Breaking News
Trending Tags

Lapang Merdeka Sukabumi Akan Direvitalisasi, PKL dan Aktivitas Tak Sesuai Perda Ditertibkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi memberikan klarifikasi resmi terkait ramainya perbincangan di media sosial mengenai dugaan alih fungsi Lapang Merdeka. Isu tersebut mencuat setelah muncul unggahan yang memperlihatkan lapangan basket digunakan sebagai arena permainan mobil-mobilan di tengah tingginya aktivitas warga saat libur Tahun Baru.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa aktivitas tersebut bersifat situasional dan tidak mengubah fungsi utama Lapang Merdeka. Menurutnya, lonjakan pengunjung pada masa libur menjadi faktor utama munculnya beragam aktivitas di kawasan tersebut.

“Lapang Merdeka tetap kami posisikan sebagai ruang terbuka publik dan sarana olahraga. Aktivitas yang kemarin terlihat itu sifatnya sementara karena situasi libur panjang,” ujar Bobby Maulana, Senin (05/01/2026).

Bobby menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi telah menetapkan tahun 2026 sebagai tahun infrastruktur, dengan Lapang Merdeka masuk dalam daftar prioritas utama penataan kawasan strategis kota. Revitalisasi dirancang tidak hanya memperbaiki tampilan fisik, tetapi juga menegaskan kembali fungsi kawasan sesuai regulasi.

“Tahun ini fokus kami adalah pembenahan infrastruktur. Lapang Merdeka menjadi ikon kota yang harus ditata secara serius dan berkelanjutan,” katanya.

Revitalisasi Lapang Merdeka dijadwalkan mulai berlangsung pada April hingga Mei 2026. Seluruh kawasan akan ditata ulang, mencakup perbaikan lapangan olahraga, podium, fasilitas umum, hingga pengecatan area untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.

“Pada masa revitalisasi itu, kawasan akan disterilkan. Aktivitas yang tidak sesuai dengan peraturan daerah akan ditertibkan,” tegas Bobby.

Selain pembenahan fisik, Pemkot Sukabumi juga menyiapkan sistem pengawasan yang lebih ketat. Rencananya, Lapang Merdeka akan memiliki lima akses masuk utama yang dijaga petugas keamanan swasta bersama Satpol PP, guna memastikan kawasan digunakan sesuai peruntukannya.

“Ke depan, akses masuk akan dibatasi. Lapang Merdeka diprioritaskan untuk warga yang berolahraga, seperti jogging, berjalan, atau lari di lintasan yang tersedia,” jelasnya.

Untuk meningkatkan partisipasi publik, Pemkot Sukabumi juga akan membangun comment center sebagai sarana pengaduan masyarakat. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi alat kontrol sosial agar pengelolaan Lapang Merdeka berjalan transparan dan tertib.

Penataan kawasan juga menyentuh sektor ekonomi informal. Bobby menegaskan, penertiban pedagang kaki lima (PKL) dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada ketentuan dan SK yang berlaku, serta memprioritaskan warga ber-KTP Kota Sukabumi.

“Saat ini kami dorong komitmen PKL untuk menjaga kebersihan dan ketertiban. Setelah revitalisasi selesai, semua pihak wajib mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bobby menekankan bahwa Lapang Merdeka tetap diarahkan sebagai kawasan olahraga dan pariwisata, namun dengan batasan kewenangan yang jelas agar tidak terjadi penyalahgunaan fungsi ruang publik.

“Kegiatan di Lapang Merdeka hanya dapat difasilitasi oleh pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota, karena masing-masing memiliki kewenangan yang berbeda,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maraknya Reklame dan Billboard Bodong, Walikota Sukabumi: Rugi Besar

    Maraknya Reklame dan Billboard Bodong, Walikota Sukabumi: Rugi Besar

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan adanya potensi kerugian besar yang dialami Pemerintah Kota Sukabumi akibat maraknya bangunan reklame dan billboard yang berdiri tanpa izin resmi. Hal ini disampaikannya dalam keterangan kepada wartawan pada Selasa (06/05/2025). “Kerugian besar ini akan coba kita lihat nanti setelah pembenahan. Dampaknya bisa terlihat dari peningkatan Pendapatan […]

  • Kepala Bappeda Kota Sukabumi :  Rembuk Stunting Salah Satu Upaya Tekan Angka Prevalensi  Stunting

    Kepala Bappeda Kota Sukabumi : Rembuk Stunting Salah Satu Upaya Tekan Angka Prevalensi  Stunting

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Upaya menekan angka prevalensi  stunting terus digaungkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Apalagi, saat ini jumlah angka stunting mencapai 26,9 persen. Salah satu upaya tersebut, salah satunya dengan menggelar Rembuk Stunting dengan aksi melakukan penandatangan kmomitmen Bersama dalam menekan angka stunting di Kota Sukabumi, yang di inisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) setempat. […]

  • FPD Dinas Lingkungan Hidup, Kadis: Kota Sukabumi Sedang Tidak Baik-Baik Saja

    FPD Dinas Lingkungan Hidup, Kadis: Kota Sukabumi Sedang Tidak Baik-Baik Saja

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gelar kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi bahas beberapa isu utama yang menjadi target prioritas dalam kegaitan tahun 2025 mendatang. Kepala DLH Kota Sukabumi, Asep Irawan mengatakan, ada dua hal yang menjadi pokok perhatian utama dalam kegaitan FPD tahun ini. Diantaranya yaitu, isu lingkungan dan juga isu […]

  • Resesi Ekonomi Berdampak Terhadap Pembangunan Kota Sukabumi

    Resesi Ekonomi Berdampak Terhadap Pembangunan Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, terkait kemungkinan terburuk resesi ekonomi global yang akan terjadi pada tahun 2023 mendatang, tentunya akan berdampak terhadap perencanaan pembangunan di Kota Sukabumi, Jumat (28/10). Menurut Reni, saat ini memang belum terjadi resesi, namun  Pemerintah Kota Sukabumi tentunya harus mengantisipasi […]

  • Peringatan Bulan Bung Karno, Ineu Purwadewi Meyerahkan Hadiah Lomba Desain Poster dan Vidio Vlog

    Peringatan Bulan Bung Karno, Ineu Purwadewi Meyerahkan Hadiah Lomba Desain Poster dan Vidio Vlog

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id– Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi dari Fraksi PDI Perjuangan menyerahkan hadiah lomba desain poster dan Video Vlog yang digelar untuk pelajar dan mahasiswa dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno. “Selamat kepada para pemenang lomba desain poster dan video Bung Karno semoga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk selalu berkreasi positif […]

  • Tedy Rusmawan Ajak Warga Semangat Berolahraga

    Tedy Rusmawan Ajak Warga Semangat Berolahraga

    • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., berharap masyarakat untuk terus menjaga kesehatan tubuh sehingga imunitas atau kekebalan tubuh tetap terjaga. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan dan kompetisi olahraga di tingkat kewilayahan seperti baik bola voli, tenis meja, sepakbola dan lain sebagainya. “Ketika pandemi kita tidak bisa melakukan kegiatan seperti […]

expand_less