Breaking News
Trending Tags

Video 26 Detik Obok” Kades, APDESI Minta Maaf

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 25 Nov 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi, MBInews.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi memberikan klarifikasi viralnya video berdurasi 26 detik yang menyudutkan LSM dan Media yang mengobok-obok kepala desa.

Ketua ADESI Kabupaten Sukabumi H. Deden menerangkan, pernyataan kepala desa di Kabupaten Sukabumi yang berdurasi 26 detik yang disampaikan pada hari Selasa tanggal 24 November 2020 diawali adanya undangan atau panggilan oleh LSM KPK Pasundan terhadap rekannya Desa Cicukang Kecamatan Purabaya untuk didengar keterangannya sebagai juga dalam perkara dugaan tindak pidana penggelapan.

“Bahwa yang dimaksud dengan akan melawan LSM dan media yang mengobok-obok desa adalah terhadap oknum yang mengatasnamakan LSM dan media yang telah melakukan tindakan diluar kewenangannya,” ungkapnya.

Masih Kata Deden, APDESI dan Kepala Desa se-kabupaten Sukabumi tidak pernah menghalang-halangi tugas media sesuai undang-undang nomor 40 tahun 1999, undang-undang tentang keterbukaan publik dan undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang peran serta masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lsm dan media serta masyarakat yang merasa terganggu kenyamanannya atas adanya video pernyataan tersebut,” ujarnya.

Disinggung terkait dengan dilaporkannya APDESI Kabupaten Sukabumi ke Polres Sukabumi oleh sejumlah elemen masyarakat, pihaknya akan secara gentleman mengahadapinya.

“adanya yang melaporkan kami tentunya sebagai warga negara yang baik dan Kades tidak kebal hukum, kami kami akan ikuti secara baik juga dan apabila memang kami diundang atau dipanggil oleh Polres Sukabumi,” pungkasnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi menganggap bahwa dengan klarifikasi dan perminta maaf sudah cukup baginya.

” IJTI Sukabumi Raya mengambil sikap bahwa cukup dengan klarifikasi permintaan maaf saja, pertama saya sangat yakin bahwa apa yang dilakukan oleh APDESI itu memang karena diri mereka sudah merasa tidak nyaman dengan oknum-oknum jurnalis yang sering datang ke desa,” Wakil Ketua IJTI Sukabumi Raya Ahmad Fikri.

Menurut Fikri, pada saat video itu beredar hanya terjadi generalisasi saja antara media dan lsm, sehingga menyebabkan kegaduhan.

” Nah ini pun semoga menjadi pelajaran bagi Kades bagi seluruh pejabat agar tidak agar tidak megenerasi teman-teman media dan LSM yang memang ada di jalurnya dan saya rasa ini udah cukup dengan kata damai karena sipat kesatria itu meminta maaf tetapi lebih mulia kita memaafkan” pungkasnya. (Dian/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademi Sepak bola Pro Nova Arianto Wakili Jawa Barat di Tingkat Nasional, Berpeluang ke Thailand

    Akademi Sepak bola Pro Nova Arianto Wakili Jawa Barat di Tingkat Nasional, Berpeluang ke Thailand

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Akademi sepak bola “Pro Nova Arianto” menjadi salah satu perwakilan Jawa Barat yang akan mengikuti Internasional Grassroots Championship Road to King’s and Queen’s Cup Thailand seri Nasional yang digelar di Lapangan PSF Jakarta, pada Rabu-Jumat, 23-25 Oktober 2024. “Ada tiga wakil Jawa Barat di kejuaraan ini yaitu, Akademi Pro Nova Arianto, Akademi […]

  • Belum Dibahas, Raperda Penyertaan Modal Bagi PDAM Sudah Mendapatkan Penolakan

    Belum Dibahas, Raperda Penyertaan Modal Bagi PDAM Sudah Mendapatkan Penolakan

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Meskipun belum dilakukan pembahasan, Namun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal bagi PDAM Kota Sukabumi, sudah mendapatkan penolakan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Menurut Ketua Fraksi PAN Faisal Anwar Bagindo, lebih baik di kaji dulu raperda itu sebelum keranah pembahasan. Sebab, kata Faisal, mengaca dari tahun-tahun sebelumnya, setelah mendapatkan penyertaan modal atau […]

  • PPDB 2020, Disdik Kota Bandung Akomodir Warga Miskin Terdampak Covid-19 Saat Mendaftar Sekolah

    PPDB 2020, Disdik Kota Bandung Akomodir Warga Miskin Terdampak Covid-19 Saat Mendaftar Sekolah

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan komitmen penuh untuk warga yang terdampak Covid-19, salah satunya dalam bidang pendidikan. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung memberikan perhatian khusus kepada warga miskin terdampak Covid-19 saat mendaftarkan anaknya sekolah tahun ini. Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020, Disdik Kota Bandung membuka jalur afirmasi yang dapat digunakan […]

  • FIAD Bahas Masa Depan Indonesia: Pendidikan, Pekerja, dan Regenerasi Petani

    FIAD Bahas Masa Depan Indonesia: Pendidikan, Pekerja, dan Regenerasi Petani

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 1.622
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews –  Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) mendorong pembenahan sejumlah sektor strategis yang dinilai berkaitan erat dengan masa depan Indonesia, mulai dari pendidikan dasar dan menengah, perlindungan pekerja, hingga penguatan sektor pertanian. Gagasan tersebut mengemuka dalam pertemuan FIAD yang mempertemukan akademisi, guru, praktisi, pekerja, petani, serta perwakilan lembaga pendidikan dan pemerintah di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, […]

  • Tutup TPS Nyomplong, Pemkot Sukabumi Siapkan Skema Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

    Tutup TPS Nyomplong, Pemkot Sukabumi Siapkan Skema Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 602
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari sistem pembuangan terpusat menuju pengolahan berbasis masyarakat. Langkah tersebut menyertai penutupan tempat pembuangan sampah (TPS) di Kelurahan Nyomplong, Kota Sukabumi, Rabu (21/10/2026), sebagai bagian dari upaya mengurangi timbunan sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, […]

  • Laporan LPJ Tahun 2020 Pemkot Bandung, Wali Kota Bandung: Roda pemerintahan Harus Transparan, Akuntabel Dan Bebas KKN

    Laporan LPJ Tahun 2020 Pemkot Bandung, Wali Kota Bandung: Roda pemerintahan Harus Transparan, Akuntabel Dan Bebas KKN

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial memastikan roda pemerintahannya selalu mengedepankan azas transparansi, akuntabel, dan bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.Semua itu untuk mewujudkan terselenggaranya pemerintahan yang baik. Oded menegaskan hal itu saat bertemu dengan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Jawa Barat, Agus Khotib di Balai Kota Bandung, Kamis, […]

expand_less