Breaking News
Trending Tags

Puncak Harganas, DPPkB Kota Bandung Targetkan 18.000 Akseptor KB

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung menargetkan 18.000 akseptor Keluarga Berencana (KB) saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati tanggal 29 Juni 2020 mendatang. Hal ini merupakan bagian dari gerakan nasional 1 juta akseptor se-Indonesia.

Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman mengaku sudah memulai menerima kembali akseptor KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) setelah sekian lama tutup layanan karena pandemi Covid-19. Selama wabah ini, DPPKB hanya membuka layanan kontrasepsi pil dan kondom.

“Kami sementara tidak menerima pemasangan kontrasepsi jangka panjang. kalau tidak ada keluhan, pil dan kondom saja yang kita fasilitasi secara langsung. Kalau ada keluhan baru kita rekomendasi untuk dilayani,” ungkap Andri dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (25/6/2020).

Oleh karena itu, pada momentum Harganas ini, DPPKB membuka kesempatan bagi pasangan usia subur untuk memasang alat kontrasepsi demi mendukung program KB. Hal itu menjadi upaya untuk menciptakan keluarga yang berkualitas di masa depan.

Pasangan yang ingin mengikuti program ini bisa mendaftarkan diri kepada para kader Posyandu. Setelah itu, mereka akan mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami sudah mendistribusikan alat kontrasepsi ke semua faskes, jadi insyaallah kalau warga ingin ber-KB tidak terkendala,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kota Bandung, Sri Erna Puspita Sitepu menuturkan, hingga saat ini, penggunaan alat kontrasepsi di Kota Bandung sudah cukup baik. Setidaknya, 75% dari 365.000 pasangan usia subur telah menggunakannya. Harapannya, angka kelahiran di Kota Bandung bisa terkendali.

“Kalau di Kota Bandung bagus. Penerapan KB sudah baik, dilihat dari penggunaan KB oleh pasangan usia subur,” katanya.

Selain itu, angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) Kota Bandung berada di angka 1,97. Hal itu menunjukkan bahwa rata-rata seorang wanita melahirkan di masa suburnya adalah dua anak saja.

Di masa pandemi ini, tren kehamilan juga menunjukkan angka yang menurun. Namun, Sri tidak ingin cepat menyimpulkan, sebab data tersebut dinilai belum lengkap. Pada bulan Mei ini, angka kehamilan di Kota Bandung mencapai 2.210 kehamilan.

“Tren untuk kehamilan memang turun. Tetapi kami menganalisa, kemungkinan karena datanya belum semua masuk. Karena kita banyak petugas puskesmas yang WFH, atau Posyandunya tidak jalan. Karena ibu hamil biasanya datang ke Posyandu,” tuturnya. (Nur /MBI/WAN)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengiriman Kargo Haji Pos Indonesia Yang Pertama Sudah Sampe di Tanah Air

    Pengiriman Kargo Haji Pos Indonesia Yang Pertama Sudah Sampe di Tanah Air

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA , Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND mulai mendistribusikan paket box kargo haji kiriman jemaah ke sejumlah daerah di Indonesia. Kargo haji kiriman jemaah tersebut tersebut tiba ke alamat tujuan sesuai estimasi waktu yang dijadwalkan. Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PosIND Tonggo Marbun mengatakan, sejak layanan kargo haji dibuka, layanan tersebut langsung […]

  • Grafik Bencana 2020 Kota Sukabumi Cendrung Menurun

    Grafik Bencana 2020 Kota Sukabumi Cendrung Menurun

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi merilis grafik terjadinya bencana selama tahun 2020. Dalam keterangan persnya yang disampaikan Kepala BPBD Kota Sukabumi H. Imran Wardhani menyampaikan secara rinci jumlah kejadian bencana berdasarkan jenisnya yang terjadi pada tahun 2020 “Bencana pada tahun 2020 itu mencatat ada 199 jenis bencana yang terjadi. Diantaranya […]

  • Warung Desa bjb BiSA, Gebrakan Keuangan Inklusif di Kabupaten Serang

    Warung Desa bjb BiSA, Gebrakan Keuangan Inklusif di Kabupaten Serang

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    SERANG, MBINews.id – bank bjb menggelar sosialisasi program bjb BiSA Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) secara serempak di 29 kecamatan yang berada di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Selasa (15/12/2020). Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penetrasi literasi dan inklusi keuangan khususnya di wilayah Kabupaten Serang. Secara serempak, perwakilan-perwakilan […]

  • Heri Hermawan Dukung Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis

    Heri Hermawan Dukung Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., menghadiri acara Pendidikan Pelatihan Ekonomi Kreatif Video Grafis, di Kecamatan Babakan Ciparay, Rabu (22/6/2022). Pada kesempatan itu, Heri menyampaikan rasa syukur yang terdalam dapat bersilaturahmi dan suatu kehormatan dapat hadir di tengah-tengah kegiatan tersebut. “Suatu kehormatan dapat hadir di tengah-tengah kegiatan ini,” ujarnya Herry […]

  • bank bjb Dukung Gelaran West Java Festival 2024

    bank bjb Dukung Gelaran West Java Festival 2024

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb mendukung penuh gelaran West Java Festival (WJF) 2024 diselenggarakan Jumat-Minggu, 23-24 Agustus 2024 di Jalan Diponegoro, kawasan Gedung Sate, dan Saparua, Kota Bandung. Festival tahunan ini kembali menghadirkan berbagai acara yang menggabungkan hiburan, budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata, bertujuan untuk melestarikan budaya Jawa Barat sekaligus menarik perhatian wisatawan lokal maupun […]

  • Kota Bandung harus Punya Pusat Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik

    Kota Bandung harus Punya Pusat Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi S.H., mendorong lahirnya pusat peningkatan kualitas tenaga pendidik di Kota Bandung. Terlebih dengan tantangan zaman yang semakin besar saat ini. Kota Bandung harus punya pusat peningkatan kualitas tenaga pendidik, karena akan berdampak pada dunia pendidikan kita pada 5-10 tahun mendatang,” ujar Asep Mulyadi, pada Kegiatan […]

expand_less