Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jelang Pemberlakuan PSBB Bodebek, Ridwan Kamil : Pastikan Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  — Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bodebek (Kota Bogor, Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, dan Bekasi) disertai dengan program jaring pengaman sosial yang komprehensif. Program tersebut akan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan supaya dampak sosial dan ekonomi akibat PSBB bisa tertangani.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan mengelompokkan warga terdampak COVID-19. Pertama, warga yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kemudian, warga rawan miskin baru.

“DTKS ini mayoritas akan dibantu oleh APBN melalui kementerian-kementerian. Kemudian, ada kelompok dua yang namanya non di DTKS, yaitu mereka-mereka yang rawan miskin baru yang sebelumnya tidak masuk daftar bantuan,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/4/20)

“Warga rawan miskin baru terbagi dua juga, yang ber-KTP Bodebek dan perantau. Jadi, kepada para perantau di lima wilayah ini jangan khawatir, Anda tetap akan juga dibantu oleh Pemerintah Jawa Barat dan pemerintah lima wilayah ini. Anda akan disamakan haknya selama Anda memang berhak dan butuh bantuan, kami akan bantu,” imbuhnya.

Pemda Provinsi Jabar mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 triliun yang bersumber dari APBD untuk program jaring pengaman sosial. Tujuannya, supaya masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari semasa pandemi COVID-19.

Guna kelompok masyarakat penerima bantuan program itu tepat sasaran, Pemda Provinsi Jabar menginstruksikan para Ketua Rukun Tangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk melakukan pemetaan dan pendataan masyarakat kelompok miskin baru.

“Hari ini RT dan RW sedang melakukan pendataan, maka DTKS yang ada datanya dibantu, yang tidak masuk juga dibantu walaupun ber-KTP atau tidak ber-KTP wilayah tersebut, selama de facto memang bekerja, ngekos atau bekerja di situ,” ucap Kang Emil.

“Jangan sampai ada perantau, karena alasan tidak ber-KTP di sana tidak dihitung sebagai yang dibantu. Selama ekonominya memang susah dan perlu bantuan, itu perlu kita bantu. Tidak boleh ada orang warga Indonesia yang kelaparan di tanah Jawa Barat. Siapapun itu, insyaallah kami bantu,” tambahnya.

Selain program jaringan pengaman sosial yang digagas Pemda Provinsi Jabar, kata Kang Emil, ada enam sumber bantuan bagi masyarakat Bodebek. Pertama adalah Program Keluarga Harapan. Kedua, kartu sembako atau bantuan pangan non tunai. Ketiga, kartu prakerja. Kemudian, bantuan sosial dari pemerintah pusat. Empat bantuan itu bersumber dari APBN.

“Kalau di kabupaten, mereka akan dibantu pertama kali oleh dana desa. Sekitar 20 sampai 30 persen dana desa akan dipergunakan untuk membantu warga miskin baru karena COVID-19. Yang keenam, baru dana sosial dari provinsi yang (besarannya) Rp500 ribu selama 4 bulan itu sudah siap. Dan yang ketujuh, kalau masih kurang, akan diberikan oleh dana sosial dari kota/kabupaten di lima wilayah,” katanya.

Menurut Kang Emil, pihaknya akan menggagas Gerakan Nasi Bungkus atau Gasibu. Semua pihak, mulai dari BUMD, mahasiswa, perusahaan swasta, sampai masyarakat umum, dapat ikut dalam gerakan tersebut. Kemudian, akan ada dapur umum di setiap kelurahan di lima wilayah yang memberlakukan PSBB.

Kehadiran Gasibu dan dapur umum bertujuan untuk memastikan semua masyarakat Jabar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya. Agar dua gerakan itu berjalan, Kang Emil meminta semua RW di Jabar, khususnya Bodebek, melaporkan dan mendata masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Gerakan nasi bungkus ini adalah, jika bantuan sosial yang jumlahnya 7 masih ada yang terlewat, ada orang-orang lapar di jalan di RW-RW, minimal perutnya tidak kosong. Akan ada dapur umum di kelurahan-keluruhan di lima daerah yang akan bagikan nasi bungkus kepada mereka yang kelaparan,” ucapnya.

