Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Disdukcapil Kota Bogor Lakukan Kerjasama Dengan 13 Rumah Sakit

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOGOR, MBInews.id – Disdukcapil Kota Bogor melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 13 Rumah Sakit terkait layanan 3 in 1 pembuatan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) di Hotel Onih, Paledang, Bogor Tengah, Senin (14/10/2019).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Pengadilan Agama Kota Bogor Slamet Turhamun an Perwakilan Ditjen Administrasi Kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Disdukcapil Kota Bogor Sujatmiko Baliarto mengatakan, hadirnya layanan 3 in 1 ini menindaklanjuti arahan Wali Kota Bogor agar Disdukcapil harus melakukan upaya perubahan dan memberikan layanan prima kepada masyarakat dan juga dalam mendukung program Bogor Berlari Pemkot Bogor.

“Paket layanan ini merupakan upaya kami dalam memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas layanan kepada warga. Esensinya adalah ketika masyarakat mengurus akta kelahiran maka warga tersebut akan mendapatkan dua berkas lainnya yaitu, perubahan KK dan pembuatan KIA,” ungkap Sujatmiko.

“Semua itu cukup bisa dilakukan di rumah sakit tempat di mana bayi tersebut dilahirkan. Jadi, tidak perlu lagi bolak balik ke kecamatan mengurus berkas-berkas ini itu. Sementara ada 13 RS se-Kota Bogor yang melakukan kerjasama layanan 3 in 1 dengan kami,” tambahnya.

13 RS yang dimaksud Jatmiko antara lain RSUD Kota Bogor, PMI, Azra, BMC, Bunda Suryatni, Hermina, RS Islam, Juliana, Melania, Marzoeki Mahdi, Pasutri, Ummi dan Vania.

“Persyaratan surat keterangan lahir dari dokter, akta nikah dan fotocopy KK. Nanti dihimpun oleh pihak rumah sakit dan mereka akan menyampaikan kepada kami. Kami memproduksi secepat-cepatnya selama persyaratan lengkap,” jelas Jatmiko.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengapresiasi langkah Disdukcapil tersebut. “Inisiasi layanan 3 in 1 ini saya apresiasi. Saya berharap pelaksanaannya lancar sehingga bukan ketika MoU saja semangat, tapi pelaksanaannya juga harus semangat. Jadi, betul-betul tidak melihat pemohonnya, semua warga berhak dilayani tanpa terkecuali,” ungkap Bima.

Lebih jauh Bima Arya meminta Kadisdukcapil untuk menuntaskan persoalan blanko e-KTP yang setiap hari dikeluhkan warga.

“Sejak SiBadra (aplikasi aduan) di launching, memang ada sejumlah keluahan terkait lingkungan, macet dan lain-lain. Tapi ada lagi yang saya lihat sangat menonjol yang terkait dengan layanan publik, yakni tentang administrasi kependudukan. Pak Jatmiko, setiap hari saya tidak pernah tidak ada warga yang mengeluh karena proses yang membingungkan dan lama terkait itu. Memang ada yang bukan ranah kita, ada yang ranah pusat. Warga hanya tahu, ‘apa susahnya sih buat KTP? Kenapa sih blankonya terlambat?’. Sebagai contoh, dari pusat diberikan 500 blanko per bulan, tapi kebutuhan kita 200 per hari. Saya sering tektok dengan Pak Dirjen, kita berharap betul ke depan persoalan blanko ini bisa teratasi,” tandas Bima Arya.

Di tempat yang sama, Warga Batutulis, Bogor Selatan, Ronald, mengaku sangat terbantu dengan layanan 3 in 1. “Saya kebetulan mengurus administrasi di RS Melania. Jadi, pas bayi saya lahir saya disuru mempersiapkan persyaratan untuk akta kelahiran. Nggak lama, saya justru dapat 3 berkas. Selain akta, kami juga dikasih Kartu keluarga yang sudah ada nama bayi dan Kartu Identitas Anak,” kata Ronald. (**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Walikota Bandung Pernah Terpapar Covid-19, Yana Mulyana Insyaallah  Siap Di Vaksin

    Wakil Walikota Bandung Pernah Terpapar Covid-19, Yana Mulyana Insyaallah Siap Di Vaksin

    • calendar_month Minggu, 28 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Meski sebelumnya Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pernah terpapar Covid-19 pada Maret 2020 lalu, namun ia menyatakan siap untuk divaksin Covid-19. Pasalnya vaksinasi covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Sehingga program vaksinasi membutuhkan partisipasi dari semua masyarakat. “Kemarin juga saya sudah menyampaikan ke kadinkes. Kalau memungkinkan […]

  • Rangkaian HPN 2022, KLH dan PWI Pusat Gelar Workhsop Rehabilitasi Mangrove

    Rangkaian HPN 2022, KLH dan PWI Pusat Gelar Workhsop Rehabilitasi Mangrove

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    JAKARTA , MBinews.id – Ekosistem mangrove memiliki fungsi sangat penting karena berperan sebagai sabuk hijau bagi area pesisir dan sebagai ekosistem dengan simpanan karbon terbesar. Tak hanya itu, melalui skema perdagangan karbon, Indonesia sebenarnya bisa mendapatkan pendapatan hingga 350 trilun rupiah dari transaksi jual beli sertifikat emisi karbon ini. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) […]

  • bank bjb Raih Championship TP2DD 2024 Akselerasi Digitalisasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    bank bjb Raih Championship TP2DD 2024 Akselerasi Digitalisasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews – Digitalisasi jadi motor penggerak penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di tingkat daerah. Dengan implementasi yang tepat, digitalisasi mampu mendorong efisiensi, meningkatkan penerimaan daerah, serta memperluas akses layanan publik. Salah satu langkah konkrit dalam mempercepat digitalisasi ini dilakukan “Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Rakornas P2DD) 2024” yang digelar […]

  • Wali Kota Sukabumi Lepas 13 ASN Yang Memasuki Pensiun Per 1 Agutus 2025

    Wali Kota Sukabumi Lepas 13 ASN Yang Memasuki Pensiun Per 1 Agutus 2025

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Suakbumi, Ayep Zaki, melepas 13 Aparatur Sipil Negara (ASN), yang akan memasuki batas usia pensiun per 1 Agustus 2025. Acara yang digelar di Balai Kota Sukabumi tersebut, dihasdiri juga oleh Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Sekda Kota Sukabumi, staf ahli, para asisten daerah, serta perwakilan dari BKPSDM. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, […]

  • BPKPD Sukabumi Intensifkan Uji Petik Pajak Restoran, Kejar Kepatuhan Wajib Pajak

    BPKPD Sukabumi Intensifkan Uji Petik Pajak Restoran, Kejar Kepatuhan Wajib Pajak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 396
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi mengintensifkan pengawasan terhadap wajib pajak daerah melalui kegiatan uji petik di sektor restoran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan pelaporan omzet serta meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menyetorkan pajak. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, mengatakan uji petik tersebut telah memasuki hari kedua […]

  • Pemkot Bandung Lanjutkan Pencegahan AIDS Berbasis Kewilayahan

    Pemkot Bandung Lanjutkan Pencegahan AIDS Berbasis Kewilayahan

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meneruskan langkah pencegahan penularan penyakit AIDS berbasis kewilayahan. Hal itu diwujudkan dengan pelatihan Community Organizer oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung. Dalam pelatihan tersebut, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyebut pencegahan dan pengobatan merupakan upaya jitu dalam menanggulangi penularan penyakit ini. Oleh karenanya, Pemkot Bandung melibatkan masyarakat […]

expand_less