Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Kader TPK (Tim Pendamping Keluarga) se-Kecamatan Rancasari, yang berlangsung di Puteri River Inn, Desa Citengah, Kabupaten Sumedang, Rabu, 14 Januari 2026.

Pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Camat Rancasari, Shinta Parmawati, S.STP., M.Si, serta para Lurah se-Kecamatan Rancasari tersebut, Kang Edwin Senjaya, memberikan materi terkait implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Menurutnya, faktor-faktor yang menjadi tantangan terhadap kondisi geopolitik Indonesia diantaranya, perubahan iklim yang mempengaruhi ketahanan pangan, perang, korupsi, narkoba, pinjaman online dan judi online, serta fenomena perilaku penyimpangan seksual yakni, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Faktor-faktor tersebut menjadi ancaman serius bagi geopolitik di Indonesia, karena turut serta pada kebijakan atau juga dipengaruhi oleh negara lain yang menginginkan adanya ketidakstabilan kondisi di Indonesia.

“Apalagi Indonesia dianggap memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sehingga ingin coba dimanfaatkan pihak asing,” ujarnya.

Disamping faktor ketahanan pangan, perang, korupsi, dan narkoba, Kang Edwin Senjaya menilai fenomena maraknya pinjaman online ilegal dan judi online, juga LGBT, menjadi ancaman geopolitik paling serius di masyarakat saat ini.

Dimana, pada faktor fenomena pinjaman online ilegal dan judi online, penguasaan atas data dan ekonomi digital, bukan hanya dapat menguasai sistem keuangan dari suatu negara, namun juga menjadi kekuatan yang dapat mengendalikan perilaku ekonomi masyarakat.

“Fenomena pinjol (pinjaman online) dan Judol, terutama yang ilegal dan yang operatornya diluar negeri menunjukan bagaimana arus modal, teknologi, dan data lintas batas negara, bisa digunakan sebagai alat kontrol ekonomi dan sosial terhadap bangsa lain. Dalam era geopolitik modern, data adalah senjata baru untuk menimbulkan ancaman terhadap keamanan siber dan kedaulatan bangsa,” ucapnya.

Kang Edwin Senjaya mengatakan, bahwa pinjaman online dan judi online memiliki keterikatan yang kuat untuk menjadi ancaman geopolitik di Indonesia. Sebab, dampak dari judi online menyebabkan tingginya pinjaman online dari masyarakat pelaku judi online tersebut.

“Mudahnya mendapatkan uang dari hasil pinjaman online dan rendahnya literasi keuangan masyarakat telah menimbulkan permasalahan ekonomi dan sosial baru bagi Indonesia,” tuturnya.

Sedangkan terkait fenomena penyimpangan seksual LGBT menjadi ancaman geopolitik Indonesia, khususnya pada sektor kesehatan masyarakat terhadap tingginya potensi penyakit menular seksual, dan juga gangguan kesehatan mental.

Tidak hanya kesehatan, isu LGBT juga melibatkan perbedaan fundamental dalam nilai budaya dan hukum antar negara yang mempengaruhi hubungan diplomatik kebijakan luar negeri dan kerja sama internasional.

“Dalam geopolitik modern, kekuatan global tidak hanya tentang berebut wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga perebutan pengaruh ideologi dan nilai. Bahkan Menteri Pertahanan kita tahun 2016 lalu, Bapak Ryamizard Ryacudu menyebut bahwa LGBT adalah bagian dari proxywar atau perang terselubung yang dilakukan negara asing untuk melemahkan negara kita,” ucapnya.

Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Kota Bandung bersama-sama dengan panitia khusus 14 DPRD Kota Bandung tengah merumuskan sebuah rancangan peraturan daerah tentang Pencegahan, Pengendalian Perilaku dan Penyimpangan Seksual.

Hal ini pun menjadi pembahasan serius di Lemhanas, karena persoalan LGBT ini merupakan ancaman dari internal maupun juga eksternal, dengan dampak implikasi terhadap sosial, budaya, dan ketahanan keluarga.

Untuk itu, upaya pencegahan fenonema LGBT dapat dimulai dari tatanan keluarga, dimana setiap orang tua perlu melakukan pengawasan, pola pengasuhan dan pembinaan yang baik sejak dini terhadap anak-anaknya, tidak hanya dalam aspek pendidikan formal, tapi juga membentuk karakter dan norma sosial serta norma agama sejak dini.

