Breaking News
Trending Tags

RSKIA Kota Bandung Telah Gelar Penyuntikan Vaksin 800 Lansia Tahap II

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Sejak 2 Maret 2021, RSKIA Kota Bandung telah menggelar penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap II bagi Lansia di Kota Bandung.

Sebanyak kurang lebih 120 lansia menjadi target setiap penyuntikan. Saat ini telah ada 800 lansia yang terdata.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Djoelaika Fitri Mashyur (ika) yang bertindak sebagai vaksinator sekaligus dokter yang bertugas melakukan skrining terhadap para lansia yang menjadi calon penerima vaksin Covid-19.

“Hari ini merupakan sesi ke-4 proses penyuntikan kepada para lansia di Kota Bandung. Kita vaksinasi 2 kali dalam seminggu. Pekan depan kita akan melakukan 3 kali dalam seminggu untuk mengejar sasaran 800 lansia yang terdaftar di RSKIA” ucap Ika di RSKIA, Rabu, 10 Maret 2021.

Menurutnya, kendala dan tantangan yang dihadapi dalam proses penyuntikan bagi lansia adalah pada saat skrining kondisi kesehatannya. 

Mengingat para penerima vaksin lansia ini banyak yang memiliki penyakit bawaan (komorbid). Sehingga menurut petunjuk teknis yang ada proses skrining atau penyaringan ini diharuskan lebih teliti dan mendalam.

“Misalnya, kita ambil variabel tensi. Menurut juknis Dinkes tidak boleh melebihi angka 180 per 110 dengan gula darah harus dibawah angka 200,” katanya.

“Selain itu, para lansia yang memiliki penyakit seperti jantung, diabetes, bahkan auto imun, kita harus periksa karena calon penerima yang memiliki lebih dari 5 penyakit bawaan tidak diperbolehkan untuk menerima vaksin. Kami sarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokternya terlebih dahulu,” Imbuh Ika.

Ika menjelaskan, hingga saat ini proses penyuntikan vaksin covid 19 bagi lansia di RSKIA berjalan dengan lancar. Hanya terdapat sedikit hambatan terkait administrasi kependudukan yang dimiliki oleh beberapa lansia calon penerima vaksin.

“Beberapa kita temui para lansia ini memang tinggal di Kota Bandung, namun tidak memiliki KTP Kota Bandung. Menurut petunjuk Dinkes untuk saat ini kita hanya dapat memberikan vaksin bagi lansia yang memiliki KTP di Kota Bandung” tutur Ika.

Ika berharap meskipun kendala administrasi masih terjadi, namun proses vaksinasi ini harus tetap berjalan untuk dapat memutus dan menghentikan penyebaran virus covid 19 di Kota Bandung. 

Namun Ika mengingatkan kepada masyarakat bahwa menjaga protokol kesehatan adalah sebuah keharusan.

“Dengan vaksin ini juga belum tentu menjamin seseorang tidak akan terkena virus Covid-19. Oleh karena itu kita harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan” tambah Ika.

Ika menghimbau kepada para lansia di Kota Bandung untuk tidak ragu dalam vaksin Covid-19 ini, karena skrining kesehatan akan dilakukan secara detail dan menyeluruh agar setiap lansia dapat dipastikan secara medis layak atau tidak mendapatkan vaksin covid 19.

Salah satu penerima vaksin Covid-19, Adi Teruna (69) yang juga mantan pekerja di salah satu BUMN mengaku sudah sangat siap dan yakin dalam menerima vaksin. Karena ia ingin tetap sehat dan terhindar dari virus covid 19.

“Menurut saya ini bukan ikhtiar, karena kecenderungannya jadinya coba-coba. Akan tetapi saya sudah sangat yakin dengan disuntik vaksin covid 19 ini akan membuat saya menjadi lebih sehat dan terhindar dari Covid-19,” ucap Adi.

Hal serupa diungkapkan Etty Maeruti (68). Pensiunan PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ini menyebut, faktor kesehatan adalah kunci terbesar yang membuat dirinya yakin dan siap untuk divaksin.

