Breaking News
Trending Tags

Langkah DMK dalam PILKADA KAB. BANDUNG 2020, dan Refleksi Penguatan RK

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bismillahirrahmanirrahim

Dalam perjalanan politisnya Ridwan Kamil ( RK ) sungguh sangat luar biasa, saya suka bilang kalau RK punya Gurat (Garis) emas sama halnya seperti Jokowi, dan Alhamdullillah saya turut serta di dalam gerak langkahnya RK,  bahkan bisa di bilang menjadi salah satu guru politisnya RK, sejak RK mencalonkan Walikota. Bagaimana tidak, saya bisa di sebut guru politinya RK ? perlu diketahui, Dony Mulyana Kurnia ( DMK ) adalah teman satu angkatan RK, sama-sama kuliah di teknik arsitektur ITB angkatan 90, dan DMK sudah menjadi aktifis sejak kuliah, hingga pada gerakan reformasi 98, DMK di daulat menjadi Ketua Pemuda Reformasi Indonesia ( PRI ) Jawa Barat, tidak ada satupun aktifis ITB yang tidak mengenal DMK, bisa ditanya Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Fajlur Rahman, Krisyen Emha, Syawal, dst….kalau alumni ITB tidak kenal DMK, dijamin bukan orang pergerakan, jangankan alumni ITB, alumni UNPAD, UPI dan IAIN pun banyak yang tau sepak terjang DMK.

Oleh karena itu dalam sejarahnya, manakala RK mencalonkan Walikota Bandung, langsung menghubungi DMK, hampir seminggu tiga kali, RK berkonsultasi dengan DMK terkait peta politik dan langkah2 politis yang benar. Wajar RK konsultasi terus dengan DMK, karena RK betul-betul pure arsitek, buta politis, tidak seperti DMK yang aktifis berat bahkan DMK pernah menjadi Sekretaris Umum Partai Bintang Reformasi ( PBR ) Jawa Barat, dari tahun 2005 s.d 2008.

DMK sangat hafal histori Langkah-langkah politis RK sejak awal, karena DMK menjadi ring satu timses RK sejak PILWALKOT 2013, bersama Ipong Witono, Aat Soeratin, Aan Damanik, Verdiman, Henda dan Arfi Rafnialdi.

Perjuangan RK berawal dari dukungan gabungan partai-partai kecil tanpa kursi, dan dukungan partai2 gurem ini sama sekali tidak di anggap oleh partai-partai mapan dan besar untuk berkoalisi menjadi perahu pendukungan, dalam kesulitan ini tiba-tiba RK mendapat keberuntungan, berkesempatan bisa makan pagi, ngobrol santai bersama  Prabowo.

RK ketemu Prabowo, di ajak oleh Pak Oni yang merupakan sponsor Gerindera, dari sejak pendirian partai, Pak Oni adalah pengusaha besar yang punya perusahaan accu GS. Dari peristiwa makan pagi itulah, hingga RK di dukung 08 ( Prabowo )  maju PILWALKOT memakai perahu Gerindera,  padahal sa’at itu, Deni selaku ketua DPC Partai Gerindera kota Bandung, melalui DPD Gerindera JABAR, dan kemudian disepakati Ahmad Muzani selaku Sekjend Gerindera, mengusung Edi Siswadi, dan pengusungan tinggal selangkah lagi untuk di tanda tangani 08. Di situlah mulai terlihat Gurat (garis) Mas-nya Ridwan Kamil, dengan hak veto 08, pencalonan Edi Siswadi, di coret dari pengusungan Gerindra dan digantikan oleh RK.

Kemudian RK bersanding dengan Mang Oded dari PKS, hingga memenangkan PILWALKOT, dalam proses pemenangan PILWALKOT, DMK bersama ormasnya Barisan Islam Moderat ( BIMA ) turut serta berjuang keras, dengan memimpin deklarasi dukungan masa 150 kelurahan di kota Bandung, berkumpul bersama RK di rumah makan selasih (jl. Cikutra), dengan bukti peserta deklarasi memperlihatkan KTP masing-masing kelurahan.

