Breaking News
Trending Tags

Dr.Agung : Mahasiswa Bukan Hanya Pelajar, Tetapi Pelayan Nilai dan Penjaga Nurani Sosial

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Program pengabdian masyarakat dapat mengasah kemampuan mahasiswa untuk membantu menuntaskan sejumlah masalah yang dihadapi warga. Program ini merupakan satu dari tiga kewajiban dasar perguruan tinggi selain pendidikan dan penelitian.

“Mahasiswa bukan hanya pelajar, tetapi pelayan nilai dan penjaga nurani sosial. Di kampus mencetak ilmu dalam ruang akademik untuk membangun fondasi pengetahuan dan saat pengabdian kepada masyarakat ini yang akan menjadi kontribusi untuk membenahi persoalan di lingkungan sosial,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.Pd., KHOM., MMRS., FINASIM., saat menjadi narasumber acara Upgrading Pengabdian Mahasiswa BEM KM Universitas Pasundan bertema “Grow to Make an Impact: Bergerak Bersama untuk Perubahan”, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 24 Januari 2026.

dr. Agung menjelaskan, program pengabdian kepada masyarakat akan berdampak bila dalam tahapannya diterapkan nilai-nilai yang tepat. Pengabdian masyarakat kerap tak berjalan baik selepas program tersebut usai.

Dalam presentasinya “Pengabdian Masyarakat: Dari Program Menjadi Dampak” di acara tersebut, dr. Agung memaparkan sejumlah kesalahan umum yang sering dikaitkan dengan pengabdian masyarakat.

Pengabdian masyarakat sering dirasa sebagai seremonia belaka. Selepas itu hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat terputus. “Banyak dokumentasi tetapi minim perubahan. Kegiatan jalan tetapi masalah ada. Proyek selesai, relasi putus. Tidak ada tindak lanjut setelah program berakhir. Seharusnya tidak seperti itu. Mahasiswa harus datang dengan solusi dari hasil memahami kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pengabdian kepada masyarakat adalah kehadiran yang bermakna. Bukan sekadar simpati, tetapi harus menjadi rencana aksi yang terorganisir dengan baik. “Mahasiswa harus datang, lalu merancang solusi yang relevan. Tanggung jawab sosial yang konsisten. Jadi prinsip dasarnya datang ke tengah masyarakat untuk belajar, bukan untuk menggurui,” tuturnya.

Ia pun membagikan rumus pengabdian masyarakat yang memberi dampak. Di antaranya, masalah nyata yang dihadapi warga harus diselesaikan solusi relevan. Rancang pendekatan sesuai konteks lokal, kolaborasi, libatkan warga sebagai subjek aktif, serta membangun sistem yang mandiri sehingga hasil program bisa dijalankan keberlanjutan.

*Calon Pemimpin*

dr. Agung menambahkan, peran mahasiswa di masyarakat bisa berwujud sebagai agen perubahan, kontrol sosial, serta pencetak pemimpin. Agen perubahan yakni bergerak mengubah dengan cara yang beradab. Bukan berarti paling lantang, tetapi menginisiasi solusi, menggerakkan partisipasi, menguatkan kapasitas masyarakat, hingga membuat perubahan realistis.

“Contoh, membuat sistem antrean layanan warga untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik, pemetaan keluarga rentan supaya bisa memastikan bantuan tepat sasaran dan tertata dengan baik, atau membuat kelas literasi kesehatan atau keuangan,” katanya.

Dalam fungsi kontrol sosial, mahasiswa yang menjalankan program pemberdayaan masyarakat diharapkan menyampaikan kritik berbasis data dan adab, advokasi berbasis kebutuhan, atau mengawal layanan publik. Program ini juga akan ikut membentuk mahasiswa sebagai calon pemimpin di masa mendatang.

“Membentuk pemimpin membutuhkan kedisiplinan nilai, kekuatan mental, berpikir kritis, dan menepati janji. Jangan merusak kepercayaan masyarakat. Hormati budaya lokal, pahami adat istadat dan tata krama setempat. Libatkan tokoh masyarakat dalam setiap tahapan, jaga komunikasi, dan jaga dokumentasi beretika,” ujarnya.

