Breaking News
Trending Tags

Jelang Pemberlakuan PSBB Bodebek, Ridwan Kamil : Pastikan Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  — Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bodebek (Kota Bogor, Bekasi, Depok, Kabupaten Bogor, dan Bekasi) disertai dengan program jaring pengaman sosial yang komprehensif. Program tersebut akan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan supaya dampak sosial dan ekonomi akibat PSBB bisa tertangani.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan mengelompokkan warga terdampak COVID-19. Pertama, warga yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kemudian, warga rawan miskin baru.

“DTKS ini mayoritas akan dibantu oleh APBN melalui kementerian-kementerian. Kemudian, ada kelompok dua yang namanya non di DTKS, yaitu mereka-mereka yang rawan miskin baru yang sebelumnya tidak masuk daftar bantuan,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (12/4/20)

“Warga rawan miskin baru terbagi dua juga, yang ber-KTP Bodebek dan perantau. Jadi, kepada para perantau di lima wilayah ini jangan khawatir, Anda tetap akan juga dibantu oleh Pemerintah Jawa Barat dan pemerintah lima wilayah ini. Anda akan disamakan haknya selama Anda memang berhak dan butuh bantuan, kami akan bantu,” imbuhnya.

Pemda Provinsi Jabar mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 triliun yang bersumber dari APBD untuk program jaring pengaman sosial. Tujuannya, supaya masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari semasa pandemi COVID-19.

Guna kelompok masyarakat penerima bantuan program itu tepat sasaran, Pemda Provinsi Jabar menginstruksikan para Ketua Rukun Tangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk melakukan pemetaan dan pendataan masyarakat kelompok miskin baru.

“Hari ini RT dan RW sedang melakukan pendataan, maka DTKS yang ada datanya dibantu, yang tidak masuk juga dibantu walaupun ber-KTP atau tidak ber-KTP wilayah tersebut, selama de facto memang bekerja, ngekos atau bekerja di situ,” ucap Kang Emil.

“Jangan sampai ada perantau, karena alasan tidak ber-KTP di sana tidak dihitung sebagai yang dibantu. Selama ekonominya memang susah dan perlu bantuan, itu perlu kita bantu. Tidak boleh ada orang warga Indonesia yang kelaparan di tanah Jawa Barat. Siapapun itu, insyaallah kami bantu,” tambahnya.

Selain program jaringan pengaman sosial yang digagas Pemda Provinsi Jabar, kata Kang Emil, ada enam sumber bantuan bagi masyarakat Bodebek. Pertama adalah Program Keluarga Harapan. Kedua, kartu sembako atau bantuan pangan non tunai. Ketiga, kartu prakerja. Kemudian, bantuan sosial dari pemerintah pusat. Empat bantuan itu bersumber dari APBN.

“Kalau di kabupaten, mereka akan dibantu pertama kali oleh dana desa. Sekitar 20 sampai 30 persen dana desa akan dipergunakan untuk membantu warga miskin baru karena COVID-19. Yang keenam, baru dana sosial dari provinsi yang (besarannya) Rp500 ribu selama 4 bulan itu sudah siap. Dan yang ketujuh, kalau masih kurang, akan diberikan oleh dana sosial dari kota/kabupaten di lima wilayah,” katanya.

Menurut Kang Emil, pihaknya akan menggagas Gerakan Nasi Bungkus atau Gasibu. Semua pihak, mulai dari BUMD, mahasiswa, perusahaan swasta, sampai masyarakat umum, dapat ikut dalam gerakan tersebut. Kemudian, akan ada dapur umum di setiap kelurahan di lima wilayah yang memberlakukan PSBB.

Kehadiran Gasibu dan dapur umum bertujuan untuk memastikan semua masyarakat Jabar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya. Agar dua gerakan itu berjalan, Kang Emil meminta semua RW di Jabar, khususnya Bodebek, melaporkan dan mendata masyarakat yang memerlukan bantuan.

“Gerakan nasi bungkus ini adalah, jika bantuan sosial yang jumlahnya 7 masih ada yang terlewat, ada orang-orang lapar di jalan di RW-RW, minimal perutnya tidak kosong. Akan ada dapur umum di kelurahan-keluruhan di lima daerah yang akan bagikan nasi bungkus kepada mereka yang kelaparan,” ucapnya.

