Breaking News
Trending Tags

Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi jawab persoalan petani dalam menghadapi Era revolusi industri 4.0. Mahasiswa Pertanian Sukses membuat aplikasi E-das untuk menjual hasil pangan para petani.

Aplikasi E-das atau Electronic Development Agribusiness Syariah merupakan aplikasi sejenis toko online yang menyediakan bahan pokok hasil pertanian yang prudkanya diambil dari masyarakat petani langsung.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Dr. Amalia Nur Milla mengatakan, konsep awal dibuatnya aplikasi E-das berdasarkan situasi dan kondisi perkembangan zaman saat ini.

” Saat ini sedang melaksanakan program holistik membinaan dan pemberdayaan desa (PHP2D) pertanian organik yang berada di Desa Kebonpedes. Kemudian kita ingin memutus mata rantai pemasaran dengan revolusi industri 4.0, maka pemasarannya juga online. Sehingga kita membuat aplikasi ini khusus produk organik” ucapnya saat Lounching E-das, di Balai Sawala, Kebonpedes Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/11/20).

” Jadi banyak dimakan produk olahan itu tidak organik, artinya masih ada atau ditambah dengan zat adiktif, karena kita melihat perkembangan zaman yang baik sekarang orang-orang sangat peduli terhadap kesehatan dan kita menangkap peluang itu agar masyarakat yang memang berhati-hati terhadap konsumsi pangannya untuk menjaga kesehatannya” ucapnya.

Selain memasarkan hasil pruduk pertanian diaplikasi E-das juga menyediakan konsultasi bisnis baik budi dayanya atau hal-hal lain yang terkait dengan pengelolaan pertanian.

” Sekarang ada di dalam aplikasi ini memang baru produk-produk sayuran untuk konsultasinya ke depan melihat perkembangan,” kata Amalia.

Untuk saat ini, aplikasi E-das sedang didaftarkan dan verifikasi di playstore, mudah-mudahan bisa cepat diakses oleh masyarakat banyak. “Mudah-mudahan nanti sore atau besok itu kita sudah bisa bisa download di playstore” tuturnya.

Dengan dibuatnya aplikasi E-das ini, Amalia berharap Mahasiswa Fakultas Pertanian menjadikan sebagai unit bisnisnya.

“Jadi tidak hanya untuk membantu petani saja, tapi bagaimana menjadikan mahasiswa kami bisa menciptakan lapangan kerja selain membantu petani mereka juga bisa mandiri dan mudah-mudahan bisa diakses oleh masyarakat luas” pukasnya.

Sementara itu, Penjabat Sementara Bupati Sukabumi Raden Gani Muhammad mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian UMMI yang bekerjasama dengan Desa kebonpedes

” Saya harapkan dengan lahirnya inovasi E-das Ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani dan bisa memasarkan produk-produk unggulan hasil pertanian yang ada di desa Kebonpedes ini. Sehingga bisa muncul seiring dengan adanya potensi – potensi sumber daya yang tinggi ini bisa terus meluas keluar Sukabumi,” ucapnya.

Menurutnya, aplikasi E-das dilahirkan untuk memberikan maaf besar dan mendongkrak ekonomi petani.

” Saya justru menantang dengan sistem ini bisa memberikan nilai tambah buat para petani. Sehingga kesejahteraan petani ini bisa terdongkrak melalui aplikasi yang diluncurkan” ujarnya.

Apresiasi pun tak luput dari Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni yang juga memiliki program ketahanan pangan. pasalnya mahasiwa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi, mampu mengimbangi perkembangan zaman saat ini.

” Saya sangat mengapresiasi generasi milenial concern pengembangan pertanian di Indonesia khususnya di Sukabumi dengan mengandeng program pemberdayaan masyarakat. Melalui aplikasi E-das akan sangat membantu pemasaran produk produk pertanian masyarakat dan membantu menyediakan produk sayuran segar dan organik bagi konsumen,” ucapnya.