Pada sa’at PILGUB 2018 pun, kembali terlihat DMK secara signifikan mendukung RK, dukungannya melalui proses PILWAKOT, dengan maju sebagai CAWALKOT dari jalur independen. Bisa di  bayangkan dan di lihat korelasinya, betapa rawannya RK sa-at itu, tidak ada satupun Cawalkot Bandung yang mendukung RK ; Mang Oded dengan PKS-nya mendukung pasangan  Gubernur dan Wagub ASYIK (Sudrajat & Syaikhu),  kemudian Yosi Irianto dengan PDIP-nya mendukung paslon HASANAH (Tb. Hasanudin & Anton Charliyan), dan Nurul Arifin dengan GOLKAR-nya mendukung paslon DM-2 ( Dedy Mizwar & Dedy Mulyadi), dengan demikian sangat ironi RK yang  beranjak dari kota Bandung, tidak ada Cawalkot yang mendukungnya, melihat situasi rawan ini, kemudian DMK secara jeli dapat membaca situasi ini, oleh karena itu kemudian DMK berani mengambil langkah pencalonan walkot dari jalur independent, maksud tujuan politisnya untuk mendukung penuh paslon RINDU ( Ridwan Kamil & Uu Ruzhanul Ulum ), dukungan DMK ini bukan main strategisnya. DMK yang masih belum sehat benar kondisi ekonominya akibat kalah dalam mengikuti PILKADA Kabupaten Bandung 2015, dan kemudian di tahun 2018, berani melakukan manuver mencalonkan Walikota Bandung, sudah jelas sangat berat untuk bisa menang di PILWALKOT, semua itu dilakukan bukan hanya untuk dirinya, yang hampir dipastikan akan kalah, tapi langkah politis ini, dalam benak pikiran DMK, yang terpenting minimal bisa memberikan sumbangsih kontribusi untuk kemenangan sahabatnya RK, dan terbukti elektabilitas RK di kota Bandung bisa di pertahankan. Langkah politis DMK ini sangat efektif, karena dukungan DMK terhadap RK ini kalau di kalkulasi, minimalnya bisa memberikan kontribusi 3% suara dari perolehan suara kemenangan RK. Bayangkan RINDU dalam PILGUB menang hanya meraih 32% suara, dan lawannya ASYIK mendapat 28% suara, DM-2 mendapat 26% suara dan HASANAH mendapat 12% suara. Seandainya RK menang di bawah 30%, maka PILGUB terjadi dua putaran, dan seandainya hal ini terjadi, hampir dipastikan RK bakal kalah seperti Ahok di DKI Jakarta. Oleh karena itu sumbangsih elektabilitas sekitar minimal 3% yang diberikan DMK kepada RK dalam manuver politisnya di kota Bandung, sungguh sangat membantu RK memenangkan PILGUB.

RK dan DMK, sebagai arsitek, tentunya sama-sama mempunyai keahlian yang berimbang, namun garis nasib yang berbeda, DMK selaku guru politisnya RK kalah terus dalam PILKADA, sementara RK selaku muridnya menang terus dalam PILKADA.

Mungkin di tahun 2020, DMK sa’atnya menang. Peribahasa mengatakan Nista, Maja, Utama. Yang pertama Desember tahun 2015, DMK kalah mencalonkan Wakil Bupati di Kabupaten Bandung dari Partai Demokrat dengan tandem calon Bupatinya Deki Fajar dari PDIP. Kemudian DMK maju lagi dalam PILWALKOT Bandung 2018, menjadi calon Walikota dari jalur independen berpasangan dengan Yayat Rustandi, dan hingga lulus administrasi 120.000 dukungan Ktp., dan sempat lulus test kesehatan, hitung kekayaan di KPK dan ikut Debat satu kali di gedung KOMPAS kota Bandung dengan moderator Wimar Witoelar, sayang DMK calon tunggal Walkot Bandung dari jalur independent tumbang, sa’at memasuki verifikasi faktual.

Demikianlah langkah politis DMK di PILBUP 2015 dan PILWALKOT 2018, dan bukan DMK kalau tidak maju lagi di PILBUP Kabupaten Bandung 2020, kehidupan DMK sejak menjadi aktifis mahasiswa, sudah di dharma baktikan untuk dunia politis, DMK petarung sejati akan maju kembali untuk pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung 2020.

Idealismenya menjadi pemimpin, tidak diragukan lagi demi kemajuan Bangsa dan Negara, terlebih sa’at ini DMK menjabat Wakil Ketua Umum KADIN JABAR, sebagai contoh program-program yg digelindingkan DMK : Mesjidmarket dan Baitul Mal JABAR Juara Lahir Batin, Revitalisasi Sungai Citarum melalui aktifasi ouxbouw (sodetan), Peningkatan produksi Padi, Jagung, Sapi; Revitalisasi Lahan Hutan kritis/gundul dengan penanaman Jabon dan Kopi, mendorong terciptanya rekor Pasar Kopi (banceuy) pertama di Indonesia dan mendapat penghargaan Rekor Nomor 1 dari Pemerintah Pusat yg di tanda tangani Menaker Hanif Dakhiri, konsep Miniatur Asia Afrika di Kabupaten Bandung; dsb.

