Breaking News
Trending Tags

Kota Sukabumi Siap Berlakukan PPKM Darurat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id- Kota Sukabumi Sukabumi menyatakan siap melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai hari ini 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi melalui Kasubag komunikasi dan Dokumentasi Pimpinan (Dokpim) Kota Sukabumi Ros Pristianasari, SE, mengatakan, pelaksanaan PPKM sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo mengenai penerapan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali dalam menekan penyebaran kasus Covid-19.

Langkah tersebut juga, mengacu pada Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

“Kota Sukabumi siap menjalankan PPKM darurat sesuai dengan arahan dari Presiden, instruksi Mendagri, dan arahan dari Gubernur Jabar,”ujarnya. disela-sela pemantauan PPKM darurat di hari pertama. Bahkan Pak Walikota Sukabumi sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor:443/724-Huk/2021 tentang PPKM Darurat dalam Penanganan Covid-19 di Kota Sukabumi,”ujar Ross. Sabtu, (3/7/2021).

Pihaknya menambahkan, Kota Sukabumi masuk dalam penerapan PPKM darurat level 4. Sehingga penerapan PPKM darurat ini harus segara dilakukan,

Pemkot beserta Unsur Forkopimda (TNI/Polri) akan sangat serius mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam rangka menekan penyebaran kasus Covid-19 berupa pembatasan kegiatan masyarakat. Meskipun, sangat dimungkinkan dalam penerapannya akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga, tapi diharapkan masyarakat jangan panik dan tetap tenang karena hal ini demi kesehatan dan kebaikan bersama serta membutuhkan kerja sama semua pihak.”Sebelumnya di hari Jumat, (2/7/2021) kemarin, kita sudah melakukan sosialisasi terkait PPKM Darurat bersama unsur Forkopimda,”terangnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami melaksanakan rapat bersama unsur Forkopimda, Gugus Tugas Covid -19 Kota Sukabumi, SKPD terkait dan para camat dan lurah se- Kota Sukabumi dalam rangka persiapan PPKM Darurat yang dlaksanakan secara virtual.

Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Forkopimda, Gugus Tugas Covid -19 Kota Sukabumi, SKPD terkait dan para camat dan lurah se- Kota Sukabumi saat melakukan sosialisasi sebelum PPKM Darurat di kota Sukabumi diberlakukan pada hari ini

Momen ini untuk mensosialisasikan PPKM Darurat. Dalam pelaksanaanya dengan mengedepankan sinergitas antara pemerintah daerah, jajaran TNI/Polri dan lain sebagainya.

Adapun PPKM Darurat ini meliputi:

  1. Transportasi angkutan umum dan pribadi: Roda dua diisi oleh dua orang pengemudi dan penumpang. Kendaraan mobil pribadi dengan protokol kesehatan. Angkutan Kota 1 Pengemudi, 3 penumpang jok belakang kanan, 2 penumpang jok belakang kiri.
  2. Sektor essential, keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina, serta industri orientasi ekspor. menerapkan protokol kesehatan ketat. Kafasitas pekerja 50 persen dan 25 persen bagi sektor pemerintahan
  3. Cakupan sektor kritikal adalah energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari dengan kafasitas kerja 100 persen.
  4. Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen.
  5. Restoran, Rumah Makan, Kafe, Lapak jalanan dan PKL, hanya menerima delivery/take away tidak melayani makan di tempat dengan waktu buka hingga pukul 20.00 WIB.
  6. Pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup. Tapi pertokoan non bahan pokok penting jam operasional hingga pukul 16.00 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
  7. Lembaga pendidikan, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring.
  8. Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat umum wisata dan tempat hiburan malam lainnya ditutup sementara.
  9. Terminal dan Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan massal, taksi (konvensional dan online) serta kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.
  10. Sektor rumah sakit, fasiltas kesehatan, apotik dan toko obat dibuka 24 Jam dengan menerapkan protokol kesehatan.
  11. Resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak diperkenankan makan di tempat resepsi, serta memiliki rekomendasi dari satgas covid-19 setempat.
  12. Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi jarak jauh (pesawat, bus dan kereta api) harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis I) serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi jarak jauh (selain pesawat).
  13. kegiatan konstruksi (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Sedangkan untuk sangsinya berdasarkan unndag-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, Perda Provinsi Jawa barat No. 5 tahun 2021, dan Peraturan Walikota Sukabumi nomor 36 tahun 2020 tentang pengenaan sangsi administratif terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengedalian Covid-19 di Kota Sukabumi. ardan/dian/mbi
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjadi Gerbang Masuk Ke Kota Sukabumi, Keluarahan Babakan, Berharap Semua Ususlan di Musrenbang Bisa Teralisasi

