Breaking News
Trending Tags

GEMA Petani SPI Dan DPWI SPI Tolak WTO

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBinews.id –  Gema Petani SPI Jawa Barat bersama DPW Serikat Petani Indonesia Jawa Barat menolak menolak organisasi perdagangan dunia (WTO), karena dianggap intervensi pertanian di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPW SPI Jabar Tantan Sutandi, Cigunung, Cisaat, Kabupaten Sukabumi Selasa (10/9/19) sore, usai digelarnya deklarasi tolak WTO.

“WTO dalam hal ini mengintervensi pemerintah Indonesia untuk mengubah peraturan-peraturan di sektor pertanian maupun pangan yang dinilai tidak sesuai dengan rezim perdagangan bebas dan kepentingan negara-negara industri”. Kata Tantan.

Tatan menyebutkan, hal tersebut terbukti pemerintan mengeluarkan, Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 24 Tahun 2018, untuk merevisi Permentan No. 38 Tahun 2017 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

” Pemerintah hari ini memperlonggar regulasi impor terkait produk-produk pangan, tanaman hortikultura, dan produk hewan,” lanjutnya.

Sementara itu, Gema Petani SPI Jabar Moch. Davit mengatakan, bahwa perdagagan dunia itu telah diatur oleh pemerintah, dan pemerintah harus mengutamakan pangan dari dalam negri sendiri.

” WTO bertentangan dengan Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012, yakni dalam pasal 36 dan pasal 39, serta UU Perlintan, yakni dalam pasal 15 dan pasal 30 ayat 1, yang menyebutkan keharusan pemerintah mengutamakan produksi dalam negeri dalam pemenuhan pangan, oleh karena itu impor komoditas pangan harus menyesuaikan kebutuhan konsumsi dalam negeri,” katanya.

Pihaknya mengecam WTO karena dianggap menindas petani dengan menentukan harga-harga sistem perdagangan bebas, ungkap Davit,

“Meminta pemerintah segera keluar dari WTO dikarenakan WTO mengintervensi kebijakan-kebijakan dalam bidang pertanian contohnya ekspor Kentang, yang mengkibatkan harga Kentang lokal anjlok pada tahun 2016”, pungkasnya. (Dian/Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses H. Eep Kaver Aspirasi Di Luar Musrenbang

    Reses H. Eep Kaver Aspirasi Di Luar Musrenbang

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Reses H. Eep Jamaludin Sukmana SH di GOR JEP desa Sukawening Kec Ciwidey Kab Bandung ,dalam reses pembahasannya lebih pada kesehatan terutama warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan, Sabtu (17/11/2024) Hal itu diakui H. Eep, tentang BPJS pihak pemerintah harus siap menfasilitasi dan itu suatu keharusan bagi warga untuk lebih meringankan […]

  • Revisi Raperda Untuk Melindumgi dan Merawat keberadaan Cagar Budaya di Kota Bandung

    Revisi Raperda Untuk Melindumgi dan Merawat keberadaan Cagar Budaya di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung melalui Panitia (Pansus) 4 kini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Cagar Budaya. Anggota Pansus 4 DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama, A.Md menyampaikan, Raperda ini merupakan revisi dari Raperda sebelumnya, dan diharapkan bisa lebih melindungi keberadaan bangunan cagar budaya di Kota Bandung. […]

  • Proyek Penimbunan Lahan Kereta Cepat, Belasan Warga Darangdan Purwakarta Tuntut Ganti Rugi

    Proyek Penimbunan Lahan Kereta Cepat, Belasan Warga Darangdan Purwakarta Tuntut Ganti Rugi

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Purwakarta– Warga sesalkan adanya kegiatan penimbunan lahan mega proyek kereta cepat Jakarta Bandung yang dilakukan oleh PT WIKA dan PT Buana dengan melakukan pembuangan secara sepihak hasil dari pengerukan ke lahan masyarakat di RT 01 Desa Depok Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta. Lebih dari 10 Ha lahan pertanian milik warga terkena dampak dari penimbunan  yang […]

  • JPU Majalengka Tuntut Anak Bupati Irfan Nur Alam 2 Bulan Penjara

    JPU Majalengka Tuntut Anak Bupati Irfan Nur Alam 2 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MAJALENGKA, MBInews.id  – Putra Bupati Majalengka Karna Sobahi, Irfan Nur Alam terdakwa dalam kasus penembakan terhadap salah seorang kontraktor asal Bandung, dituntut 2 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Robani, dalam sidang tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Majalengka, Kamis (26/12/2019). Dalam tuntutannya, Irfan Nur Alam bersama rekannya Soleh Saputra dan Udin […]

  • Mangadar Situmorang: Berkomitmen  Kemajuan Unpar Sebagai Universitas Pilihan

    Mangadar Situmorang: Berkomitmen Kemajuan Unpar Sebagai Universitas Pilihan

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  –   Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Mangadar Situmorang, berkomitmen untuk mengangkat kemajuan Unpar sebagai Universitas  pilihan, dan mengangkat berbagai potensi lokal sebagai wujud visi misinya sebagai rektor. Hal itu diungkapkannya  usai dilantik kembali menjadi Rektor Unpar masa bakti 2019-2023. Mangadar menuturkan, akan terus merawat dan mengembangkan komitmen Unpar sebagai universitas dengan kolektif, institusional […]

  • Hari Ibu Nasional 22 Desember 2021, Simak  Ungkapan Firli Bahuri: Aku Rindu Ibu

    Hari Ibu Nasional 22 Desember 2021, Simak Ungkapan Firli Bahuri: Aku Rindu Ibu

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Segenap bangsa Indonesia hari ini, Rabu 22 Desember 2021, kembali memperingati Hari Ibu Nasional Ke-93 yang seyogianya bukan hanya kita rayakan sebagai ceremony tahunan semata, namun sepatutnya kita memaknai esensi khususnya nilai-nilai kehidupan dan pengorbanan besar seorang ibu, bagi kita anak-anaknya. Perempuan Berdaya, Indonesia Maju yang diusung sebagai tema besar dalam peringatan […]

expand_less