Selain keluarga, melalui kegiatan keagamaan dan organisasi kemasyarakatan juga memiliki peran strategis dalam upaya edukasi kepada masyarakat sebagai benteng nilai moral dan etika secara berkelanjutan.

Kang Edwin Senjaya menegaskan, dengan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika, diharapkan nilai-nilai tersebut menjadi perekat dan pemersatu bangsa.

Nilai-nilai inilah yang mampu menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan.

“Melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan tersebut, masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Rancasari dan Kota Bandung diharapkan dapat terus bersatu dalam membangun Kota Bandung, membangun bangsa dan negara, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah dan tanah air, serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan Kota Bandung maupun bangsa dan negara secara keseluruhan,” ujarnya.* (Cipta)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Apresiasi Perjuangan Atlet Kota Bandung di SEA Games

    DPRD Kota Bandung Apresiasi Perjuangan Atlet Kota Bandung di SEA Games

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – DPRD Kota Bandung mengapresiasi para Atlet dan Ofisial Tim Sea Games XXXII Kamboja Asal Kota Bandung, Demikian Anggota DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana, S.Pd.I., mengatakan pada acara Pemberian Apresiasi Prestasi Kepada Atlet dan Ofisal Tim Sea Games XXXII Kamboja Asal Kota Bandung, yang diselenggarakan di Aula KONI Kota Bandung, Jalan […]

  • Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Mulyana Diamanati Tiga Pesan Gubernur

    Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Mulyana Diamanati Tiga Pesan Gubernur

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Yana Mulyana resmi menjadi Walikota Bandung sisa masa jabatan periode 2018-2023 usai dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Sate, 18 April 2022. Sebelumnya, Yana menjabat sebagai Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung sejak 10 Desember 2021 lalu. Tepatnya setelah Wali Kota Bandung, Oded M. Danial wafat. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil […]

  • BRI Peduli Serahkan Simbolis Beasiswa Pelajar, Kick off Pembangunan dan Renovasi Sekolah di Sukabumi

    BRI Peduli Serahkan Simbolis Beasiswa Pelajar, Kick off Pembangunan dan Renovasi Sekolah di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI || MBInews, – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli melanjutkan rangkaian penyaluran Program Beasiswa Pelajar Nasional 2025 dengan menyerahkan simbolis beasiswa kepada siswa-siswi SDN Kebon Kai Girang, Sukabumi. Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula kick off meeting persiapan pembangunan dan renovasi sekolah dalam rangka realisasi program BRI Peduli “Ini Sekolahku” […]

  • Bandung di Persimpangan: Setahun Wali Kota, Janji Belum Terwujud

    Bandung di Persimpangan: Setahun Wali Kota, Janji Belum Terwujud

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Oleh : Susanto Triyogo A, S.ST., MT Sekretaris Komisi 1 DPRD Kota Bandung, Fraksi PKS SETAHUN sudah Bandung kembali memiliki wali kota definitif di bawah kepemimpinan Farhan Erwin. Harapan publik saat itu begitu besar: perubahan nyata, percepatan pembenahan kota, dan lahirnya inovasi untuk menjawab persoalan klasik yang selama ini membelit Kota Bandung. Namun setelah satu […]

  • Dukung Respons Banjir, BAZNAS Jabar Beri Bantuan Perahu Karet

    Dukung Respons Banjir, BAZNAS Jabar Beri Bantuan Perahu Karet

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Bekasi,Mbinews – BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan satu unit perahu karet kebencanaan kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi, Rabu (18/2/2026). Penyerahan dilakukan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bekasi, Deltamas, Cikarang Pusat. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan bencana, khususnya dalam menghadapi banjir yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi dan sekitarnya. Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan […]

  • Jelang Putusan Praperadilan Dadan Tri, Hercules Minta Hakim PN Jaksel Bersikap Obyektif

    Jelang Putusan Praperadilan Dadan Tri, Hercules Minta Hakim PN Jaksel Bersikap Obyektif

    • calendar_month Minggu, 25 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Rosario de Marshall atau dikenal dengan nama beken Hercules, berharap Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bersikap objektif dalam memutus praperadilan yang diajukan Dadan Tri Yudianto. Hercules pun meminta Hakim tidak silau dengan nama KPK dan memutus praperadilan dengan seadiln-adilnya serta berdasarkan fakta persidangan. Hal itu disampaikan Hercules jelang putusan praperadilan yang diajukan […]

expand_less