Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Dan Kemenag Sosialisasikan Jaminan Produk Halal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Kementerian Agama Kota Bandung menyelenggarakan sosialisasi Jaminan Produk Halal (JPH) yang tertuang dalam undang-undang nomor 33 tahun 2014.

Sosialisasi kali ini diberikan kepada kepala KUA, penyuluh, pelaku usaha dan karyawan karyawati di lingkungan Kantor Kemenag Kota Bandung.

Kegiatan tersebut memberikan panduan bagi masyarakat serta pemerintah dalam jaminan, etika dan payung hukum yang akuntabel dan transparansi.

Tujuan penyelenggaraan JPH yaitu memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengkonsumsi dan menggunakan produk.

Tak hanya itu, hal ini pun mampu meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha untuk memproduksi dan menjual produknya.

“Keberadaan produk halal di Indonesia sangat penting karena mayoritas penduduknya adalah muslim,” jelas Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada acara sosialisasi undang-undang nomor 13 tahun 2014 tentang JPH, di Hotel Grand Pasundan, Rabu 15 September 2021.

Menurutnya, dalam UU nomor 13 tahun 2014 ditegaskan bahwa semua produk yang berada di Indonesia harus memiliki sertifikat halal yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Aturan tersebut sudah diberlakukan pada tahun 2019 dan sampai saat ini terus disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk kepala KUA, penyuluhan, pelaku usaha dan lainnya.

“Tujuannya untuk memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk,” ujar Yana.

Menurutnya, negara harus mengatur produk halal ini guna memberikan perlindungan dan jaminan tentang kehalalan produk yang dikonsumsi.

“Produk yang dimaksud bukan hanya makanan dan minuman, tapi juga obat, kosmetik, produk kimiawi serta barang yang digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Yana menyebut, kesadaran masyarakat dalam pemakaian produk halal terus meningkat. Hal ini diakui oleh para pelaku usaha setelah mencantumkan label halal.

“Hal ini wajar, karena masyarakat percaya untuk bisa memasang label sebuah produk harus melalui pemeriksaan yang panjang, teruji dan terpercaya,” bebernya.

Menurutnya, Pemkot Bandung dan Kantor Kementerian Agama menjadi ujung tombak dalam sosialisasi produk halal ini sampai di masyarakat.

“Pengetahuan yang didapat dari sosialisasi ini terus disebarkan kepada masyarakat. Kita harap ada sosialiasi khusus kepada pelaku UMKM,” kata Yana.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menyampaikan, penyuluhan dan pembinaan cangkupan yang luas, salah satunya dengan menyelenggarakan pembinaan untuk meningkatkan kualitas pemahaman dalam produk halal.

“Peningkatan pemahaman ini penting, sebagai langkah yang terukur dan teratur sehingga mampu menjawab dinamika yang ada di masayarakat,” tuturnya.

Untuk mencapai hasil maksimal, perlu sinergisitas Kantor Kemenag Kota Bandung dengan Pemkot Bandung.

“Sesuai visi misi, Bandung Agamis harus fokus perubahan perilaku warganya untuk memaksimalkan Kota Bandung sebagai pusat pertumbuhan masa depan dalam ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, kehalalan pangan menjadi keniscayaan hak dasar tiap muslim. Ketersediaan pangan cukup sesuai daya beli masayarakat.

“Sosialisasi ini mampu menjadi acuan pemerintah untuk memberikan jaminan kehalalan sesuai payung hukum, keadilan dan jaminan bagi konsumen yang akuntabel dan transparan,” tuturnya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepedulian Bupati Bandung, 128 Warga Ikut Dalam Isbat Nikah Terpadu di Gedung Toha Pemkab Bandung

    Kepedulian Bupati Bandung, 128 Warga Ikut Dalam Isbat Nikah Terpadu di Gedung Toha Pemkab Bandung

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id – Gebyar Isbat Nikah terpadu di gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung (1/12/2023) merupakan momen penting dan peluang warga Kab Bandung yang belum memiliki buku Nikah. Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disduk Capil Kab Bandung ,Heri Gerakan mengatakan,” untuk Isbat kali ini merupakan pelaksanaan Isbat Ke -4 diikuti 128 peserta dan kegiatan Isbat […]

  • Anggota DPRD Kota Sukabumi F-PKS: Pemda Harus Perhatikan Nasib PKL di Pedestrian Ahmad Yani

    Anggota DPRD Kota Sukabumi F-PKS: Pemda Harus Perhatikan Nasib PKL di Pedestrian Ahmad Yani

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi Dani Ramdhani meminta, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bisa memperhatikan nasib para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang saat ini terdampak pembangunan pedestrian Jalan A.Yani. Karena tidak bisa dipungkiri, fungsi trotoar selama ini, selain untuk pejalan kaki, juga sebagai ekonomi sosial bagi para PKL. “Mudah-mudahan pemda, dalam […]

  • Presiden Jokowi Terima Pimpinan TNI AL dan TNI AU

    Presiden Jokowi Terima Pimpinan TNI AL dan TNI AU

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerima pimpinan TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara secara terpisah, di Istana Negara, Jakarta. Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman menjelaskan, pertemuan Presiden Jokowi dengan pimpinan TNI AL dan pimpinan TNI yang dilakukan secara terpisah itu […]

  • Sekretariat DPRD Jawa Barat Terima Audiensi GERAK JABAR

    Sekretariat DPRD Jawa Barat Terima Audiensi GERAK JABAR

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINEWS — Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat menerima audiensi dari Gerakan Rakyat Anti Komunis Jawa Barat atau GERAK JABAR. Audiensi diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Fasilitasi, Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Jawa Barat Iman Tohidin di ruang Panitia Khusus (Pansus). Iman Tohidin menjelaskan, pihaknya menerima perwakilan dari beberapa perwakilan gerakan organisasi masyarakat (Ormas) […]

  • Co-Working Space Rancasari, Pusat UMKM Naikkan Level Marketing

    Co-Working Space Rancasari, Pusat UMKM Naikkan Level Marketing

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Lebih dari 200 UMKM di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung tumbuh bersama meningkatkan kapasitas mereka di bidang marketing. Mulai dari yang baru akan merintis, sampai usaha yang sudah berkembang kumpul bersama di Co-Working Space (CWS) Rancasari. Ketua UMKM Rancasari Madani, Erna Herawati menyampaikan, rata-rata omzet para pelaku UMKM di sini mencapai Rp5 – […]

  • GERINDRA JABAR 25 KURSI, BISA APA?

    GERINDRA JABAR 25 KURSI, BISA APA?

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.com — Pertanyaan tersebut pasti menggelitik. Bahkan, bisa jadi ada yang langsung tersinggung. Betapa tidak, partai besutan Prabowo Subianto tersebut kini menjadi peraih kursi terbanyak di DPRD Provinsi Jawa Barat. Daddy Rohanady, salah satu DPRD dari Partai Gerindra, menyatakan, “Sebagai pemenang pada pemilu legislatif (pileg) 2019, pada periode ini kami memiliki 25 anggota dari […]

expand_less