Breaking News
Trending Tags

Siti Marfuah: Transparansi dan Digitalisasi Kunci Tingkatkan PAD

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  — Komisi II DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota untuk terus mengevaluasi dan mengoptimalkan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pemanfaatan digitalisasi dan peningkatan pengawasan di lapangan.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja terkait penggunaan tapping box untuk meningkatkan PAD di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (16/4/2026).

Wakil Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, menekankan pentingnya transparansi serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Menurutnya, informasi mengenai kontribusi masyarakat terhadap pembangunan perlu disampaikan secara luas, termasuk melalui media sosial, agar masyarakat memahami manfaat dari kewajiban tersebut.

“Ini perlu terus disosialisasikan agar masyarakat memahami bahwa kontribusi yang diberikan akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan. Selain itu, pengelolaan juga harus terus dievaluasi agar hasilnya lebih maksimal dan optimal,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar digitalisasi terus dikembangkan sebagai instrumen untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan. Dengan sistem yang lebih modern dan terintegrasi, potensi kebocoran dapat diminimalisir.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat, menyoroti pentingnya kejelasan waktu dalam pelaksanaan evaluasi program. Ia meminta adanya ukuran yang jelas terkait dampak kebijakan terhadap peningkatan PAD dalam kurun waktu tertentu.

“Kami ingin ada kejelasan, misalnya dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan, evaluasi seperti apa yang dilakukan dan sejauh mana dampaknya terhadap peningkatan PAD,” katanya.

Ia juga menyinggung potensi sumber pendapatan lain yang belum tergarap optimal, termasuk sektor jasa seperti layanan servis kendaraan yang dinilai memiliki potensi pajak cukup besar.

Di sisi lain, Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia, menilai penyajian data saat ini belum cukup tajam untuk menggambarkan dampak kebijakan secara menyeluruh. Ia menegaskan pentingnya data yang lebih komprehensif, tidak hanya terkait jumlah pemasangan alat atau objek pajak, tetapi juga dampaknya terhadap peningkatan pendapatan.

“Kita tidak hanya butuh data jumlah, tapi juga dampak signifikan dari kebijakan tersebut. Misalnya, berapa persen kenaikan setelah pemasangan, dan kenapa di beberapa sektor justru terjadi penurunan,” ujarnya.

Sherly juga menyoroti adanya penurunan pendapatan di beberapa sektor meskipun cakupan objek pajak meningkat. Hal ini dinilai perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi yang belum tergarap, termasuk objek pajak yang belum terpasang sistem pengawasan. Dari total hotel yang ada, disebutkan masih sekitar 30 persen yang belum terjangkau.

“Kalau dari sebelumnya 50 persen menjadi 70 persen, itu memang ada peningkatan. Tapi kita juga harus melihat dampaknya terhadap penerimaan. Kalau masih ada penurunan, berarti ada masalah yang harus segera diselesaikan,” katanya.

Rapat ini menjadi bagian dari upaya DPRD untuk memastikan kebijakan peningkatan PAD berjalan efektif, terukur, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Bandung.*

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HET Minyak Goreng Dicabut, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah Terhadap Rakyat

    HET Minyak Goreng Dicabut, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah Terhadap Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, resmi mencabut harga eceran tertinggi (HET) sejak tanggal 16 Maret 2022 lalu. Sebelumnya, pada tanggal 1 Februari 2022 lalu, pemerintah menetapkan HET minyak goreng kemasan dan bermerek, di angka 14 ribu Rupiah perliternya, sedangkan untuk minyak goreng curah, ditetapkan di angka 11.500 Rupiah perliternya. Atas […]

  • Perolehan Zakat Fitrah di Kota Sukabumi Meningkat

    Perolehan Zakat Fitrah di Kota Sukabumi Meningkat

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tahun ini, Perolehan zakat fitrah di Kota Sukabumi alami peningkatan bila dibandingkan dnegan tahun sebelumnya. Dimana tahun 2022 mampu mencapai Rp2 miliar lebih. Sedangkan pada tahun lalu terkumpul sekitar Rp1,5 miliar. “Alhamdulillah, untuk ramadhan hingga malam Idul Fitri 1443 H tahun ini, perolehan zakat fitrah meningkat 61 persen dari tahun sebelumnya,”ujar Wakil Ketua II […]

  • Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi  Tinjau Lokasi Bencana Banjir Dan Tanah Longsor

    Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana Banjir Dan Tanah Longsor

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah, meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada beberapa titik di Kota Sukabumi pada Kamis (17/02/2022) kemarin. Berdasarkan hasil pantauannya, politikus Partai Golkar tersebut, mendorong Pemerintah Kota Sukabumi untuk segera mengambil langkah khusus, dalam menangani permasalahan tersebut. “Saya mendorong Pemerintah Kota […]

  • Musrenbang di Kecamatan Cibeureum dan Baros: Langkah Konkret Menuju Sukabumi Berdaya Saing

    Musrenbang di Kecamatan Cibeureum dan Baros: Langkah Konkret Menuju Sukabumi Berdaya Saing

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Proses perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan kembali menjadi sorotan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung di Kecamatan Cibeureum dan Baros pada Selasa, 21 Januari 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyusun prioritas pembangunan tahun 2026, tetapi juga menegaskan komitmen Sukabumi dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi Multistakeholder untuk Pembangunan […]

  • Jalani Observasi, Yana Pastikan Dirinya dalam Keadaan Sehat

    Jalani Observasi, Yana Pastikan Dirinya dalam Keadaan Sehat

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan kondisi terbarunya, Rabu 13 Juli 2022. Untuk diketahui, Yana menjalani proses observasi di Rumah Sakit Santosa Bandung. Meski begitu, ia menyampaikan dirinya dalam keadaan sehat. “Hari ini Rabu 13 Juli 2022 saya Yana Mulyana Wali Kota Bandung Alhamdulillah dalam kondisi sehat. Namun memang memerlukan beberapa observasi,” […]

  • Camat Regol Angkat Bicara, Bantah Pernyataan Lurah Ciateul ! Layangkan Surat Ke Inspektorat Kota Bandung

    Camat Regol Angkat Bicara, Bantah Pernyataan Lurah Ciateul ! Layangkan Surat Ke Inspektorat Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Iwan Sumaryana, MM, Camat Regol  Kota Bandung, angkat bicara soal tudingan pihak kelurahan ciateul yang dimuat di jabaronline dengan pernyataan yang menyalahkan pihak Kecamatan Regol tidak memproses surat yang masuk dari kelurahan ciateul, mengajukan permohonan pergantian bendahara Er. Saat di konfirmasi camat regol, Iwan Sumaryana  menjelaskan sebetulnya kami di kecamatan ini sudah […]

expand_less