Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jelang Pemberlakuan PSBB Bodebek, Ridwan Kamil : Pastikan Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  — Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bodebek (Kota Bogor, Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, dan Bekasi) disertai dengan program jaring pengaman sosial yang komprehensif. Program tersebut akan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan supaya dampak sosial dan ekonomi akibat PSBB bisa tertangani.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan mengelompokkan warga terdampak COVID-19. Pertama, warga yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kemudian, warga rawan miskin baru.

“DTKS ini mayoritas akan dibantu oleh APBN melalui kementerian-kementerian. Kemudian, ada kelompok dua yang namanya non di DTKS, yaitu mereka-mereka yang rawan miskin baru yang sebelumnya tidak masuk daftar bantuan,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/4/20)

“Warga rawan miskin baru terbagi dua juga, yang ber-KTP Bodebek dan perantau. Jadi, kepada para perantau di lima wilayah ini jangan khawatir, Anda tetap akan juga dibantu oleh Pemerintah Jawa Barat dan pemerintah lima wilayah ini. Anda akan disamakan haknya selama Anda memang berhak dan butuh bantuan, kami akan bantu,” imbuhnya.

Pemda Provinsi Jabar mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 triliun yang bersumber dari APBD untuk program jaring pengaman sosial. Tujuannya, supaya masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari semasa pandemi COVID-19.

Guna kelompok masyarakat penerima bantuan program itu tepat sasaran, Pemda Provinsi Jabar menginstruksikan para Ketua Rukun Tangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk melakukan pemetaan dan pendataan masyarakat kelompok miskin baru.

“Hari ini RT dan RW sedang melakukan pendataan, maka DTKS yang ada datanya dibantu, yang tidak masuk juga dibantu walaupun ber-KTP atau tidak ber-KTP wilayah tersebut, selama de facto memang bekerja, ngekos atau bekerja di situ,” ucap Kang Emil.

“Jangan sampai ada perantau, karena alasan tidak ber-KTP di sana tidak dihitung sebagai yang dibantu. Selama ekonominya memang susah dan perlu bantuan, itu perlu kita bantu. Tidak boleh ada orang warga Indonesia yang kelaparan di tanah Jawa Barat. Siapapun itu, insyaallah kami bantu,” tambahnya.

Selain program jaringan pengaman sosial yang digagas Pemda Provinsi Jabar, kata Kang Emil, ada enam sumber bantuan bagi masyarakat Bodebek. Pertama adalah Program Keluarga Harapan. Kedua, kartu sembako atau bantuan pangan non tunai. Ketiga, kartu prakerja. Kemudian, bantuan sosial dari pemerintah pusat. Empat bantuan itu bersumber dari APBN.

“Kalau di kabupaten, mereka akan dibantu pertama kali oleh dana desa. Sekitar 20 sampai 30 persen dana desa akan dipergunakan untuk membantu warga miskin baru karena COVID-19. Yang keenam, baru dana sosial dari provinsi yang (besarannya) Rp500 ribu selama 4 bulan itu sudah siap. Dan yang ketujuh, kalau masih kurang, akan diberikan oleh dana sosial dari kota/kabupaten di lima wilayah,” katanya.

Menurut Kang Emil, pihaknya akan menggagas Gerakan Nasi Bungkus atau Gasibu. Semua pihak, mulai dari BUMD, mahasiswa, perusahaan swasta, sampai masyarakat umum, dapat ikut dalam gerakan tersebut. Kemudian, akan ada dapur umum di setiap kelurahan di lima wilayah yang memberlakukan PSBB.

Kehadiran Gasibu dan dapur umum bertujuan untuk memastikan semua masyarakat Jabar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya. Agar dua gerakan itu berjalan, Kang Emil meminta semua RW di Jabar, khususnya Bodebek, melaporkan dan mendata masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Gerakan nasi bungkus ini adalah, jika bantuan sosial yang jumlahnya 7 masih ada yang terlewat, ada orang-orang lapar di jalan di RW-RW, minimal perutnya tidak kosong. Akan ada dapur umum di kelurahan-keluruhan di lima daerah yang akan bagikan nasi bungkus kepada mereka yang kelaparan,” ucapnya.

“Kepada mereka yang mampu menyumbang makanan atau nasinya atau apa, silahkan koordinasikan dengan RW masing-masing untuk membantu mereka yang mungkin tidak termasuk atau terlewatkan oleh bantuan formal dari pemerintah. Jadi, Jawa Barat insyaallah dijamin tidak ada mereka yang berkesusahan yang tidak dibantu oleh bantuan pemerintahan baik formal maupun non formal,” imbuhnya.

