Breaking News
Trending Tags

Kota Sukabumi PPKM Level 1, Walikota: Prokes Jangan Kendor

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi resmi ditetapkan masuk dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Hal tersebut berdasarkan degan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 67 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, 1 Covid-19 di Wilayah Jawa-Bali, yang mulai berlaku sejak 14 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022.

“Alhamdulilah, dalam Inmendagri yang terbaru, Kota Sukabumi masuk kedalam status PPKM Level 1,” tutur Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada awak media, Rabu (15/12/2021).

Di mana dalam Inmendagri disebutkan masuk PPKM level 1 capaian total vaksinasi dosis satu minimal sebesar 70 persen dan capaian vaksinasi dosis satu lanjut usia di atas 60 tahun minimal sebesar 60 persen.

“Meskipun masuk PPKM Level 1, warga tetap diminta jangan euforia dan jangan lengah harus tetap menjaga protokol kesehatan terutama memakai masker serta mendorong vaksinasi dosis lengkap,” ujarnya.

Penerapan status PPKM Level 1 bagi Kota Sukabumi, berdasarkan pada kapasitas respon, laju penularan dan capaian vaksinasi Covid-19. Di mana untuk indikator kapasitas respon yakni testing, tracking dan treatment (3T) Kota Sukabumi dinilai memadai.

Sementara untuk laju penularan yakni kasus konfirmasi kasus Covid-19 di Kota Sukabumi mengalami penurunan, tidak ada kematian kasus Covid-19 dalam dua minggu terakhir, dan BOR rumah sakit nol. Terakhir, capaian vaksinasi Kota Sukabumi memenuhi indikator PPKM Level 1 yakni secara keseluruhan saat penilaian dosis satu mencapai 93.33 persen dan vaksinasi lansia 60.73 persen.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati mengatakan, warga diminta jangan kendor untuk menjaga protokol kesehatan.

“Semoga masyarakat tidak euforia dengan ditetapkannya Kota Sukabumi level 1 dan tetap jangan kendor prokes dan vaksinasi dosis lengkap,” tandasnya. M. Satiri/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bebek Ungkep Urwah, Jawara UMKM bank bjb

    Bebek Ungkep Urwah, Jawara UMKM bank bjb

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    TANGERANG, BEDAnews — Tiga tahun lalu, Irma Karimah (47) tak tahu pasti arah usaha bebek ungkap yang ia jalankan. Irma masih menerka-nerka akan seperti apa gerangan rupa usaha kuliner yang ia jalankan dalam kurun dua atau tiga tahun ke depan. Sambil menerka, Irma meraba-raba prospek ceruk pasar yang mungkin digali dari usahanya tersebut. Seiring berjalannya […]

  • Pemkot Bandung tertibkan 598 Reklame ilegal

    Pemkot Bandung tertibkan 598 Reklame ilegal

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews,        Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna mengintruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung untuk segera menertibkan reklame ilegal. kini terdapat  reklame ilegal mencapai 598 titik di 34 Ruas jalan di Kota Bandung. Reklame ilegal tersebut  segara ditertibkan dan dibongkar . Kita konsisten dengan aturan,  kata Ema di […]

  • DPRD Jabar Pansus VI: Tol Cisumdawu Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    DPRD Jabar Pansus VI: Tol Cisumdawu Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id –  Lanjutan pembangunan jalan tol Cisumdawu masih terhambat oleh bencana alam longsor. Hal tersebut dikatakan Ketua Pansus VI DPRD Jabar Hasbullah Rahmad saat meninjau jalan tol Cileunyi, Sumedang dan Dawuan (Cisumdawu), Rabu, (2/1/2022). Menurut Hasbullah, percepatan pembangunan jalan tol tersebut menjadi harapan, pasalnya hal itu akan berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian dari Bandung […]

  • Bawaslu Se-Kabupaten Sukabumi  Umumkan  Peserta Yang Lolos Anggota Panwascam Berjumlah 141 Orang

    Bawaslu Se-Kabupaten Sukabumi Umumkan Peserta Yang Lolos Anggota Panwascam Berjumlah 141 Orang

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bawaslu Kabupaten Sukabumi akhirnya umumkan jumlah peserta yang lolos dan dinyatakan sebagai anggota Panwascam se-Kabupaten Sukabumi, pasca dilakukannya tahapan mulai kelengkapan administrasi dan wawancara. Kordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Sukabumi Nuryamah mengatakan, sebelumnya ada 590 peserta yang mengikuti tes socrative dan wawancara, hingga akhirnya terpilih 141 peserta atau tiga orang […]

  • Asyik! Satu Youth Space Hadir Di Kecamatan Ujungberung

    Asyik! Satu Youth Space Hadir Di Kecamatan Ujungberung

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan youth space di Kelurahan Cigending Kecamatan Ujungberung. Hadirnya wadah ini jadi kabar gembira, khususnya bagi para pemuda di Kota Bandung yang dikenal karena kreativitas dan gotong royongnya. Terletak di RW 07 Kelurahan Cigending, youth space ini diresmikan oleh Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Dalam sambutannya, Yana […]

  • Pekan Ini, Lima Komoditas Turun Harga

    Pekan Ini, Lima Komoditas Turun Harga

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sejumlah Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Tradisional dan Modern di Kota Sukabumi alami penurunan harga. Seperti, telur ayam negeri dari semula Rp24 ribu per kg, menjadi Rp23 ribu per kg, bawang merah dari Rp24 ribu menjadi Rp22 ribu per kg. Kemudian disuusl oleh cabai rawit hijau yang saat ini dibandrol Rp20 ribu atau […]

expand_less