Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Para Pelaku IKM Di Kota Sukabumi Keluhkan Pemasaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUM, MBInews.id – Permasalahan para pelaku Indutri Kecil Menengah (IKM) di Kota Sukabumi bukan hanya terbentur kepada permodalan saja. Melainkan, pemasaran yang saat ini menjadi masalah besar bagi IKM. Tak heran jika dari ribuan IKM yang ada, hanya ratusan saja bisa bertahan sampai  sekarang.”Masalahnya sih bukan hanya modal saja. Tapi, yang dikeluhkan saat ini masalah pemasaranya,”ujar Kabid Perindutrian Dinas Koperasi,UKM, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Yadi Erlangga. Jumat, (11/10/2019).

Berdasarkan catatanya, ada sekitar 4 ribu IKM di Kota Sukabumi, dari jumlah tersebut setengahnya (50%) yang aktif dan yang saat ini dalam pembinaan ada dikisaran 700 smapai 800 IKM.”Kalau diatas kertas sih  sekitar 4 ribuan jumlah IKM.Tapi yang tergolong aktif hampir setengahnya. Dan dari jumlah itu (4 ribu) sekitar 800 yang sat ini dalam binaan kami,”ungkap Yadi.

Sebetulnya tambah Yadi, pengembangan terhadap IKM tersebut terus dilakukan. Sebab, dari sisi potensi wilayah tidak memungkinkan untuk ke indutri skala besar. Sehingga indutri rumahan yang menjadi perhatian untuk terus dikembangkan.”Sesuai visi Kota Sukabumi, kita tidak diarahkan ke Indutri skala yang besar, karena terbentur dengan portensi wilayah. Akhirnya kami mengembangkan ke IKM yang sifatnya industri rumahan, dengan terus memberikan pendampingan agar prodak mereka lebih baik,”tuturnya.

Selai pendampingan tambah Yadi, pihaknya juga terus lakukan pembinaan dan pelatihan kepada mereka. Diantaranya, dengan mendatangkan pakar dalam segi kemasan produk. Termasuk mendatangkan dari Perguruan Tinggi untuk mengetahui cara pengelolaan sesuai dengan standar higienis termasuk.”Kota Sukabumi tidak memiliki rumah kemasan, jadi kita datangkan ahlinya, begitu juga dengan pengelolaan yang sehat dan bersih,kita juga datangkan dari IPB dan Unpas,”pungkasnya. (Ardn/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    DPRD Kota Sukabumi Kebut Revisi RTRW dan RTH

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 452
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pembahasan revisi regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Sukabumi masih terus bergulir. DPRD Kota Sukabumi bersama pemerintah daerah kini tengah menggodok perubahan aturan tersebut dengan menunggu sinkronisasi kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, mengatakan revisi regulasi tidak dapat dilakukan secara […]

  • Pemkot Bandung Memastikan Keberlangsungan Nasib Ratusan Pekerja Bandung Zoo

    Pemkot Bandung Memastikan Keberlangsungan Nasib Ratusan Pekerja Bandung Zoo

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan keberlangsungan nasib ratusan pekerja di Bandung Zoological Garden (Bandung Zoo) dengan mengontrak mereka sebagai tenaga ahli selama masa transisi pengelolaan. Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Bariati Ratna Aju menjelaskan, para pekerja Bandung Zoo telah resmi dikontrak oleh Pemkot sejak 25 Maret 2026. Skema ini bersifat sementara, menunggu […]

  • Gerakan Seniman Masuk Sekolah Atasi Minimnya Tenaga Pengajar Bidang Kesenian dan Kebudayaan

    Gerakan Seniman Masuk Sekolah Atasi Minimnya Tenaga Pengajar Bidang Kesenian dan Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi resmi dipilih sebagai satu – satunya daerah di Jawa Barat yang menerapkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hal tersebut disampaikan oleh Pamong Budaya pada Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Barkah, pada sela-sela kegiatan Panen Karya GSMS, di […]

  • Dirut bank bjb Yuddy Renaldi Dianugerahi Gelar Bankers of The Year 2020

    Dirut bank bjb Yuddy Renaldi Dianugerahi Gelar Bankers of The Year 2020

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Rentetan capaian positif yang ditorehkan bank bjb sepanjang awal hingga jelang penutup tahun 2020 tidak bisa dilepaskan dari faktor kepemimpinan yang menahkodai perusahaan. Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi merupakan salah satu sosok kunci di balik keberhasilan bank bjb memperoleh hasil positif di tengah tantangan pandemi COVID-19. Ia berperan sebagai motor sekaligus […]

  • Isu CDPOB Kabupaten Subang Utara Kian Menguat, DPRD Jabar Harap Pemerintah Pusat Cabut Moratorium

    Isu CDPOB Kabupaten Subang Utara Kian Menguat, DPRD Jabar Harap Pemerintah Pusat Cabut Moratorium

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUBANG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan dan mengusulkan kepada pemerintah pusat terkait agenda pemekaran wilayah 9 Kabupaten untuk menjadi wilayah Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB), salah satunya ialah Kabupaten Subang Utara. Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi […]

  • Inflasi Y-on-Y Kota Sukabumi Sebesar 2.88 Persen Pada April 2024

    Inflasi Y-on-Y Kota Sukabumi Sebesar 2.88 Persen Pada April 2024

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sukabumi,Mbinews.id– Kota Sukabumi alami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 2,88 persen pada April 2024. Atau, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,62 pada April 2023 menjadi 106,6 pada April 2024.”Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Sukabumi, pada April 2024 terjadi Inflasi y-on-y sebesar 2,88 persen. “Kalau inflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi […]

expand_less