Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Optimalkan BIAN, Puskesmas Neglasari Vaksin Door to Door

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Untuk melayani secara maksimal kebutuhan imunisasi anak usia 5-59 bulan, seluruh puskesmas di Kota Bandung secara serentak melakukan pelayanan door to door. Salah satunya UPT Puskesmas Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kamis, 29 September 2022.

Sebanyak tiga tim yang terdiri dari sembilan orang tersebar ke beberapa titik lokasi. Kali ini lokasi yang menjadi fokusnya adalah Kelurahan Sukaluyu.

“Hari ini kegiatan door to door dilakukan di Sukaluyu RW 02, 04, 05, 09, 10, dan 11,” ujar Kepala UPT Puskesmas Neglasari, drg. Laksmi Dewi A.

Dewi menjelaskan, UPT Puskesmas Neglasari melayani kesehatan untuk tiga kelurahan di Cibeunying Kaler, antara lain Sukaluyu, Neglasari, dan Cihaurgeulis.

Berdasarkan data aktif yang dimiliki Puskesmas Neglasari, capaian vaksin Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kelurahan Neglasari telah tercapai 81 persen.

“Lebih dari 1.000 anak menjadi sasaran vaksin dalam program BIAN di Neglasari. Alhamdulillah sudah 81 persen. Hari ini kita fokuskan menyisir Kelurahan Sukaluyu secara door to door,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sebelum kegiatan, ibu-ibu kader di tiap RW juga membantu para tenaga kesehatan (nakes) untuk memberikan data terbaru. Sehingga bisa lebih memudahkan proses vaksin dari rumah ke rumah.

Dewi mengakui risiko Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) rentan terjadi. Namun, pihaknya tetap menjalankan sesuai dengan SOP yang ada.

“Dengan door to door, kita juga sekaligus bisa verifikasi data lapangan secara real karena ternyata ditemukan perbedaan juga,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu kendala Kota Bandung itu banyaknya jumlah pendatang. Saat dicek ulang, ternyata sudah tidak tinggal di sana.

“Ada juga yang rumahnya di kecamatan lain, tapi senangnya timbang dan periksa di puskesmas kami,” jelasnya.

Kendala lain pun datang dari pihak orang tua anak. Beberapa ada yang menolak untuk mengimunisasi anaknya karena berbagai faktor.

Seperti keyakinan dalam agama, anaknya sakit, atau ada yang berprinsip jika anak sudah membawa kekebalan sendiri sejak lahir.

“Padahal, imunisasi itu gunanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Sebab, imun alami yang dimiliki anak lambat laun akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu,” paparnya.

Meski vaksin BIAN dilakukan secara terjun langsung, Dewi dan timnya terus memantau keluhan KIPI sekecil apapun yang dialami anak-anak.

“Demam pun meski sedikit harus tetap kita pantau. Alhamdulillah kita tidak menemukan KIPI berarti sejauh ini,” sebutnya.

Selain melayani secara door to door, Kecamatan Cibeunying Kaler juga melayani vaksin BIAN di Puskesmas Neglasari mulai dari pukul 11.00-12.00 WIB.

“Pagi kita pelayanan umum dulu sampai pukul 11.00 WIB. Setelah itu kita optimalkan di BIAN. Kita coba maksimalkan seperti ini,” ujarnya.

Di hari terakhir BIAN esok, rencananya tim Puskesmas Neglasari akan mengoptimalkan vaksinasi di Kelurahan Cihaurgeulis RW 01, 03, 06. Lalu RW 07 sampai 12.

“Tinggal 78 orang yang belum vaksin di sini. Ya kita sisir sedikit demi sedikit. Semoga bisa terjangkau semuanya ya,” harapnya.

Saat melakukan pelayanan langsung ke RW 02 Sukaluyu, terdengar jeritan tangis salah satu anak perempuan dari kejauhan, namanya Khadijah.

“Kaget mungkin ya, ini bu dokter datang rombongan. Tapi, tidak apa-apa. Nanti kalau dikasih plester, dia biasanya langsung merasa tenang,” ujar Andri Suryana, ayah dari Khadijah.

