Breaking News
Trending Tags

RSKIA Kota Bandung Telah Gelar Penyuntikan Vaksin 800 Lansia Tahap II

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Sejak 2 Maret 2021, RSKIA Kota Bandung telah menggelar penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap II bagi Lansia di Kota Bandung.

Sebanyak kurang lebih 120 lansia menjadi target setiap penyuntikan. Saat ini telah ada 800 lansia yang terdata.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Djoelaika Fitri Mashyur (ika) yang bertindak sebagai vaksinator sekaligus dokter yang bertugas melakukan skrining terhadap para lansia yang menjadi calon penerima vaksin Covid-19.

“Hari ini merupakan sesi ke-4 proses penyuntikan kepada para lansia di Kota Bandung. Kita vaksinasi 2 kali dalam seminggu. Pekan depan kita akan melakukan 3 kali dalam seminggu untuk mengejar sasaran 800 lansia yang terdaftar di RSKIA” ucap Ika di RSKIA, Rabu, 10 Maret 2021.

Menurutnya, kendala dan tantangan yang dihadapi dalam proses penyuntikan bagi lansia adalah pada saat skrining kondisi kesehatannya. 

Mengingat para penerima vaksin lansia ini banyak yang memiliki penyakit bawaan (komorbid). Sehingga menurut petunjuk teknis yang ada proses skrining atau penyaringan ini diharuskan lebih teliti dan mendalam.

“Misalnya, kita ambil variabel tensi. Menurut juknis Dinkes tidak boleh melebihi angka 180 per 110 dengan gula darah harus dibawah angka 200,” katanya.

“Selain itu, para lansia yang memiliki penyakit seperti jantung, diabetes, bahkan auto imun, kita harus periksa karena calon penerima yang memiliki lebih dari 5 penyakit bawaan tidak diperbolehkan untuk menerima vaksin. Kami sarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokternya terlebih dahulu,” Imbuh Ika.

Ika menjelaskan, hingga saat ini proses penyuntikan vaksin covid 19 bagi lansia di RSKIA berjalan dengan lancar. Hanya terdapat sedikit hambatan terkait administrasi kependudukan yang dimiliki oleh beberapa lansia calon penerima vaksin.

“Beberapa kita temui para lansia ini memang tinggal di Kota Bandung, namun tidak memiliki KTP Kota Bandung. Menurut petunjuk Dinkes untuk saat ini kita hanya dapat memberikan vaksin bagi lansia yang memiliki KTP di Kota Bandung” tutur Ika.

Ika berharap meskipun kendala administrasi masih terjadi, namun proses vaksinasi ini harus tetap berjalan untuk dapat memutus dan menghentikan penyebaran virus covid 19 di Kota Bandung. 

Namun Ika mengingatkan kepada masyarakat bahwa menjaga protokol kesehatan adalah sebuah keharusan.

“Dengan vaksin ini juga belum tentu menjamin seseorang tidak akan terkena virus Covid-19. Oleh karena itu kita harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan” tambah Ika.

Ika menghimbau kepada para lansia di Kota Bandung untuk tidak ragu dalam vaksin Covid-19 ini, karena skrining kesehatan akan dilakukan secara detail dan menyeluruh agar setiap lansia dapat dipastikan secara medis layak atau tidak mendapatkan vaksin covid 19.

Salah satu penerima vaksin Covid-19, Adi Teruna (69) yang juga mantan pekerja di salah satu BUMN mengaku sudah sangat siap dan yakin dalam menerima vaksin. Karena ia ingin tetap sehat dan terhindar dari virus covid 19.

“Menurut saya ini bukan ikhtiar, karena kecenderungannya jadinya coba-coba. Akan tetapi saya sudah sangat yakin dengan disuntik vaksin covid 19 ini akan membuat saya menjadi lebih sehat dan terhindar dari Covid-19,” ucap Adi.

Hal serupa diungkapkan Etty Maeruti (68). Pensiunan PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ini menyebut, faktor kesehatan adalah kunci terbesar yang membuat dirinya yakin dan siap untuk divaksin.

