Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dinilai Tidak Rasional, Pemerintah Kota Sukabumi Berencana Naikkan NJOP

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi, berencana akan menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal tersebut, disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, saat usai melakukan Focus Group Discussion (FGD), yang dihadiri para pihak terkait, Jumat (7/1/2022).

Dalam sambutannya, Fahmi mengatakan, pada kondisi perekonomian yang baru hendak bangkit saat ini, penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) menjadi salah satu solusi yang bisa ditempuh, dalam mengatasi persoalan keuangan daerah yang terjadi saat ini.

“Dalam rapat terkahir dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hal yang menjadi sorotan utama baagi kepala daerah adalah terkait pendapatan daerah. KPK mengatakan bahwa pemerintah daerah tidak fair dalam menerapkan pajak daerah yang berhubungan dengan PBB. Mereka mengatakan, saat ini PBB di daerah masih amat begitu rendah sekali,” ujar Fahmi dalam penjelasannya saat menghadiri FGD tersebut.

Lanjutya, sedangkan PBB itu merupakan satu dari sembilan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang selama ini sudah lebih dari 5 tahun tidak mengalami kenaikan.

“Memang jika dikatakan saat ini, untuk PBB yang ada sekarang itu, masih jauh dari kata rasional, jika dibandingkan dengan iuran bulanan kebersihan, keamanan, dan kematian, yang berada di wilayah. Saat ini komposisi total dari 3 iuran wajib di wilayah, sudah berada pada kisaran 100 ribu Rupiah perbulan, sedangkan PBB hanya 100 ribu Rupiah pertahun,” jelasnya,

Masih menurut Fahmi, oleh sebab itu, dengan diadakannya diskusi saat ini, yang dihadiri oleh berbagai aspek sosial yang ada, diharapkan bisa merumuskan suatu keputusan, untuk bersama menemukan solusi dari keadaan yang terjadi saat ini.

“PAD Kota Sukabumi saat ini hanya berkisar 300 miliyar pertahun, sedangkan 250 miliyar itu berasal dari pendapatan rumah sakit. Yang artinya, hanya bersisa 50 miliyar yang bisa digunakan untuk pembangunan daerah. Karena, pendapatan yang berasal dari rumah sakit, harus kembali lagi ke rumah sakit. Maka dari itu, diharapkan dengan adanya penyesuaian NJOP nantinya, bisa membantu PAD yang ada saat ini, meskipun hanya berada pada kisaran 8 miliyar,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini seluruh bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi juga setiap tahunnya mengalami penurunan. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, dituntut untuk bisa menghidupkan kemandirian ekonominya, dari peningkatan potensi PAD yang ada. Jangan hanya terus bergantung kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.

“Maksimalkan potensi pendapatan daerah, karena bantuan pusat dan provinsi itu trennya akan terus menurun dari tahun ke tahun,” ucapnya.

Namun demikian, Fahmi mengatakan jika nantinya ada wajib pajak yang merasa keberatan terhadap rencana kenaikkan NJOP saat ini, bisa segera melapor agar segera dicarikan solusi terbaiknya.

“Kenaikkan NJOP yang berlangsung nantinya, itu akan dilakukan setelah melalui proses pengkajian. Dan kenaikkan itu juga, tidak serta merta di sama ratakan. Contohnya, meskipun sama-sama rumah di pinggir jalan, NJOP tidak berarti akan sama, karena nanti akan ada kajian juga terkait hal tersebut,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Mendukung Penuh Pemerintah Dalam Memperkuat Program Pemberdayaan Sosial

    DPRD Kota Bandung Mendukung Penuh Pemerintah Dalam Memperkuat Program Pemberdayaan Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 109
    • 0Komentar

        BANDUNG, Mbinews – Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., bersama Sekretaris DPRD Kota Bandung, drg. Maya Himawati, Sp.Orto., menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Pemberdayaan Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Bandung, Senin, 10 Desember 2025. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial […]

  • Pernyataan Sikap Tegas PWI, Ketua Umum Atal S Depari : “Kami Menolak Adanya Pasal 18 ayat (4)”RUU Omnibus Law Cipta  Kerja

    Pernyataan Sikap Tegas PWI, Ketua Umum Atal S Depari : “Kami Menolak Adanya Pasal 18 ayat (4)”RUU Omnibus Law Cipta Kerja

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menolak hadirnya pasal-pasal yang berpotensi menghalangi kemerdekaan pers dalam RUU Omnibus Law Cipta  Kerja.Selain itu, PWI juga menolak pasal-pasal yang memberi kewenangan pemerintah memberi sanksi kepada pers. Meski demikian, ada pasal-pasal dalam draft RUU itu yang akan mendukung pers supaya makin profesional yang perlu didukung. Ketua Umum PWI […]

  • Polsek Cikole Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Bantalan Rel Kereta Api

    Polsek Cikole Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Bantalan Rel Kereta Api

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cikole, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus pencurian dan pemberatan, Jumat (18/03/2022). Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna mengatakan, terduga pelaku A.R (48) diamankan Unit Reskrim Polsek Cikole, saat sedang melancarkan aksinya di Jalan Tembusan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, pada hari Kamis (17/03/2022) sekitar pukul 03.00 dini hari. […]

  • Targetkan 2.000 Orang Per Hari,  Wali Kota Bandung Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal

    Targetkan 2.000 Orang Per Hari, Wali Kota Bandung Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemkot Bandung dan Summarecon Bandung menggelar Vaksinasi massal di kawasan Summarecon Bandung Jalan Gedebage Selatan, Sabtu (10 /7/2021). Dalam upaya akseserasi pembentukan kekebalan kelompok atau herd community,Pelaksanaan Vaksinasi tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Bandung, Oded M Danial. Oded mengungkapkan, kegiatan ini menjadi bagian optimal untuk secepatnya membereskan vaksinasi di Kota Bandung. “Alhamdulillah, hari […]

  • Ketua IKBSP Maluku Sukabumi Raya: Kami Siap Mendukung Program Pemerintah Kota Sukabumi

    Ketua IKBSP Maluku Sukabumi Raya: Kami Siap Mendukung Program Pemerintah Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ikatan Keluarga Besar Seribu Pulau (IKBSP) Maluku Sukabumi Raya, lakukan aksi sosisl dengan membagikan masker ke masyarakat. Jumat, (14/1/2022). Pembagian ribuan masker beserta makanan yang dilakukan di Jalan Pajagalan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi tersebut, di tinjau juga oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, dan Sekda Kota Sukabumi Dida Sembada. “Hari […]

  • 9 Desember 2020 Hari Penentu, Djamu : Ide Dan Konsep  Nomor Urut 1 Terukur, Maka Paslon No.1 Ini lebih Unggul

    9 Desember 2020 Hari Penentu, Djamu : Ide Dan Konsep Nomor Urut 1 Terukur, Maka Paslon No.1 Ini lebih Unggul

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung hanya menunggu hari, bahkan masa kampanye akan berakhir dalam hitungan jam. Setelah masuk 6 Desember, pihak manapun tidak diperkenankan melakukan kampanye. Pengamat Politik dan Pemerintahan dari Universitas Nurtanio, Djamu Kertabudi, mengatakan masa kampanye merupakan titik akhir dari perjuangan politik pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk […]

expand_less