik dengan alat tersebut. Pasalnya butuh pemeliharaan untuk kolam retensi.

“Tertarik ya, intinya kita butuh pemeliharaan kolam rentensi dan sungai, itu butuh alat. Kebetulan PT Pindad punya ampibius ekskavator. Ini efektif dan pak wali lihat langsung,” ujarnya.

Saat ini, DPU memiliki 8 ekskavator sebagai alat untuk pemeliharaan.

“Ekskavator itu ada 8. Tapi kita belum punya seperti ini,” tuturnya.

Sedangkan General Manager Alat Berat PT Pindad, Cucun Kalsum menyampaikan alat tersebut memang cocok untuk di sungai, danau, maupun rawa.

“Alat ini untuk di rawa, danau dan sungai. Juga alat ini bisa dialihfungsikan seperti standar,” tuturnya.

Menurut Cucun, produksi PT Pindan ini sangat istimewa, karena berbeda dengan ekskavator yang standar.

“Kelebihannya bisa mengambang, jadi pada saat masuk, ini bisa mengapung,” tuturnya.

Untuk harga, ia sampaikan jauh dari ekskavator biasanya. Excava 80 Amphibious ini bisa 3 kali lipat.

“Harganya jauh, bisa 3 kali lipat. Mampu menyelesaikan yang tidak bisa diselesaikan oleh standar (ekskavator),” ungkapnya.

Excava 80 Amphibious merupakan varian terbaru ekskavator 8 ton yang dilengkapi dengan mesin diesel 4 silinder. Ekskavator ini memiliki ukuran dimensi yang lebih kecil, gesit dan dapat masuk ke daerah yang lebih sempit.

Reporter: Red/yan**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Raih Penghargaan Nasional dan Internasional Berkat Konsep Kota Cerdas

    Pemkot Bandung Raih Penghargaan Nasional dan Internasional Berkat Konsep Kota Cerdas

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Sejak tahun 2013 Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah melewati dinamika dan tantangan dalam menerapkan konsep menuju Kota Cerdas atau Smart City. Setelah 11 tahun menjalankan konsep Pemerintahan yang berbasis pada teknologi, Kota Bandung telah banyak mendapatkan pengakuan mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Berbagai penghargaan dan prestasi didapatkan Pemkot Bandung. Diantaranya meraih […]

  • Perubahan Nama PDAM  jadi  Perumda Tirtawening diatur Perda  Diharapkan bisa Meningkatkan Kuatitas dan Kualitas

    Perubahan Nama PDAM jadi Perumda Tirtawening diatur Perda Diharapkan bisa Meningkatkan Kuatitas dan Kualitas

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Perubahan nama  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bandung   jadi Perusahan Umum Daerah (Perumda) Tirtawening Kota Bandung.  Diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No 6/2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Tirtawening Kota Bandung. Perda ini, yang mengubah susunan organisasi PDAM Kota Bandung. Hal itu  dikatakan Anggota DPRD Kota Bandung, Agus Andi Setyawan, kepada wartawan  […]

  • Pendampatan Merosot Tajam, Peguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani, Adukan Pembangunan Pedestrian Ke DPRD Kota Sukabumi

    Pendampatan Merosot Tajam, Peguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani, Adukan Pembangunan Pedestrian Ke DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Paguyuban Pengusaha Toko Ahmad Yani Kota Sukabumi mengaku, tidak pernah tahu adanya pembangunan pedestrian Ahmad Yani yang saat ini tengah dalam pembangunan. Hal itu terungkap saat Paguyuban tersebut melakukan hearing dengan jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi, di Ruang Paripurna DPRD Kota Sukabumi. Rabu, (1/12/2021). “Sangat disayangkan sosialisasi ke warga tidak ada, harusnya kita […]

  • Capai 6,8 Persen, Bank bjb Berhasil Catatkan Pertumbuhan  Sektor Kredit Pada Triwulan II 2021

    Capai 6,8 Persen, Bank bjb Berhasil Catatkan Pertumbuhan Sektor Kredit Pada Triwulan II 2021

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Meski masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan sektor kredit dengan baik pada Triwulan II 2021. Hingga pertengahan 2021, total kredit secara bank only yang berhasil disalurkan oleh bank bjb tumbuh hingga 6,8% year on year menjadi 91,2 trilliun rupiah. “Pertumbuhan tersebut berada di atas industri perbankan nasional […]

  • PT Pos Indonesia  Sangat Berpotensi Jadi Kanal Penerimaan GNWU

    PT Pos Indonesia Sangat Berpotensi Jadi Kanal Penerimaan GNWU

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) yang dicanangkan pemerintah menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Dengan potensi yang mencapai 180 Triliun Rupiah per tahun, gerakan ini perlu didukung kanal-kanal penerima wakaf untuk mempermudah para pewakaf menyerahkan wakafnya. Untuk itu, PT Pos Indonesia (Persero) yang memiliki banyak cabang di […]

  • PWI dan IKWI Kota Bandung Salurkan Bantuan Sembako Kepada Para Korban Bencana Gempa di Cianjur

    PWI dan IKWI Kota Bandung Salurkan Bantuan Sembako Kepada Para Korban Bencana Gempa di Cianjur

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Persatuan wartawan Indonesia Peduli (PWI Peduli) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung salurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (1/12/2022). Penyaluran sumbangan yang dihimpun dari anggota PWI Kota Bandung, IKWI, serta masyarakat didistribusikan melalui Posko Bencana PWI Kabupaten Cianjur di Gedung Bale Pawarti […]

expand_less