Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Matangkan Rencana Penataan Kaki Lima, Ema: OPD Harus Berkoordinasi Tangani PKL

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mematangkan rencana penataan pedagang kaki lima (PKL), Kamis, 1 September 2022 di Balai Kota Bandung.

Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgasus) PKL Kota Bandung, Ema Sumarna memaparkan ada berapa hal yang menjadi perhatian.

Untuk itu, ia meminta agar organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat, perlu merincikan terlebih dahulu kategori pelanggaran di masing-masing lokasi.

“Sebelum menentukan jangka masa target, kita harus rincikan terlebih dahulu kategori pelanggaran mulai dari yang ringat, sedang, sampai terberat. Dengan begitu kita bisa membuat target ke depan,” ungkapnya.

Untuk menyelesaikan persoalan PKL ini, Ema menegaskan perlu adanya integrasi antar OPD dan kewilayahan yang terlibat dalam Satgasus PKL.

“Jangan sampai ada lagi alasan PKL tidak tahu kalau tempat mereka berjualan itu zona merah. Semua harus jelas penegasan dan penjelasan saat sosialisasi dilakukan,” imbuhnya.

Rencananya ada 13 kecamatan dengan 54 titik yang menjadi target penertiban PKL oleh Satpol PP pada pertengahan September ini.

Menanggapi hal ini, Asisten Daerah I Kota Bandung, Asep Saeful Gufron menyampaikan, beberapa lokasi yang akan ditangani dalam waktu dekat seperti Alun-alun, Monumen Perjuangan Rakyat (Monju), Gasibu, Tegalega, dan sekitar Jalan Peta.

“Kita terus mendata para PKL ini yang semakin ke depan posisinya.
Tiap hari Minggu sangat padat di lokasi-lokasi tersebut. Di Tegalega misalnya, ini juga terjadi penambahan PKL. Di dalam penuh, di luar penuh,” papar Asep.

Ia mengaku akan terus mengoordinasikan dengan para camat mengenai penataan PKL, terutama wilayahnya yang punya potensi jadi tempat PKL.

“Di Sumur Bandung dan Ujungberung ini bisa jadi potensi ledakan PKL sewaktu-waktu. Dulu di Regol juga begitu. Lalu, kami bersama Camat Regol membongkar lima titik PKL yang makin menjamur di sana,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung, Anton Sunarwibowo menuturkan, bersama Dinas Koperasi dan UKM (Diskopukm) serta pihak kewilayahan akan mengukur target dan indikator kinerja untuk pendataan para PKL.

“Kami akui memang indikator dan data belum jelas. Implementasi model zonasi untuk PKL mash terhambat. Kartu Pengenal PKL juga perlu dievaluasi kembali,” jelas Anton.

Padahal, lanjutnya, PKL ini bisa dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata. Berdasarkan data Bappelitbang Kota Bandung, jumlah PKL menurun sejak pandemi Covid-19 dari 22.359 menjadi 19.705.

“Jumlah PKL terbanyak ada di Kecamatan Coblong sejumlah 4.163. Kedua, Astana Anyar sebanyak 2.036. Ketiga, di Andir sebanyak 1.583,” paparnya.

Ia menambahkan, pada September ini rencana strategi pola penataan dan pembinaan PKL akan segera dilakukan.

Terbagi menjadi tiga jangka waktu, yakni jangka pendek untuk pendataan dan penataan tahap I dimulai dari September-November 2022.

“Lalu, pendataan dan penataan tahap II jangka menengah dari Januari-April 2023. Kemudian, jangka panjang untuk pembinaan dan pemberdayaan PKL serta relokasi PKL pada pusat destinasi wisata di bulan Mei-September 2023,” tuturnya.

