Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

RUU Omnibus Law Sangat Bersebrangan Dengan Masa Depan Dunia Kerja Pendidikan Dan Dunia Kerja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – Diskusi Madrasah malam raboan (MMR) dengan tema “RUU Omnibus Law, masa depan dunia kerja pendidikan dan dunia kerja  ” hadir pembicara, Pembicara Dr Cecep Darmawan ( UPI Bandung ), Prof. Dr.Ozan Pautanu (gubes politik -hukum Pascasarjana UIN Bandung ) dan Dr. Setia Mulyawan (FEB UIN Bandung), Jl. Ir. H. Juanda No.92, Bandung, Rabu (11/3/2020)

Madrasah malam reboan (MMR) UIN SGD Bandung , Yusuf Wibisono   mengatakan pendidikan itu sendiri di RUU omnibus sangat bersebrangan pasal  yang tarik-menarik antara yang kewajiban negara mencerdaskan kehidupan bangsa dan ada komersialisasi pendidikan

“Jadi diskusi ini semoga dapat memberi kontribusi bagi wacana omnibus Law yang sekarang masih hangat dan apakah akan diundangkan atau tidak Itu tadi di antaranya,” paparnya

RUU omnibus ada kelebihan dan ada  kekurangan di acara diskusi ini ada pakar hukum ada pembicara di bidang pendidikan ada dari pakar ekonomi dan mahasiswa juga hadir termasuk media.ungkap Yusuf

“RUU omnibus law itu disebutkan Adanya pembagian bidang kewirausahaan di bawah ini adalah dimasukkan usaha pendidikan pada akan pentingnya usaha Itu itu sangat berseberangan,” Jadi pendidikan pada masuk kategori  sektor jasa di UU itu sektor publik pemerintah mengelola ke sini bawa itu kewajiban negara yang konstitusional. Kata Yusuf

Jadi masuk kerja sektor jasa jadi industry komunitas pada akan bertentangan dengan reaksi akan diberikan untuk pendidikan itu bersemangat lagi pendidikan diatur oleh pusat sekarang sudah ada desentralisasi

harapannya sendiri untuk pemerintah, RUU omnibus. Law ini harus terbuka dengan berbagai aspek yaitu ada mahasiswa stakholder pakar hukum  dan yang terkait .dan sangatlah penting, tutup Yusuf

Ditempat yang sama Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Negeri Sunan (UIN) Gunung Jati Bandung Setia Mulyawan, menilai Rancangan Undang-undang Omnibus Law atau Cipta kerja dapat menselarasakan kepentingan Investor dan pekerjan.

Menurutnya, investor memiliki kepentingan terhadap regulasi yang memudahkan dan cepat, biaya murah untuk berbagai urusan seperti perizinan, tenaga kerja dan lainnya. ‘’Kepentingan lainnya adalah jaminan keamanan investasi, juga keberlangsungan usaha terjaga,’’ kata Mulyawan

Sementara kepentingan pekerja antara lain upah yang sesuai atau lebih baik dari standar hidup layak, dan jaminan keberlangsungan bekerja.

‘’Pekerja juga butuh ketenangan, kenyamanan bekerja dan penghargaan atas masa kerja. Tentu masih ada kepentingan-kepentingan lain, tapi secara umum jika ini tercukupi ya iklim usaha secara umum akan kondusif,’’ tutur Mulyawan.

‘’Tampaknya, kedua kepentingan ini yang coba dipertemukan dalam RUU Ciptaker. Karena dilihat dari klaster draft-nya, RUU Ciptaker memang mengakomodasi dua kepentingan ini. Meskipun dalam beberapa poin, wajar saja bila dikritisi dengan semangat memperbaiki,’’ pungkas  Mulyawan.

editor : alfaz

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Doa Aa Gym Saat Di Mina

    Doa Aa Gym Saat Di Mina

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Di tengah padatnya jamaah yang tengah melakukan ibadah haji, rahmat Allah turun dengan hujan deras disertai butiran-butiran es di Mina, Makkah. Merespons fenomena ini, KH Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym yang juga berada di Mina, memberikan pandangannya. “MasyaAllah ini ada hujan es sahabat sekalian. Allah yang menurunkan segalanya. Besar-besar […]

  • Pemkot  Bandung  Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded:  Seperti Apa Kebutuhan  Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    Pemkot Bandung Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded: Seperti Apa Kebutuhan Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung. Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal. Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal […]

  • Jelang Pilkada, Sumarni Road Show Pastikan Kondusifitas

    Jelang Pilkada, Sumarni Road Show Pastikan Kondusifitas

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Polres Sukabumi Kota kembali menggelar pertemuan dengan sejumlah elemen masyarakat Kecamatan Cisaat di Gedung Auditorium YASTI, Jalan Veteran Cisaat Kabupaten Sukabumi, Jum’at (27/11) malam. Dipimpin oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni tersebut dihadiri oleh Muspika Cisaat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Penyelenggara Pilkada tingkat Kecamatan Cisaat. Sumarni mengatakan, kegiatan tersebut merupakan […]

  • Masuk Tiga Besar Kelurahan Tangguh Se-Jabar, Antapani Kidul Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

    Masuk Tiga Besar Kelurahan Tangguh Se-Jabar, Antapani Kidul Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung beserta pemangku kebijakan kewilayahan terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi. Hal ini terlihat dari laporan Kelurahan Antapani Kidul mengenai jumlah pelaku UMKM di Antapani Kidul yang terus mengalami kenaikan. Tahun 2021 yang semula terdapat 138 pelaku UMKM, bertambah menjadi 915 […]

  • Walikota Sukabumi, Minta BPKPD Libatkan Teknologi Untuk Optimalisasi Pendapatan

    Walikota Sukabumi, Minta BPKPD Libatkan Teknologi Untuk Optimalisasi Pendapatan

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta, agar Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) setempat, berupaya memaksimalkan potensi pendapatan daerah dengan menerapkan teknologi. Begitu juga, untuk memperbaiki berbagai sistem dalam pengoptimalan potensi pajak yang mungkin bisa di rekrut. “Kota Sukabumi masih memiliki potensi yang cukup besar, namun hingga sekarang belum optimal untuk digarapnya,”ujar Fahmi, usai […]

  • Dukung Pertumbuhan Pengusaha Muda, Bank Bjb Gelar Kompetisi Road To Bjb YEZ

    Dukung Pertumbuhan Pengusaha Muda, Bank Bjb Gelar Kompetisi Road To Bjb YEZ

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai komitmen dalam merangsang dan mendukung pertumbuhan pengusaha muda, bank bjb menggelar kompetisi bisnis dengan tajuk Road To bjb YEZ (Young Entrepreneur Success Zone). YEZ adalah sebuah program untuk scale up bisnis yang mengajak para pebisnis untuk mengikuti seleksi dan mempresentasikan konsep usahanya di depan para juri yang berkompeten di bidangnya. Pemenangnya […]

expand_less