Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Siap Naikkan Standar Pelayanan Untuk Masyarakat Lewat FKP

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ada kabar baik untuk warga Kota Bandung. Aspirasi yang selama ini sudah warga tampung demi memajukan Kota Bandung, kini bisa disampaikan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Wacana program baru ini disampaikan Kedeputian Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Junaidi Sinaga dalam pembahasan strategis peningkatan pelayanan publik di Kota Bandung pada Senin, 7 Februari 2022.

Menurut Junaidi, persoalan yang dihadapi oleh Pemkot Bandung perlu melibatkan peran masyarakat untuk menyelesaikannya agar menghindari celah kekeliruan persepsi.

“FKP ini intinya dialog antara masyarakat dengan pemerintah. Sebab, biasanya tujuan pemerintah itu baik, tapi karena kurangnya komunikasi membuat masyarakat tidak tahu langkah apa yang ingin diambil oleh pemerintah. Jadinya malah yang muncul itu asumsi-asumsi yang tidak baik,” jelas Junaidi.

Bagi Junaidi, Indonesia sebagai negara demokrasi menjadi inti dari latar belakang dibentuknya program FKP ini. Sehingga, aspirasi dari masyarakat tidak menguap begitu saja. Pemerintah tak hanya bisa memenuhi hak pendapat para warga, tapi juga mampu memberdayakan masyarakat.

“Dengan begitu, kita bisa menciptakan keselarasan antara harapan publik dengan kemampuan pemerintah sebagai penyelenggara layanan. Sehingga akan tumbuh kepercayaan dari publik pada pemerintah,” imbuhnya.

Bukan hanya berperan untuk dalam penyampaian aspirasi, Junaidi menuturkan, masyarakat juga punya fungsi sebagai monitoring kebijakan yang dikeluarkan pemkot.

“Kebijakan publik ini kompleks. Masyarakat jangan hanya kita libatkan di awal, tapi juga diproses sampai pada akhir monitoring dan evaluasi. Maka, FKP ini memang perlu dilakukan secara rutin, minimal sekali dalam setahun,” ungkapnya.

Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, Fitry Agustine sepakat dengan wacana program ini.

Menurut Fitry, FKP termasuk dalam salah satu upaya yang sejalan dengan UU No. 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“FKP ini juga bisa menjadi salah satu langkah bagi penyelenggara penyedia layanan publik untuk memperbaiki dan menyempurnakan pelayanannya pada masyarakat dengan meningkatkan standar pelayanan publik di Kota Bandung,” ucap Fitry.

Dalam pertemuan ini, Fitry juga memaparkan beberapa saran perbaikan untuk Pemkot Bandung dalam meningkatkan pelayanan publiknya. Dari mulai aspek yang paling dasar, seperti ketersediaan informasi, sarana prasara, petugas yang berada di front office, hingga prosedur pelayanan untuk warga disabilitas.

“Ada satu hal yang penting, tapi belum semua instansi memiliki ini, yaitu petugas yang menangani pengguna layanan berkebutuhan khusus. Lebih bagus lagi jika petugas ini memiliki keahlian bahasa isyarat dan punya surat keputusan (SK) tugas,” paparnya.

Pemilihan petugas front office, kata Fitry, perlu ditentukan lebih matang. Petugas depan harus kompeten dan mengetahui produk apa saja yang dikeluarkan dinas terkait.

“Bagaimanapun petugas depan itu adalah cerminan dari sebuah instansi. Harus orang yang memang paham dan tahu betul produk dan program yang disediakan oleh instansi terkait,” tuturnya.

Selain itu, Fitry menambahkan, beberapa aspek yang menjadi penilaian Ombudsman juga antara lain tersedianya informasi syarat dan prosedur di meja layanan, keterangan biaya, serta jangka waktu layanan selesai diproses.

“Semua ini tujuan demi kita bisa memberikan service excellent kepada masyarakat. Kita juga perlu meningkatkan standar pelayanan tak hanya offline, tapi juga online. Website dan aplikasi harus ramah pengguna, jangan buat masyarakat sulit mengakses informasi dengan rumitnya registrasi,” ungkap Fitry.

Menurut Fitry, jika standar pelayanan tidak terpenuhi, dampaknya bisa menjadi celah maladministrasi, seperti penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, pungli, bahkan korupsi. Sehingga, ujung dari penilaian kepatuhan layanan ini akan berupa maklumat untuk setiap instansi.

Menyambut baik saran ini, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan, sudah saatnya birokrasi daerah harus mulai berpikir seperti birokrasi perusahaan yang taktis dan gesit.

