Breaking News
Trending Tags

PKK Sukabumi Dorong Ketahanan Pangan Keluarga untuk Kendalikan Inflasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi mendorong masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk terlibat aktif dalam pengendalian inflasi melalui penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, saat memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Inflasi melalui Penguatan Ketahanan Pangan, Rabu (17/9/2025).

Kegiatan ini digelar oleh Pokja 3 TP-PKK bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Ranty menekankan pentingnya peran strategis masyarakat, terutama ibu-ibu PKK, dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui langkah sederhana seperti penanaman cabai dan bawang di pekarangan rumah.

“Kita ingin menggerakkan kembali semangat menanam dari rumah. Inflasi di Sukabumi cukup tinggi, dan cabai serta bawang merupakan penyumbang utama. Jika kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar, kita bisa bantu menstabilkan harga,” ujar Ranty.

Menurutnya, produksi pangan rumah tangga dapat menjadi solusi praktis yang berdampak langsung terhadap pengeluaran keluarga. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, hasil panen juga dapat mendukung pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di sektor kuliner.

Ranty juga menegaskan bahwa inflasi bukan semata-mata isu ekonomi makro, melainkan juga menyangkut kesejahteraan dan daya tahan keluarga dalam menghadapi perubahan harga yang tidak menentu.

“Gerakan ini harus menjadi program berkelanjutan. Urban farming bukan hanya solusi sesaat, tapi juga alat pemberdayaan perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi,” katanya.

Materi bimtek yang disampaikan mencakup penyebab inflasi daerah, antara lain keterbatasan produksi lokal, fluktuasi harga musiman, serta tingginya ketergantungan terhadap pasokan luar kota. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi berbasis komunitas dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK berharap kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia — sekecil apa pun — dapat terus ditingkatkan. Upaya ini sejalan dengan program nasional penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah.

Pemkot Sukabumi melalui DKP3 akan mendukung pelaksanaan urban farming dengan menyediakan pelatihan teknis, bibit tanaman, hingga pendampingan berkelanjutan kepada kelompok masyarakat.

“Kami percaya, jika setiap keluarga berkontribusi dari rumah, kita bisa bersama-sama mengatasi inflasi dari akar,” pungkas Ranty.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, 500 Pelaku UMKM Kota Sukabumi Dilatih Pemasaran Digital

    Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, 500 Pelaku UMKM Kota Sukabumi Dilatih Pemasaran Digital

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sepanjang tahun 2023, sebanyak 500 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Sukabumi difasilitasi untuk memaksimalkan pemasaran melalui media digital. Terutama diajarkan cara-cara memasarkan produk UMKM melalui media sosial seperti TikTok, Shofee, dan lain sebagainya, Senin (21/08). Upaya ini dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis ekonomi digital dari angkatan […]

  • Meski Tolak UMP, Aliansi Buruh Jabar Komitmen Jaga Kondusifitas

    Meski Tolak UMP, Aliansi Buruh Jabar Komitmen Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Penetapan Upah Mininum Provinsi (UMP) oleh pemerintah provinsi Jawa Barat sebesar 8,51% atau sekitar Rp. 160.000/ bulan yang diputuskan gubernur beberapa waktu lalu dinilai sangat tidak layak dan merugikan buruh, karena berdasarkan survei tidak sebanding dengan tingkat KHL buruh saat ini. Keputusan pemerintah dalam menetapkan UMP tersebut, mengacu pada PP No. 78 Tahun 2015 […]

  • Ini Beda Spesifikasi dan Fitur Samsung S20 FE dan Galaxy S20

    Ini Beda Spesifikasi dan Fitur Samsung S20 FE dan Galaxy S20

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SAMSUNG masih menjadi salah satu pelopor ponsel Android dengan spesifikasi dan fitur yang canggih. Tak heran jika ponsel pintar ini masih terus menjadi idaman para penikmat teknologi smartphone. Tak hanya itu, Samsung juga secara konsisten terus mengeluarkan produk-produk baru mereka, tentunya dengan sederet fitur mumpuni, dan tak ketinggalan, kamera yang super keren. Salah satu seri […]

  • Terminal Tipe A Kota Sukabumi Buka Pelayanan Perdana AKDP

    Terminal Tipe A Kota Sukabumi Buka Pelayanan Perdana AKDP

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi kembali membuka pelayanan perdana hari ini (kemarin). Namun pengoperasian terminal yang berlokasi di Jalan Jalur Lingkar Selatan tersebut hanya diperbolehkan smenetara bagi Antar Kota Dalam Provisni (AKDP). “Benar pelayanan Terminal Tipe A ini dimulai hari ini, dan itu baru hanya untuk AKDP,”ujar Kepala Satuan […]

  • Meminimalisasi Dampak, Yana: Kota Bandung Perlu Mitigasi Bencana

    Meminimalisasi Dampak, Yana: Kota Bandung Perlu Mitigasi Bencana

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Letak geografis Kota Bandung berada di cekungan yang dikelilingi pegunungan dan di bawah patahan atau sesar Lembang. Sehingga Kota Bandung memiliki risiko cukup tinggi terjadinya bencana, seperti gempa bumi dan banjir. Untuk meminimalisir risiko, dibutuhkan kajian mitigasi bencana yang tepat dan terukur sebagai bahan dasar dalam perencanaan penanganan kebencanaan di Kota Bandung. […]

  • Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina, Ini Misinya!

    Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina, Ini Misinya!

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Mbinews.id – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan terbatas, dijadwalkan melakukan kunjungan ke luar negeri. Seperti dilansir pada laman Fokussatu.id, Minggu (26/06). Dalam rencana kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut, dijadwalkan Jokowi akan melakukan pertemuan dengan beberapa tokoh penting dunia, termasuk dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. […]

expand_less