Breaking News
Trending Tags

Titik Luapan Berkurang, DPU Tetap Siaga 24 Jam

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sebelum memasuki musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan beragam upaya meminalisir genangan air. Salah satunya rutin memelihara 48 Daerah Aliran Sungai (DAS) saat musim kemarau.

Bahkan tim Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tetap bersiaga 24 jam saat hujan melanda Kota Bandung dan sekitarnya.

“Awal tahun renovasi kirmir, saluran perbaikan dan sejenisnya. Kemarin sudah mapag hujan, pengerukan sedimen dan sampah di titik-titik banjir. Kita lakukan di banyak lokasi hingga ratusan titik,” ucap Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Yul Zulkarnaen di Balai Kota Bandung, Kamis, 16 September 2021.

Yul menuturkan, pengerukan sedimentasi dan pengangkutan sampah menjadi hal yang rutin dilakukan. Sebab, masih saja banyak masyarakat belum tetap membuang sampah ke sungai.

Utamanya barang-barang non organik yang kerap ditemui dengan ukuran sangat besar.

Menurut Zul, pengangkutan sampah dan pengerukan sedimentasi menjadi langkah sangat efektif untuk mengurangi terjadinya luapan air saat datang musim hujan. Karena membuat air sungai mengalir lebih lancar dari hulu ke hilir.

“Pengerukan sedimen berpengaruh sekali. Rutin dilakukan di titik tertentu. Kita pantau kalau sedimennya, jika sudah tinggi kita keruk. Setahun bisa empat atau lima kali,” ujarnya.

Yul memaparkan, saat ini hanya tinggal 10 titik yang masuk dalam daftar pemantauan ketat lantaran kerap terjadi luapan air sungai saat musim hujan tiba. Sebelumnya, di Kota Bandung ini tak kurang dari 68 titik kerap terjadi genangan air cukup tinggi.

Dari pendataan terakhir pada 30 Juli 2021, Yul menyebutkan, 10 titik tersebut yakni di Jalan Cibaduyut tepatnya di dekat terowongan batas kota. Di Kopo Citarip (dengan 13 kejadian) dan Terusan Pasir koja-Soekarno Hatta (10 kejadian).

Selanjutnya, di Simpang Soekarno Hatta-Gedebage (6 kejadian), Pasar Induk Gedebage (4 kejadian), Jalan Rumah Sakit (4 kejadian), Margacinta di depan Komplek Bunga Bakung (4 kejadian), dan Jalan A.H. Nasution tepat di kawasan Cikadut (4 kejadian).

“Sisanya itu ada di Rancabolang daerah Margacinta. Itu ada laporan tiga kejadian dan di depan apotek Jaya juga tiga kejadian,” ungkap Yul.

Selain pengangkatan sampah dan pengerukan sedimen secara rutin, Yul memastikan, titik luapan air sungai ini juga semakin berkurang seiring masifnya pembuatan kolam retensi dan optimalisasi lahan perbukitan dalam tiga tahun terakhir.

Yul menyatakan, petugas DPU di setiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) tetap siaga selama 24 jam penuh apabila memerlukan penanganan mendadak ketika terjadi luapan air sungai. 

“Kita punya banyak perlatan yang bisa digunakan penanganan banjir. Backhoe untuk pengerukan dan pengangkatan sampah, loader mobile pump untuk menyedot air. Kita ada tim siaga banjir piket 24 jam apabila terjadi hujan,” katanya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Nilai Koperasi dan Usaha Mikro Lebih Berdaya dengan Perlindungan Perda

    Dewan Nilai Koperasi dan Usaha Mikro Lebih Berdaya dengan Perlindungan Perda

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Ketua Pansus 7 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Iwan Hermawan, S.E. Ak berharap adanya masukan dari para stakeholder koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah), agar Rancangan Perda tentang Kemudahan, Pemberdayaan, Pengembangan, Pengawasan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro, dapat berdampak positif kepada masyarakat Kota Bandung. “Dengan adanya FGD (Focus Group […]

  • Pemkot Bandung Masuk Peringkat 10 Besar Dalam Rencana Aksi Pencegahan Korupsi

    Pemkot Bandung Masuk Peringkat 10 Besar Dalam Rencana Aksi Pencegahan Korupsi

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menduduki peringkat ke-8 dari 502 Kota/Kabupaten se-Indonesia dalam rencana aksi pemberantasan Korupsinya berdasarkan rilis Potret Capaian Rencana Aksi Nasional yang dikeluarkan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Rabu (20/1/2021) Dalam rilis tersebut, Kota Bandung meraih capaian sebesar 94 persen, sama dengan capaian Pemkab Tangerang dan Pemkab Musi Rawas. Capaian […]

  • Jangan Tertukar! Ini Bedanya Layanan Aduan 112 Dan LAPOR!

    Jangan Tertukar! Ini Bedanya Layanan Aduan 112 Dan LAPOR!

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memiliki sejumlah layanan aduan bagi masyarakat. Di antaranya 112 dan LAPOR! Sebelum melapor lewat platform tersebut, yuk pahami dulu perbedaannya! Dalam acara Bandung Menjawab di Taman Alun-alun Bandung, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menjelaskan 112 dan LAPOR! merupakan dua platform aduan untuk masalah […]

  • Pemkot  Bandung  Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded:  Seperti Apa Kebutuhan  Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    Pemkot Bandung Pertimbangkan Ekskavator Buatan Pindad, Oded: Seperti Apa Kebutuhan Dalam Hal Alat Pengeruk Ini?

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempertimbangkan menggunakan ekskavator buatan PT Pindad untuk memelihara kolam retensi sampai sungai yang berada di Kota Bandung. Ekskavator tersebut yaitu Excava 80 Amphibious varian amfibius. Didukung instalasi pontoon, ekskavator tipe ini dapat mengeruk dalam posisi terapung di perairan dangkal. Sehingga alat tersebut cocok digunakan di perairan dangkal […]

  • Jelang Akhir Tahun Dana BOP Belum Cair,  Achmad Ru’yat Pastikan Pencairan Bantuan sudah Ditandatangani

    Jelang Akhir Tahun Dana BOP Belum Cair, Achmad Ru’yat Pastikan Pencairan Bantuan sudah Ditandatangani

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KAB.BOGOR, MBInews.id – Sebanyak 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat saat ini sedang melaksanakan kegiatan reses yang merupakan kewajiban para wakil rakyat untuk turun ke daerah pemilihannya guna menjaring dan menyerap konstituen sebagaimana di atur di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 atas revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat ,Dewan Perwakilan […]

  • Harkopnas Ke-72, Dinas KUMKM Kota Bandung Siap Kenalkan Aplikasi Digital

    Harkopnas Ke-72, Dinas KUMKM Kota Bandung Siap Kenalkan Aplikasi Digital

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) Kota Bandung sedang menyiapkan aplikasi layanan digital bagi anggota koperasi. Aplikasi bernama Connecting Koperasi (Nectiko) ini bakal diperkenalkan pada saat peringatan ke-72 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tingkat Kota Bandung, 2 Agustus 2019 mendatang. Kepala Seksi Organisasi Tata Laksana, Perlindungan dan Penyuluhan Koperasi Dinas […]

expand_less