Breaking News
Trending Tags

Giatkan konsep Ketahanan Pangan, Ratusan Buruan SAE Hadir Secara Sukarela

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggalakan program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) sebagai upaya membangun ketahanan pangan. Sepanjang tahun 2021 ini bertambah 40 lokasi baru Buruan SAE memperkuat ketahanan pangan di level kewilayahan.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan, dengan tambahan lokasi baru tersebut kini sudah ada 234 titik Buruan SAE yang tersebar di seluruh kelurahan. Bahkan, terdapat beberapa kelurahan yang memiliki Buruan SAE di setiap RW.

Sejak digerakan pada 2020 lalu, Oded melihat pertumbuhan Buruan SAE cukup pesat. Ini menjadi parameter, Buruan SAE cukup memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Sehingga masyarakat tertarik untuk mereplikasi konsep ini di banyak lokasi.

“Harapan saya mudah-mudahan Buruan SAE di Kota Bandung semakin banyak. Mudah-mudahan ada di setiap RW,” ucap Oded dalam acara Gebyar Buruan SAE 2021 di Saung Angklung Udjo, Kamis, 9 September 2021.

“Kalau sudah ada Buruan SAE di setiap RW, kita berharap ada banyak hal persoalan lingkungan di Kota Bandung yang bisa diselesaikan,” imbuhnya.

Oded memaparkan, Buruan SAE bukanlah sebatas menjalankan urbang farming biasa. Namun, mengintegrasikan banyak konsep dalam satu lokasi dengan beragam komoditas.

Sebagai gambarannya, sambung Oded, bukan hanya menjadi media tanam untuk sayuran, tetapi turut disisipi buah-buahan tanaman obat hingga pengolahan hasil dan pembibitannya di satu titik. Itu juga dapat terintegrasi dengan peternakan, baik ikan maupun unggas.

Melalui Buruan SAE juga, gerakan Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) dalam mengelola sampah diaplikasikan dengan baik. Pengolahan sampah menjadi pupuk, media tanam, dan pakan ternak dilakukan untuk menjaga ekosistem Buruan SAE terjaga secara alami terbebas dari bahan kimia.

“Dari mulai masalah sampah bisa selesai, terutama sampah organik. Kemudian urban farming terlaksana di Kota Bandung, sehingga masyarakat juga bisa mendapatkan benefit yang baik yaitu masalah ketahan pangan, peternakannya juga ada,” jelasnya.

Oded sangat berharap, konsistensi Buruan SAE ini bisa dipertahankan sehingga menjadi bagian dari ikon di Kota Bandung dalam menegakan kedaulatan pangan.

Sebagai langkah nyata, dia akan meminta para pejabat di lingkungan Pemkot untuk membina satu kawasan Buruan SAE di lingkungan rumahnya masing-masing.

“Mudah-mudahan bisa menjadi khas di Kota Bandung. Ke depan bisa membangun lingkungan di wilayah itu dengan Buruan SAE. Sae artinya bagus dan tertata dengan baik, dan dalam artian SAE itu Sehat Alami dan Ekonomis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengungkapkan, hampir 96 persen kebutuhan pangan di Kota Bandung berasal dari luar daerah. Sehingga, membangun ketahanan pangan masyarakat perkotaan menjadi solusi pemerintah untuk menghindari ketergantungan pasokan dari luar.

“Suka tidak suka, kita harus punya kemampuan untuk menghasilkan sendiri. Melalui keterbatasan yang ada kita bisa memanfaatklan lahan di sekitar rumah. Ada sayur, ada ikan jadi kebutuhan konsumsi warga bisa terpenuhi di satu areal yang sama,” kata Gin Gin.

Gin Gin memaparkan, fakta di lapangan menunjukan respon masyarakat yang cukup antusias. Seperti ketika dimunculkan pada 2020 lalu, pihaknya hanya memberikan suntikan intervensi terhadap 60 titik pembuatan Buruan SAE.

Namun, masyarakat secara sukarela menduplikasi konsep Buruan SAE yang hingga akhir tahun 2020 jumlahnya berkembang menjadi 194 lokasi.

Di tahun 2021 ini, DKPP mencoba menambah 40 lokasi yang sampai September jumlahnya terus bertambah.

“Awalnya kita menumbuhkan kemauan dulu dari masyarakatnya. Setelah itu, kita lakukan pendampingan untuk lakukan sosialisasi dan pembelajaran cara menanam,” tuturnya.

“Setelah tumbuh semangat, kita berikan semacam insentif untuk membangun semangat tadi dan kita kawal terus,” lanjut Gin Gin.

