Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ketua Harian Gugus Tugas Bandung Apresiasi Terapkan Standarisasi Protokol Kesehatan Di Gereja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi penerapan standarisasi protokol kesehatan di gereja. Bahkan sampai saat ini masih ada gereja yang masih belum membuka aktivitas beribadahnya walaupun regulasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah memperbolehkannya.

Ema mengungkapkan, sejak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional, rumah ibadah sudah mulai dibuka secara bertahap. Meski pun baru diperkenankan menampung jemaah sebanyak 30 persen dari kapasitas.

Sedangkan saat masa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), rumah ibadah diizinkan untuk menerima jemaat sekitar 50 persen dari kapasitas gedung.

“Tadi simulasinya sudah baik meski ada catatan kecil. Itu saya pikir tidak menjadi sesuatu yang prinsip. Kalau dari pendekatan regulasi sudah bisa operasional. Tetapi gereja ini baru mau mulai bulan Agustus,” ucap Ema usai simulasi di Gereja Fajar Pengharapan, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Minggu (12/7/2020).

Selain pengadaan fasilitas membersihkan tangan, jaga jarak dan pengecekan suhu tubuh, pengaturan kapasitas di Gereja Fajar Pengharapan ini juga baru merencanakan akan membuka 30 persen dari kapasitasnya. Selain itu, waktu beribadah juga ditambah menjadi tiga sesi dalam satu harinya.

Ema mengingatkan, di masa AKB ini tak lantas menjadi alasan untuk melonggarkan kewaspadaan. Dia menyerukan agar penerapan standarisasi protokol kesehatan tetap ketat. Sehingga tempat ibadah tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Ada rasa nyaman dan ketenangan buat jemaah bahwa tempat ibadah ini layak,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Persekutuan Gereja Gereja Indonesia (PGI), Bambang Widjaja menuturkan di Kota Bandung ini sebagian besar tempat ibadah umat nasrani masih memilih tutup guna menghindari terjadinya klaster baru. Utamanya, gereja yang memiliki jemaah cukup besar.

“Setiap Senin pertama dan Senin ketiga gereja-gereja di Bandung berkomunikasi, menata diri dan melangkah bersama. Saat ini yang mengikuti pertemuan secara online di Bandung ada 140 gereja. Sekitar 30 gereja yang sudah mulai melakukan ibadah tapi mayoritas belum. Kami ingin memastikan keamannya,” kata Bambang.

Seperti di Gereja Fajar Pengharapan ini, lanjut Bambang, terdata sekitar 3.000 orang yang rutin menjalankan ibadah. Sehingga penerapan standarisasi protokol kesengatan sangat diperhitungkan dan diberlakukan secara ketat.

“Karena keamanannya ada tiga, keamanan pada jemaah dan keamanan pelayan. Sedangkan keamanan yang ketiga yang menjadi tanggungjawab kita yaitu keamanan lingkungan. Jangan sampai nanti kita menjadi yang menyebarkan pada lingkungan,” akunya. (asp)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir di Musrenbangnas 2024, Ini Kata Pj Wali Kota Sukabumi

    Hadir di Musrenbangnas 2024, Ini Kata Pj Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, turut hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024. Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Senin, (6/5/2024). Kehadiran Kusmana yang didampingi oleh Kepala Badan Perencaaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, tentu saja […]

  • Rakoor Pencapaian Target NIB, Pj Walikota Sukabumi Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Kemudahan Perizinan

    Rakoor Pencapaian Target NIB, Pj Walikota Sukabumi Dorong Pelaku Usaha Manfaatkan Kemudahan Perizinan

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengikuti langsung Rapat Koordinasi Pencapaian Target NIB (Nomor Induk Berusaha) di kanto Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Kamis (18/07/2024) Dalam ketrangannya, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi menyampaikan komitmennya, untuk mendukung penuh upaya pemerintah dalam meningkatkan kemudahan berusaha bagi […]

  • Monitoring Hasil Pembangunan P2RW Tahun 2022, Wali Kota Sukabumi Takjub

    Monitoring Hasil Pembangunan P2RW Tahun 2022, Wali Kota Sukabumi Takjub

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi meninjau langsung hasil pembangunan pada kegiatan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) pada beberapa kecamatan, Rabu (15/02). Sedikitnya ada tiga lokasi di tiga kecamatan berbeda, yang dikunjungi Fahmi terkait hasil pembangunan yang didanai oleh bantuan stimulan tahunan tersebut. “Ada beberapa lokasi yang hari ini kami kunjungi. Tentunya kita […]

  • Antisipasi Sengketa Publik, Pemkot Sukabumi  Harus Aktifkan Kembali Website SKPD

    Antisipasi Sengketa Publik, Pemkot Sukabumi Harus Aktifkan Kembali Website SKPD

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya agar semua bentuk infromasi bisa diterima oleh masyarakat sesuai dengan Undang-Undang no 14 tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Salah satu langkah yang saat ini tengah di bangun, yakni mengaktifkan kembali semua website di setiap satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing. “Kemarin kita kumpulkan semua […]

  • Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber […]

  • KBM Faperta UMMI Kota Sukabumi Bagikan 100 Paket Sembako Ke Warga Terdampak Covid-19

    KBM Faperta UMMI Kota Sukabumi Bagikan 100 Paket Sembako Ke Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammad Sukabumi (Faperta UMMI) membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemic Covid-19. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa KBM Fakultas Pertanian, Maulana Malik tersebut dalam rangka Ta’awun rasa saling tolong menolong dan bentuk kepeduliannya kepada masyarakat sebagaimana tugasnya mahasiswa. “Dalam situasi saat ini banyak masyarakat yang […]

expand_less