“Iya, Ibu yakin kalau vaksin ini salah satu jalan agar tetap sehat dan bisa menghindari serta dan tertulas virus corona,” ujar Etty.

Perlu diketahui, setiap lansia yang telah disuntikan vaksin Covid-19 ini akan dilakukan observasi selama 1 jam (60 menit). Itu untuk memastikan tidak ada efek samping pasca vaksin. 

Setelah itu, para lansia ini akan menerima vaksin dosis kedua setelah 28 hari dengan dibekali tabel monitoring kesehatan yang harus diisi oleh para penerima vaksin. (bag)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mellan Serap Aspirasi Reses; Ini Keluhan Warga

    Mellan Serap Aspirasi Reses; Ini Keluhan Warga

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInew.id – Sejumlah warga masyarakat Citamiang dan Cikole Kota Sukabum mengeluhkan berbagai persoalan saat penjaringan aspirasi anggota DPRD Kota Sukabumi Mellan Maulana fraksi Partai Gerindra. Senin (10/05/21). Seperti halnya dikeluhkan warga kelurahan Citamiang Rt 12 Rw. 2 Harry Tbfc, menurutnya banyak masyarakat atau pemuda yang memiliki kreatifitas dibidang seni. Namun hal itu luput dari […]

  • Yana Minta Satpol PP Perketat Pengawasan

    Yana Minta Satpol PP Perketat Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Termasuk di pusat-pusat keramaian di Kota Bandung. “Saya ingatkan untuk mengonsentrasikan beberapa titik pusat keramaian aktivitas warga,” tuturnya pada acara Apel Besar Anggota Satpol PP Kota Bandung, di Yonkav 4/Kijang […]

  • Perda Perlindungan Koperasi untuk Permudah Syarat Usaha Mikro dan Koperasi

    Perda Perlindungan Koperasi untuk Permudah Syarat Usaha Mikro dan Koperasi

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung  Christian Julianto mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung, Nomor 8 Tahun 2023 tentang Kemudahan, Pemberdayaan, Pengembangan, Pengawasan dan Pelindungan Koperasi dan Usaha Mikro sudah disahkan 2023. Perda yang  sudah di sahkan  satu tahun yang lalu , karena  ditetapkan pada Agustus 2023. Ada beberapa hal yang baik dan bisa […]

  • Jelang Nataru, Pertamina Regional Sukabumi Pastikan Stok BBM Aman

    Jelang Nataru, Pertamina Regional Sukabumi Pastikan Stok BBM Aman

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jelang libur panjang natal dan tahun baru (nataru) 2022 mendatang, Sales Branch Manager Sukabumi Region Jawa Bagian Barat Andi Arifin memastikan, kesiapan stok bahan bakar minyak (BBM) yang ada di Sukabumi, Rabu (24/11/2021). “Kita pastikan untuk stok bbm tidak akan terjadi kelangkaan, pada libur nataru nanti,” tutur Andi kepada awak media. Lanjutnya, […]

  • Vaksin Itu Simpel

    Vaksin Itu Simpel

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Saat ini, pemerintah tengah menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk berbagai kalangan, tak terkecuali pelajar. Untuk mendukung percepatan terwujudnya herd immunity atau kekebalan kelompok, bank bjb juga turut serta mendukung vaksinasi massal di kalangan pelajar. Salah satunya adalah dukungan terhadap program vaksinasi pelajar di empat kabupaten/kota di Jawa Barat secara serentak pada Senin 25 […]

  • Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah Rayakan Persib Juara BRI Liga

    Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah Rayakan Persib Juara BRI Liga

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews – Kota Bandung kembali menjadi lautan biru. Ribuan Bobotoh yang sebagian besar menggunakan baju berwarna biru memadati berbagai sudut kota, terutama kawasan Balai Kota Bandung, Minggu, 25 Mei 2025, untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara BRI Liga 1 2024/2025. Euforia makin terasa karena Persib berhasil mencatatkan sejarah sebagai juara back to back, […]

expand_less