Breaking News
Trending Tags

Lapang Merdeka Sukabumi Akan Direvitalisasi, PKL dan Aktivitas Tak Sesuai Perda Ditertibkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi memberikan klarifikasi resmi terkait ramainya perbincangan di media sosial mengenai dugaan alih fungsi Lapang Merdeka. Isu tersebut mencuat setelah muncul unggahan yang memperlihatkan lapangan basket digunakan sebagai arena permainan mobil-mobilan di tengah tingginya aktivitas warga saat libur Tahun Baru.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa aktivitas tersebut bersifat situasional dan tidak mengubah fungsi utama Lapang Merdeka. Menurutnya, lonjakan pengunjung pada masa libur menjadi faktor utama munculnya beragam aktivitas di kawasan tersebut.

“Lapang Merdeka tetap kami posisikan sebagai ruang terbuka publik dan sarana olahraga. Aktivitas yang kemarin terlihat itu sifatnya sementara karena situasi libur panjang,” ujar Bobby Maulana, Senin (05/01/2026).

Bobby menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi telah menetapkan tahun 2026 sebagai tahun infrastruktur, dengan Lapang Merdeka masuk dalam daftar prioritas utama penataan kawasan strategis kota. Revitalisasi dirancang tidak hanya memperbaiki tampilan fisik, tetapi juga menegaskan kembali fungsi kawasan sesuai regulasi.

“Tahun ini fokus kami adalah pembenahan infrastruktur. Lapang Merdeka menjadi ikon kota yang harus ditata secara serius dan berkelanjutan,” katanya.

Revitalisasi Lapang Merdeka dijadwalkan mulai berlangsung pada April hingga Mei 2026. Seluruh kawasan akan ditata ulang, mencakup perbaikan lapangan olahraga, podium, fasilitas umum, hingga pengecatan area untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.

“Pada masa revitalisasi itu, kawasan akan disterilkan. Aktivitas yang tidak sesuai dengan peraturan daerah akan ditertibkan,” tegas Bobby.

Selain pembenahan fisik, Pemkot Sukabumi juga menyiapkan sistem pengawasan yang lebih ketat. Rencananya, Lapang Merdeka akan memiliki lima akses masuk utama yang dijaga petugas keamanan swasta bersama Satpol PP, guna memastikan kawasan digunakan sesuai peruntukannya.

“Ke depan, akses masuk akan dibatasi. Lapang Merdeka diprioritaskan untuk warga yang berolahraga, seperti jogging, berjalan, atau lari di lintasan yang tersedia,” jelasnya.

Untuk meningkatkan partisipasi publik, Pemkot Sukabumi juga akan membangun comment center sebagai sarana pengaduan masyarakat. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi alat kontrol sosial agar pengelolaan Lapang Merdeka berjalan transparan dan tertib.

Penataan kawasan juga menyentuh sektor ekonomi informal. Bobby menegaskan, penertiban pedagang kaki lima (PKL) dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada ketentuan dan SK yang berlaku, serta memprioritaskan warga ber-KTP Kota Sukabumi.

“Saat ini kami dorong komitmen PKL untuk menjaga kebersihan dan ketertiban. Setelah revitalisasi selesai, semua pihak wajib mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bobby menekankan bahwa Lapang Merdeka tetap diarahkan sebagai kawasan olahraga dan pariwisata, namun dengan batasan kewenangan yang jelas agar tidak terjadi penyalahgunaan fungsi ruang publik.

“Kegiatan di Lapang Merdeka hanya dapat difasilitasi oleh pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota, karena masing-masing memiliki kewenangan yang berbeda,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung H. Sutaya, S.H.M.H. mengatakan ,dulunya dirancsng untuk iko widata kulinernamun kini dapat kendala dan perlu solusi ,sebelum pembongkaran. hal itu didampaikan saat jadi narasumber pada kegiatan talk show OPSI (Obrolan Plus Solusi) dengan tema “Tak Jadi Dibongkar, Bagaimana Nasib Teras Cihampelas”, bersama Kepala Dinas SDABM, Didi Rustandi, […]

  • bank bjb Teken Kerjasama Pemanfaatan Produk Perbankan dengan PT ASDP Indonesia Ferry

    bank bjb Teken Kerjasama Pemanfaatan Produk Perbankan dengan PT ASDP Indonesia Ferry

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Jelang tutup tahun 2022, bank bjb semakin gencar melakukan kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Paling anyar, bank bjb  melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tentang Pemanfaatan Produk dan Jasa Layanan Perbankan. Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia […]

  • Sejarah Mencatat, Baru Kali ini Caleg DPRD Kabupaten Bandung tanpa PDI-P

    Sejarah Mencatat, Baru Kali ini Caleg DPRD Kabupaten Bandung tanpa PDI-P

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id –Pemilu Legislatif yang sudah berlalu, hasilnya sedang ditunggu-tunggu. Ya hasil rekapitulasi suara itulah yang sedang dinantikan masyarakat karenanya, website KPU terus difollow untuk mencari tahu informasinya. Sebagaimana diketahui, Pemilu Rabu, 14 Februari lalu telah menghasilkan sejumlah perolehan suara. Baik untuk Pilpres, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan bahkan DPRD Kabupaten/kota. Untuk Pemilu […]

  • UMK Jawa Barat 2024 di Tetapkan, Segini Besaran Kota Sukabumi

    UMK Jawa Barat 2024 di Tetapkan, Segini Besaran Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Besaran Upah Minimun Kota/Kabupaten (UMK) di Jawa Barat 2024 resmi ditetapkan. Penetapan UMK tersebut, tertuang dalam Keputusan Gubernur Jabar Nomor: 561.7/Kep.804-Kesra/2023 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2024. Dengan begitu, sebanyak 27 kota dan kabupaten segera mengeksekusi keputusan tersebut usai menerima salinan keputusan penetapan besaran upah minimum kota dan kabupaten. Dari 27 […]

  • Rp21 Miliar Dana Abadi Unpad Untuk Riset Dan Pengabdian Masyarakat

    Rp21 Miliar Dana Abadi Unpad Untuk Riset Dan Pengabdian Masyarakat

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Tepat 27 April 2022 Universitas Padjadjaran (Unpad) meraih peringkat keempat kampus terbaik nasional versi Times Higher Education atau THE Impact Rankings 2022 dan berada di peringkat 101-200 dunia. Peringkat ini juga menilai seberapa besar pengaruh yang dihasilkan perguruan tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat. Rektor Unpad, Prof. Rina Indiasturi menyampaikan, pihaknya memiliki dana abadi […]

  • SatSetSatSet, Proses Administratif Pengelolaan Stadion GBLA Terus Bergerak Maju

    SatSetSatSet, Proses Administratif Pengelolaan Stadion GBLA Terus Bergerak Maju

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Proses administratif terkait pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) terus berjalan. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Ia juga memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memaksimalkan asetnya tersebut untuk nantinya bisa digunakan sebagai markas Persib Bandung saat menjalankan Kompetisi Liga 1 2022/2023. “Adapun untuk proses administratif terkait pengelolaan […]

expand_less