“Iya, Ibu yakin kalau vaksin ini salah satu jalan agar tetap sehat dan bisa menghindari serta dan tertulas virus corona,” ujar Etty.

Perlu diketahui, setiap lansia yang telah disuntikan vaksin Covid-19 ini akan dilakukan observasi selama 1 jam (60 menit). Itu untuk memastikan tidak ada efek samping pasca vaksin. 

Setelah itu, para lansia ini akan menerima vaksin dosis kedua setelah 28 hari dengan dibekali tabel monitoring kesehatan yang harus diisi oleh para penerima vaksin. (bag)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H.M.Muraz : Pancasila Harus Dijadikan Lagi Pelajaran Wajib di Sekolah

    H.M.Muraz : Pancasila Harus Dijadikan Lagi Pelajaran Wajib di Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat, H.M. Muraz, meminta kepada pemerintah agar pendidikan Pancasila dijadikan lagi sebagai pelajaran wajib di sekolah. Hal itu dikarenakan, ada sebagian masyarakat yang masih belum memahami yang baik tentang pancasila. Termasuk, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.”Ya, saya minta agar pancasila bisa dijadikan kurikulum, dan sebagai mata pelarana […]

  • Status Kota Bandung Turun,  Kota Bandung Tetap Lakukan Relaksasi Bertahap

    Status Kota Bandung Turun, Kota Bandung Tetap Lakukan Relaksasi Bertahap

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang juga selaku Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung memohon kesabaran para pelaku di beberapa sektor yang belum memperoleh relaksasi atau masih dibatasi. Meski pun status Kota Bandung menurun dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ke Level 3, Kota Bandung tetap melakukan relaksasi […]

  • Program TJSL BRI Peduli Hadirkan Ambulans untuk Yonzipur 3/YW Bandung, Tingkatkan Layanan Darurat Medis

    Program TJSL BRI Peduli Hadirkan Ambulans untuk Yonzipur 3/YW Bandung, Tingkatkan Layanan Darurat Medis

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Kab. Bandung || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelayanan kesehatan dan memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kali ini, BRI menyerahkan bantuan berupa satu unit mobil ambulans kepada Batalyon Zeni Tempur 3/Yudha Wyagrha (Yonzipur 3/YW) yang […]

  • Agus Hermawan Dukung DIKPLHD 2025 untuk Perbaikan Lingkungan Kota Bandung

    Agus Hermawan Dukung DIKPLHD 2025 untuk Perbaikan Lingkungan Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG,  Mbinews — Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan S.A.P., mengapresiasi penyusunan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Tahun 2025. Ia menilai dokumen tersebut dapat menjadi instrumen evaluasi dalam meningkatkan kinerja lingkungan hidup di Kota Bandung. “Dokumen ini penting untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja lingkungan hidup daerah, sekaligus menjadi pedoman dalam […]

  • bank bjb Dukung BI Sediakan Uang Rupiah Baru saat Ramadan dan Idul Fitri

    bank bjb Dukung BI Sediakan Uang Rupiah Baru saat Ramadan dan Idul Fitri

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mendukung penuh Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan kebutuhan uang rupiah baru saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Bank Indonesia mengoperasikan kembali layanan penukaran uang rupiah baru dan kas keliling selama Ramadhan setelah 2 tahun ditiadakan karena pandemi covid-19. Pemimpin Divisi […]

  • Balon Bupati Bandung Sahrul Gunawan sebelum daftar ke KPU Minta Do’a Restu Ayahanda

    Balon Bupati Bandung Sahrul Gunawan sebelum daftar ke KPU Minta Do’a Restu Ayahanda

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Bakal Calon (Balon) Bupati Bandung Sahrul Gunawan, minta restu dan doa dari ayahanda di kediamannya, Rabu 28 Agustus 2024 malam. Dilakukan Sahrul Gunawan, jelang acara deklarasi pasangan calon (Paslon) yang tergabung di koalisi rakyat Alus pisan. Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan – Gun Gun Gunawan akan ikut kontestasi pada pilkada […]

expand_less