Indikator dari kesuksesan program pengabdian masyarakat yang berdampak akan terlihat melalui perubahan perilaku warga, sistem baru yang terbentuk untuk menggerakkan potensi lokal, dan penurunan masalah yang terukur.

“Dampaknya tidak selalu viral, tetapi harus terasa. Pengabdian yang baik menciptakan warga yang mampu melanjutkan program-program yang dijalankan. Jadikan pengabdian ini bukan sebagai program tetapi menjadi karakter. Kita bergerak bukan untuk terlihat tetapi untuk berdampak. Bukan untuk sekadar dokumentasi tetapi untuk bertransformasi,” tutur dr. Agung.

Acara ini juga diisi narasumber Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar dan Ketua Tim Kerja SDM Kesehatan Asep Kamal Sahroni, serta dihadiri Wakil Rektor I Universitas Pasundan Prof. Cartono. *

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Mendukung Penuh Pemerintah Dalam Memperkuat Program Pemberdayaan Sosial

    DPRD Kota Bandung Mendukung Penuh Pemerintah Dalam Memperkuat Program Pemberdayaan Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 30
    • 0Komentar

        BANDUNG, Mbinews – Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., bersama Sekretaris DPRD Kota Bandung, drg. Maya Himawati, Sp.Orto., menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Pemberdayaan Sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Bandung, Senin, 10 Desember 2025. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial […]

  • Gagal Perang Sarung, Gerombolan Remaja Ini Berdamai Di Kantor Polisi

    Gagal Perang Sarung, Gerombolan Remaja Ini Berdamai Di Kantor Polisi

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gagal melakukan aksi perang sarung, kedua belah pihak yang terlibat akhirnya kini melakukan perdamaian di Kantor Polsek Citamiang, Rabu (06/04/2022). Kapolsek Citamiang AKP Arif Sapta Raharja mengatakan, peristiwa bermula pada hari Senin (04/04/2022) sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Diketahui adanya rencana aksi perang sarung yang akan dilakukan tepatnya di depan SMA 1 […]

  • Hari Anak Nasional BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri

    Hari Anak Nasional BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dalam memperingati Hari Anak Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan untuk para santri dalam kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” pada Rabu, 6 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Fatih Al-Ayubi, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan ini, disalurkan berbagai bentuk bantuan untuk para santri sebagai wujud kepedulian […]

  • PWI Jabar Berikan Penghargaan Peduli Jurnalis Kepada Wagub Jabar Dan Bupati Cianjur

    PWI Jabar Berikan Penghargaan Peduli Jurnalis Kepada Wagub Jabar Dan Bupati Cianjur

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBINews.id –  Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum  dan Bupati Cianjur Herman Suherman menerima penghargaan Kepala Daerah Peduli Jurnalis dari PWI Jawa Barat, dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021. Penyerahan plakat penghargaan diserahkan pada puncak peringatan HPN 2021 tingkat Jawa Barat di Pendopo Cianjur, Rabu (17/3/2021). PWI Jawa Barat juga memberikan penghargaan […]

  • Diduga Tak Berizin, Pembangunan Komplek Perumahan Komersial Terancam Dihentikan

    Diduga Tak Berizin, Pembangunan Komplek Perumahan Komersial Terancam Dihentikan

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, berencana akan menghentikan sementara proses pembangunan komplek perumahan, di wilayah Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (16/11/2021). Langkah tegas tersebut, dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran perizinan, yang dilakukan oleh salah satu pengembang komplek perumahan di daerah tersebut. “Selama izin tersebut belum […]

  • Kick Off Pelayanan Publik, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Raih Penghargaan Bergengsi

    Kick Off Pelayanan Publik, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Raih Penghargaan Bergengsi

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi meraih penghargaan Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 di Jakarta. Secara simbolis, penghargaan tersebut diberikan oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah, dalam kegiatan Kick Off Pelayanan Publik untuk akselerasi penyelenggaraan pelayanan publik di tahun 2024 […]

expand_less