Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Indikator BOR di Kota Bandung Di Angka 90 Persen, Wakil Walikota Bandung Apresiasi Kesiagaan Nakes

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mengingat kondisi BOR di Kota Bandung sudah di angka 90 persen, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyambangi sejumlah rumah sakit di Kota Bandung guna berkoordinasi terkait ketersediaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR).

Meski dalam tingkat kewaspadaan tinggi, Yana mengingatkan, agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Karena setiap hari, rumah sakit mengupayakan penambahan tempat tidur khusus penanganan Covid-19.

“Kami terus mendorong teman-teman rumah sakit di Kota Bandung menambah kapasitas tempat tidur. Harapannya, teman-teman rumah sakit bisa menambah. Mudah-mudahan itu juga tidak dipakai,” ucap Yana saat di Rumah Sakit Advent, Kamis, (17/6/2021).

Sebelum menyambangi Rumah Sakit Advent, Yana lebih dulu datang ke RS Santo Borromeus. Koordinasi serupa terkait tempat tidur ini menjadi perhatian khusus.

Meskipun, ungkap Yana, dari sekitar 90 persen tingkat keterisian tempat tidur di Kota Bandung ini setengahnya dihuni oleh pasien yang berasal dari luar daerah. Namun, dia memastikan rumah sakit di Kota Bandung tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik.

“Memang berdasarkan indikator BOR seperti kita ketahui sudah di atas 90 persen. Tapi kalau kita lihat 50 persennya itu bukan warga Kota Bandung. Tentunya atas dasar kemanusiaan tidak mungkin rumah sakit menolak pasien non Kota Bandung,” jelasnya.

Apalagi saat ini wilayah terdekat yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat berada dalam zona merah, sehingga Yana berharap rumah sakit di Kota Bandung harus siap melakukan langkah antisipasi.

“Tetangga kita ada di zona merah. Tentunya itu ada dampak, sehingga pasien terindikasi Covid-19 dirujuk ke rumah sakit Kota Bandung,” terangnya.

Di samping itu, Yana juga terus mendorong agar tempat isolasi mandiri bisa tersedia di level kewilayahan. Level kecamatan bahkan kelurahan harus bisa menginventarisasi potensi tempat isolasi mandiri.

Seperti ketika mengunjungi Kecamatan Ujungberung, Yana melihat ada potensi bangunan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bisa dijadikan tempat isolasi mandiri dengan kapasitas hingga 200 orang. Apabila tempat isolasi mandiri ini maksimal maka bisa mengurangi beban daya tampung di rumah sakit.

“Kita dorong di satu kelurahan ada 2-3 tempat isolasi. Itu akan sangat luar biasa. Kita terus diskusikan peluang-peluang yang bisa kita manfaatkan untuk isoman. Supaya membagi beban,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Yana juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rumah sakit dan segala Sumber Daya Manusia (SDM) di dalamnya. Karena hingga saat ini masih tetap optimal melakukan penanganan di saat kasus terus meningkat.

“Pemkot Bandung mengucapkan terima kasih kepada fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bandung. Termasuk tenaga kesehatannya yang sudah bersama-sama menghadapi peningkatan penyebaran Covid-19 di Kota Bandung,” ujarnya.

Selain menambah jumlah tempat tidur, ternyata pihak rumah sakit juga menyiagakan seluruh SDM yang dimiliki. Sehingga tak jarang para tenaga kesehatan terpaksa bekerja lembur.

Seperti yang dituturkan oleh Direktur Rumah Sakit Advent Bandung, Alvin Rantung. Menurutnya, pihak manajemen terpaksa mengatur jadwal para tenaga kesehatan lebih ketat. Apalagi jumlah perawat di RS Advent terbatas.

“Tetapi coba kita atur karena masyarakat sangat membutuhkan pelayanan. Perawat yang seharusnya off atau cuti, kita panggil masuk semua,” ungkapnya.

“Mereka semangat mau melayani. Karena melihat situasi, kita juga terus tambah kebutuhan untuk tenaga kesehatan ini,” papar Alvin.

