Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Siti Marfuah: Transparansi dan Digitalisasi Kunci Tingkatkan PAD

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  — Komisi II DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota untuk terus mengevaluasi dan mengoptimalkan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui pemanfaatan digitalisasi dan peningkatan pengawasan di lapangan.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja terkait penggunaan tapping box untuk meningkatkan PAD di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (16/4/2026).

Wakil Komisi II DPRD Kota Bandung, Siti Marfuah, menekankan pentingnya transparansi serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Menurutnya, informasi mengenai kontribusi masyarakat terhadap pembangunan perlu disampaikan secara luas, termasuk melalui media sosial, agar masyarakat memahami manfaat dari kewajiban tersebut.

“Ini perlu terus disosialisasikan agar masyarakat memahami bahwa kontribusi yang diberikan akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan. Selain itu, pengelolaan juga harus terus dievaluasi agar hasilnya lebih maksimal dan optimal,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar digitalisasi terus dikembangkan sebagai instrumen untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan. Dengan sistem yang lebih modern dan terintegrasi, potensi kebocoran dapat diminimalisir.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandung, Asep Sudrajat, menyoroti pentingnya kejelasan waktu dalam pelaksanaan evaluasi program. Ia meminta adanya ukuran yang jelas terkait dampak kebijakan terhadap peningkatan PAD dalam kurun waktu tertentu.

“Kami ingin ada kejelasan, misalnya dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan, evaluasi seperti apa yang dilakukan dan sejauh mana dampaknya terhadap peningkatan PAD,” katanya.

Ia juga menyinggung potensi sumber pendapatan lain yang belum tergarap optimal, termasuk sektor jasa seperti layanan servis kendaraan yang dinilai memiliki potensi pajak cukup besar.

Di sisi lain, Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Sherly Theresia, menilai penyajian data saat ini belum cukup tajam untuk menggambarkan dampak kebijakan secara menyeluruh. Ia menegaskan pentingnya data yang lebih komprehensif, tidak hanya terkait jumlah pemasangan alat atau objek pajak, tetapi juga dampaknya terhadap peningkatan pendapatan.

“Kita tidak hanya butuh data jumlah, tapi juga dampak signifikan dari kebijakan tersebut. Misalnya, berapa persen kenaikan setelah pemasangan, dan kenapa di beberapa sektor justru terjadi penurunan,” ujarnya.

Sherly juga menyoroti adanya penurunan pendapatan di beberapa sektor meskipun cakupan objek pajak meningkat. Hal ini dinilai perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi yang belum tergarap, termasuk objek pajak yang belum terpasang sistem pengawasan. Dari total hotel yang ada, disebutkan masih sekitar 30 persen yang belum terjangkau.

“Kalau dari sebelumnya 50 persen menjadi 70 persen, itu memang ada peningkatan. Tapi kita juga harus melihat dampaknya terhadap penerimaan. Kalau masih ada penurunan, berarti ada masalah yang harus segera diselesaikan,” katanya.

Rapat ini menjadi bagian dari upaya DPRD untuk memastikan kebijakan peningkatan PAD berjalan efektif, terukur, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Bandung.*

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik Dari Ombudsman

    Kota Bandung Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik Dari Ombudsman

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berhasil meraih predikat kepatuhan tinggi (zona hijau) standar pelayanan publik tahun 2021 dari Ombudsman RI. Berdasarkan hasil survei predikat kepatuhan pelayanan publik terhadap 98 pemerintah kota, Kota Bandung berhasil meraih nilai 81,04. “Terima Kasih atas penghargaan ini. Ini menunjuan pelayanan yang Pemkot Bandung berikan sudah baik. Mudah-mudahan kita […]

  • DPRD Jabar Dorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru, Bogor Barat, Selatan dan Timur

    DPRD Jabar Dorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru, Bogor Barat, Selatan dan Timur

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KAB.BOGOR, MBInews.id – Warga Kabupaten Bogor khususnya masyarakat Kecamatan Pamijahan terus menantikan pemekaran di wilayahnya. Sebab, mereka mengeluhkan akses pelayanan publik yang kerap menjadi kendala administrasi dan lainnya. Anggota DPRD Jabar, Asep Wahyuwijaya mengaku pihaknya selalu mendorong pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) bahkan tidak hanya Bogor Barat tetapi Selatan dan Timur. Hal itu bertujuan untuk […]

  • Peserta Rapat Kerja RAPBD Kota Sukabumi Meninggal Dunia

    Peserta Rapat Kerja RAPBD Kota Sukabumi Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota dalam rapat kerja pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Sukabumi tahun 2023, dikabarkan meninggal dunia saat rapat berlangsung. Kejadian tersebut dikonfirmasi oleh, Sekwan DPRD Kota Sukabumi, Asep Koswara melalui sambungan telepon, Sabtu (12/11). Diketahui, peserta rapat dari Bidang KB pada Dinas Pengendalian Penduduk (Dalduk) Kota Sukabumi, Ade Siti […]

  • RUU Omnibus Law Telah Melahirkan  Kegelisahan Kalangan Masyarakat Tertentu..!!

    RUU Omnibus Law Telah Melahirkan Kegelisahan Kalangan Masyarakat Tertentu..!!

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Munculnya RUU Omnibus Law telah melahirkan kegelisahan pada kalangan masyarakat tertentu yang merasa akan terdampak secara langsung oleh produk undang-undang yang sedang dirancang oleh pemerintah. Ruang-ruang kritis hadir dengan menakar ulang kembali tujuan dari omnibus law cipta lapangan kerja yang di dalamnya bersinggungan kepentingan antara kelompok pengusaha dan masyarakat. Disampaikan peneliti forum […]

  • konferensi virtual, Kota Bandung Dan Mebourne Berbagi Ilmu Penanganan Covid-19

    konferensi virtual, Kota Bandung Dan Mebourne Berbagi Ilmu Penanganan Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Penanganan wabah Covid-19 di Kota Bandung ternyata hampir serupa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Melbourne Australia. Namun ada sejumlah hal yang bisa dicontoh Kota Bandung dari Melbourne.  Hal itu terungkap saat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Wali Kota Melbourne, Sally Anne Capp bertukar pikiran mengenai penanganan Covid-19 melalui konferensi video, […]

  • Sertijab 86 Kepala Sekolah, Disdikbud Sukabumi Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

    Sertijab 86 Kepala Sekolah, Disdikbud Sukabumi Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 307
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) 86 kepala sekolah yang sebelumnya dilantik oleh Wali Kota Sukabumi pada Februari 2026. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan Disdikbud Kota Sukabumi, Senin (9/3/2026). Sebanyak 86 kepala sekolah yang mengikuti sertijab terdiri atas 51 kepala sekolah hasil rotasi jabatan dan 35 […]

expand_less