Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) se-Kecamatan Rancasari, yang berlangsung di Puteri River Inn, Desa Citengah, Kabupaten Sumedang, Rabu, 14 Januari 2026.

Pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Camat Rancasari, Shinta Parmawati, S.STP., M.Si, serta para Lurah se-Kecamatan Rancasari tersebut, Kang Edwin Senjaya, memberikan materi terkait implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, faktor-faktor yang menjadi tantangan terhadap kondisi geopolitik Indonesia diantaranya, perubahan iklim yang mempengaruhi ketahanan pangan, perang, korupsi, narkoba, pinjaman online dan judi online, serta fenomena perilaku penyimpangan seksual yakni, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Faktor-faktor tersebut menjadi ancaman serius bagi geopolitik di Indonesia, karena turut serta pada kebijakan atau juga dipengaruhi oleh negara lain yang menginginkan adanya ketidakstabilan kondisi di Indonesia.

“Apalagi Indonesia dianggap memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sehingga ingin coba dimanfaatkan pihak asing,” ujarnya.

Disamping faktor ketahanan pangan, perang, korupsi, dan narkoba, Kang Edwin Senjaya menilai fenomena maraknya pinjaman online ilegal dan judi online, juga LGBT, menjadi ancaman geopolitik paling serius di masyarakat saat ini.

Dimana, pada faktor fenomena pinjaman online ilegal dan judi online, penguasaan atas data dan ekonomi digital, bukan hanya dapat menguasai sistem keuangan dari suatu negara, namun juga menjadi kekuatan yang dapat mengendalikan perilaku ekonomi masyarakat.

“Fenomena pinjol (pinjaman online) dan Judol, terutama yang ilegal dan yang operatornya diluar negeri menunjukan bagaimana arus modal, teknologi, dan data lintas batas negara, bisa digunakan sebagai alat kontrol ekonomi dan sosial terhadap bangsa lain. Dalam era geopolitik modern, data adalah senjata baru untuk menimbulkan ancaman terhadap keamanan siber dan kedaulatan bangsa,” ucapnya.

Kang Edwin Senjaya mengatakan, bahwa pinjaman online dan judi online memiliki keterikatan yang kuat untuk menjadi ancaman geopolitik di Indonesia. Sebab, dampak dari judi online menyebabkan tingginya pinjaman online dari masyarakat pelaku judi online tersebut.

“Mudahnya mendapatkan uang dari hasil pinjaman online dan rendahnya literasi keuangan masyarakat telah menimbulkan permasalahan ekonomi dan sosial baru bagi Indonesia,” tuturnya.

Sedangkan terkait fenomena penyimpangan seksual LGBT menjadi ancaman geopolitik Indonesia, khususnya pada sektor kesehatan masyarakat terhadap tingginya potensi penyakit menular seksual, dan juga gangguan kesehatan mental.

Tidak hanya kesehatan, isu LGBT juga melibatkan perbedaan fundamental dalam nilai budaya dan hukum antar negara yang mempengaruhi hubungan diplomatik kebijakan luar negeri dan kerja sama internasional.

“Dalam geopolitik modern, kekuatan global tidak hanya tentang berebut wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga perebutan pengaruh ideologi dan nilai. Bahkan Menteri Pertahanan kita tahun 2016 lalu, Bapak Ryamizard Ryacudu menyebut bahwa LGBT adalah bagian dari proxywar atau perang terselubung yang dilakukan negara asing untuk melemahkan negara kita,” ucapnya.

Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Kota Bandung bersama-sama dengan panitia khusus 14 DPRD Kota Bandung tengah merumuskan sebuah rancangan peraturan daerah tentang Pencegahan, Pengendalian Perilaku dan Penyimpangan Seksual.

Hal ini pun menjadi pembahasan serius di Lemhanas, karena persoalan LGBT ini merupakan ancaman dari internal maupun juga eksternal, dengan dampak implikasi terhadap sosial, budaya, dan ketahanan keluarga.

Untuk itu, upaya pencegahan fenonema LGBT dapat dimulai dari tatanan keluarga, dimana setiap orang tua perlu melakukan pengawasan, pola pengasuhan dan pembinaan yang baik sejak dini terhadap anak-anaknya, tidak hanya dalam aspek pendidikan formal, tapi juga membentuk karakter dan norma sosial serta norma agama sejak dini.