Selain itu, Pemda Provinsi Jabar menerima aduan masyarakat yang membutuhkan bantuan, tapi belum terbantu, melalui aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar). Hal tersebut bertujuan untuk memastikan semua masyarakat yang membutuhkan terbantu.

“Ada fitur di PIKOBAR, aplikasi di mana warga yang merasa harusnya dibantu terlewatkan sana-sini dari 7 pintu masuk, juga bisa lapor di aplikasi PIKOBAR. Nanti, aplikasi itu akan mengklarifikasi untuk membantu. Intinya adalah jangan khawatir tidak boleh ada orang kelaparan kesusahan karena sistem formal. Maka, kita bantu dengan sistem pengaduan lewat aplikasi agar disiplin dan terukur,” kata Kang Emil. (Hms/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Politik di Ciamis: Demokrat dan PKS Siap Bersilaturahmi Jelang Pilkada 2024

    Kolaborasi Politik di Ciamis: Demokrat dan PKS Siap Bersilaturahmi Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    CIAMIS, Mbinews – Roadshow Politik jelang Pilkada 2024, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Demokrat Ciamis bersilaturahmi bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ciamis. Kunjungan tersebut bertepatan dengan Milad PKS yang ke 22, Bertempat di Kantor DPD PKS Ciamis, Sabtu (20/4/2024). Sebelumnya Demokrat telah bersilaturahmi dengan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ciamis. Yang mana […]

  • PWI Pusat Dan Panitia HPN 2020 Lakukan Pertemuan Dengan Menteri PANRB

    PWI Pusat Dan Panitia HPN 2020 Lakukan Pertemuan Dengan Menteri PANRB

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Panitia Pusat Hari Pers Nasional (HPN) 2020, melakukan pertemuan dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo di kantornya, Rabu (15/1/2020). Dalam pertemuan ini Ketua Umum Atal S Depari yang juga penanggung Jawab HPN 2020 di dampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi,Ketua Panitia […]

  • DPRD Kota Bandung Usulkan Yana Jadi Wali Kota Bandung Definitif

    DPRD Kota Bandung Usulkan Yana Jadi Wali Kota Bandung Definitif

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – DPRD Kota Bandung mengusulkan Yana Mulyana sebagai Wali Kota Bandung sisa masa jabatan 2018-2023. Hal ini tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jumat 4 Maret 2022. Yana saat ini menjabat sebagai Plt. Wali Kota Bandung. Sebelumnya, Yana menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung. Pengusulan Yana sebagai Wali Kota Bandung berbarengan dengan […]

  • Masyarakat Kabupaten Karawang Harus Sukseskan Program Vaksinasi

    Masyarakat Kabupaten Karawang Harus Sukseskan Program Vaksinasi

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    KAB. KARAWANG, Mbinews.id — Guna percepat kekebalan komunal, program vaksinasi yang dijalankan pemerintah terus diupayakan dan berjalan secara bertahap. Kementerian Kesehatan yang bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Karawang memulai tahapan program vaksinasi. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Rahayu mengatakan, program itu merupakan wujud komitmen pemerintah pusat dan […]

  • PD-PRT Sudah selesai menjelang Kongres XXV PWI di Bandung

    PD-PRT Sudah selesai menjelang Kongres XXV PWI di Bandung

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Menjelang Kongres XXV PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Bandung, Jabar, 24-27 September 2023 mendatang, tim PWI Pusat menggelar rapat finalisasi dan penyempurnaan Peraturan Dasar Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT) PWI, Selasa dan Rabu (1-2/8/2023) di Sekretariat PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Rapat finalisasi penyempurnaan PD-PRT, Kode Etik Jurnalistik […]

  • Termasuk UMKM, HDCI Dukung Kebangkitan Sektor Ekonomi Dan Pariwisata

    Termasuk UMKM, HDCI Dukung Kebangkitan Sektor Ekonomi Dan Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    DENPASAR, Mbinews.id – Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) yang merupakan organisasi nasional berskala global, menyatakan tekadnya untuk mendukung kebijakan pemerintah khususnya sektor ekonomi dan pariwisata serta membangkitkan sektor UMKM. “Tujuan utama kita adalah turut mendukung pemulihan ekonomi dan pariwisata nasional, yang terpuruk akibat dampak pandemi Covid-19,” demikian diungkapkan Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy […]

expand_less