“Kepada mereka yang mampu menyumbang makanan atau nasinya atau apa, silahkan koordinasikan dengan RW masing-masing untuk membantu mereka yang mungkin tidak termasuk atau terlewatkan oleh bantuan formal dari pemerintah. Jadi, Jawa Barat insyaallah dijamin tidak ada mereka yang berkesusahan yang tidak dibantu oleh bantuan pemerintahan baik formal maupun non formal,” imbuhnya.

Selain itu, Pemda Provinsi Jabar menerima aduan masyarakat yang membutuhkan bantuan, tapi belum terbantu, melalui aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar). Hal tersebut bertujuan untuk memastikan semua masyarakat yang membutuhkan terbantu.

“Ada fitur di PIKOBAR, aplikasi di mana warga yang merasa harusnya dibantu terlewatkan sana-sini dari 7 pintu masuk, juga bisa lapor di aplikasi PIKOBAR. Nanti, aplikasi itu akan mengklarifikasi untuk membantu. Intinya adalah jangan khawatir tidak boleh ada orang kelaparan kesusahan karena sistem formal. Maka, kita bantu dengan sistem pengaduan lewat aplikasi agar disiplin dan terukur,” kata Kang Emil. (Hms/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil Pimpin Langsung Shalat Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz

    Ridwan Kamil Pimpin Langsung Shalat Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Mbinews.id – Usai tiba di rumah duka, jenazah almarhum Emmeril Khan Mumtadz (Eril) langsung disolatkan. Solat jenazah yang dilakukan di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, dipimpin langsung oleh sang ayah Ridwan Kamil (RK). Seperti dikutip dari Fokussatu.id menuliskan bahwa, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung menjadi imam sholat jenazah. Sementara yang menjadi makmum di antaranya […]

  • Oded  Imbau Ormas Berbasis Kepemudaan Dan Otomotif Kolaborasi Dalam Kebaikan

    Oded Imbau Ormas Berbasis Kepemudaan Dan Otomotif Kolaborasi Dalam Kebaikan

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyerukan kepada seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang berbasis kepemudaan untuk tetap produktif berkarya. Organisasinya harus bisa mengarahkan anggotanya berkreasi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menjalankan program pembangunan. Hal ini Oded ungkapkan saat bertemu dengan Ketua XTC Jawa Barat, Dicky Fauzia Rachman di Balai […]

  • Super di Hentikan, Warga Masih Bisa Gunakan SP4N Lapor Untuk Mengadu

    Super di Hentikan, Warga Masih Bisa Gunakan SP4N Lapor Untuk Mengadu

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi resmi menghentikan kanal aduan Aplikasi Sukabumi Participatory Responder (Super) sejak November 2023 kemarin. Pemberhentian tersebut, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2013, tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik. “Ya, Pemkot Sukabumi sudah menghentikan aplikasi Super sejak November 2023 kemarin,”ujar Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi dan […]

  • PPKM 3 Bandung Raya, Ketua DPRD: Tekan Omicron Dengan Upaya Bersama

    PPKM 3 Bandung Raya, Ketua DPRD: Tekan Omicron Dengan Upaya Bersama

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., meminta semua pihak untuk bekerjasama agar angka warga yang terpapar Covid-19 terus ditekan. Hal ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bandung yang menunjukkan akhir-akhir ini angka Covid-19 mengalami kenaikan cukup signifikan. Untuk itu, Tedy meminta semua pihak untuk sama-sama melaksakanan perwal terbaru […]

  • bank bjb Raih Penghargaan BPD Terbaik Indonesia FX Trading Awards 2022

    bank bjb Raih Penghargaan BPD Terbaik Indonesia FX Trading Awards 2022

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali mencatatkan prestasi gemilang sebagai pemenang BPD Terbaik dalam ajang Indonesia FX Award 2022. FX Awards yang berlangung secara virtual pada Senin 4 April 2022 ini bertujuan untuk mempromosikan transparansi dan likuiditas di pasar valuta asing Indonesia dan sebagai pengakuan bahwa […]

  • BPSK Kota Sukabumi Hanya Bisa Tuntaskan 22 Kasus Pengaduan Sepanjang Tahun 2019

    BPSK Kota Sukabumi Hanya Bisa Tuntaskan 22 Kasus Pengaduan Sepanjang Tahun 2019

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sepanjang tahun 2019, Badan Penyeleseian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Sukabumi menyelesaikan 22 sidang kasus konsumen dari 30 pengaduan yang masuk. Jumlah tersebut tentunya menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 24 kasus,”Sebenarnya ditahun 2019 kita melakukan sidang sebanyak 23, tapi yang tuntas hanya 22 sidang saja, dan sisanya yang satu lagi […]

expand_less