Selain keluarga, melalui kegiatan keagamaan dan organisasi kemasyarakatan juga memiliki peran strategis dalam upaya edukasi kepada masyarakat sebagai benteng nilai moral dan etika secara berkelanjutan.

Kang Edwin Senjaya menegaskan, dengan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika, diharapkan nilai-nilai tersebut menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

Nilai-nilai inilah yang mampu menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan.

“Melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan tersebut, masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Rancasari dan Kota Bandung diharapkan dapat terus bersatu dalam membangun Kota Bandung, membangun bangsa dan negara, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah dan tanah air, serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan Kota Bandung maupun bangsa dan negara secara keseluruhan,” ujarnya.* (Cipta)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sultra Siap Jadi Tuan Rumah HPN 2021

    Sultra Siap Jadi Tuan Rumah HPN 2021

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Provinsi Sulawesi Tenggara siap menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2021. HPN merupakan agenda tahunan yang puncak peringatannya dilaksanakan setiap 9 Februari. Kesiapan Sultra menjadi tuan rumah tersebut disampaikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra bersama Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Syaifullah kepada Pengurus PWI Pusat, Rabu […]

  • DPRD Kab. Bandung Dengar Aspirasi Masyarakat Terkait Proyek SPAM Bandung Timur

    DPRD Kab. Bandung Dengar Aspirasi Masyarakat Terkait Proyek SPAM Bandung Timur

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya mencari solusi yang saling menguntungkan bagi semua pihak, DPRD Kabupaten Bandung mengadakan audiensi yang melibatkan masyarakat, termasuk kelompok tani Rahayu, PDAM, dan berbagai pihak terkait lainnya. Pertemuan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat mengenai proyek Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) di wilayah Bandung Timur. Acara yang berlangsung pada […]

  • Gebyar HUT bank bjb ke-61 Tahun, Dengan Rangkaian Kegiatan bjb Kola6orAks1

    Gebyar HUT bank bjb ke-61 Tahun, Dengan Rangkaian Kegiatan bjb Kola6orAks1

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – bank bjb menyambut dan memeriahkan HUT ke-61 dengan rangkaian kegiatan dengan mengusung tema “bjb Kola6orAks1”. Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan rangkaian HUT bank bjb ke-61 akan mengkolaborasikan seluruh wilayah operasional bank bjb yang terbagi dengan 5 Kantor Wilayah (Kanwil) bank bjb untuk ikut serta dalam kesuksesan perayaan […]

  • Cegah Peredaran Miras, Polsek Citamiang Melakukan Razia Rutin

    Cegah Peredaran Miras, Polsek Citamiang Melakukan Razia Rutin

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Antisipasi terjadinya peredaran minuman keras (miras) beralkohol, Jajaran Polsek Citamiang melakukan razia rutin ke toko-toko. Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja, memimpin langsung razia yang dilakukan dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) tersebut. “Untuk KRYD malam hari ini, kami melakukan razia toko penjual jamu, untuk mengantisipasi adanya penjualan miras ilegal,” ujar Arif kepada […]

  • Dibuka Langsung Pj Walikota Sukabumi, Workshop Perlidungan Peserta Didik Tahun 2023 Digelar

    Dibuka Langsung Pj Walikota Sukabumi, Workshop Perlidungan Peserta Didik Tahun 2023 Digelar

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Cegah terjadinya tindakan perundungan kepada siswa di lingkungan sekolah, Pemerintah Kota Sukabumi menggelar Workshop Perlindungan Peserta Didik Tahun 2023. Dalam acara yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi tersebut, diselenggarakan di SD Negeri Surya Kencana Kota Sukabumi, yang dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartdji. “Ini adalah salah […]

  • Sambut Ramadhan, BAZNAS Jabar Salurkan 55 Paket Sembako dan Uang Kafalah di Bojongsoang

    Sambut Ramadhan, BAZNAS Jabar Salurkan 55 Paket Sembako dan Uang Kafalah di Bojongsoang

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Bandung Mbinews – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan 55 paket sembako serta Uang Kafalah DKM sebesar Rp7,5 juta kepada marbot masjid, guru TKA/TPA, petugas keamanan lingkungan, dan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pada Minggu (8/2/2026). Kegiatan penyaluran tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Agenda Tarhib Ramadhan di Masjid An-Nur, Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, […]

expand_less