“Kita bangun pelayanan dengan prinsipnya bagaimana caranya masyarakat bisa betul-betul mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, efektif, dan efisien. Sehingga kita perlu untuk sama-sama saling mengingatkan,” ujar Yana.

Menambahkan respon Yana, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, integritas pelayanan publik yang maksimal harus menjadi refleksi pada tiap perilaku, tindakan, dan aktivitas pelayan publik.

“Saya melihat, Bandung ini punya potensi, mampu untuk bisa menghadirkan standar pelayanan yang diamatkan dalam UU no 25 tahun 2009 dan aturan-aturan turunannya,” ucap Ema.

Tuntutan zaman yang saat ini terus bergerak, imbuh Ema, menghadirkan customer satisfaction. Maka, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus bisa mengoptimalkan peran mereka.

“Sudah tidak ada lagi ruang-ruang kita bermain jika bicara tentang pelayanan publik. Era keterbukaan ini akan menghadirkan ‘customer satisfaction’ jika prosedur yang sudah dilakukan OPD selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kangen Pantai? Ini Kafe Bernuansa Pantai di Kota Bandung

    Kangen Pantai? Ini Kafe Bernuansa Pantai di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Secara geografis, Kota Bandung dikelilingi oleh pegunungan dan tidak memiliki pantai. Sehingga jika ingin berlibur ke pantai, harus ke luar kota. Tapi jika ingin sekedar nongkrong-nongkrong bernuansa pantai, ternyata ada sejumlah kafe yang menyajikan suasana pantai loh. Berikut adalah 3 rekomendasi kafe bernuansa pantai. Marine Park Marine Park merupakan sebuah foodcourt yang […]

  • Tinjau Lokasi Bencana, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    Tinjau Lokasi Bencana, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi melakukan pemantauan sejumlah titik lokasi bencana, yang terjadi beberapa Senin, (5/12/2022) sore lalu. Lokasi yang di pantau tersebut, diantaranya, bencana longsor di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong. Selain meninjau lokasi bencana, Wali Kota juga menyempatkan memantau pembangunan pedestrian di Jalan Ciwangi dan Kapten Harun Kabir, serta pemantauan […]

  • Pemkot Bandung Hadirkan Ruang Publik di Bandung Utara

    Pemkot Bandung Hadirkan Ruang Publik di Bandung Utara

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – Memperingati Hari Bakti ke-78 Pekerjaan Umum (PU), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghadirkan ruang publik baru di kawasan Bandung Utara , bernama Talaga Citalaga di Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari Kota Bandung. Telaga tersebut merupakan bentuk kongkrit Pemkot Bandung dalam upaya perlindungan mata air. Kawasan ini diresmikan langsung oleh Penjabat Wali Kota Bandung, […]

  • DKP3 Kota Sukabumi Serahkan CCP  Ke Warga Cikole Yang Terkena Bencana Longsor

    DKP3 Kota Sukabumi Serahkan CCP Ke Warga Cikole Yang Terkena Bencana Longsor

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi menyerahkan Cadangan Pangan Pemerintah (CCP) ke warga Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole yang terkena musibah bencana longsor sebanyak 252 kilogram. “Ya, hari ini kita menyerahkan CCP sebanyak 252 kilogram beras untuk warga yang terkena bencana longsor,”ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Andri Setiawan. Disela-sela kegiatan […]

  • Wakil Walikota Bandung Optimis Pemberian Vaksin Di Kota Bandung Berjalan Lancar

    Wakil Walikota Bandung Optimis Pemberian Vaksin Di Kota Bandung Berjalan Lancar

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung telah memvaksin sekitar 50 persen dari 36.000 tenaga pendidik di Kota Bandung. Targetnya seluruh tenaga pendidik tervaksin Covid-19 pada Mei mendatang. “Dari 36.000 target, sepertinya sudah 50 persen. Kemarin saja di Yayasan Dana Sosial Priangan capai 4.000,” ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana disela-sela meninjau pelaksanaan vaksin bagi […]

  • Solusi Bagi PKL Dalem Kaum Kota Bandung bisa berjualan tapi tidak melanggar aturan

    Solusi Bagi PKL Dalem Kaum Kota Bandung bisa berjualan tapi tidak melanggar aturan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    LBANDUNG, Mbinews– Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Bapelitbang, Disciptabintar, KUKM, Satpol PP, Bagian Ekonomi, dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung, membahas tindak lanjut penyelesaian permasalahan PKL Dalem Kaum, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Kamis, 20 Juni 2024. Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD […]

expand_less