Untuk lebih jauhnya dalam perjuangannya sa’at ini, DMK mengajak untuk berkolaborasi kepada semua fihak untuk menyatukan kekuatan demi menggapai kemenangan di Kabupaten Bandung, dan tentunya kemenangan yang dicita-citakan ini, matic akan  menjadi kekuatan dukungan bagi RK, baik dalam menjalankan tugasnya sebagai Gubernur, ataupun  proyeksi dukungan kekuatan bagi RK, untuk Pilgub 2023 (Gubernur sesi 2), dan kemudian RK kemungkinan besar akan maju di PILPRES 2024.

Demikian refleksi DMK maju PILBUP 2020 Kabupaten Bandung, yang tentunya tidak pernah bisa lepas dengan rangkaian gerak politisnya RK.

Penulis : Ir. Dony Mulyana Kurnia ( DMK )

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Terjadi Macet, Pekerjaan Jalan Kadipaten-Jatibarang Harus Segera Tuntas

    Sering Terjadi Macet, Pekerjaan Jalan Kadipaten-Jatibarang Harus Segera Tuntas

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MAJALENGKA, MBInews.id –  – Jalan dari perempatan Kadipaten menuju Bandara Kertjati kerap terjadi kemacetan yang cukup parah. Ruas Kadipaten menuju Jatibarang ini beberapa waktu belakangan sempat menjadi keluhan, hal ini dikarenakan ada pekerjaan pengecoran jalan sepanjang 4 kilometer. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady mengatakan bahwa kemacetan di ruas jalan tersebut sulit […]

  • Jelang Bulan Ramadhan, Polres Sukabumi Kota Amankan Puluhan Botol Miras

    Jelang Bulan Ramadhan, Polres Sukabumi Kota Amankan Puluhan Botol Miras

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Petugas Kepolisian Resor Sukabumi Kota saat ini gencar melaksanakan razia penyakit masyarakat dalam rangka cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan, agar kaum muslimin dan muslimat dapat lebih khusyu menjalankan ibadahnya . Kali ini, petugas Sat Samapta Polres Sukabumi Kota melakukan kegiatan razia terhadap toko maupun warung yang menjual minuman beralkohol tanpa izin […]

  • Pansus III DPRD Jabar: Penyertaan Modal PT. Jamkrida Harus Menyesuaikan Dengan Keuangan Daerah

    Pansus III DPRD Jabar: Penyertaan Modal PT. Jamkrida Harus Menyesuaikan Dengan Keuangan Daerah

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    GARUT, MBINews.id – Untuk menunjang peningkatan pengelolaan keuangan daerah bantuan penyertaan modal bagi PT. Jamkrida Jabar saat ini harus menjadi prioritas Ketua Pansus III DPRD Provinsi Jawa Barat Cucu Sugyati mengatakan,  jika pihaknya banyak menerima masukan mengenai penyertaan modal uang dibutuhkan oleh PT. Jamkrida Jabar. “Banyak nya masukan dari rekan Pansus III terkait pertemuan dengan […]

  • Resmi Menjabat Walikota, Yana Akselerasi Pembangunan Fly Over, Bandung Caang Hingga LRT

    Resmi Menjabat Walikota, Yana Akselerasi Pembangunan Fly Over, Bandung Caang Hingga LRT

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Usai dilantik menjadi Walikota Bandung sisa masa jabatan periode 2018-2023, Yana Mulyana memastikan pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 merupakan prioritasnya. “Kami akan melakukan konsolidasi birokrasi, akan mempercepat proses pembangunan infrastruktur untuk menunjang proses percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19,” kata Yana di Gedung Sate usai dilantik, Selasa 18 April 2022. Menurutnya, […]

  • Nova Arianto dan Markus Harison Dirikan Akademi Sepak Bola di Kota Bandung

    Nova Arianto dan Markus Harison Dirikan Akademi Sepak Bola di Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dirikan Akademi Sepakbola di Kota Bandung, Pelatih Timnas U-17, Nova Arianto bersama Markus Haris Maulana (eks-kiper Persib) menggelar Coaching Clinic yang diikuti sedikitnya 70 orang anak di Kota Bandung dan sekitarnya. di lapangan Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (3/8/2024). Kegiatan ini merupakan soft launching ‘Academy Pro Nova Arianto’. Bagi Nova Arianto, mendirikan akademi […]

  • Tumbuhkan Ketahanan Dan Keharmonisan,  Mang Oded Sebarkan Virus Cinta

    Tumbuhkan Ketahanan Dan Keharmonisan, Mang Oded Sebarkan Virus Cinta

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Cinta. Setiap keluarga di Kota Bandung harus mengembangkan cinta di dalamnya. Cinta dapat menumbuhkan ketahanan dan keharmonisan keluarga. Hal itu yang disampaikan Wali Kota Bandung, Oded M. Danial kepada para pejabat eselon 3 dan 4 beserta istri usai shalat Subuh berjemaah di Pendopo Kota Bandung, Jumat (15/11/2019). “Penguatan keluarga itu harus dibangun. […]

expand_less