Breaking News
Trending Tags

SAE Makin Menyebar Di Kota Bandung, Oded: Apresiasi wilayah Dan Kelompok Pemuda Mandiri

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Buruan Sae (Sehat, Alami dan Ekonomis) terus menyebar ke berbagai sudut Kota Bandung. Termasuk di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

Untuk mengetahui secara langsung, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pun mengunjungi kawasan tersebut.

Oded meninjau lokasi yang tersebar di kawasan itu 12 titik. Seperti budi daya ikan dalam ember, pakcoy, Terong, Salada, Kangkung dan berbagai tanaman sayuran lainnya.

Atas hal tersebut, Oded mengapresiasi wilayah tersebut dan Kelompok Pemuda Mandiri. Pasalnya watga telah bergerak dan berinovasi. Ia pun yakin wilayah tersebut bisa berkembang.

“Harapan Mang Oded dengan program ini, masyarakat terus mempercantik wilayah masing-masing,” ujarnya di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu 10 Februari 2021.

“Buruan SAE akronim, selain Sae secara harfiah (indah) akronimnya Sehat, Alami dan Ekonomis. Jadi, mudah-mudahan program ini bisa diterapkan disemua wilayah,” tuturnya.

Menurut Oded, banyak manfaat Buruan Sae. Masayarakat bisa memanfaatkan sayuran untuk dikonsumsi. Sehingga memiliki nilai ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari.

“Beberapa di wilayah Kota Bandung punya Buruan SAE, karena sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”kata Oded.

Banyak manfaat dengan menerapkan Buruan SAE, yaitu lingkungan menjadi sehat juga sebagai pengintegrasian pengelolaan sampah.

“Dari Buruan SAE ini lingkungan menjadi sehat, karena diintegrasikan dengan pengelolaan sampah, sehingga banyak RW di Kota Bandung yang tidak buang sampah ke TPS,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sukajadi, Tubagus Agus Mulyadi menyampaikan, kawasan tersebut mulai memanfaatkan lahan setelah hadirnya Kampung Tohaga Lodaya. Atas inisiasi setiap warga, maka lahan dimanfaatkan untuk ditanami sayuran.

“Ini mulai kita sentuh saat diluncurkan Lembur Tohaga Lodaya. Ini cocok tempatnya dan partisipasi serta inisiatif masyarkat luar biasa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Mandiri, Bambang mengungkapkan, Buruan SAE yang berjalan 8 bulan ini telah menghasilkan berbagai sayuran yang dimanfaatkan warga.

“Bantuan dari pemerintah pun datang, seperti Budikdamper, bibit sayuran dan buah-buahan,” katanya.

Lahan yang dimanfaatkan ini, lanjut Bambang sekitar 6 meter persegi, terus ditanami sayuran dan buah-buahan sampai binatang unggas seperti ayam. Ini semua untuk warga dimanfaatkan.

“Material bangunan dari pemerintah, bibitnya yang akan ditanam juga sama. Alahamdulilah kita manfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya. (yan)** mengapresiasi wilayah tersebut dan Kelompok Pemuda Mandiri. Pasalnya watga telah bergerak dan berinovasi. Ia pun yakin wilayah tersebut bisa berkembang.

“Harapan Mang Oded dengan program ini, masyarakat terus mempercantik wilayah masing-masing,” ujarnya di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung, Rabu (10 /2/2021).

“Buruan SAE akronim, selain Sae secara harfiah (indah) akronimnya Sehat, Alami dan Ekonomis. Jadi, mudah-mudahan program ini bisa diterapkan disemua wilayah,” tuturnya.

Menurut Oded, banyak manfaat Buruan Sae. Masayarakat bisa memanfaatkan sayuran untuk dikonsumsi. Sehingga memiliki nilai ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari.

“Beberapa di wilayah Kota Bandung punya Buruan SAE, karena sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”kata Oded.

Banyak manfaat dengan menerapkan Buruan SAE, yaitu lingkungan menjadi sehat juga sebagai pengintegrasian pengelolaan sampah.

“Dari Buruan SAE ini lingkungan menjadi sehat, karena diintegrasikan dengan pengelolaan sampah, sehingga banyak RW di Kota Bandung yang tidak buang sampah ke TPS,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Sukajadi, Tubagus Agus Mulyadi menyampaikan, kawasan tersebut mulai memanfaatkan lahan setelah hadirnya Kampung Tohaga Lodaya. Atas inisiasi setiap warga, maka lahan dimanfaatkan untuk ditanami sayuran.

“Ini mulai kita sentuh saat diluncurkan Lembur Tohaga Lodaya. Ini cocok tempatnya dan partisipasi serta inisiatif masyarkat luar biasa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Mandiri, Bambang mengungkapkan, Buruan SAE yang berjalan 8 bulan ini telah menghasilkan berbagai sayuran yang dimanfaatkan warga.

“Bantuan dari pemerintah pun datang, seperti Budikdamper, bibit sayuran dan buah-buahan,” katanya.

Lahan yang dimanfaatkan ini, lanjut Bambang sekitar 6 meter persegi, terus ditanami sayuran dan buah-buahan sampai binatang unggas seperti ayam. Ini semua untuk warga dimanfaatkan.

“Material bangunan dari pemerintah, bibitnya yang akan ditanam juga sama. Alahamdulilah kita manfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya. (yan)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Covid-19 Terus Melandai, Geliat Ekonomi Kecamatan Cibiru Bangkit

    Covid-19 Terus Melandai, Geliat Ekonomi Kecamatan Cibiru Bangkit

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Setelah sempat terseok-seok semasa pandemi Covid-19, geliat ekonomi di Kota Bandung kini telah menunjukan kebangkitan. Tak terkecuali di Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Camat Cibiru, Didin Dikayuana mengatakan, salah satu sektor yang mulai bangkit adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Banyak usaha yang ‘colaps’, sekarang mulai menggeliat. Kampus sudah mulai buka kembali, […]

  • Menuju PPDB 2021, Komisi V: Sistem PPDB 2021 Harus Ada Perbaikan

    Menuju PPDB 2021, Komisi V: Sistem PPDB 2021 Harus Ada Perbaikan

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DEPOK, MBINews.id – Satu bulan menuju Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021, sosialisasi harus tetap dilaksanakan maksimal meskipun ditengah pandemi Covid-19 sehingga jatah disetiap sekolah tetap harus terpenuhi. Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, sistem PPDB 2021 sekarang harus ada perbaikan agar kekurangan di tahun terdahulu tidak terulang kembali terutama […]

  • Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan APBD Award 2024

    Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan APBD Award 2024

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, kembali menerima pengahrgaan APBD Award 2024 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Prestasi yang diraih tersebut dalam kategori Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tertinggi se-Indonesia. Penghargaan tersebut di terima langsung oleh Penjabat (PJ0 Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta. Rabu, (18/12/2024). Pj. Wali Kota Sukabumi, Kusmana […]

  • Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai salah satu perusahaan melek fintech, Jawa barat menjadi pengguna salah satu daerah terbanyak dengan koinworks terbanyak Koinworks sendiri yang telah resmi berizin dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan OJK pada Desember 2019 lalu, Koinworks hadir lebih dekat dengan pengguna pelayanan aflikasi virtual Koinworks yang berlokasi di Conclave jalan Ahmad Yani, kota […]

  • PMK Masih Mewabah, Pembagian Daging Hewan Kurban Dianjurkan Menggunakan Plastik

    PMK Masih Mewabah, Pembagian Daging Hewan Kurban Dianjurkan Menggunakan Plastik

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hewan kurban yang disembelih saat Hari Raya Idul Adha nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pengemasan daging kurban di setiap berbeda-beda. Ada yang menggunakan bingkisan berupa besek berlapis daun pisang supaya ramah lingkungan. Ada juga yang menggunakan plastik sekali pakai supaya lebih praktis. Namun, di tengah kondisi menjangkitnya wabah penyakit mulut […]

  • Uji Coba Flyover Kopo, Yana Minta Rambu-Rambu Harus Memadai

    Uji Coba Flyover Kopo, Yana Minta Rambu-Rambu Harus Memadai

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, fly over (jembatan layang) Kopo bisa dilengkapi dengan rambu-rambu dan fasilitas lainnya. Sehingga nantinya keselamatan pengguna jalan lebih terjamin. “Seminggu uji coba, nanti kita tanya lagi rambu-rambu dan kelengkapannya,” ujar Yana, di Balai Kota Bandung, Jumat 20 Mei 2022. Soal resmi digunakan, Yana akan menanyakan dengan […]

expand_less