Di Murenbang Tingkat Kelurahan Warudoyong, Warga Masih Usulkan Pembangunan Fisik
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Senin, 4 Des 2023
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan Musrenbang tahun 2023 di Tingkat Keluarahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin, (4/12/2023).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id– Warga Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, masih mendambakan adanya pembangunan fisik didaerahnya. Bahkan, dari ratusan usulan yang disampaikan melalui Musrenbang tingkat Kelurahan Warudoyong tahun 2023, untuk perencanaan pembangunan di 2025doy, 80% paling banyak mengarah ke bidang fisik, dan sisanya sebanyak 20% ke program pemberdayaan.
Camat Warudoyong, Sandara Utama Teguh mengatakan, apa yang menjadi keinginan pada setiap ke RT dan RW-an, bisa terakomodir sesuai dengan prioritas yang ada di kecamatan, pada Musrenbang tahun 2023 untuk perencanaan tdi tahun 2025 ini.

Camat Warudoyong, Kota Sukabumi, Sandar Utama Teguh
“Dalam rembuk warga (pra Musrenbang) ada sekitar 100 usulan lebih yang masuk. Dari jumlah tersebut, akan disaring berdasarkan prioritas . Ada isu strategis seperti pembagunan tol, dan Pemilukada,”katanya, usai melaksanakan Musrenbang Tingkat Keluarahan Warudoyong, Kota Sukabumi, di Aula Kelurahan setemapt. Senin, (4/12/2023).
Disis lain, Sandra juga mengungkapkan terkait kawasan kekumuhaan di wilayahnya, yang saat ini tinggal menyisakan sekitar 20 persen.
“Mudah-mudahan kawasan kekumuhan di Warudoyong segera akan di tuntaskan,”katanya.

Serupa dengan Ketua Lembaga Pemberdayaan masyarakat (LPM) Keluarahan Warudoyong, Nandang, mengungpkapkan, jika 80% ususlan pembangunan fisik tersebut. Diantaranya, perbaikan jalan gang, solokan, dan sptic tank komunal yang menjadi skala prioritasnya.
Namun yang masih menjadi kesulitan, sambung Nandang, yakni terkait lahannya, karena dengan di prioritaskan adanya pembangunan septic tank salah satu upaya untuk mengurangi kawasan kekumuhan.
“Jadi usulan warga disini masih seputar fisik, dan pemberdyaan hanya 20% pemberdayaanya. Seperti, pelatihan-pelatihan Posyandu, UMKM, dan kepemudaan,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar