Breaking News
Trending Tags

Wali Kota Bandung kembali Bekerja, Langsung Sampaikan Kabar Gembira

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Sehari setelah kembali dari rumah sakit usai menjalani perawatan, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial langsung menyampaikan kabar gembira.

Penanganan Covid-19 di Kota Bandung semakin menunjukan kondisi yang membaik. Salah satu indikatornya, Angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Kota Bandung untuk pasien Covid-19 turun hingga 64,13 persen sejak Kamis, 29 Juli 2021.

“Penurunan BOR di Kota Bandung ini menjadi tanda yang baik. Semoga ke depan akan terus menurun dan kasus Covid-19 di Kota Bandung dapat terkendali,” ujarnya, Jumat 30 Juli 2021.

Oded juga menambahkan bahwa ketersediaan oksigen di Kota Bandung pun relatif sudah aman.

“Ketersediaan oksigen di Kota Bandung sudah stabil, hal ini berkat kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Oded pun berharap, status zona merah Kota Bandung bisa segera turun ke level yang lebih baik.

“Semoga zona merah Kota Bandung bisa segera turun ke level oranye,” tambahnya.

Perlu diketahui, keterisian tempat tidur di Kota Bandung saat ini yaitu dari sebanyak 2.000 tempat tidur, untuk pasien konfirmasi dan suspek terisi 1.475 Tempat Tidur.

Jumlah itu berarti 64,13 persen dari jumlah tempat tidur yang ada. Keterisian berkurang 61 tempat tidur dari hari sebelumnya.
Di samping itu, terdapat penambahan RS yang melayani Covid- 19 Yaitu RS Melinda 1.

BOR juga menurun untuk tempat isolasi Kasus konfirmasi tanpa Gejala di 3 Hotel. Pada 29 Juli 2021 tercatat jumlah keterisian sebanyak 62 kamar dari 135 kamar yang tersedia atau sebesar 45,9 persen.

Sedangkan ketersediaan oksigen di 29 rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Bandung, per Jumat 30 Juli 2021 pukul 11.30 WIB sudah semakin aman.

Dari kebutuhan oksigen rumah sakit rujukan sebanyak 36.280,8 meter kubik,  tersedia sebanyak 55.573,24 meter kubik. Estimasi habis selama 1,53 hari atau 36,72 jam.

Hal itu karena pada tiga hari terakhir tren kebutuhan oksigen menurun. Di sisi lain, ketersediaan oksigen meningkat, seiiring menurunnya BOR.

Selain itu pasokan liquid ke filling stasion yang ada di kota Bandung sudah normal seperti 1 bulan yang lalu.

Pemkot Bandung juga mendapat bantuan dari Pemrov Jabar berupa 165 tabung oksigen beserta isinya dengan berbagai ukuran yaitu 1 meter kubik, 6 meter kubik dan 10 meter kubik dan 4 set oksigen concentrator, yang dibagi ke dalam 6 tahap pendistribusian.

Selain tabung oksigen, Pemprov Jabar juga memberikan kuota sebanyak 606 setara tabung ukuran 6 meter kubik pada pekan ini kepada Pemkot Bandung yang disebar ke rumah sakit rujukan Covid-19.

Sehingga rumah sakit dapat mengisi langsung tabungnya di filling stasiun yang ditunjuk sesuai dengan kuotanya, bantuan ini rencananya akan terus berlanjut.

Oded pun menyampaikan apreasiasi kepada aparat kewilayahan yang menerapkan aturan PPKM Darurat dengan baik sehingga BOR dapat menurun.

“Terima kasih untuk aparat kewilayahan, jajaran ASN yang telah menerapkan aturan PPKM Darurat. Jangan lelah, teruslah bersemangat untuk tetap melindungi masyarakat, dengan sosialisasi yang humanis,” tuturnya.

Di samping memantau perkembangan kasus Covid 19, Oded juga terus berkoordinasi dengan sejumlah elemen dari Pendopo Wali Kota Bandung

“Sejauh ini, Mang Oded masih bertugas dari Pendopo. Koordinasi berjalan terus baik proses administrasi, rapat virtual maupun menerima tamu melalui telepon,” ucapnya.

Sebagai catatan, total konfirmasi Covid-19 di Kota Bandung pada 29 Juli tercatat sebanyak 36.497 orang. Konfirmasi sembuh sebanyak 26.323 orang, konfirmasi meninggal sebanyak 1.236 orang dan konfirmasi aktif sebanyak 8.938 atau 24,49 persen.(tiwi)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus II DPRD Jabar:  Minta Pemerintah Kelola Sampah Sejak Awal

    Pansus II DPRD Jabar: Minta Pemerintah Kelola Sampah Sejak Awal

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, CIMAHI – Pengelolaan sampah dilevel hulu sangat diperlukan agar semua sampah yang ada di tiap kabupaten/kota khususnya di wilayah Bandung Raya tidak dibuang di akhir (TPPAS). Wakil Ketua Pansus II DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Faizin mengatakan bahwa pada saat ini baik Pemprov maupun empat Pemda terkait sudah sangat baik dalam memulai pengelolaan sampah […]

  • Tak Berlarut, Polisi Amankan Terduga Pelaku Demi Jaga Keamanan Warga

    Tak Berlarut, Polisi Amankan Terduga Pelaku Demi Jaga Keamanan Warga

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Ketegasan dan kecepatan aparat kepolisian kembali menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Menyusul adanya insiden penganiayaan di wilayah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Polsek Cikole Polres Sukabumi Kota langsung mengambil langkah cepat guna mencegah meluasnya dampak keamanan di tengah masyarakat. Dalam waktu singkat, Unit Reskrim Polsek Cikole berhasil mengamankan seorang pria berinisial […]

  • Membangun Infrastruktur Pemkot Bandung Cari Mitra untuk Kerjasama

    Membangun Infrastruktur Pemkot Bandung Cari Mitra untuk Kerjasama

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membuka kerja sama dengan berbagai mitra untuk membangun Kota Bandung lebih nyaman. Salah satunya untuk pembangunan infrastruktur drainase dan kolam retensi. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan , butuh kolaborasi untuk pembangunan agar lebih maksimal. Kolam retensi itu memang kurang, karena kecil dan sedikit, sedangkan itu harus […]

  • Kota Sukabumi Alami Inflasi Sebesar 1,33 Persen

    Kota Sukabumi Alami Inflasi Sebesar 1,33 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Inflasi Kota Sukabumi pada bulan September 2022 sebesar 1,33 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 112,61. Jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, inflasi pada bulan September tersebut tergolong cukup tinggi. “Iya, nilai inflasi Kota Sukabumi bulan September 2023 cukup tinggi. Meskipun sebelumnya, Kota Sukabumi terendah ke dua setelah Jakarta nilai inflasinya,”ucap Kepala Bidang Perekonomian, […]

  • Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen

    Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA., MBInews.id – Mengejar target pembangunan konstruksi yang akan dimulai 2023, PT Kayan Hydro Energy (PT KHE) kini tengah merampungkan pembangunan jalan penghubung dari jalan umum terdekat menuju titik lokasi pembangunan Bendungan Kayan I sepanjang 12 kilometer. PT KHE optimistis proses pengerjaan konstruksi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan dapat dimulai 2023 dan beroperasi […]

  • Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung membahas ÀPBD TA 2024

    Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung membahas ÀPBD TA 2024

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung H Asep Mulyana SH ,meminpin Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Kota Bandung tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A 2024, di Ruang Rapat Paripurna, Rabu, 25 Juni 2025. Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., didampingi Wakil Ketua DPRD Kota […]

expand_less