” Semoga E-das di Sukabumi bisa berkembang luas di tempat lain, sehingga pasar untuk pertanian dan konsultasi terkait pengembangan pertanian bisa tersedia dengan mudah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, lahirnya aplikasi E-das ini digagas dalam program PHP2D yang didalamnya merupakan mahasiswa program studi Agribisnis diantaranya Sandi sebagai ketua, Putri Agustina sebagai Sekretaris, Nu’r Sophia Sandora sebagai Bendahara. Ada pun anggotanya Yusuf Supardin, Yogi Saputra, Dikri Syahru, Iip Pauziah, Andira Kaffa, dan Lindi Febrianti dibawah pembimbing Dekan Fakultas Pertanian Amalia Nur Milla dan Dosen Pendamping Neneng Kartika. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Akan Segera Resmikan Mal Pelayanan Publik

    Pemkot Sukabumi Akan Segera Resmikan Mal Pelayanan Publik

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tak lama lagi, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Sukabumi akan segera diresmikan. Hal tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk mewujudkan MPP Kota Sukabumi pada tahun ini. “Rencananya sih diwujudkannya diakhir tahun 2021 ini,”ujar Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Yanto Arisdiyanto. […]

  • Suasana malam hari di Sukabumi Culinary Night 2023. Sabtu (25/11) malam.

    Sukses Digelar, Sukabumi Culinary Night 2023 Mendapat Antusias Tinggi Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 26 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Sukses digelar selama 3 hari, Sukabumi Culinary Night 2023 terbukti mampu menjadi alternatif sarana hiburan baru bagi masyarakat dalam mengisi waktu akhir pekannya. Selain itu, Sukabumi Culinary Night 2023 juga berhasil membantu mendongkrak omset para pelaku UMK yang menjadi peserta dalam kegiatan yang berlangsung di Ex Terminal Sudirman tersebut, Minggu (26/11). Setelah dibuka […]

  • Ketua DPRD Kota Bandung ikuti Rapat Kordinasi para Ketua DPRD se Indonesia

    Ketua DPRD Kota Bandung ikuti Rapat Kordinasi para Ketua DPRD se Indonesia

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., mengikuti rapat koordinasi para Ketua DPRD se Indonesia secara virtual yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Drs. Jenderal Muhammad Tito Karnavian MA., Ph.D, terkait Persiapan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Pilkada Serentak Tahun 2024, di Ruang Rapat Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Bandung, Senin, 3 Februari […]

  • Polsek Cikole Kawal Gerak Jalan Santai Kampus Yuwati Bhakti

    Polsek Cikole Kawal Gerak Jalan Santai Kampus Yuwati Bhakti

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Aparat kepolisian dari sektor Cikole melakukan pengamanan kegiatan jalan santai yang digelar oleh salah satu sekolah di Kota Sukabumi. Kapolsek Cikole Kompol NR subarna mengatakan, untuk mengamankan kegiatan yang berlangsung pihaknya menerjunkan balasan personil Polsek Cikole,  Sabtu (10/09). “Pada hari ini tepatnya tadi pukul 7 pagi dimulai dengan kegiatan gerak jalan santai […]

  • Cetak SDM Unggul  Universitas Logistik dan Bisnis Internasional  Wisuda 744 Mahasiswa

    Cetak SDM Unggul Universitas Logistik dan Bisnis Internasional Wisuda 744 Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) mewisuda 744 mahasiswa pada Kamis (01/12/2022). Kegiatan ini adalah wisuda ke-XIX Sekolah Vokasi dan Wisuda ke-VI Fakultas Logistik, Teknologi & Bisnis yang dilaksanakan di Gedung Eldoraro Sport Café & Convention Hall, Jl. Dr. Setiabudi 438, Bandung. Rektor ULBI, Dr. Ir. Agus Purnomo, MT., mengatakan bahwa tak mudah […]

  • Pemkot Sukabumi Alokasikan Rp30 Miliar untuk Pengelolaan Sampah, Dorong Partisipasi Masyarakat Lewat World Clean Up Day 2025

    Pemkot Sukabumi Alokasikan Rp30 Miliar untuk Pengelolaan Sampah, Dorong Partisipasi Masyarakat Lewat World Clean Up Day 2025

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menegaskan, komitmennya dalam penguatan budaya bersih dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui peringatan World Clean Up Day (WCD) 2025 tingkat Kota Sukabumi yang digelar di Halaman Gedung Juang 45. Jumat, (10/10/2025). Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan […]

expand_less