Sejak bayi hingga kini berusia 4 tahun, Khadijah rutin melakukan vaksinasi. Bagi Andri, ia sangat terbantu dengan adanya informasi dari rekan-rekan nakes mengenai program BIAN.

“Info-info hoaks tentang vaksin ini jadi lebih jelas lewat teman-teman nakes. Vaksin ini kan demi kebaikan masyarakatnya juga ya. Jadi, tidak apa-apa anak divaksin, biar sehat,” tuturnya.

Beberapa imunisasi yang akan diterima anak di antaranya, imunisasi campak rubella, oral polio vaksin, injeksi polio vaksin, dan imunisasi pentavalen terdiri dari DPT-hemofilus influenza B, dan hepatitis B.

Namun, vaksin yang paling diutamakan adalah imunisasi campak rubella tanpa memandang status imunisasi sebelumnya dari anak. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Kegiatan di Keluarahan Nanggeleng, Wali Kota  Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan Masyarakat

    Hadiri Kegiatan di Keluarahan Nanggeleng, Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 342
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi mendorong masyarakat Kelurahan Nanggeleng untuk meningkatkan pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya sampah organik, agar memiliki nilai manfaat melalui pengolahan menjadi kompos. Upaya tersebut dilakukan melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat untuk Kelompok Masyarakat Kelurahan Nanggeleng yang dihadiri langsung oleh Wali Kota SUkabumi, Ayep Zaki, di Ruang Pertemuan Kelurahan Nanggeleng, Kamis (10/9/2026). Kegiatan […]

  • Dewan Kota Sukabumi Terima Keluhan Ratusan Tenaga Honorer Yang Belum Terdata PPPK

    Dewan Kota Sukabumi Terima Keluhan Ratusan Tenaga Honorer Yang Belum Terdata PPPK

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan tenaga honorer dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang mengabdi di Pemerintahan Kota Sukabumi, masih diliputi dengan rasa kegalauan karena belum dimasukan kedalam  data base untuk diajukan ke Pemerintah Pusat untuk kepentingan penaikan status kerjanya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), Selasa (04/10). “Kemarin, saya menerima keluhan dari mereka tentang belumnya […]

  • DKP3 Kota Sukabumi Terus Sosialisasikan HET Pupuk Bersubsidi

    DKP3 Kota Sukabumi Terus Sosialisasikan HET Pupuk Bersubsidi

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mibinews.id– Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan petani, terkait turunya Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 49 tahun 2020, tentang alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sektor pertanian. Berdasarkan Permentan tersebut, untuk pupuk jenis urea per Kg sebesar Rp2.250, dan per karung Rp112.500, ZA Rp1.700 […]

  • Yana Minta MUI Kota Bandung Sosialisasikan Panduan Ibadah Kurban

    Yana Minta MUI Kota Bandung Sosialisasikan Panduan Ibadah Kurban

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung hingga tingkat kecamatan untuk menyosialisasikan Fatwa MUI terkait Hukum dan Panduan Ibadah Kurban. Sebelumnya, MUI mengeluarkan fatwa nomor 32 tahun 2022 tentang pelaksanaan ibadah kurban saat kondisi wabah penyakit Mulut dan Kuku (PMK). “Prinsipnya tidak usah menyurutkan warga untuk berkurban,” […]

  • IIAD Sumedang Konsultasi Rencana Kerja TA 2024 ke IKIAD Jabar

    IIAD Sumedang Konsultasi Rencana Kerja TA 2024 ke IKIAD Jabar

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, mbinews.id — Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Ikatan Istri Anggota Dewan (IIAD) Kabupaten Sumedang. Kunjungan kerja tersebut terkait konsultasi rencana kerja untuk tahun anggaran 2024. Kunjungan kerja IIAD Kabupaten Sumedang tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua IKIAD Jawa Barat Elis Oleh Soleh beserta pengurus Ikatan Keluarga Istri […]

  • DPRD Kota Bandung Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyakit Menular

    DPRD Kota Bandung Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyakit Menular

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, S.E., menegaskan bahwa keluarga memiliki peran krusial dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang digelar DP3A Kota Bandung di Kantor Kelurahan Cisaranten Kulon, Rabu (9/6/2026). […]

expand_less