Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded: Seperti Apa Kebutuhan Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,  MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung.

Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal.

Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal seperti di sungai, daerah rawa, dan operasi-operasi lainnya yang tidak dapat dilakukan oleh ekskavator normal.

“Saya minta ke pak kadis (Dinas Pekerjaan Umum) dan jajaran untuk mengkaji dulu. Seperti apa kebutuhan kita dalam hal alat pengeruk ini?” tutur Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat melihat pengoperasian ekskavator di Kolam Retensi Cipamulihan Gedebage, Rabu 17 Maret 2021.

“Kalau memang hasilnya baik, layak dan juga secara kualitas dan harga bisa bersaing, kenapa tidak? Karena inii merupakan bagian produk Bandung,” ujarnya.

Melihat sistem kerjanya, Oded yakin alat tersebut baik untuk digunakan di perkotaan seperti Kota Bandung.

“Kalau dilihat dari sistem kerjanya dan perspektif konstruksinya, alat ini di Kota Bandung bagus,” nilai Oded.

“Pertama kolam retensi harus dipelihara dengan pengerukan dan juga banyak sungai. (Lebar) 3 meter itu masuk, jadi sungai yang lebarnya lebih dari 3 meter ini masuk (bisa digunakan),” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengaku tertarik dengan alat tersebut. Pasalnya butuh pemeliharaan untuk kolam retensi.

“Tertarik ya, intinya kita butuh pemeliharaan kolam rentensi dan sungai, itu butuh alat. Kebetulan PT Pindad punya ampibius ekskavator. Ini efektif dan pak wali lihat langsung,” ujarnya.

Saat ini, DPU memiliki 8 ekskavator sebagai alat untuk pemeliharaan.

“Ekskavator itu ada 8. Tapi kita belum punya seperti ini,” tuturnya.

Sedangkan General Manager Alat Berat PT Pindad, Cucun Kalsum menyampaikan alat tersebut memang cocok untuk di sungai, danau, maupun rawa.

“Alat ini untuk di rawa, danau dan sungai. Juga alat ini bisa dialihfungsikan seperti standar,” tuturnya.

Menurut Cucun, produksi PT Pindan ini sangat istimewa, karena berbeda dengan ekskavator yang standar.

“Kelebihannya bisa mengambang, jadi pada saat masuk, ini bisa mengapung,” tuturnya.

Untuk harga, ia sampaikan jauh dari ekskavator biasanya. Excava 80 Amphibious ini bisa 3 kali lipat.

“Harganya jauh, bisa 3 kali lipat. Mampu menyelesaikan yang tidak bisa diselesaikan oleh standar (ekskavator),” ungkapnya.

Excava 80 Amphibious merupakan varian terbaru ekskavator 8 ton yang dilengkapi dengan mesin diesel 4 silinder. Ekskavator ini memiliki ukuran dimensi yang lebih kecil, gesit dan dapat masuk ke daerah yang lebih sempit.

Reporter: Red/yan**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Pencak Silat: Antara PPSI dan IPSI di Bandung

    Sejarah Pencak Silat: Antara PPSI dan IPSI di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

      Kab. Bandung, Mbinews.id – Sejarah pencak silat di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, melibatkan dua organisasi besar, yaitu Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kedua organisasi ini memiliki peran penting dalam melestarikan seni bela diri yang kaya akan budaya ini. “Keduanya adalah pencak silat,” ungkap Dadang Hermansyah, Ketua DPW […]

  • Rapat Paripurna DPRD Kota bandung mengesahkan Raperda Perubahan APBD 2025

    Rapat Paripurna DPRD Kota bandung mengesahkan Raperda Perubahan APBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung Tahun Anggaran 2025, telah disetujui dan diputuskan oleh DPRD Kota Bandung. Diputuskan melalui Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Kota Bandung tentang Perubahan APBD T.A 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Jumat 11 Juli 2025. Wali Kota […]

  • Tak Mau Ada Proyek Bermasalah, Wali Kota Sukabumi Siap Blacklist Kontraktor lalai

    Tak Mau Ada Proyek Bermasalah, Wali Kota Sukabumi Siap Blacklist Kontraktor lalai

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.705
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melontarkan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi. Ia menegaskan, tidak boleh ada satu pun pekerjaan yang berujung menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), baik akibat kekurangan volume maupun penyimpangan pelaksanaan proyek. Ultimatum tersebut disampaikan Ayep saat meninjau proyek betonisasi Jalan […]

  • IMM Sukabumi Ingatkan KNPI Jangan Dihuni Kelompok Partai Tertentu

    IMM Sukabumi Ingatkan KNPI Jangan Dihuni Kelompok Partai Tertentu

    • calendar_month Sabtu, 29 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBimews.id – Ketua IMM Cabang Sukabumi Raya Bidang Agraria dan Maritim Triswanto, melihat Komite nasional pemuda indonesia (KNPI) merupakan laboratorium yang menaungi organisasi kepemudaan kini sudah tidak lagi murni lagi pada khitahnya. Sebagaimana yang pahami Triwanto, KNPI lahir pada tanggal 23 Juli 1973 oleh gabungan kelompok Cipayung dan organisasi kepemudaan lainnya yang bertujuan untuk […]

  • Belajar dari Sukabumi! Pemkab Kolaka Pelajari Pengelolaan SDM ASN Berbasis Teknologi

    Belajar dari Sukabumi! Pemkab Kolaka Pelajari Pengelolaan SDM ASN Berbasis Teknologi

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menerima kunjungan benchmarking dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Selasa, 4 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur berbasis kompetensi guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Penjabat (Pj.) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, secara langsung menyambut […]

  • Melalui Zakat Pengguna BRImo, BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Daging untuk Masyarakat Desa Ciririp

    Melalui Zakat Pengguna BRImo, BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Daging untuk Masyarakat Desa Ciririp

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Purwakarta,Mbinews  – BAZNAS Provinsi Jawa Barat kembali menyalurkan manfaat zakat kepada masyarakat melalui Program Berbagi Daging hingga Pelosok yang didukung oleh zakat para pengguna aplikasi BRImo. Program tersebut dilaksanakan di Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya menghadirkan akses pangan bergizi bagi masyarakat pedesaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat yang […]

expand_less