Sedangkan untuk tempat tidur di RS Advent, saat ini Alvin akan mengupayakan penambahan. Dari sebelumnya 48 persen kapasitas RS Advent, kini akan diupayakan menjadi 58 persen daya tampungnya khusus untuk penanganan Covid-19.

“Sekarang BOR kita sekitar dari 114 tempat tidur, dari kemampuan rumah sakit 237 tempat tidur. Kita akan tingkatkan sampai 135 tempat tidur,” jelasnya.

“Ke depan, membuka lagi lantai dua gedung ini akan berubah dari untuk pasien non Covid-19 menjadi tempat tidur Covid-19. Kita ada ruang ICU dengan tekanan negatif dan ventilator. Itu ada 12 tempat tidur,” katanya.

Reporter: Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meningkatnya kasus Covid-19, Sejumlah Ryas Jalan Kota Bandung Di Tutup Siang Hari

    Meningkatnya kasus Covid-19, Sejumlah Ryas Jalan Kota Bandung Di Tutup Siang Hari

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Polrestabes Bandung akan kembali menutup sejumlah ruas jalan pada siang hari. Penutupan di siang hari akan diterapkan pada akhir pekan. Langkah ini diambil sebagai reaksi terhadap meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Terlebih Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menetapkan wilayah Bandung Raya Siaga 1. “Ada perluasan penutupan jalan […]

  • Komisi IV : DPRD Mendukung Percepatan Relokasi dan Penguatan Layanan RSKGM Kota Bandung

    Komisi IV : DPRD Mendukung Percepatan Relokasi dan Penguatan Layanan RSKGM Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung melakukan monitoring lapangan ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung, Rabu, 3 Desember 2025. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., didampingi Wakil Ketua Komisi IV, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan Sekretaris Komisi […]

  • Disnaker Kota Bandung dan BP3MI Jabar Berkolaborasi Terkait Peluang Kerja di Luar Negeri

    Disnaker Kota Bandung dan BP3MI Jabar Berkolaborasi Terkait Peluang Kerja di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan A.T., M.M., bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung menggelar kunjungan kerja ke Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat, Selasa, (9/1/2024). Kehadiran Tedy Rusmawan itu disambut oleh Kepala BP3MI Jawa Barat, Kombes Pol Mulia Nugraha. Ketua DPRD Kota Bandung , mengajak BP3MI […]

  • Kunjungi Jawa Tengah, Banmus DPRD Jabar Pelajari Strategi Sinkronisasi Program Kerja

    Kunjungi Jawa Tengah, Banmus DPRD Jabar Pelajari Strategi Sinkronisasi Program Kerja

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KOTA SEMARANG, Mbinews.id – Pimpinan dan Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Jawa Barat kunjungi DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Bappeda Provinsi Jawa Tengah dalam rangka mencari informasi terkait bidang fungsi Badan Musyawarah. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat mengungkapkan, dalam kunjungan kerja kali ini Badan Musyawarah DPRD Provinsi Jawa Barat mendapatkan banyak […]

  • Surat Edaran Walikota Sukabumi, Kasatlantas Tidak Pandang Bulu Untuk Berhentikan Plat Merah

    Surat Edaran Walikota Sukabumi, Kasatlantas Tidak Pandang Bulu Untuk Berhentikan Plat Merah

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengeluarkan surat edaran tentang kesadaran membayar pajak kendaraan bagi aparatur sipil negera (ASN). Surat edaran itu pun ditandantangani oleh Walikota pada saat sosialisasi zona integritas taat pajak kendaraan bermotor untuk ASN dan non ASN di salah satu hotel Jalan Siliwangi Kota Sukabumi. Rabu, (27/11/2019). Surat edaran itu kata […]

  • Pemkot Bandung Targetkan Indikator Informatif Kesepuluh Kali dalam Keterbukaan Informasi

    Pemkot Bandung Targetkan Indikator Informatif Kesepuluh Kali dalam Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Pemkot Bandung Targetkan Indikator Informatif Kesepuluh Kali dalam Keterbukaan Informasi BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan indikator Informatif ke sepuluh kalinya dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Barat. Demikian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana mengatakan saat mengikuti Monitoring dan Evaluasi Berbasis Elektronik Penerapan Undang-Undang […]

expand_less