Selain penanganan PKL, beberapa hal yang akan menjadi fokus pembahasan Pemkot Bandung ke depannya antara lain, upaya penanganan kemiskinan, pengendalian harga kebutuhan pokok, layanan pencarian lapangan pekerjaan, upaya penanganan pengangguran, dan rekayasa kemacetan. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peneliti Komunikasi Lingkungan Unpad Bahas Persoalan Sampah dan Air di Kota Bandung

    Peneliti Komunikasi Lingkungan Unpad Bahas Persoalan Sampah dan Air di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi C DPRD Kota Bandung mengundang Peneliti Pusat Studi Komunikasi Lingkungan Universitas Padjadjaran Dr. Herlina Agustin, untuk membahas solusi masalah sampah, di Ruang Komisi C, Kamis, 7 November 2024. Pertemuan itu dipimpin Ketua Komisi C Agus Hermawan,dan Wakil Ketua Komisi C, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., serta anggota K9misi C DPRD Lota […]

  • BPTD Wilayah IX Jabar, Bagikan Sembako Di Kota Sukabumi

    BPTD Wilayah IX Jabar, Bagikan Sembako Di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,-Mbinews.id– Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Jawa Barat, bagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat. Dalam pembagian paket sembako tersebut, BPTD berkolaborasi dengan unsur Forkopimda kota Sukabumi. “Pembagian paket sembako ini kita lakukan di Kota Suakbumi, melibatkan Pemda Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, dan Kodim 0607 Sukabumi,”ujar Kepala BPTD wilayah IX Provinsi Jawa Barat, […]

  • PAD Kota Sukabumi 2025 Melejit, Banggar DPRD: Dampak Opsen Pajak Kendaraan

    PAD Kota Sukabumi 2025 Melejit, Banggar DPRD: Dampak Opsen Pajak Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Kenaikan tajam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi pada tahun anggaran 2025 menuai beragam tafsir di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, membeberkan sumber utama peningkatan pendapatan daerah yang dinilai kerap disalahartikan. Menurut Danny, lonjakan PAD dari sektor pajak dan retribusi tidak mencerminkan peningkatan […]

  • Bantu Pemkot Bandung Akselerasi Penanganan Covid-19, Goto  Berikan Bantuan 50 Unit Oxygen Concentrate

    Bantu Pemkot Bandung Akselerasi Penanganan Covid-19, Goto Berikan Bantuan 50 Unit Oxygen Concentrate

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Dalam rangka membantu upaya Pemerintah Kota Bandung mengakselerasi penanganan pandemi Covid-19, Perusahaan Group GoTo (Gojek Tokopedia) Indonesia memberikan bantuan berupa 50 unit Oxygen Concentrate dengan total nilai Rp 875 Juta melalui Forum Bandung Bandung Sehat (FBS). Penyerarahan bantuan tersebut dilakukan di Pendopo Kota Bandung, Senin 23 Agustus 2021. Wali Kota Bandung, Oded […]

  • Dramatis! Gatien-Cecep Juara Divisi Double PWI Cup II 2026 Usai Menang Lima Set

    Dramatis! Gatien-Cecep Juara Divisi Double PWI Cup II 2026 Usai Menang Lima Set

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 388
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pasangan Gatien-Cecep dari PTM PWI Kota Sukabumi sukses merebut gelar juara Divisi Double Turnamen Tenis Meja PWI Cup II 2026. Mereka harus melalui pertarungan sengit lima set sebelum menundukkan pasangan Avay-Gyan dari PTM Sambo Bandung. Final berlangsung di GOR Tenis Meja Rengganis, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (6/9/2026). Pertandingan berjalan ketat sejak set pertama […]

  • Pengurus IMM Sukabumi Raya Resmi Dilantik, Harus Siap Hadapi Situasi Persoalan Umat

    Pengurus IMM Sukabumi Raya Resmi Dilantik, Harus Siap Hadapi Situasi Persoalan Umat

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kepengurusan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukabumi raya periode 2020-2021 resmi dilantik.  Pelantikan pimpinan baru Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi berlangsung Di SMK Muhammadiyah 1 Sukabumi , Sabtu (25/07/2020) Pada kesempatan tersebut, Ketua IMM Cabang Sukabumi raya mengatakan, pelantikan tersebut bertema “Restorasi berkehidmatan IMM untuk umat demi membangun IMM Berkemajuan” yang didalamnya memiliki harapan […]

expand_less