Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Terapkan Strategi Berbasis Data untuk Kelola Event Akbar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memanfaatkan data analitik secara komprehensif untuk mendukung penyelenggaraan event besar. Termasuk Pocari Sweat Run 2025.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut pendekatan berbasis data sangat penting dalam menghadapi kompleksitas event berskala nasional.
“Kita akan hubungkan CCTV dengan komentar sosial media. Lalu kita lakukan data analitis, dari mana munculnya, puncaknya di mana, turunnya di mana,” jelasnya pada Konferensi Pers Pocari Sweat Run 2025 di Balai Kota Bandung, Minggu 20 Juli 2025.
Pemanfaatan Bandung Command Center memungkinkan deteksi dini kemacetan dan pengelolaan arus lalu lintas. Farhan menyebut, pukul 04.40 WIB sudah terlihat kepadatan di beberapa titik seperti Cicadas dan Supratman.
“Ini pengalaman digital yang seharusnya bisa digunakan maksimal oleh semua penyelenggara,” ujarnya.
Ia menuturkan, keberadaan Bandung Command Center menjadi penting apalagi dalam penyediaan akses data analisis untuk berbagai event.
Tak hanya pemantauan lalu lintas, data sosial media juga akan dijadikan alat analisis untuk mengukur persepsi dan respon masyarakat terhadap event. Ini akan dijadikan dasar pengambilan kebijakan publik ke depan.
“Kita akan rekrut mitra yang fokus pada sinkronisasi data dari berbagai kanal. Ini penting agar keputusan yang kita ambil benar-benar berbasis data,” ucap Farhan.
Pemkot Bandung menyadari, komunikasi publik harus lebih efektif. Tidak cukup hanya media sosial, tetapi juga pendekatan below the line dan proxy komunikasi lain yang lebih personal.
Farhan menekankan bahwa kebijakan ini bukan hanya untuk Pocari Sweat Run, tetapi untuk semua event besar di Bandung.
“Kalau kita ingin menjadi kota event dan wisata olahraga, semua harus berbasis data,” katanya.
Perlu diketahui, Kota Bandung memiliki indeks pariwisata yang masih rendah, hanya 1,8. Padahal, potensinya sangat besar untuk berkembang hingga mendekati angka 10, jika tata kelola event ditingkatkan.
“Kalau kita bisa memahami pola traffic subuh, kita bisa prediksi masalah sejak dini. Ini data penting yang selama ini kita abaikan,” ujarnya.
Upaya ini juga akan berdampak pada perbaikan fasilitas publik. Dengan data yang tepat, perencanaan pembangunan akan lebih tepat sasaran.
“Kita akan jadikan Bandung kota paling nyaman untuk event. Semua keputusan harus berbasis data,” ungkapnya.
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Pilkada Serentak 2024, KPU Kota Sukabumi Rancang Dana Cadangan

    Hadapi Pilkada Serentak 2024, KPU Kota Sukabumi Rancang Dana Cadangan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi merancang dana cadangan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 mendatang.”kita persiapakn anggaran cadangan itu apabila Pilkada serentaka dilakukan pada tahun 2024,”ujar Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami Rabu, (16/09/2020). Sri menambahkan, saat ini Rencana Anggaran Biaya (RAB) persiapan Pilkada tersebut masih dalam proses […]

  • Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Waspadai Nomor WhatsApp Palsu!

    Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Waspadai Nomor WhatsApp Palsu!

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kasus penipuan yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi kembali marak. Kali ini, oknum yang tidak bertanggung jawab mencoba melakukan penipuan dengan menggunakan dua nomor WhatsApp yang mengaku-ngaku sebagai pejabat di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Nomor tersebut menggunakan profil yang mirip dengan Kepala Dinas Kesehatan dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. […]

  • Camat Purabaya Kembali ingatkan Warganya Agar Tak Mudik

    Camat Purabaya Kembali ingatkan Warganya Agar Tak Mudik

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Camat Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi mengingatkan kembali masyarakatnya yang berada di perantauan agar tidak mudik. “Menjelang H-1 Idul Fitri ini agar bisa menahan diri dan tidak mudik dulu. Bapak, ibu, teteh, akang, ua, bibi , kakek, nenek pokoknya semua warga masyarakat, kita sama-sama jaga keluarga kita dari Covid-19,” ucapnya. Selasa (11/05/21). Menurut […]

  • Dandim 0607 Kota Sukabumi Siap Hadapi Pilkada 2020

    Dandim 0607 Kota Sukabumi Siap Hadapi Pilkada 2020

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUMEDANG, MBInews.id — Pasca dialih tugaskannnya Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Kav. Mujahidin menjadi Wakil Asisten Teritorial di Kodam III Siliwangi kini Kodim 0607 Kota Sukabumi dijabat oleh Letkol Inf. Danang Prasetyo Wibowo, saat pisah Sambut, Rabu Malam (04/09/19). Kini Dandim 0607 Sukabumi yang baru, langsung dihadapkan dengan persiapan Pilkada 2020 mendatang di Kabupaten Sukabumi. […]

  • Henry CH Bangun Bukan lagi Anggota PWI ini Bukan Opini Tapi Keputusan Formal Organisasi

    Henry CH Bangun Bukan lagi Anggota PWI ini Bukan Opini Tapi Keputusan Formal Organisasi

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews– Di tengah berkembangnya berbagai klaim dan narasi tentang kepemimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sejumlah tokoh pers nasional merasa perlu memberikan klarifikasi sekaligus edukasi agar wartawan dan masyarakat tidak disesatkan oleh informasi yang keliru. Salah satu tokoh pers senior, Zulmansyah Sekedang, menegaskan pentingnya semua pihak kembali pada fakta konstitusional dan tidak memanfaatkan kebingungan di tubuh […]

  • Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    Selama Dua Bulan ini, Ada 12 Aduan Masyarakat Yang Masuk Ke Pemkot Sukabumi

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Sedikitnya 12 aduan dari masyarakat masuk ke Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi sepanjang Januari-Februari 2024. Aduan yang masuk melalui aplikasi E-Lapor tersebut, masih seputar fasilitas umum. Diantaranya, perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), dan air minum. “Berdasarkan data yang ada, aduan yang masuk dari masyarakat masih seputar fasilitas umum. Seperti, perbaikan PJU, air minum, dan […]

expand_less