    Menjadi Gerbang Masuk Ke Kota Sukabumi, Keluarahan Babakan, Berharap Semua Ususlan di Musrenbang Bisa Teralisasi

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, megusulkan 10 (sepuluh) kegiatan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2023. ke sepuluh usulan tersebut, yakni, 5 kegiatan fisik, dan 5 lebih ke non fisik. “Hasil musrenbang kalai ini, para Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) memutuskan ada 5 kegiatan fisik, dan 5 non fisik. Sehingga ada sepuluh yang di […]

  • Pansus LKPJ Minta Dinsos Matangkan Integrasi DTKS Dengan Kewilayahan

    Pansus LKPJ Minta Dinsos Matangkan Integrasi DTKS Dengan Kewilayahan

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung, Rizal Khairul meminta Dinas Sosial Kota Bandung untuk melakukan pemutakhiran atau memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kota Bandung. Hal tersebut ia sampaikan pada Rapat Kerja Pansus 1 LKPJ terkait Pembahasan Realisasi Kinerja Kegiatan T.A. 2021 yang dipimpin Ketua Pansus 1, […]

  • Ema Sumarna Pastikan PTMT Berjalan Optimal

    Ema Sumarna Pastikan PTMT Berjalan Optimal

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan, penyelenggaraan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) berjalan optimal. Hal tersebut dibuktikan dengan kesiapan setiap sekolah selama penyelenggaraan tatap muka itu. Mulai dari pembagian jam masuk, keluar kelas, hingga sarana dan prasarana diperhatikan semaksimal mungkin. Kesiapan tersebut guna menghindari penyebaran Covid-19. Keyakinan Ema diperkuat […]

  • Nyawa Jemaah Lebih Penting, Ketua MUI Kota Bandung serukan Agar Umat Islam Bisa Ikutin Anjuran Pemerintah

    Nyawa Jemaah Lebih Penting, Ketua MUI Kota Bandung serukan Agar Umat Islam Bisa Ikutin Anjuran Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, KH. Miftah Faridl menyerukan agar umat muslim bisa lebih disiplin mengikuti anjuran pemerintah selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yakni dengan beribadah di rumah. Pada situasi pandemi virus corona ini beribadah di rumah tak mengurangi keutamaan pahala saat Ramadan. Dengan beribadah di rumah maka warga […]

  • Tok! DPRD Kabupaten Bandung Resmi Setujui APBD Perubahan Rp 7,3 Triliun

    Tok! DPRD Kabupaten Bandung Resmi Setujui APBD Perubahan Rp 7,3 Triliun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – DPRD Kabupaten Bandung telah mengambil langkah penting dengan menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 yang mencapai Rp 7,3 triliun. Persetujuan ini terjadi dalam sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD pada hari Jumat, 25 Juli 2025. Dalam sidang tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan […]

  • Masuki Masa New Normal, bank bjb Dorong UMKM Berkarya Dengan penuh Semangat

    Masuki Masa New Normal, bank bjb Dorong UMKM Berkarya Dengan penuh Semangat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id  – Lonceng penanda telah dibunyikan. Kehidupan saat ini telah memasuki masa new normal. Berbagai aktivitas sosial yang selama ini dibatasi, termasuk kegiatan ekonomi, diberi kesempatan untuk kembali bergeliat. Dengan syarat, harus tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin selama wabah COVID-19 belum pergi. Seiring dengan itu, api semangat yang selama ini meredup […]

expand_less