“Kepada mereka yang mampu menyumbang makanan atau nasinya atau apa, silahkan koordinasikan dengan RW masing-masing untuk membantu mereka yang mungkin tidak termasuk atau terlewatkan oleh bantuan formal dari pemerintah. Jadi, Jawa Barat insyaallah dijamin tidak ada mereka yang berkesusahan yang tidak dibantu oleh bantuan pemerintahan baik formal maupun non formal,” imbuhnya.

Selain itu, Pemda Provinsi Jabar menerima aduan masyarakat yang membutuhkan bantuan, tapi belum terbantu, melalui aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar). Hal tersebut bertujuan untuk memastikan semua masyarakat yang membutuhkan terbantu.

“Ada fitur di PIKOBAR, aplikasi di mana warga yang merasa harusnya dibantu terlewatkan sana-sini dari 7 pintu masuk, juga bisa lapor di aplikasi PIKOBAR. Nanti, aplikasi itu akan mengklarifikasi untuk membantu. Intinya adalah jangan khawatir tidak boleh ada orang kelaparan kesusahan karena sistem formal. Maka, kita bantu dengan sistem pengaduan lewat aplikasi agar disiplin dan terukur,” kata Kang Emil. (Hms/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Optimis Seluruh Kelurahan Kota Bandung 100 Persen ODF Tahun 2023

    Yana Optimis Seluruh Kelurahan Kota Bandung 100 Persen ODF Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggencarkan program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di seluruh wilayah. Sampai saat ini sudah 62 persen kelurahan di Kota Bandung berhasil ODF. Targetnya, pada 2023 mendatang 151 kelurahan se-Kota Bandung sudah 100 persen ODF. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, dalam setahun akselerasi […]

  • Kinerja Pembangunan Kota Sukabumi Tunjukkan Tren Positif Selama 2024–2026

    Kinerja Pembangunan Kota Sukabumi Tunjukkan Tren Positif Selama 2024–2026

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota Sukabumi mencatat capaian positif kinerja pembangunan daerah sepanjang periode 2024 hingga 2026. Dari 26 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan, sebanyak 20 indikator telah mencapai target 100 persen, sementara enam indikator lainnya berada pada kisaran di atas 80 persen. Capaian tersebut merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Perencanaan Pembangunan […]

  • Kontruksi Terbangun, Pelayanan Publik Wilayah Timur Segera Terealisasi

    Kontruksi Terbangun, Pelayanan Publik Wilayah Timur Segera Terealisasi

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Konstruksi Gerai Pelayanan Publik (GPP) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di kawasan Summarecon sudah mulai terbentuk. Nantinya, GPP akan mendekatkan pelayanan di wilayah Bandung timur. Guna mempercepat kehadiran GPP Sumarecon, Pemkot Bandung melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) baru saja menuntaskan penandatanganan kerja sama dengan PT. Mahkota Permata Perdana, Senin […]

  • Bangun Sukabumi 10 Tahun ke Depan, Ayep Zaki Gandeng Bappenas, Usulkan Peningkatan RSUD dan Target Nol Stunting

    Bangun Sukabumi 10 Tahun ke Depan, Ayep Zaki Gandeng Bappenas, Usulkan Peningkatan RSUD dan Target Nol Stunting

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi memperkuat sinergi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan melalui audiensi Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas beserta jajaran di Jakarta, Selasa (21/7). Pertemuan membahas arah pembangunan jangka panjang Kota […]

  • bjb CLUB Basket Sukses Tembus Final Liga Jasa Keuangan

    bjb CLUB Basket Sukses Tembus Final Liga Jasa Keuangan

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – bank bjb kembali mengikuti ajang Liga Jasa Keuangan (LJK) BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) tahun 2022 melalui bjb CLUB Basket. Tim besutan bank bjb, pada Rabu (19/10), dalam babak semi final, sukses mengalahkan tim basket BTN dengan skor akhir 61-43 sehingga bjb CLUB lolos ke final. Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi turut hadir […]

  • Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Kota Bandung Khusyuk Jalankan Ibadah

    Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Kota Bandung Khusyuk Jalankan Ibadah

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1444 di Kota Bandung berlangsung aman dan kondusif. Sejumlah masyarakat Kota Bandung yang memeluk agama Hindu nampak menjalankan ibadah dalam rangkaian Hari Raya Nyepi dengan khusyuk. Sebelumnya pada Selasa 2 Maret, Pura Vira Chandra Dharma di Secapa AD Hegarmanah Kota Bandung menggelar upacara Pengerupukan. Upacara […]

expand_less