Breaking News
Trending Tags

Gerakan Menulis Alquran, Oded Gandeng Kelompok Minoritas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Komitmen Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dalam mewujudkan visi Bandung Agamis terus dilakukan dengan membuat program bernuansa keagamaan. Terkini, Oded meluncurkan program Gerakan Urang Nulisan Alquran (Geulisan).

Sebagai penanda mengawali program Geulisan, peserta yang berpartisipasi yakni anak-anak penyintas thalassemia. Acara ini juga diikuti oleh kaum disabilitas, dan para pemuda hijrah yang tergabung di komunitas Tingweh.

Oded menuturkan, peserta pada gerakan awal ini sengaja mengajak komunitas yang cukup minoritas. Dia ingin menyampaikan pesan bahwa tentang semangat solidaritas sesuai dengan tagline Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB), “Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi”.

“Ini dalam rangka ulang tahun Kota Bandung, kita ingin lebih mengajak masyarakat membangun harmoni dan kebersamaan. Banyak program lain juga rangkaian HJKB ini agar kita bisa membuat warga Bandung semakin solid,” ucap Oded saat Geulisan di SEMO, Jalan Riau, Rabu, 22 September 2021.

Lewat Geulisan ini, para peserta diajak untuk menebalkan tulisan Arab dari cetakan Alquran yang dibuat samar. Masing-masing peserta dibagi tugas untuk menebalkan ayat Alquran dari surat yang berbeda-beda.

Oded mengatakan, program Geulisan bukan hanya sebatas gerakan menjelang peringatan HJKB saja. Namun, bakal menjadi gerakan berkesinambungan guna mewujudkan visi Bandung Agamis, khususnya bagi pemeluk agama islam .

“Saya berharap ini menjadi sebuah gerakan yang bisa membantu mencintai Alquran. Tadi di sini dimulai dengan anak-anak thalasemia, ada pemuda hijrah, ada disabilitas. Besok insyaallah dengan para camat. Jadi nanti geulisan ini per kecamatan nulis 1 juz,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Oded berinteraksi dengan setiap peserta dan berbagi semangat dengan para disabilitas serta penyintas thalaasemia.

Dia berharap, Geulisan juga bukan hanya sekadar belajar menulis, tetapi turut mengkaji sisi spriritualitas yang terkandung dalam Alquran.

“Dinamika kehidupan itu macam-macam, ada yang mendapatkan ujian selalu menyenangkan ada pula yang sebaliknya. Jangan merasa berkecil hati. Justru ini bagian dari kecintaan Allah,” terangnya.

Begitupun kepada para pemuda hijrah, Oded turut memberikan suntikan motivasi. Dia menyatakan, tidak ada kata terlambat untuk belajar, tanpa terkecuali dalam konteks menekuni ilmu agama guna memperbaiki kehidupan.

“Hatur nuhun luar biasa ‘surprise’ sekali hari ini. Akang-akang ini walaupun bertato tapi sudah menyatakan berhijrah. Mudah-mudahan menjadi sebuah model seperti halnya zaman dahulu sahabat Umar bin Khatab,” ungkapnya.

Secara pribadi, Oded mengundang para pemuda hijrah tersebut untuk datang ke Pendopo Kota Bandung untuk bersama-sama berdiskusi masalah keagamaan.

“’Tong keueung, bingung ieu tato kumaha’, insyaallah Allah itu maha pengampun. Sekali-kali ayo datang ke pendopo kita ngaji bareng Mang Oded,” imbuhnya.

Antusiasme para peserta Geulisan ini ditunjukan dengan keseriusan para peserta dalam menebalkan ayat Alquran. Bahkan, salah seorang pemuda hijrah pun turut membacakan ayat yang ditulisnya.

Adalah Opet, salah seorang peserta dari komunitas pemuda hijrah Tingweh mengaku sangat tertarik ketika diajak untuk mengikuti Geulisan. Pria yang dua tahun terakhir memperdalam ilmu agama ini bahkan ingin turut mengajak teman-temannya yang lain untuk bergabung.

“Biar bacanya lebih bisa dan lebih detail tulisnya. Buat ke teman-teman kami, jangan takut buat belajar baca Quran. Tidak ada kata telat,” kata Opet.

Sementara dari pihak penyelanggara, Ujang Koswara yang menjadi kolaborator Pemkot Bandung untuk program Geulisan ini mengaku menangkap semangat yang sama dengan semangat yang digelorakan kepemimpinan Oded dan Yana Mulyana dalam menciptakan Bandung Agamis.

Uko, panggilannya, juga menilai, di tengah pandemi Covid-19 ini perlu semangat bersama untuk kembali membangkitkan sendi kehidupan baik secara sosial maupun ekonomi. Salah satunya melalui Geulisan yang memakai pendekatan secara spiritualitas.

