Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Diduga Korupsi Dana ADD, Warga Geruduk Kantor Kepala Desa Sukamulya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2020
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GARUT, MBInews.id – Ratusan warga Desa Sukamulya Kecamatan Talegong kabupaten Garut menggeruduk kantor kepala desanya sebagai bentuk kekesalan warga karena adanyah indikasi korupsi atau penyelewengan aliran dana desa (ADD) yang dilakukan oleh kepala desa Sukamulya, Sahman kecamatan talegong kabupaten Garut.

Warga yang tergabung dalam gerakan aliansi masyarakat desa Sukamulya langsung melakukan aksi demo dengan membawa sejumlah poster yang berisikan berbagai ancaman dan mereka mengaku merasa kecewa atas perbuatan kepala desa yang dianggap tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan aliran anggaran dana desa tahun 2019

“Ini lantaran, warga mensinyalir terjadi indikasi dugaan korupsi atau penyelewengan penggunaan ADD tahun anggaran 2019 di desa Sukamulya tersebut,”

Salah satu koordinator aksi, Deni Kardiman mengatakan berdasarkan temuan dilapangan bahwa aliran dana desa tahun 2019 tahap II ini untuk pembangunan tapi ternyata tidak di realisasikan hingga mencapai Rp200.000.000 sehingga pembangunan desapun sampai saat ini masih terabaikan.ungkapnya

“Wargapun meminta pertanggung jawaban kepala desa Sukamulya kecamatan talegong kabupaten Garut, tidak direalisasikannya dikemanakan  anggaran dana desa itu? sehingga warga mengancam akan melakukan jalur proses hukum”, tegasnya

Mereka menuntut agar kades Sahman beserta perangkatnya lebih transparan dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD).

Saat warga minta penjelasan terkait indikasi pihak kepala desa Sahman  tidak menemuinya malah warga dihadang oleh beberapa oknum yang menjaga kepala desa tersebut kata deni

Dalam orasinya warga menuntut pada kepala Desa untuk bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran dan desa khususnya untuk pembangunan desa karena berdasarkan berbagai temuan warga disinyalir adanyah indikasi korupsi karena pembangunan desa Sukamulya ini tidak sesuai dengan aliran dana desa yang tertuang Selain aksi di depan kantor kepala desa sukamulya, wargapun bergerak mendatangi kantor kecamatan Talegong kabupaten Garut  .pungkasnya

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya, Petugas Bagikan Ratusan Masker

    Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya, Petugas Bagikan Ratusan Masker

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Hari kedua pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2021, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota, melakukan pembagian ratusan masker di beberapa titik keramaian yang ada di Kota Sukabumi, Selasa (16/11/2021). “Hari ini, kami melakukan giat Operasi Zebra Lodaya 2021 di tiga titik. Bundaran Adipura, di Simpang Mandiri dan di depan Gereja HKBP,” ujar […]

  • Wujud Kolaborasi Hadapi Banjir dan Bencana, Wali Kota Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet

    Wujud Kolaborasi Hadapi Banjir dan Bencana, Wali Kota Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet di Jalan Ciporeat Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Selasa (27/05/2025). Bagi Pemkot Bandung, Agroforestry Kolam Retensi Ciporet ini sebagai salah satu upaya konkret mengatasi permasalahan banjir, menjaga ketahanan ekosistem, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan. Farhan menyampaikan, pembangunan kolam retensi ini bukan hanya […]

  • Momentum Ramadhan, BAZNAS Jabar Perkuat Kepedulian Sosial bagi Pekerja Informal

    Momentum Ramadhan, BAZNAS Jabar Perkuat Kepedulian Sosial bagi Pekerja Informal

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BandungMbinews  — BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan “Syukuran Puncak Ramadhan BAZNAS Jabar 1447 H – Berbagi Bahagia Ramadhan” sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat pekerja sektor informal di Kota Bandung dan sekitarnya. Kegiatan yang digelar pada Kamis, 12 Maret 2026 bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 H ini berlangsung di Area Parkir Kantor BAZNAS Provinsi […]

  • DPRD Kota Sukabumi Segera Bahas Dua Raperda

    DPRD Kota Sukabumi Segera Bahas Dua Raperda

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah dan Raperda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin, menjadi prioritas pembahasan oleh DPRP setempat. “Kita dukung penuh kedua raperda tersebut, bahkan menjadi prioritas pembahasan saat ini,”ujar Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Jona Arizona, usai Rapat Paripurna Penjelasan Wali Kota Sukabumi, terhadap dua raperda tersebut, […]

  • Terhitung 7 Sepetember 2020 Pelayanan Pendaftaran RSKGM Dilakukan Secara Daring

    Terhitung 7 Sepetember 2020 Pelayanan Pendaftaran RSKGM Dilakukan Secara Daring

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Terhitung mulai Senin, 7 September 2020 pekan depan, pelayanan pendaftaran di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Bandung sepenuhnya dilakukan secara daring. Yakni melalui aplikasi berbasis android bernama RSKGM Online yang akan mulai tersedia pada 6 September 2020. Direktur RSKGM, Lucyanti Puspitasari mengatakan, nantinya pelayanan hanya akan dilakukan kepada psien yang […]

  • Insentif Guru PPPK Naik Tajam, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Disiplin dan Kinerja Tak Bisa Ditawar

    Insentif Guru PPPK Naik Tajam, Wali Kota Sukabumi Tegaskan Disiplin dan Kinerja Tak Bisa Ditawar

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan, seiring kebijakan kenaikan insentif guru PPPK paruh waktu yang melonjak dari Rp300 ribu menjadi Rp1,1 juta per bulan. Kenaikan ini disebut sebagai bagian dari strategi penguatan fiskal dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) Kota Sukabumi pada 2026. Penegasan itu disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri […]

expand_less