Breaking News
Trending Tags

Walikota Sukabumi Berikan Bantuan Kepada 1.600 Guru Honorer

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 1.600 guru yang terdiri guru madrasah diniyah dan ibtidaiyah, ponpes, guru TPQ dan marbot, mendapatkan honorium dari Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Bantuan tersebut tentunya sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada mereka. Penyerahan tersebut secara simbolis diberikan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, Senin, (28/10/2019) di Gedung Puski Kota Sukabumi.

“Intinya bagaimana Pemkot Sukabumi berharap, para guru agama baik diniyah maupu ibtidaiyah menjadi tulang punggung percepatan pembangunan di bidang keagamaan. Sehingga lahir generasi yang memiliki akhlak terbaik,”ujar Walikota.

Fahmi mengungkapkan, honorarium serahkan secara bergelombang. Hal ini mengingat jumlahnya yang mencapai ribuan. Disisi lain kata Fahmi, Pemkot Sukabumi sendiri saat ini sangat kekurangan guru agama berstatus ASN untuk jenjang SD dan SMP. Hal ini membuat sekolah berinisiatif merekrut guru walaupun menjadi beban sekolah tersebut.”Kami sudah mengajukan kepada pemerintah agar ada tambahan kuota guru agama. Kebutuhan hampir di semua SD dan SMP, jumlahnya seratus lebih,”terangnya.

Sementara itu Kabag Kesra Setda Kota Sukabumi, Aang Zaenudin mengatakan, dari jumlah tersebut, masing-masing menerima sekitar Rp150 ribu per bulan yang diberikan setiap triwulan. Sementara total bantuan Rp3 miliar untuk tahun 2019.“Uang yang diberikan hari ini merupakan triwulan ketiga yakni untuk Juli, Agustus dan September. Uang langsung ditransfer ke rekening penerima,”ujarnya.  

Meski masih jauh dari kebutuhan, Aang berharap bantuan tersebut menjadi motivasi bagi mereka dalam memberikan layanan terbaik. Uang tersebut hanya bentuk perhatian dari wali kota.“Paling tidak, memberikan energi positif bagi mereka,” katanya.

Aang mengakui, belum semua tenaga guru diniyah dan ibtidaiyah menerima honorarium. Masing-masing madrasah hanya empat guru saja. Tapi, jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya hanya satu orang per madrasah.

Untuk itu, dirirnya juga berharap, Pemkot Sukabumi bisa memberikan tambahan pada tahun mendatang, sehingga semua guru menerima bantuan yang sama dengan jumlah yang lebih besar. Pasalnya, jumlah guru madrasah diniyah dan ibtidaiyah di Kota Sukabumi mencapai 2000 orang. Mereka tidak mendapat honor yang layak.“Kami telah melayangkan surat usulan kepada wali kota agar uang honorarium tersebut bisa ditambah. Mudah-mudahan disetujui oleh Pak Wali dan dewan, kalau keuangan mencukupi, semoga tahun depan semua menerima honorarium,”bebernya, (Ardan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kondisi pandemi Covid-19 di Kota Bandung saat ini melandai, Ema Soroti Pelaku Usaha Hotel yang Melanggar Prokes

    kondisi pandemi Covid-19 di Kota Bandung saat ini melandai, Ema Soroti Pelaku Usaha Hotel yang Melanggar Prokes

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG, Masih Banyaknya para pelaku bisnis Hotel di Kota Bandung yang masih banyak melanggar aturan terkait batas maksimal kapasitas pengunjung hotel. Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengaku kecewa terhadap  para pelaku usaha khususnyah  hotel yang masih melanggar aturan. Untuk itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari diminta lebih intensif berkeliling […]

  • Anggota Komisi II DPRD Jabar Minta Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

    Anggota Komisi II DPRD Jabar Minta Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Melonjaknya kasus aktif Covid-19 pasca libur lebaran membuat pemerintah Indonesia terpaksa menerapkan kembali kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga tanggal 20 Juli 2020. Banyak yang diatur dalam PPKM darurat ini, beberapa hal diantaranya adalah bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 100 persen bagi perusahaan non esensial, penutupan pusat perbelanjaan dan […]

  • Program Family Strengthening YBM BRILiaN Resmi Dinobatkan Sebagai Pos UKK Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat

    Program Family Strengthening YBM BRILiaN Resmi Dinobatkan Sebagai Pos UKK Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN adalah lembaga amil zakat resmi yang mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari pekerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Melalui program pemberdayaan yang terintegrasi, YBM BRILiaN berkomitmen meningkatkan kesejahteraan mustahik menuju kemandirian. Upaya nyata BRI melalui YBM BRILiaN dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan pekerja […]

  • Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

    Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

     Bandung BEDAnews.com Ada 5 juta asset yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat tersebesar di seluruh 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat.  Asset ini tidak hanya berupa aset Tanah, tapi juga termasuk barang bergerak dan tidak bergerak, bahkan termasuk juga, seperti gelas, piring, taplak meja, bunga dan bangku-meja di  sekolah […]

  • Kecamatan Lembursitu Raih PPATS Terbaik Pajak Award 2025, PBB Tembus Rp2,6 Miliar

    Kecamatan Lembursitu Raih PPATS Terbaik Pajak Award 2025, PBB Tembus Rp2,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) Terbaik tingkat Kota Sukabumi pada ajang Pajak Award 2025. Penghargaan ini menegaskan peningkatan kualitas pelayanan administrasi pertanahan sekaligus kinerja optimal dalam pengelolaan pajak daerah. Camat Lembursitu, Yudi Sutriana, mengatakan, penghargaan tersebut tidak lepas dari perbaikan layanan balik nama jual […]

  • Jadi Ketua IAKMI, Reni Siap Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

    Jadi Ketua IAKMI, Reni Siap Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah, dipercaya menjadi Ketua umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kota Sukabumi periode tahun 2022-2025. Reni, terpilih disaat acara Muscab IAKMI yang digelar pada Sabtu, (5/3/2022) lalu secara virtual, yang disaksikan juga oleh Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi. Reni mengatakan, organisasi profesi kesehatan yang […]

expand_less