“Pertama, dampak pandemi semakin panjang dan masyarakat sudah ‘aral’. Jadi itu harus dibuka dengan ada nuansa baru tentang pesan moral. Akhirnya pendekatannya adalah religi,” ucap Uko.

Uko mengungkapkan, para peserta dari penyintas thalassemia justru yang meminta untuk ikut berpartisipasi dalam Geulisan. Begitupun dari para pemuda hijrah yang ingin turut berbagi semangat dalam belajar tentang alquran.

“Mereka punya keterbatasan. Kebayang yang ditato itu kapan ngajinya? Tapi dengan menulis seperti ini beberapa kali, mereka bisa ikut ngaji juga,” katanya.

“Ini juga bukti bahwa orang bisa membaca dan menulis Alquran bukan karena pelajaran tapi soal niat. Anak-anak dengan keterbatasan masih bisa nulis,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 38 Peserta Ramaikan Lomba Bertutur Dispusipda Kota Sukabumi, Dorong Literasi Sejak Dini

    38 Peserta Ramaikan Lomba Bertutur Dispusipda Kota Sukabumi, Dorong Literasi Sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 287
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Dispusipda Kota Sukabumi menggelar Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Sukabumi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 38 peserta dari berbagai sekolah. Lomba ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi sejak usia dini sekaligus menjaring bakat-bakat siswa di […]

  • Kota Bandung Dapat jadi Fasilitator dan menjalin Komunikasi Antara Kota di Dunia

    Kota Bandung Dapat jadi Fasilitator dan menjalin Komunikasi Antara Kota di Dunia

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri kegiatan Simposium Bandung Asia Afrika City Network, di Aula Barat ITB, Kota Bandung, Senin 19 Mei 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Internasionalisasi Kota-Kota Indonesia: Promoting Center of Excellence and City Branding APEKSI”, tersebut dihadiri Wamendagri RI, Bima Arya; Wamenkraf RI, Irene Umar; Duta […]

  • Terkait UMK, FKPSB Datangi DPRD Kota Bandung Menolak Terbitnya Surat Edaran Gubernur Jawa Barat

    Terkait UMK, FKPSB Datangi DPRD Kota Bandung Menolak Terbitnya Surat Edaran Gubernur Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Bertempat di ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung Audiensi antara Forum Komunikasi Pekerjaan dan Serikat Buruh dan DPRD Kota Bandung digelar, Bandung, (29/11/19). Acara tersebut dimulai pukul 16:05 WIB dengan dihadiri Ketua H. Tedy Rusmawan, AT. MM., Wakil Ketua H. Achmad Nugraha DH, SH., dan para anggota dewan lainnya; Iwan Hermawan, SE.Ak., […]

  • Rizal Khairul : Sktor Pendidikan Menjadi Kunci Penting Bagi Keberhasilan Visi Indonesia Emas 2045

    Rizal Khairul : Sktor Pendidikan Menjadi Kunci Penting Bagi Keberhasilan Visi Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., mengungkapkan, sektor pendidikan menjadi kunci penting bagi keberhasilan visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan juga bisa menjadi instrumen penggerak pemerintahan di samping hadirnya kepemimpinan berintegritas, kompetensi manajerial, dan etika. “Investasi cerdas yakni aliran anggaran pendidikan untuk masa depan Indonesia. Sebagai contoh yang […]

  • 140 Anak Dapat Layanan Khitan dan Santunan Lewat Program Sosial YBM BRILiaN Region 9

    140 Anak Dapat Layanan Khitan dan Santunan Lewat Program Sosial YBM BRILiaN Region 9

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    CIAMIS, Mbimews – Kegiatan khitanan massal yang digelar YBM BRILiaN Region 9 berlangsung serentak di tiga wilayah—Ciamis, Cibadak, dan Rancaekek—dengan total 140 peserta. Setiap lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat dan koordinasi yang solid antara BRI, YBM BRILiaN, DKM, serta pemerintah setempat. Di BO Ciamis, kegiatan diikuti 30 anak dan dihadiri manajemen BRI BO Ciamis serta perwakilan […]

  • Lingkungan Hidup menjadi Program prioritas Paslon No.2 Haru Dhani di Kota Bandung

    Lingkungan Hidup menjadi Program prioritas Paslon No.2 Haru Dhani di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Lingkungan dan konservasi alam dikawasan Bandung Utara menjadi perhatian khusus dari Pasangan calon walikota dan wakil walikota Bandung Haru Suandharu dan Dhani Wirianata. Hal tersebut disampaikan Dhani Wirianata saat menghadiri kegiatan Bandung Menanam Jilid VI yang digagas oleh Pemkot Bandung dengan Tema Konservasi Bandung Berkelanjutan bertempat di Blok Garung (Samping Area Kanhay/TPU […]

expand_less