Gin Gin mengungkapkan, sejumlah kelompok masyarakat menyampaikan informasi bahwa konsep Buruan SAE ini turut eksis ke pentas internasional. Satu di antaranya, yakni masyarakat di Kampung Cibarani yang membawa khas kebudayaan, termasuk soal konsep pertaniaannya ini mejeng di Amerika Serikat.

“Mereka punya keunikan, karena lingkungannya yang memeprtahankan budaya. Bagaimana budaya dan bertani menjadi satu itu menarik,” paparnya.

“Mereka diundang oleh komjen KJRI di New York. di situ ada konten budaya dan konten budaya itu dikombinasikan dalam pertanian,” jelasnya.

Kemudian, imbuh Gin Gin, ada dari komunitas pembibitan yang mendapat undangan dari Jerman. Menurut informasi terakhir yang diterimanya, kelompok ini akan bertolak menuju Jerman pada Oktober mendatang dengan membawa bahan Buruan SAE sebagai bagian dari presentasinya.

“Kemudian ada warga kota bandung mereka mengikuti semacam lomba bagaimana untuk membagi benih. Itu diapresiasi oleh komunitas di Jerman dan mereka diundang ke Jerman untuk presentasi, dan melihat buruan SAE ini menjadi bagian dari konsep mereka untuk mereka lakukan paparan di sana,” katanya.(asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP PKB Usung Teh Miftahul Jannah Maju Di Pilkada Kota Sukabumi

    DPP PKB Usung Teh Miftahul Jannah Maju Di Pilkada Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), resmi memilih Miftahul Jannah sebagai Bakal Calon (Bacalon) Walikota Sukabumi untuk kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dipilihnya Miftahul tersebut, berkah dari silaturhmai DPP PKB dnegan Ketua DPC PKB Kota Sukabumi yang dilakukan belum lama ini, untuk memastikan Miftahhul Jannah akan mendapatkan mandat rekomendasi maju […]

  • Cegah Penyebaran Covid-19, DPRD Lakukan Video Conferensi  Bersama Walikota & Wakil Walikota Sukabumi

    Cegah Penyebaran Covid-19, DPRD Lakukan Video Conferensi Bersama Walikota & Wakil Walikota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sekertariat DPRD Kota Sukabumi melaksanakan Video Conferensi bersama Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dalam rangka pencegahan dan penyebaran Covid-19. “Kegiatan tersebut dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Walikota Sukabumi Nomor : 188.55/3-BKPSDM/2020 tentang penyesuaian kerja di lingkungan pemerintah Kota Sukabumi dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19” ujar Sekertariat Dewan Asep L Sukmana, Sabtu (28/3/2020). […]

  • Anggota Komisi IV DPR RI Kunjungi BBPBAT Sukabumi, Kang Dedi: Saya Rasa Itu Tidak Efektif

    Anggota Komisi IV DPR RI Kunjungi BBPBAT Sukabumi, Kang Dedi: Saya Rasa Itu Tidak Efektif

    • calendar_month Minggu, 6 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, Jumat (04/11) Dalam kunjungan tersebut, selain meninjau hasil bududaya benih yang dilakukan oleh BBPBAT Sukabumi, juga dilakukan dialog interaktif dengan para pembubidadaya ikan di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Wakil Ketua […]

  • Free PSD Web UI-Kit

    Free PSD Web UI-Kit

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Selama Masa Penyekatan, 12.038 Unit Kendaraan Yang Masuk Ke Wilayah Kota Bandung Berhasil DiputarBalikan

    Selama Masa Penyekatan, 12.038 Unit Kendaraan Yang Masuk Ke Wilayah Kota Bandung Berhasil DiputarBalikan

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung telah memeriksa sebanyak 47.748 unit kendaraan di pos penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021. Penyekatan dilakukan di 8 titik, mulai dari GT Buah Batu, GT M. Toha, GT Kopo, GT Pasir Koja, GT Pasteur, Bunderan Cibiru, Bunderan Cibeureum dan Terminal […]

  • Belum Berikan Lampu Hijau PTM Terbatas, Fahmi Berikan Alasan

    Belum Berikan Lampu Hijau PTM Terbatas, Fahmi Berikan Alasan

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Sukabumi terus melakukan proses verifikasi terhadap sekolah, terkait rencana diadakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah. Hal tersebut disampaikan langsung Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Mbinews.di, Selasa (7/9/2021) siang. Fahmi mengatakan, kita masih menunggu proses verifikasi yang saat ini sedang dilakukan oleh tim verifikasi Dinas Pendidikan […]

expand_less